Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pernikahan Dini Pada Masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat Elma Tiana; Masyhuri Masyhuri; Hamidsyukrie ZM
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 1 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i1.5025

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui sebaran pernikahan dini pada masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat berdasarkan status pendidikan, pekerjaan dan pendapatan orang tua, faktor penyebab, dampak serta solusi dari orang tua dan pemerintah kecamatan mengenai permasalahan pernikahan dini pada masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, jenis data yaitu data primer dan sekunder serta sumber data berupa subjek dan informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data yakni teknik analisis kualitatif model miles dan Huberman dengan prosedur yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu sebaran pernikahan dini di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat dilihat dari status pendidikan orang tua maka tergolong rendah, status pekerjaan sebagai petani, peternak, pekebun, pebisnis, dan tukang kayu, status pendapatan digolongkan ke masyarakat menuju kelas menengah, faktor penyebabnya yaitu faktor individu, keluarga dan lingkungan, dampaknya yaitu dampak secara biologis, psikologis, sosial, serta ekonomi, serta solusi dari orang tua dan pemerintah kecamatan mengenai permasalahan pernikahan dini pada masa Covid-19 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat yaitu dengan melakukan tindakan preventif dan represif.
Fungsi dan Makna Tradisi Pacuan Kuda (Maen Jaran) Bagi Masyarakat Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa Hendy Maulana; Hamidsyukrie ZM; Suud Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 1 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i1.5077

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna: (1) mengetahui fungsi tradisi pacuan kuda (maen jaran) bagi masyarakat Sumbawa; serta (2) makna tradisi pacuan kuda (maen jaran) bagi masyarakat Sumbawa. Studi ini memakai pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data memakai observasui, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa terdapat tiga fungsi dan dua makna tradisi pacuan kuda (maen jaran), yaitu fungsi primer, fungsi sekunder, serta fungsi tersier: (1) fungsi primer dari tradisi pacuan kuda yaitu sebagai ajang olahraga balap kuda. (2) fungsi sekunder dari tradisi pacuan kuda (maen jaran) jika dilihat dari esensinya yaitu perubahan fungsi maen jaran yang beralih dari perayaan hasil panen menjadi perayaan hari besar disebabkan perubahan sosial dalam masyarakat. (3) fungsi tersier dari tradisi pacuan kuda (maen jaran) dimasa kini kuda merupakan hewan yang bernilai tinggi khususnya kuda pacuan yang hanya dimiliki oleh masyarakat menegah ke atas. Hal tersebut memberikan dampak bahwa maen jaran dimasa kini menjadi olahraga kaum burjois. Adapun makna dari tradisi pacuan kuda (maen jaran) terdapat makna identitas sosial dan status sosial: (1) identitas sosial dari adalah perasaan atau rasa kebanggan diri yang timbul dari pemilik kuda, joki, atau perawat kuda atas pencapain kudanya sebagai juara dalam maen jaran. (2) status sosial dari maen jaran adalah pelabelan yang didapatkan bagi pemenang maen jaran oleh masyarakat sekitar. Pelabelan yang dimaksud adalah achieved status, karena dengan berhasilnya kuda memenangkan maen jaran maka pemilik kuda akan menjadi lebih terkenal dan populer di kalangan masyarakat.