Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pernikahan Dini Pada Masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat Elma Tiana; Masyhuri Masyhuri; Hamidsyukrie ZM
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 1 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i1.5025

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui sebaran pernikahan dini pada masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat berdasarkan status pendidikan, pekerjaan dan pendapatan orang tua, faktor penyebab, dampak serta solusi dari orang tua dan pemerintah kecamatan mengenai permasalahan pernikahan dini pada masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, jenis data yaitu data primer dan sekunder serta sumber data berupa subjek dan informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data yakni teknik analisis kualitatif model miles dan Huberman dengan prosedur yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu sebaran pernikahan dini di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat dilihat dari status pendidikan orang tua maka tergolong rendah, status pekerjaan sebagai petani, peternak, pekebun, pebisnis, dan tukang kayu, status pendapatan digolongkan ke masyarakat menuju kelas menengah, faktor penyebabnya yaitu faktor individu, keluarga dan lingkungan, dampaknya yaitu dampak secara biologis, psikologis, sosial, serta ekonomi, serta solusi dari orang tua dan pemerintah kecamatan mengenai permasalahan pernikahan dini pada masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat yaitu dengan melakukan tindakan preventif dan represif.
Fungsi dan Makna Tradisi Pacuan Kuda (Maen Jaran) Bagi Masyarakat Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa Hendy Maulana; Hamidsyukrie ZM; Suud Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 1 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i1.5077

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna: (1) mengetahui fungsi tradisi pacuan kuda (maen jaran) bagi masyarakat Sumbawa; serta (2) makna tradisi pacuan kuda (maen jaran) bagi masyarakat Sumbawa. Studi ini memakai pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data memakai observasui, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa terdapat tiga fungsi dan dua makna tradisi pacuan kuda (maen jaran), yaitu fungsi primer, fungsi sekunder, serta fungsi tersier: (1) fungsi primer dari tradisi pacuan kuda yaitu sebagai ajang olahraga balap kuda. (2) fungsi sekunder dari tradisi pacuan kuda (maen jaran) jika dilihat dari esensinya yaitu perubahan fungsi maen jaran yang beralih dari perayaan hasil panen menjadi perayaan hari besar disebabkan perubahan sosial dalam masyarakat. (3) fungsi tersier dari tradisi pacuan kuda (maen jaran) dimasa kini kuda merupakan hewan yang bernilai tinggi khususnya kuda pacuan yang hanya dimiliki oleh masyarakat menegah ke atas. Hal tersebut memberikan dampak bahwa maen jaran dimasa kini menjadi olahraga kaum burjois. Adapun makna dari tradisi pacuan kuda (maen jaran) terdapat makna identitas sosial dan status sosial: (1) identitas sosial dari adalah perasaan atau rasa kebanggan diri yang timbul dari pemilik kuda, joki, atau perawat kuda atas pencapain kudanya sebagai juara dalam maen jaran. (2) status sosial dari maen jaran adalah pelabelan yang didapatkan bagi pemenang maen jaran oleh masyarakat sekitar. Pelabelan yang dimaksud adalah achieved status, karena dengan berhasilnya kuda memenangkan maen jaran maka pemilik kuda akan menjadi lebih terkenal dan populer di kalangan masyarakat.
TRANSFORMASI KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA PENDIDIKAN SOSIOLOGI MELALUI PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR: PENGALAMAN PRAKTIK DI SMAN 5 MATARAM Wardhatul Sa’adah; Dian Astuti; Hamidsyukrie ZM
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11443

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi kompetensi pedagogik mahasiswa Pendidikan Sosiologi selama mengikuti Program Asistensi Mengajar di SMAN 5 Mataram periode bulan September sampai Desember 2025. Kompetensi pedagogik meliputi kemampuan adaptasi, inovasi pembelajaran, dan manajemen kelas. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan sumber data berupa laporan mingguan, supervisi guru pamong, dan refleksi diri mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa bertransformasi dari canggung menjadi percaya diri dalam mengelola kelas, mampu merancang Modul Ajar Deep Learning berbasis Project Based Learning serta memanfaatkan media digital, dan menerapkan strategi diferensiasi untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa Program Asistensi Mengajar mempersiapkan mahasiswa menjadi pendidik profesional yang adaptif dan inovatif.
Dampak Pola Asuh Pendidikan Keluarga Terhadap Perilaku Kekerasan Verbal Anak di Desa Sakra Imelda Artila Putri; Suud Suud; Hairil Wadi; Hamidsyukrie ZM
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4087

Abstract

Pola asuh merupakan cara orang tua mendidik, membimbing dan merawat anak yang memiliki dampak pada perkembangan anak. Oleh karena itu pola asuh memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pola asuh pendidikan keluarga terhadap perilaku kekerasan verbal anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak yang berusia 7-21 tahun dari berbagai jenjang pendidikan. Informan dalam penelitian ini adalah orang tua, kepala dusun, tetangga, teman yang mengenal baik anak, dan guru sosiologi.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman, antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh keluarga memiliki dampak pada psikologis dan sosial anak. Adapun pola asuh yang terdapat dalam penelitian ini yaitu pola asuh otoriter permisif, pola asuh otoriter dan pola asuh permisif.  Dampak dari ketiga pola asuh tersebut seperti rasa kesal, marah, kebingungan, rendah diri dan rasa bebas sebagai dampak psikologis dan perilaku tidak konsisten, munculnya perilaku kekerasan verbal dan kesulitan menyesuaikan diri dengan aturan sebagai dampak sosial.
PENANAMAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL MELALUI PEMBELAJARAN SOSIOLOGI PADA SISWA SMA NEGERI 1 NARMADA Khaerul Anam; Hamidsyukrie ZM; Nursaptini Nursaptini; Su'ud Su'ud
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i1.26197

Abstract

The aim of this research is to find out and analyze the process of instilling multicultural values ​​and the factors that influence the instillation of multicultural values ​​through sociological learning in students at SMA Negeri 1 Narmada. This research is qualitative research with a case study approach. Data sources were obtained from observations, interviews, documentation, research results show that the instillation of multicultural values ​​through sociological learning in students at SMA 1 Narmada is instilled through content integration, where the teacher integrates multicultural values ​​in the learning material. Then through knowledge construction (Knowladge Construction), where the teacher presents learning materials in class, then answers all questions asked by students. Whether the students are women or men, Muslim or non-Muslim, it helps students in the process of understanding the learning material. And finally through equal pedagogy (Equity Pedagogy), where teachers treat all students equally, regardless of gender, religion, race or culture of the students.