Restoeningroem Restoeningroem
Universitas Indraprasta PGRI

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Pemberdayaan dan Budaya Belajar Siswa Terhadap Kreativitas Berpikir Siswa (Survei pada SMP Negeri di Jakarta Timur) Nurwati, Asia; Lapasau, Merry; Restoeningroem, Restoeningroem
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v7i1.23874

Abstract

Pragmatic Analysis of Flouting Maxim in Romantic Dialogue: A Case Study of Dilan 1990 Dery Purnama Saefudin; Prima Pantau Putri Santosa; Ukti Lutvaidah; Restoeningroem Restoeningroem; Suhfi Albab; Adah Puadah
JELITA Vol 6 No 1 (2025): Journal of English Language Teaching and Literature (JELITA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jelita.v6i1.865

Abstract

Dilan 1990 is a popular Indonesian film known for its romantic dialogue and engaging narrative. This study analyzes the use of flirtatious remarks within the film through Grice's Cooperative Principle, focusing specifically on the concept of flouting his four maxims: Quantity, Quality, Relevance, and Manner. The analysis reveals that the maxim of Relevance is most frequently flouted (18 instances, 32%), followed by Quantity (17 instances, 30%), Quality (15 instances, 26%), and Manner (7 instances, 12%). This pattern suggests that the characters prioritize emotional expressiveness and romantic appeal over strict adherence to conversational norms. The flirtatious remarks often manipulate language strategically to heighten romantic tension and evoke humor, which significantly contributes to the film’s charm and cultural resonance. These findings provide valuable insights into the pragmatic strategies of flouting used in romantic discourse and their impact on viewer engagement and narrative effectiveness, highlighting the complexities of youthful romance.
HUBUNGAN KEDEKATAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN PILIHAN STRATEGI KESANTUNAN BERBAHASA Saefudin, Dery Purnama; Sentosa, Prima Pantau Putri; Mulyadi, Mulyadi; Restoeningroem, Restoeningroem; Kasmanah, Kasmanah; Albab, Suhfi
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2026): JURNAL LITERASI APRIL 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v10i1.24002

Abstract

Interaksi remaja di lingkungan sekolah ditandai oleh dinamika relasi teman sebaya yang memengaruhi penggunaan bahasa dalam komunikasi sehari-hari, di mana kedekatan sosial menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan strategi kesantunan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kedekatan sosial teman sebaya dan penggunaan strategi kesantunan berbahasa pada siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 35 siswa kelas VIII di SMP Negeri 222 Jakarta Timur yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kedekatan sosial dan strategi kesantunan berbahasa (r = 0,634; p < 0,001), dengan kontribusi sebesar 40,2%. Strategi positive politeness lebih dominan pada tingkat kedekatan tinggi, sedangkan negative politeness dan off-record cenderung digunakan pada hubungan yang lebih berjarak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedekatan sosial berperan penting dalam menentukan pilihan strategi kesantunan berbahasa remaja. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan pembelajaran bahasa yang mengintegrasikan kesantunan komunikatif berbasis relasi sosial untuk mendukung komunikasi yang efektif dan harmonis di lingkungan sekolah.