PKM ini dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada enam bidang, yaitu pendidikan, pendidikan keagamaan, penguatan karakter, kepedulian lingkungan, ketahanan pangan, dan kesehatan masyarakat. Rangkaian aktivitas diawali dengan observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil PKM menunjukkan bahwa berbagai kegiatan, seperti kelas literasi, penyuluhan pencegahan pelecehan seksual, pembelajaran mengaji, pengelolaan sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah galon le mineral menjadi tempat sampah, penanaman tanaman obat keluarga, Posyandu, senam sehat, pemberian tablet tambah darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis memperoleh partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran keagamaan, karakter, kepedulian lingkungan, ketahanan pangan, serta perilaku hidup sehat melalui kolaborasi tim PKM dan berbagai pemangku kepentingan desa. Secara terinci, rata-rata sebesar 76% peserta pelatihan berhasil mengikuti seluruh kegiatan tanpa terdapat kesulitan, sebasar 24% mampu mengikuti kegiatan menggunakan sedikit bantuan bimbingan, bahkan ada peserta kesulitan dalam mengikuti kegiatan ini.