Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

THE INFLUENCE OF COMPETENCE AND INTERNAL COMMUNICATION ON LECTURER PERFORMANCE AT PRIVATE UNIVERSITIES IN MEDAN CITY Indah Sari Liza Lubis
Journal of Information Systems Management and Digital Business Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jismdb.v2i1.1232

Abstract

The tight competition among private universities in Medan City, especially at the postgraduate level, leads to an increase in quality based on the quality of lecturers. Lecturer performance is critical to improve the quality of graduates. Several variables affect teacher performance. This study focuses on lecturers who teach master's and doctoral programs at private universities in Medan City. The number of respondents in the survey was 255 lecturers. The structured equation model was used to process the data of this study. The results of this study indicate that the variables of competence and job satisfaction significantly affect lecturer satisfaction; the variable of job satisfaction mediates the effect of competence on lecturer performance. Job satisfaction is the most dominant factor affecting teacher performance, while internal communication does not significantly affect teacher performance.
Psikoedukasi Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Psikologi Universitas Tjut Nyak Dhien Cut Rafyqa Fadhilah; Indah Sari Liza Lubis; Reny Khaerany Nisfiary; Syiva Fitria; Cut Sarah
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 3 No 1 (2024): Edisi Januari 2024 - Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v3i1.1004

Abstract

“There is no health without mental health”. Ungkapan tersebut kini telah disepakati oleh banyak pakar dan praktisi di bidang Kesehatan Mental, bahwa Kesehatan Mental sama pentingnya dengan Kesehatan Fisik. Berbagai data dan penelitian mengungkapkan angka permasalahan dan gangguan Kesehatan Mental pada individu dengan rentang usia transisi remaja menuju ke dewasa (16-24) tahun semakin meresahkan. Tujuan dilakukannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa terkait Kesehatan Mental. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk masyarakat khususnya kalangan mahasiwa mengenai pentingnya Kesehatan Mental dan mengurangi angka permasalahan serta gangguan Kesehatan Mental yang dialami Masyarakat Indonesia khususnya Kota Medan. Selain itu, dengan dilakukannya kegiatan ini diharapakan Mahasiswa Psikologi sebagai calon stakeholder dan praktisi Kesehatan Mental jika telah lulus nanti, serta agen perubahan-dapat menginspirasi (role model) mahasiswa di fakultas lainnya maupun remaja yang masih sekolah, untuk lebih sadar dan memahami pentingnya menjaga Kesehatan Mental. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan terhadap 40 Mahasiswa Psikologi Universitas Tjut Nyak Dhien dengan bentuk penyuluhan, yaitu Psikoedukasi dengan Metode Eksperiensial. Dari kegiatan ini para mahasiswa memperoleh pengetahuan dan informasi tentang Kesehatan Mental, serta mengubah stigma negatif menjadi perilaku yang lebih sehat baik bagi dirinya maupun orang lain. Kekurangan dalam kegiatan ini adalah terbatas pada Mahasiswa Psikologi saja, oleh karenanya untuk ke depan kegiatan yang sama juga masih harus dilakukan di jurusan-jurusan lain, serta di berbagai Universitas yang ada di Kota Medan.
Menggali Potensi Pasar Dan Strategi Peningkatan Omset Bagi Pedagang Pasar Melati Muhammad Safii Murad Daulay; Ahmad Yudhira; Ayunda Fatmasari; Mella Yunita; Indah Sari Liza Lubis; Ahmad Nadhira
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 3 No 2 (2024): Edisi Juli 2024 - Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v3i2.1240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi pasar dan merumuskan strategi peningkatan omset bagi pedagang di Pasar Melati, Medan. Pasar Melati dikenal sebagai pusat perdagangan barang bekas bermerek, yang menjadi tumpuan hidup banyak pedagang. Namun, pedagang menghadapi tantangan besar akibat pelarangan penjualan barang bekas yang diterapkan pemerintah. Metode pengabdian yang digunakan adalah penyuluhan langsung kepada pedagang tentang teknik peningkatan omset dan identifikasi potensi yang dapat dikembangkan. Tim pengabdian melakukan sesi penyuluhan dengan antusiasme tinggi dari pedagang, yang banyak mengungkapkan keluhan mereka terkait regulasi baru. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pedagang memiliki semangat tinggi untuk beradaptasi dan meningkatkan penjualan mereka jika diberikan dukungan dan kebijakan yang memadai. Potensi pengembangan Pasar Melati terletak pada keberagaman barang yang dijual dan daya tariknya sebagai pusat barang bekas berkualitas. Namun, regulasi yang menghambat perlu diatasi untuk memastikan keberlanjutan ekonomi para pedagang. Penelitian ini menyarankan perlunya kebijakan yang lebih mendukung serta program pelatihan berkelanjutan untuk para pedagang agar dapat meningkatkan omset dan kesejahteraan mereka. Dengan demikian, Pasar Melati dapat terus menjadi pusat ekonomi yang vital bagi masyarakat Medan.
Sense of Belonging and Lecturers’ Work Enthusiasm in the Campus Environment Context Lubis, Indah Sari Liza; Setha, Donny
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 14 No 3 SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.vi.31341

