Claim Missing Document
Check
Articles

Mengembangkan Inovasi dan Kreativitas dalam Membangun Bisnis Melalui Pelatihan Taktik Membangun Bisnis Bagi Mahasiswa Nugroho, Mahendra Adhi; Setyorini, Dhyah; Novitasari, Budi Tiara; Nirbita, Betanika Nila
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Welfare : September 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v1i3.659

Abstract

The low interest of students in building a business is a problem that must be considered together. Especially at this time, the role of higher education is more demanded to build enthusiasm, soul, and behavior in doing business. Training is one way to foster student interest in building a business. The purpose of this training is to provide students with an understanding of the importance of business to create independent students and an understanding of business building techniques. The method of implementing this training activity includes initial coordination activities, preparation, implementation of activities, and evaluation of activities. The training was held at the FEB UNY Auditorium with speakers Lutfi Hakim, SE, MBA, and MiM. The conclusion obtained from this activity is that students understand the techniques for building a business, and based on the survey results, it is found that the training has been carried out and is running well.
PEMBERDAYAAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS KOMUNITAS Nugroho, Mahendra Adhi; Siswanto, Siswanto; Saputri, Agatha; Nugraha, R. Andro Ziliyo
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipam.v5i1.124

Abstract

Indonesian Migrant Workers (PMI) make a significant contribution to the national economy through the remittances they send, making their role highly strategic for national development. However, many PMIs still face limitations in personal financial management and lack entrepreneurial skills upon returning to Indonesia. In response to these challenges, this international community service program was designed to empower PMIs in Malaysia through community-based entrepreneurship training. The program was a collaboration between Universitas Negeri Yogyakarta, Sanggar Bimbingan Pantai Dalam Kuala Lumpur, and Sunway University. The training was conducted in three stages: two online sessions on June 29 and August 6, 2024, and one offline session on September 18, 2024, involving 30 participants. The materials covered financial literacy, digital marketing, strengthening of growth mindset, and entrepreneurial spirit development. The program evaluation showed a significant improvement in participants’ ability to manage personal finances, utilize digital media for business promotion, and develop an adaptive entrepreneurial mindset. This program is expected to serve as an effective model for PMI empowerment and be replicated in other destination countries.
PENGARUH SIKAP MENGHINDARI RISIKO SHARING DAN KNOWLEDGE SELF-EFFICACY TERHADAP INFORMAL KNOWLEDGE SHARING PADA MAHASISWA FISE UNY Djazari, Moh; Rahmawati, Diana; Nugroho, Mahendra Adhi
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2013): Nominal September 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.431 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i2.1671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Pengaruh Sikap Menghidari Risiko Sharing terhadap Informal Knowledge Sharing. 2).Pengaruh Knowledge Self-Efficacy terhadap Informal Knowledge Sharing.pengaruh sikap menghidari risiko dan tingkat keyakinan individu terhadap kemampuan diri (Knowledge Self-Efficacy) untuk berbagi pengethauan secara informal (Informal Knowledge Sharing) yang terjadi pada mahasiwa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FISE UNY). Penelitian ini diharapkan dapat membantu mengetahui pola dan faktor yang menyebabkan penyebaran informasi secara informal yang terjadi pada mahasiswa FISE UNY. Dengan diketahuinya faktor yang mempengaruhi penyebaran informasi secara informal diharapkan dapat membantu penentuan kebijakan cara penyampaian informasi dari Fakultas pada mahasiswa agar efektif dan efisien. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat membantu proses penyebaran pemahaman secara merata mengenai materi kuliah di luar kelas.Penelitian ini mengunakan metoda survai dengan mengambil sampel mahasiswa FISE UNY yang masih aktif. Sampel diambil secara proposional pada seluruh Program studi yang ada di FISE. Data diolah dengan analisis regresi sederhana dengan alat bantu SPSS 17. Sebelum analisis data, dilaksanakan ujicoba instrumen dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis juga dilakukan untuk memenuhi syarat dilakukannya analisis data model regresi. Uji prasyarat yang dilaksanakan adalah uji normalitas, uji linearitas dan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji heteroskedasitas dan uji multikolinearitas.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1).Terdapat pengaruh negatif signifikan Sikap Menghindari Risiko Sharing terhadap Informal Knowledge Sharing. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien regresi bernilai positif (0,224) dengan nilai p value 0,000 (p <0,05) dengan nilai koefisien determinasi r² sebesar 0.092. Hasil tersebut menunjukkan bahwa H1 tidak didukung dalam penelitian ini. 2). Terdapat pengaruh positif signifikan Knowledge Self-Efficacy terhadap Informal Knowledge Sharing. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien regresi bernilai positif (0,229) dengan nilai p value 0,000 (p<0,05) dengan nilai koefisien determinasi r² sebesar 0.103. Hasil tersebut menunjukkan bahwa H2 didukung dalam penelitian ini.Keyword : Informal Knowledge Sharing, Sikap Menghindari Risiko Sharing dan Knowledge Self-Efficacy
PENGARUH PROFESIONALISME AUDITOR, ETIKA PROFESI DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP PERTIMBANGAN TINGKAT MATERIALITAS DENGAN KREDIBILITAS KLIEN SEBAGAI PEMODERASI Utami, Galeh; Nugroho, Mahendra Adhi
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2014): Nominal April 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.352 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v3i1.2155

