Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendampingan literasi Al-Qur’an dalam kurikulum pendidikan dan pemahaman antarbudaya di SMAN 1 Labuapi Siti Lamusiah; Abib Al Absin; Ikhwanul Muslimin; Hayatun Nufus; Nurfaidah Nurfaidah; Siti Hartati Jenab; Mirwan Wahidin; Rizal Mujahid Akbar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.30347

Abstract

Abstrak SMA Negeri 1 Labuapi Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur'an. Program literasi Al-Quran menumbuhkan budaya membaca Al-Quran di kalangan peserta didik dan didukung oleh kurikulum yang tepat agar berjalan efektif serta mencapai tujuan yang diharapkan. Metode pembelajaran yang bervariasi seperti pembelajaran aktif, diskusi kelompok, dan studi kasus, digunakan untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Pendampingan program ini melibatkan integrasi ke dalam kurikulum reguler dan kegiatan ekstrakurikuler. Hasil dari program literasi Al-Qur'an diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca Al-Qur'an dan meningkatkan minat baca peserta didik. Literasi Al-Qur'an juga diharapkan dapat membentuk kecerdasan spiritual siswa. Penelitian ini mengkaji aspek-aspek penting dalam pengembangan kurikulum, seperti tujuan, isi, strategi pembelajaran, sumber daya, dan evaluasi. Kata kunci: literasi Al-Quran; pemebelajaran; kurikulum Abstract SMA Negeri 1 Labuapi, Labuapi District, West Lombok Regency which aims to improve students' abilities in reading, understanding and practicing the contents of the Al-Qur'an. The Al-Quran literacy program fosters a culture of reading the Al-Quran among students and is supported by an appropriate curriculum so that it runs effectively and achieves the expected goals. Various learning methods, such as active learning, group discussions, and case studies, are used to increase student interest and understanding. Implementation of this program involves integration into the regular curriculum and extracurricular activities. The results of the Al-Qur'an literacy program are expected to foster the habit of reading the Al-Qur'an and increase students' interest in reading. Al-Qur'an literacy is also expected to shape students' spiritual intelligence. This research examines important aspects in curriculum development, such as objectives, content, learning strategies, resources, and evaluation. Keywords: literacy Al-Quran; learning; curriculum.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS IT BAGI MAHASISWA PBSI FKIP-UMMAT siti lamusiah; Humaira Humaira; Isnaini Isnaini
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32219

Abstract

ABSTRAK Observasi dan analisis menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa calon guru yang memiliki keterbatasan dalam penguasaan teknologi pendidikan serta kurangnya kepercayaan diri dalam mendesain media pembelajaran digital. Hal ini menjadi kendala dalam memenuhi tuntutan kompetensi abad ke-21 dan implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang menekankan pada kemandirian dan inovasi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang teknologi pendidikan melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis IT. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah coaching, dengan pendekatan partisipatif dan praktik langsung menggunakan platform seperti Canva, Wordwall, Padlet, dan Google Slides. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan teknologi pendidikan, kreativitas, serta kepercayaan diri mahasiswa dalam mendesain media pembelajaran digital. Setiap peserta berhasil menghasilkan produk berupa media pembelajaran interaktif yang telah divalidasi dari sisi konten, desain visual, dan kesesuaian pedagogis. Selain itu, terbentuk pula komunitas praktisi mahasiswa yang secara mandiri melanjutkan kolaborasi dan berbagi praktik baik melalui media sosial, sejalan dengan tuntutan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong pengembangan kompetensi digital calon guru. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis coaching dengan integrasi teknologi edukatif mampu memberdayakan mahasiswa secara optimal dan mendorong terciptanya inovasi pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Kata kunci: pelatihan; media pembelajaran interaktif; literasi digital; mahasiswa; teknologi Pendidikan; ABSTRACT The analysis indicates that many pre-service teacher students still face limitations in mastering educational technology and lack confidence in designing digital learning media. These challenges hinder their ability to meet the demands of 21st-century competencies and the implementation of the Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) program, which emphasizes autonomy and digital innovation. This community service activity aims to enhance students’ competencies in educational technology through training on the development of interactive, IT-based learning media. The target participants were students from the Indonesian Language Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas Muhammadiyah Mataram. The training employed a coaching method with a participatory approach and hands-on practice using platforms such as Canva, Wordwall, Padlet, and Google Slides. The outcomes of the activity showed a significant improvement in students’ mastery of educational technology, creativity, and self-confidence in designing digital learning media. Each participant successfully produced an interactive learning media product that was validated in terms of content, visual design, and pedagogical relevance. Furthermore, a student practitioner community was established, which continues to engage in collaborative efforts and share best practices independently through social media. This aligns with the goals of the MBKM program, which encourages the development of digital competencies among future educators. This initiative demonstrates that coaching-based training integrated with educational technology can effectively empower students and foster the creation of innovative learning models that are contextual and aligned with 21st-century educational needs. Keywords: training; interactive instructional media; digital literacy; students; educational technology
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMAN USAHA MELALUI PENGEMBANGAN USAHA IKAN ASAP YANG BERKELANJUTAN DI DESA MAPAK INDAH Nur Fitri Hidayanti; Zaenafi Ariani; Siti Lamusiah; Mardiah Hayati; Endang Rahmawati; Ilham Ilham; Muhammad Hudri
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31824