Abstract

This study examined the influence of campus facilities and environmental quality on lecturers’ work enthusiasm, with sense of belonging as a mediating variable. A quantitative cross-sectional survey was conducted among 74 lecturers at Universitas Tjut Nyak Dhien Medan. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Measurement items showed strong validity, with factor loadings between 0.802 and 0.876. Results revealed that campus facilities significantly affect both work enthusiasm (t= 3.187) and sense of belonging (t= 4.211). Environmental quality also exerts a significant effect on sense of belonging (t= 5.025) and work enthusiasm (t= 5.335). Moreover, sense of belonging positively influences work enthusiasm (t= 4.271), confirming its mediating role. The findings extend Resource-Based View, AMO framework, and Social Exchange Theory in the Indonesian higher education context. Practically, they suggest universities should enhance facilities, improve work environments, and foster belonging to strengthen lecturers’ enthusiast.
Introduction of Artificial Intelligence (AI) in The Learning Process for Students of The Law Study Program, Tjut Nyak Dhien University Dahris Siregar; Karolina Sitepu; Khairun Na’im; Donny Setha; Karina Mia Berutu; Denni Satria Pradifta; Puji Chairu Sabila; Indah Sari Liza Lubis; Muhammad Dhobit Azhary Lubis
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v4i2.652

Abstract

The counseling activity "Introduction of Artificial Intelligence (AI) in the Learning Process for Students of the Law Study Program of Tjut Nyak Dhien University" is to improve students' digital literacy as well as their ability to use AI technology to help legal education and research. This activity was carried out with a combination of Community Education, Training, and Science and Technology Diffusion methods, and was attended by fifty students from various semester levels. Significantly, the results of the evaluation showed that students' knowledge of artificial intelligence increased by 88% of participants who managed to master the use of at least three AI devices for legal research, automated citations, and document analysis. In the focus group discussions (FGDs), ninety percent of participants supported the importance of AI in the legal field, and eighty-five percent agreed that AI should be part of the curriculum. The positive result of this activity was the increase in research proposals students started using AI devices in their academic assignments on a regular basis. This aEctivity succeeded in changing students' perspectives and providing the basis for the development of a technology-based curriculum in the Law Study Program.
The Function of Education in Cultivating an Anti-Corruption Mindset Among Youth at SMA APIPSU Medan Karolina Sitepu; Khairun Na’im; Donny Setha; Dahris Siregar; Mospa Darma; Indah Sari Liza Lubis; Cut Rafyqa Fadhilah; Reny Khaerany Nisfiary; Karina Mia Berutu; Puji Chairu Sabila
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1405