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh profesionalisme auditor, etika profesi dan pengalaman auditor pada pertimbangan tingkat materialitas. Selain itu, juga memberikan bukti empiris mengenai efek moderasi dari kredibilitas klien dalam pengaruh ketiga variabel independen pada pertimbangan tingkat materialitas. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan explanatory research. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur dengan partical least square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Profesionalisme auditor berpengaruh signifikan dan negatif pada pertimbangan tingkat materialitas, yang ditunjukkan oleh nilai t-ststistik ≥1,96, yakni sebesar 4,112, dengan koefisiennya menunjukkan angka -0,419. (2) Tidak terdapat pengaruh signifikan etika profesi pada pertimbangan tingkat materialitas, yang ditunjukkan dengan nilai t-statistik <1,96 yakni 1,691, sedangkan koefisiennya menunjukkan angka 0,231. (3) Pengalaman auditor tidak berpengaruh pada pertimbangan tingkat materialitas, yang ditunjukkan dengan nilai t-statistik <1,96 yakni 1,727, sedangkan koefisiennya menunjukkan angka 0,119. (4) Krediblitas klien secara signifikan memoderasi pengaruh antara profesionalisme auditor pada pertimbangan tingkat materialitas yang ditunjukkan dengan nilai t-statistik ≥1,96 yakni 4,209, sedangkan koefisiennya menunjukkan angka 0,415. (5) Kredibilitas klien secara signifikan memoderasi pengaruh etika profesi terhadap pertimbangan tingkat materialitas, yang ditunjukkan dengan nilai t-statistik ≥1,96 yakni 2,456, sedangkan koefisiennya menunjukkan angka -0,314. (6) Kredibilitas klien tidak memoderasi pengaruh pengalaman auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas, yang ditunjukkan oleh nilai t-statistik <1,96 yakni 1,580, sedangkan koefisiennya menunjukkan angka 0,121. Kata kunci: Profesionalisme, Etika Profesi, Pengalaman, Pertimbangan Tingkat Materialitas, Kredibilitas Klien.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN KAS BERBASIS WEB PADA BATIK PRAMANCA Arum, Ambar Puspa; Nugroho, Mahendra Adhi
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2017): Nominal April 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.2 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v6i1.14331

Abstract

Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Kas Berbasis Web Pada Batik Pramanca. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui sistem informasi akuntansi penerimaan kas yang digunakan oleh Batik Pamanca. (2) Merancang sistem informasi akuntansi penerimaan kas berbasis web yang dapat diimplementasikan dan sesuai dengan kebutuhan Batik Pramanca. Penelitian ini merupakan penelitian research and development dengan metode pengembangan Rapid Application Development (RAD) yang terdiri dari tiga fase yaitu requirements planning, RAD design workshop, dan implementation. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah informasi sistem informasi akuntansi penerimaan kas manual yang digunakan pada Batik Pramanca. Fungsi yang terkait dengan penerimaan kas diantaranya fungsi penjualan, fungsi persediaan, dan fungsi pencatatan. Batik Pramanca belum memiliki pengendalian internal dan pembagian tugas yang jelas. Dokumen yang digunakan berupa nota tunai dan faktur, sementara catatan yang dibuat adalah catatan penjualan tunai, piutang, dan persediaan. Namun pencatatan tidak dilakukan dengan rutin sehingga ketersediaan informasi mengenai catatan tersebut sangat terbatas dan tidak akurat. Berdasarkan pada data tersebut, dibuat perancangan sistem informasi akuntansi penerimaan kas berbasis web dengan metode RAD. Tahap bussiness modelling menghasilkan data yang diperlukan untuk perancangan sistem. Tahap data modelling menghasilkan tabel data dan keterkaitannya dalam bentuk ERD. Tahap process modelling menghasilkan diagram konteks, DFD, diagram proses, dan desain interface program. Tahap application generation menghasilkan perubahan disain kedalam bahasa pemrograman. Dan tahap testing and turnover menghasilkan proses prima yang siap diimplementasikan. Kata kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Penerimaan Kas, Web
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PERSEDIAAN DI CENTRAL STEAK AND COFFEE BOYOLALI Prakasita N, Dwijanatri; Nugroho, Mahendra Adhi
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2018): Nominal April 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.796 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v7i1.19360

