Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS, Jumlah Uang Beredar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Tahun 1994-2024 Bagas Arief Fadhilah; Milla Naeruz; Faty Rahmarisa
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, dan jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia periode 1994–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), dan sumber resmi lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, inflasi, suku bunga, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, dan jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,921, yang berarti 92,1% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh variabel inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan jumlah uang beredar, sedangkan 7,9% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan otoritas moneter dalam merumuskan kebijakan ekonomi untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Optimalisasi Digitalisasi dan Pengelolaan Keuangan Syariah untuk Keberlanjutan Usaha Penyandang Disabilitas Daksa Faty Rahmarisa; Sri Rahayu; Ilham Sonata; Syamsul Effendi; Dewi Budiarti Isnaini; Eddi Suprayitno; Zulkifly Siregar; Milla Naeruz; Imanul Khair; Gunawan Gunawan
Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 6 No 3 (2026): March 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jrespro.v6i3.9828

Abstract

Micro-entrepreneurs with physical disabilities face multiple barriers to business development, particularly limited use of digital technologies for marketing, insufficient understanding of Islamic financial management, and inconsistent financial record-keeping practices. These challenges restrict market reach, hinder transparent and systematic financial management, and limit entrepreneurs' capacity to sustain sound business practices. This community service program aimed to optimize the use of digital technologies and Islamic financial management to support business sustainability among entrepreneurs with physical disabilities. The program employed an evidence-based community service approach with a pre-test and post-test design involving 15 micro-entrepreneurs with physical disabilities. The interventions comprised digitalization training, Islamic financial management education, hands-on digital marketing practice, basic financial record-keeping, and implementation mentoring. Data were analyzed using a descriptive comparative approach by comparing pre-test and post-test results across four indicators: digital literacy, understanding of Islamic finance, digital marketing practices, and financial record-keeping. The results showed improvements of 30.6% in digital literacy, 31.9% in understanding of Islamic finance, 31.2% in digital marketing practices, and 28.3% in financial record-keeping. In addition, 73.3% of participants began using digital platforms for business marketing, while 80% adopted more systematic financial record-keeping practices. These findings demonstrate that integrating digital capacity-building with Islamic financial management education and practical mentoring can strengthen participants' business capabilities and practices. Sustaining these outcomes requires periodic mentoring and monitoring to ensure the consistent application of digitalization and financial record-keeping in daily business activities.
Pengenalan Konsep Ekonomi Pembangunan dan Peran Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah: Pengabdian Mila Naeruz; M.Sahnan; Faty Rahmarisa; Amrani; Fauzi; Azhar Apriandi; Ulwan Afifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5755

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA tentang konsep dasar ekonomi pembangunan serta menumbuhkan kesadaran akan peran strategis generasi muda dalam pembangunan daerah. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih rendahnya literasi ekonomi pembangunan di kalangan siswa, khususnya terkait isu pertumbuhan ekonomi, pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan regional. Selain itu, siswa belum memahami keterkaitan antara kualitas sumber daya manusia, kewirausahaan, dan partisipasi aktif pemuda dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif, meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus sederhana berbasis kondisi daerah setempat, serta simulasi peran generasi muda dalam pembangunan ekonomi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai konsep ekonomi pembangunan, indikator pembangunan daerah, serta pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan (agent of change). Siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi untuk berkontribusi melalui pendidikan, kewirausahaan, dan partisipasi sosial ekonomi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang sadar pembangunan dan mampu berperan aktif dalam mendukung kemajuan ekonomi daerah secara berkelanjutan
Pemberdayaan Masyarakat dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal Melalui Program Pembangunan Berbasis Desa di Desa Lama: Pengabdian Mila Naeruz; Azhar Apriandi; Fauzi; Faty Rahmarisa; Amrani; M.Sahnan; Aulia Nabila Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5756

Abstract

This community service program aims to strengthen local economic capacity and improve community welfare through village-based development initiatives in Desa Lama, Hamparan Perak District, Deli Serdang Regency. The program focuses on empowering local communities by providing education, training, and mentoring in areas such as small business management, financial literacy, and the utilization of local resources. The method used includes participatory approaches involving community members, local government, and university partners to ensure sustainability and relevance to the village’s socio-economic context. The results show that after the implementation of the program, there was an increase in community participation in economic activities, improved entrepreneurial skills, and the emergence of small-scale business initiatives managed independently by villagers. In addition, the collaboration between academic institutions and the local government strengthened social capital and supported long-term rural economic growth. This activity demonstrates that integrated village-based development can serve as an effective model for improving local economies and community resilience in rural areas.
Tingkat Pendidikan dan Kualitas Penduduk: Analisis Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Faty Rahmarisa; Ismail Nasution; M. Tahir
JEKKP (Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Kebijakan Publik) Vol 8, No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jekkp.v8i1.14065

Abstract

This study aims to analyze the influence of education levels on population quality in Indonesia. Population quality is an important indicator in determining a nation's competitiveness amid the dynamics of global competition. This study employs a quantitative approach using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and relevant literature. The analysis focuses on the relationship between education levels, including mean years of schooling, expected years of schooling, and educational participation, and population quality as measured by the Human Development Index (HDI). The results indicate that education levels have a significant influence on improving population quality in Indonesia. Increases in mean years of schooling and expected years of schooling contribute positively to the HDI. However, disparities in access to education between urban and rural areas and across economic groups remain major challenges. Therefore, affirmative policies are needed to expand equitable access to quality education.
Pengaruh E-Money, Tingkat Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia Tahun 2012 - 2024 Meidina Indriani; Milla Naeruz; Faty Rahmarisa
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): August 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/7ayv2021