Abstract

Education is instrumental in the development of an anti-corruption mindset among the younger generation, which serves as the groundwork for the eradication of corruption in Indonesia. This movement is a reflection of the government's political will and is bolstered by the thorough preparation and readiness of legal instruments. This legal counseling activity is designed to foster a profound comprehension of the perils of corruption, to foster a sense of collective awareness, and to inculcate the importance of integrity in the minds of high school students and the general public. The Community Based Research (CBR) method was implemented through a series of stages, including joint planning (identification of school needs and material preparation), participatory implementation (outreach, legal quizzes, Q&A, small group discussions), and reflective evaluation (pre-post understanding survey). This process involved active collaboration between the service team, teachers, and students. With the participation of 30 eleventh-grade students, accompanying teachers, and facilitators from various lecturers and students in the study programs at Universitas Tjut Nyak Dhien Medan, this activity was conducted on May 9, 2026, at SMA APIPSU Medan. The outcome was a substantial improvement in the participants' comprehension of the detrimental effects of socio-economic corruption, as well as a dedication to honesty, transparency, care, and independence. The interactive dynamics enabled participants to compare societal corruption (cheating, extortion) with school corruption cases (cheating, extortion) and develop practical prevention strategies. In summary, this participatory CBR approach has demonstrated its efficacy in the development of a generation of youth who are highly integrity-driven. This is achieved through collaborative anti-corruption education in school environments, which not only strengthens the understanding and commitment of participants to the principles of honesty and transparency, but also validates the importance of the education-based anti-corruption movement in the establishment of a sustainable anti-corruption ecosystem in Indonesia.
THE EFFECT OF SOCIAL SUPPORT ON STUDENTS' ADAPTABILITY AND EMOTIONAL REGULATION IN THE SCHOOL ENVIRONMENT OF SMP NEGERI 19 MEDAN Febriani Giawa; Indah Sari Liza Lubis; Cut Rafiqa Fadhilah
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/yd473a69

Abstract

This study aims to determine the influence of partial social support on adaptability, determine the influence of social support on partial emotional regulation and determine the effect of simultaneous social support on students' adaptability and emotional regulation in the school environment of SMP N 19 Medan. This research was conducted at SMP N 19 Medan with a class VIII population of 225 students. The sampling technique in this study is probability sampling which provides the opportunity to be selected as a sample member of 69 students. The results of this study show that the value of the social support variable social support is 2.54 and the table value is 1.99, so it can be concluded that social support has a partial effect on adaptability. The effect of social support on the regulation of emotions as a result of the tcal value is 2.56 and the ttable value is 1.99, so it can be concluded that social support has a partial effect on the regulation of emotions. The adaptability variable (y1) of the determination test results showed an R square value of 0.088. This means that social support contributes 8.8% to the variation in respondents' adaptability, while 91.2% in the emotion regulation variable shows an R square value of 0.089. This means that social support contributes 8.9% to the variation in respondents' emotional regulation. While the rest were influenced by other variables that were not studied in this study.
Pengaruh Job Enrichment (Pengayaan Pekerjaan) terhadap Kreativitas dan Inovasi Karyawan Cleaning Service di UNPRI Ricky Satria Laia; Indah Sari Liza Lubis
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job enrichment terhadap kreativitas dan inovasi karyawan cleaning service di Universitas Prima Indonesia (UNPRI). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei terhadap 34 karyawan cleaning service sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job enrichment berpengaruh positif terhadap kreativitas namun tidak signifikan, sedangkan terhadap inovasi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, job enrichment berpengaruh signifikan terhadap kreativitas dan inovasi karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan job enrichment penting untuk meningkatkan perilaku inovatif karyawan, meskipun pengembangan kreativitas memerlukan dukungan tambahan.
Status Karyawan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Elwita Nurani Mendrofa; Indah Sari Liza Lubis; Reny Khaerany Nisfiary
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh status karyawan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli. Latar belakang penelitian ini di dasari oleh adanya perbedaan status karyawan antara pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer yang memiliki tanggung jawab dan jenis pekerjaan yang berbeda, namun menunjukkan semangat kerja yang relatif sama. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey, wawancara, dan kuesioner. Populasi penelitian ini berjumlah 92 orang karyawan yang terdiri dari PNS dan honorer, dengan Teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala motivasi kerja dan skala kinerja karyawan yang di susun berdasarkan teori Herberg (2011) serta teori kinerja dari Mathis & Jackson (2011). Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh antara variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status karyawan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Karyawan yang memiliki motivasi tinggi cenderung menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja, sedangkan status karyawan lebih berpengaruh terhadap pembagian tanggung jawab dan stabilitas kerja. Dengan demikian, instansi disarankan untuk terus memperhatikan aspek motivasi dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh karyawan agar kinerja dapat meningkat secara optimal.