Abstract

Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui sistem informasi akuntansi penjualan dan persediaan yang ada di Central Steak and Coffee dan kemudian merancang sistem informasi akuntansi penjualan dan persediaan yang sesuai untuk Central Steak and Coffee. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian ini adalah Central Steak and Coffee, dan objek penelitian ini adalah sistem informasi akuntansi penjualan dan persediaan Central Steak and Coffee. Metode pengumpulan data terdiri dari: wawancara, pengamatan, dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis PIECES, analisis kebutuhan sistem, dan analisis kelayakan sistem TELOS, Software yang dgunakan adalah SQL Server dan Microsoft Vsual Studio. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sistem informasi akuntansi penjualan dan persediaan di Central Steak and Coffee masih menggunakan sistem manual (2) Fungsi yang terkait dalam sistem informasi akuntansi penjualan adalah frontliner, kitchen, bar, kasir, dan akuntansi, sedangkan untuk persediaan adalah fungsi gudang dan akuntansi. (3) Dokumen yang digunakan dalam sistem informasi akuntansi penjualan adalah nota order dan struck penjualan, dan untuk persediaan adalah nota pembelian. (4) Catatan yang digunakan dalam sistem informasi akuntansi penjualan adalah catatan penjualan, sedangkan untuk persediaan adalah kartu stok. (5) Prosedur sistem informasi akuntansi penjualan antara lain pencatatan pesanan, pemrosesan pesanan, penyajian pesanan, penerimaan pembayaran dan pencatatan. Sedangkan untuk persediaan adalah prosedur penjualan dan pembelian (6) Berdasarkan analisis PIECES dapat disimpulkan bahwa sistem lama masih memiliki banyak kelemahan dalam keenam aspek, dan berdasarkan analisis kebutuhan sistem, secara fungsional dan non fungsional, perancangan sistem yang baru diperlukan bagi perusahaan. Berdasarkan hasil analisis kelayakan sistem, sistem ini dinilai layak dari kelima aspek TELOS (7) Pengembangan sistem meliputi: (a) Desain database terdiri dari 9 tabel yang meliputi: Tabel login, user, menu, penjualan, pemasok, pembelian, menu detail dan penyesuaian, (b) desain input yang terdiri dari 9 form yaitu: form login, barang, menu, menu detil, pemasok, pembelian, penjualan, stok awal, dan penyesuaian. (c) Desain output terdiri dari: laporan persediaan, pembelian, dan penjualan (d) Hasil dari implementasi menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan lancar dan konversi yang digunakan adalah konversi langsung. Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan Persediaan, Central Steak and Coffee, System Development Life Cycle (SDLC), konversi langsung
Hubungan Kesiapan Teknologi dengan Persepsi Kebermanfaatan Teknologi pada UMKM Nugroho, Mahendra Adhi
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 11 No. 2 (2022): Nominal September 2022
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/nominal.v11i2.52425

Abstract

Abstrak: Hubungan Kesiapan Teknologi dengan Persepsi Kebermanfaatan Teknologi pada UMKM. Penelitian ini mencoba untuk mengeksplorasi hubungan seluruh dimensi kesiapan teknologi yaitu optimism, innovativeness, discomfort dan insecurity dengan persepsi kebermanfaatan teknologi di UMKM. Penelitian ini meuggunakan 499 sampel UMKM yang beroperasi di Yogyakarta. Sampel diambil menggunakan pendekatan simple random sampling. Sampel dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Seluruh hipotesis penelitian diuji menggunakan pendekatan partial leas square (PLS). Data diolah menggunakan bantuan software SmartPLS 3.3.3. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara optimism, innovativeness, dan insecurity dengan persepsi kebermanfaatan (H1, H2, dan H4 didukung). hasil menujukan tidak ada hubungan antara variabel discomfort dengan persepsi kebermanfaatan (H3 tidak didukung). Secara teoretis penelitian mampu memberikan bukti baru bahwa meskipun UMKM merasa teknologi tidak aman tetapi mereka tetap menganggap teknologi bermanfaat.Kata kunci: Optimism, Innovativeness, Discomfort, Insecurity, Persepsi KebermanfaatanAbstract: The Relationship between Technology Readiness and Technology Perceived Usefulness in MSMEs. This study explores the relationship between all dimensions of technology readiness: optimism, innovativeness, discomfort, insecurity, and perceptions of technology's usefulness in MSMEs. This study uses a sample of 499 MSMEs operating in Yogyakarta. Samples were taken using a simple random sampling approach. Samples were collected using a questionnaire. All research hypotheses were tested using the partial leases square (PLS) approach. The data is processed using the SmartPLS 3.3.3 software. The results showed a positive relationship between optimism, innovativeness, and insecurity with perceived usefulness (H1, H2, and H4 were supported). The results show no relationship between the discomfort variable and the perceived usefulness (H3 is not supported). Theoretically, research can provide new evidence that even though MSMEs feel technology is unsafe, they still consider technology useful.Keywords: Optimism, Innovativeness, Discomfort, Insecurity, Perceived Usefulness