Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

DIGITAL LITERACY COMPETENCY PROFILE OF GUIDANCE AND COUNSELING TEACHER AT STATE HIGH SCHOOL IN BANDUNG Wa Ode Husniah; Ayong Lianawati; Irvan Budhi Handaka; Irfan Fahriza; Syari Fitrah Rayaginansih; Tryanti R. Abdulrahma
JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jomsign.v7i2.46576

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 became one of Indonesia's educational attainment standards. The integration of technology in education is mandatory. As an integral part of education, guidance, and counseling are required to support a conducive and technology-friendly educational climate. Digital literacy is one of the competencies that must be possessed by guidance and counseling (GC) teachers. This study aims to map the distribution of GC teachers' digital literacy competencies. The respondents are 64 guidance and counseling teachers at a state high school in Bandung. Similar studies have been conducted but are not yet based on comprehensive competency standards. This study uses a quantitative approach with descriptive research methods. Data was collected through a survey using a GC teacher digital literacy self-assessment inventory. Collecting data using a questionnaire to reveal the level of digital literation, which is then analyzed conceptually and empirically from the digital literacy profile of GC teachers, using Technical Competencies for Counselor Education - The Association for Counselor Education and Supervision (ACES). Based on the study results, GC teachers' digital literacy competency profile at public high schools in Bandung City has a good trend, where GC teachers can use digital literacy to support the primary activities of the daily counseling profession. Generally, men have a higher trend in digital literacy competencies than women. In the use of social media, women have a higher tendency than men. The penetration rate of ICT implementation in counseling services is still low.
EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING MELALUI PENGUATAN MOTIVASI MERAIH CITA-CITA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Wa Ode Husniah; Edison Edison; Erviana Antasari; Muhamad Aditsyan Kamil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i02.2292

Abstract

This community service activity on Bullying Prevention Education through strengthening achievement motivation was carried out as a preventive effort to reduce bullying behavior while fostering students’ enthusiasm for achieving their goals. The program was initiated in response to the continued prevalence of bullying cases in elementary schools, which negatively affect children’s social, emotional, and learning motivation development. The activity took place at SD Negeri 20 Buton and involved 30 fifth-grade students. A training approach with mixed techniques was used, including interactive lectures, group discussions, and role-playing activities. The results showed an improvement in students’ understanding of the dangers of bullying and increased awareness to behave positively in the school environment. Students also demonstrated strong enthusiasm in expressing their aspirations and understanding the connection between good attitudes, hard work, and future success. This program indicates that strengthening achievement motivation from an early age can be an effective strategy to prevent bullying and build empathetic and confident character in children
ANALISIS KONSEP DIRI PADA ANAK SPEECH DELAY USIA 5 TAHUN DI KELURAHAN WABOROBO DAN PENANGANANNYA Yunita Mardianti Ahyia; Wa Ode Husniah
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 1 No. 02 (2022): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui perkembangan konsep diri anak usia dini, Untuk mengetahui konsep diri yang dimiliki anak yang mengalami Speech Delay, serta Untuk mengetahui penanganan dalam meningkatkan konsep diri positif anak yang mengalami Speech Delay melalui layanan bimbingan dan konseling. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subyek dalam penelitian merupakan seorang anak usia dini berusia 5 tahun yang tinggal di Kelurahan Waborobo yang mengalami Speech Delay
PERAN KONSELING INDIVIDUAL DALAM MENANGANI DAMPAK PERILAKU TOXIC RELATIONSHIP DALAM PERTEMANAN Rizky Pradana Putra; Wa Ode Husniah
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 01 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui gambaran dampak dari perilaku toxic relationship dalam pertemanan dan mengetahui peran konseling individual dalam menangani dampak dari perilaku toxic relationship dalam pertemanan. Subjek penelitian yaitu remaja yang mengalami perilaku toxic relationship dalam pertemanan yang berjumlah 1 orang yaitu (N), serta teman terdekat subjek, nenek dan kakak subjek untuk mendapatkan informasi dan data terkait subjek yang diteliti. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus, teknik analisis yang digunakan adalah triangulasi sumber serta teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan N mengalami dampak toxic relationship dalam pertemanan yaitu dampak psikis serta sosial yang membuat N merasakan takut dan cemas, tidak nyaman dalam pertemanan serta adanya pembatasan pergaulan yang disebabkan oleh sikap posesif temannya yang berinisial (A)yang sering memberikan ancaman kepada N dalam pertemanan yang toxic, setelah diberikan bantuan layanan konseling individual perlahan N mengalami perubahan yang cukup baik seperti tidak merasakan takut dan cemas, tidak adanya pembatasan pergaulan yang disebabkan oleh perilaku posesif serta mulai merasakan kenyamanan dalam pertemanan. Sehingga dapat di simpulkan bahwa pemberian layanan konseling individual dapat menangani permasalahan remaja yang mengalami toxic relationship dalam pertemanan
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ICE BREAKING UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR PADA SISWA SMA NEGERI 5 BAUBAU Alfianti; Wa Ode Husniah
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 02 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v2i02.4988