Abstract

This study aims to analyze the influence of E-Money, interest rates, and inflation on the money supply in Indonesia during the 2012–2024 period. Managing the money supply plays a crucial role in maintaining macroeconomic stability, especially amidst the rapid innovation of digital payment technologies. The data used in this study are secondary annual time series data sourced from Bank Indonesia and the Indonesian Central Bureau of Statistics (BPS). The analytical method employed is multiple linear regression using SPSS software. The partial results (t-test) show that E-Money has a positive and significant effect on the money supply. Conversely, the interest rate has a negative and significant effect, while inflation also demonstrates a negative and significant influence on the money supply in Indonesia. Simultaneously (F-test), the three independent variables—E-Money, interest rate, and inflation—significantly influence the money supply. The coefficient of determination (R Square) value is 0.908, indicating that 90.8% of the variation in the money supply can be explained by the variables in this research model, while the remaining 9.2% is explained by other factors outside the model.
Pengaruh Pengangguran, Pendapatan Dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Febry Ariana; Effendy Saldy; Faty Rahmarisa
MEDIA MANAJEMEN JASA Vol 14, No 1 (2026): MEDIA MANAJEMEN JASA (MMJ)
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 jAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/mmj.v14i1.9790

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kemiskinan dan pendapatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dari tahun 2019-2024. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil studi menunjukkan bahwa kemiskinan parsial tidak memengaruhi pertumbuhan ekonomi, sementara kekayaan secara signifikan memengaruhi pertumbuhan ekonomi; lebih lanjut, kemiskinan itu sendiri tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Meskipun demikian, secara bersamaan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh yang substansial terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan investasi dalam sektor strategis seperti manufaktur, teknologi, dan energi terbarukan untuk dapat membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara lebih merata. Kata kunci: Pengangguran, Pendapatan, Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi ABSTRACT            This study seeks to examine the impact of poverty and income on economic growth in Indonesia from 2019- 2024.  The employed methodology is quantitative descriptive, utilising secondary data sourced from the Central Statistics Agency (BPS) publication.  The employed analytical method is multiple linear regression utilising SPSS software.  The study's results demonstrate that partial poverty does not influence economic growth, while wealth significantly affects economic growth; furthermore, poverty itself has no impact on economic growth.  Nonetheless, concurrently, the three variables exert a substantial influence on economic growth in Indonesia. These findings emphasize the importance of increasing investment in strategic sectors such as manufacturing, technology, and renewable energy in order to create new job opportunities and promote more equitable economic growth.Keywords: Unemployment, Income, Poverty, Economic Growth
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pelanggan Up Parfume Medan Ibnu Al Faroq; Ahmad Helmi; Faty Rahmarisa
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2246

Abstract

Persaingan industri parfum yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan sebagai upaya mempertahankan loyalitas dan meningkatkan pembelian ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan UP Parfume Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian berjumlah 14 orang yang terdiri atas owner, peracik, distributor, reseller, dan pengguna aktif UP Parfume yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan peneliti sebagai instrumen utama yang didukung pedoman wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, kualitas pelayanan, harga yang sesuai, variasi aroma, komunikasi penjual, serta pengalaman pelanggan merupakan faktor utama yang memengaruhi kepuasan pelanggan. Kualitas produk dan pelayanan menjadi faktor yang paling dominan karena menentukan kenyamanan penggunaan, kepercayaan pelanggan, serta kecenderungan melakukan pembelian ulang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kepuasan pelanggan dapat dicapai melalui konsistensi kualitas produk dan pelayanan yang didukung strategi komunikasi yang efektif sehingga mampu memperkuat loyalitas pelanggan dan daya saing perusahaan.
Pengaruh Modal Usaha, Digitalisasi, dan Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan UMKM di Provinsi Sumatera Utara Alia Nazwa; Faty Rahmarisa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha, digitalisasi, dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sumatera Utara. UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, perkembangan UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, dan kualitas tenaga kerja yang belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan UMKM di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pelaku UMKM di Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan UMKM. Variabel tenaga kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan UMKM, yang menunjukkan bahwa peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja dapat mendukung perkembangan usaha. Sementara itu, variabel digitalisasi berpengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap pertumbuhan UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan teknologi digital belum sepenuhnya mampu memberikan dampak yang optimal bagi pertumbuhan usaha. Secara simultan, modal usaha, digitalisasi, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan UMKM di Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan akses permodalan, pengembangan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.
Analisis Dampak Sosial, Ekonomi dan Lingkungan dari Pengelolaan Bank Sampah di Kecamatan Medan Belawan Saputra Suhemil; Fauzi Fauzi; Faty Rahmarisa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengelolaan bank sampah terhadap masyarakat di Kecamatan Medan Belawan dari aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Keberadaan bank sampah menjadi salah satu alternatif solusi dalam mengatasi permasalahan sampah rumah tangga dan sampah pesisir yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola dan masyarakat, serta dokumentasi yang berkaitan dengan aktivitas pengelolaan bank sampah. Analisis data dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kontribusi bank sampah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan bank sampah memberikan dampak positif yang signifikan. Dari aspek sosial, bank sampah mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat kerja sama antarwarga, serta menumbuhkan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Dari aspek ekonomi, keberadaan bank sampah memberikan manfaat berupa tambahan pendapatan bagi masyarakat melalui kegiatan pemilahan dan penjualan sampah yang bernilai ekonomis, serta membuka peluang usaha berbasis daur ulang. Sementara itu, dari aspek lingkungan, bank sampah berkontribusi dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, menekan pencemaran sungai dan laut, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Medan Belawan.