Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : eCo-Fin

Pengaruh Literasi Keuangan, Financial Technology Terhadap Kinerja UMKM di Mediasi Oleh Inklusi Keuangan di Kabupaten Probolinggo Fatimatus Zahro; Joni Hendra; Umi Rahma Dhany
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.3102

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, serta Menengah (UMKM) mempunyai kontribusi signifikan kepada perekonomian Indonesia, baik dari sisi terciptanya lapangan kerja hingga  peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB). Meskipun demikian, sektor ini masih menghadapi berbagai hambatan struktural. Salah satu kendala utama adalah rendahnya literasi keuangan pelaku UMKM, sehingga berimplikasi pada keterbatasan dalam pengelolaan sumber daya finansial. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan serta financial technology kepada kinerja UMKM dengan inklusi keuangan sebagai variabel mediasi. Objek penelitian difokuskan pada UMKM sektor makanan serta minuman di Kabupaten Probolinggo yang mempunyai pertumbuhan positif namun masih terbatas dalam inovasi serta akses keuangan digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 65 pelaku UMKM yang ditentukan dengan purposive sampling berdasarkan kriteria peruntukan layanan FinTech serta lama usaha minimal satu tahun. Artikel ini menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software SmartPLS 4.0 dalam proses analisis data. Hasil penelitian menunjukkan  literasi keuangan serta pemanfaatan teknologi finansial terbukti mampu memberikan dorongan positif yang signifikan kepada peningkatan kinerja UMKM. Namun, berbeda halnya dengan inklusi keuangan yang tidak memperlihatkan pengaruh nyata, baik kepada kinerja UMKM maupun sebagai perantara hubungan antarvariabel. Maka bisa disimpulkan  strategi peningkatan kapasitas literasi keuangan serta optimalisasi FinTech secara langsung lebih relevan untuk mendorong kinerja UMKM. Sementara itu, efektivitas inklusi keuangan masih belum terwujud sepenuhnya serta membutuhkan dukungan regulasi serta peran aktif lembaga keuangan agar bisa berfungsi optimal dalam ekosistem UMKM.