Abstract

ABSTRAKSektor perikanan memegang peranan krusial dalam menopang perekonomian masyarakat pesisir di Indonesia, termasuk di Desa Mapak Indah, dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya ikan, membuka peluang besar bagi pengembangan usaha pengolahan seperti ikan asap. Namun, potensi ini seringkali belum tergarap optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen usaha, terutama terkait keberlanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen usaha melalui pengembangan usaha ikan asap yang berkelanjutan di Desa Mapak Indah. Metodologi program ini melibatkan 18 peserta ibu-ibu pelaku UMKM ikan asap dan dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2025 di Desa Mapak Indah, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi permasalahan dan kebutuhan mitra, pelatihan manajemen usaha dan keuangan, penerapan teknologi pengasapan yang ramah lingkungan, pelatihan pemasaran dan branding produk, serta pendampingan dan monitoring berkala. Tahapan kegiatan dilakukan oleh Tim dari pelatihan proses pengolahan ikan asap yang baik dan tepat, dan dilanjudkan dengan pendampingan manajeman usaha yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 65 menjadi 80. Selain itu, rata-rata penjualan UMKM meningkat sebesar 30% dalam tiga bulan setelah pelatihan. Sebanyak 80% ibu-ibu pelaku UMKM berhasil membuka lapak fisik, dan rata-rata pendapatan bulanan mereka meningkat dari Rp 400.000 menjadi Rp 700.000 dalam satu minggu setelah pendampingan.Kata kunci: Manajemen Usaha; Ikan Asap; Berkelanjutan. ABSTRACTThe fisheries sector plays a crucial role in supporting the economy of coastal communities in Indonesia, including in Mapak Indah Village. Its abundant natural resources, especially fish, open up significant opportunities for developing processing businesses like smoked fish. However, this potential often remains underutilized due to limited knowledge and skills in business management, particularly regarding sustainability. This community service program aims to provide business management training and mentoring through the development of sustainable smoked fish businesses in Mapak Indah Village. The program's methodology involved 18 women participants who are micro, small, and medium-sized enterprise (MSME) owners in the smoked fish sector. It was carried out on May 17, 2025, in Mapak Indah Village, Mataram, West Nusa Tenggara. The implementation methods included identifying partners' problems and needs, business and financial management training, implementing eco-friendly smoking technology, product marketing and branding training, and regular mentoring and monitoring. The stages of the activity are carried out by the Team from training on the proper and correct process of processing smoked fish, and continued with assistance in business management that is in accordance with community conditions. The program's results showed an increase in participants' knowledge and skills, with the average knowledge score rising from 65 to 80. Additionally, the average MSME sales increased by 30% within three months after the training. A significant 80% of the women MSME owners successfully opened physical stalls, and their average monthly income increased from Rp 400,000 to Rp 700,000 within one week of receiving mentoring.Keywords: Business Management; Smoked Fish; Sustainable. 
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Bahasa Inggris Pada Guru-Guru SD Mudimat Mataram NTB Humaira Humaira; Siti Lamusiah; Fauzi Bafadal; Isnaini Isnaini; Muslimin Muslimin
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v1i2.24918

Abstract

Since the pandemic hit various parts of the world, almost all learning processes have been conducted online. This requires teachers to be technologically literate and up-to-date with information, including Android applications. The same applies to English teachers, who are highly encouraged to keep up with technological and informational developments to follow the latest, fun, and engaging teaching models. Therefore, this community service is carried out to assist teachers in creating and producing English learning videos using easy and effective applications. Teachers can directly use their Smartphone as tools and media for video production, making it practical. The community service activity was conducted at SD Muhammadiyah Mataram with three teachers as respondents. This activity also involved students as companions or tutors who explained and guided the steps of making videos, including editing, layout, and production. The edited videos would then be shared on each teacher's YouTube link. Teachers just need to send the link to their students.