Abstract

: Penelitian ini bertujuan mengetahui layanan bimbingan kelompok dengan teknik ice breaking untuk mengurangi kejenuhan belajar siswa kelas XI SMA Negeri 5 Baubau Tahun Ajaran 2022-2023.Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan metod penelitian Pre-experimental design dengan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dengan menggunakan teknik ice breaking dengan jumlah sampel 12 orang siswa.Teknik pengambilan data menggunakan Skala kejenuhan belajar. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji wilcoxon.Hasil penelitian menunjukan perbedaan nilai antarapretest dan posttest dimana terdapat12 siswa atau 100% pada kategori tinggi, 0 siswa atau 0% pada kategori sedang, 0 siswa atau 0% pada kategori rendah. Adapun data posttest menunjukan 0 siswa atau 0% pada kategori tinggi, 3 siswa atau 25% pada kategori sedang, 9 siswa atau 75% pada kategori rendah. Dengan hasil tersebut menunjukan adanya perbedaan antara pretest dan posttest. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis dengan menggunakan uji wilcoxon dengan taraf signifikasi nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar 0.002,< 0.005 atau (p<0,05). Dengan begitu hasil penelitian dan analisi terbukti efektif mengurangi kejenuhan belajar siswa dan dapat dijadikan informasi khusunya guru bimbingan dan konseling dalam mengurangi kejenuhan belajar.
Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Untuk Meningkatkan Perencanaan Karir Siswa Kelas X Di SMA Negeri 1 Kapontori Zarina inang; Wa Ode Husniah
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 01 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i01.5873

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menguji efektifitas bimbingan kelompok Teknik modeling dalam meningkatkan perencanna karir pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kapontori, pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, metode penelitian pre-experimental design one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini yaitu kelas X SMA Negeri 1 Kapontori. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan Teknik sample porposive dengan sampel penelitian 12 siswa. pretest dan postest menunjukan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.002 < 0.05 atau (p < 0,05), menunjukan adanya perbedaan antara pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf singnifikasi p < 0.05. hasil penelitian dan analisis melalui bimbingan kelompok dengan Teknik modeling terbukti dapat meningkatkan perencanaan karir siswa dan dapat dijadikan sebagai informasi bagi guru bimbingan dan konseling dalam Upaya meningkatkan perencanaan karir siswa melalui layanan bimbingan kelompok dengan Teknik modeling
Efektivitas Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Problem Solving Untuk Meningkatkan Perencanaan Karir Siswa SMA Negeri 2 Tomia Muhammad Nauval Ishumi; Edison; Wa Ode Husniah
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 2 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i2.7157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) gambaran umum perencanaan karir siswa kelas XI IPS I SMA Negeri 2 Tomia, (2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving, (3) keefektivan bimbingan kelompok menggunakan teknik Problem Solving untuk meningkatkan perencanaan karir siswa kelas XI IPS I SMA Negeri 2 Tomia. Metode penelitian menggunakan pendekatan pre-experimental design tipe one group pretest-posttest, dengan jenis penelitian kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini 24 orang siswa dan sampel berjumlah 13 orang dengan teknik Nonprobability sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan: (1) rendahnya perencanaan karir siswa kelas XI IPS I SMA Negeri 2 Tomia, 2). Pelaksanaan layanan bimbingan konseling dengan teknik problem solving dapat memberikan pemahaman perencanaan karir siswa yang dilaksanakan selama 5 kali pertemuan, (3) Perencanaan karir siswa mengami peningkatan berdasarkan uji wilcoxon sebesar 0,001 pada taraf signifikan nilai 0,05 (p<0,05). Dengan demikian bimbingan kelompok dengan teknik problem solving terbukti efektif meningkatkan perencanaan karir siswa di SMA Negeri 2 Tomia.
Efektivitas Bimbingan Karier Berbasis Kolaborasi Melalui Teknik Modeling Partisipan Untuk Meningkatkan Kemampuan Perencanaan Karier Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Lapandewa Rahmi; Wa Ode Husniah
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 01 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i01.7459

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perencanaan karier siswa, mengetahui pelaksanaan bimbingan karier berbasis kolaborasi dengan teknik modeling partisipan, serta menguji efektivitas peningkatan kemampuan perencanaan karier siswa kelas XI SMA Negeri 3 Lapandewa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan teknik purposive sampling sebanyak 26 siswa dengan kategor sedang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan treatment (pre-test), mayoritas perencanaan karir siswa diperoleh (58%) berada dalam kategori sedang, dan (42%) pada kategori tinggi. Sebanyak 26 siswa dalam kategori sedang diberikan treatment berupa bimbingan karier berbasis kolaborasi melalui teknik modeling partisipan dalam empat pertemuan, mencakup pengungkapan diri, eksplorasi lingkungan, pengambilan keputusan karier, dan evaluasi. Hasil Posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 92% siswa mencapai kategori tinggi dan 8% tetap dalam kategori sedang. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara Pretest dan Posttest p = 0.000 (p<0.05), yang mengindikasikan bahwa teknik modeling partisipan efektif dalam meningkatkan kemampuan perencanaan karier siswa kelas XI SMA Negeri 3 Lapandewa.
PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KARIR UNTUK MENGEMBANGKAN PERENCANAAN KARIR PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KAMBOWA Wa Ode Yulia Harfin Syah; Wa Ode Husniah
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 02 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i02.8074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan kepraktisan modul dalam bimbingan karir untuk membantu perencanaan karir siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Kambowa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (R&D) yang mengacu pada model Borg and Gall yang telah disederhanakan menjadi tujuh tahapan inti yaitu analisi kebutuhan, penelitian pengumpulan data, perencanaan pengembangan, pengembangan produk awal, uji ahli, revisi produk, uji kelompok kecil, dan produk akhir pengembangan. Penelitian ini melibatkan 3 orang ahli sebagai validator dan 12 siswa kelas XI sebagai subjek uji coba terbatas. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat validitas dan kepraktisan dari ahli materi dan praktisi terhadap modul bimbingan karir memperoleh skor total 365 dengan persentese 91,67%, yang termasuk dalam kategori “sangat sesuai”. Validasi dari ahli media juga menunjukan hasil sangat baik dengan skor total 370 dan persentase 95%. Sedangkan hasil lapangan siswa terhadap modul bimbingan karir menunjukan skor 6 dengan persentase 75% termasuk dalam kategori “Sangat Sesuai dan Sangat Baik”.