Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : amicus curiae

KEWAJIBAN NOTIFIKASI AKUISISI OLEH PERUSAHAAN (STUDI PERBANDINGAN: INDONESIA DENGAN REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK): Requirement of Acquisition Notification by Companies (Comparative Study: Indonesia And The People's Republic Of China) Valois, Yoana Thersia Listoravina; Nurbaiti, Siti
AMICUS CURIAE Vol. 2 No. 1 (2025): Amicus Curiae
Publisher : Faculty of Law, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/zzckc606

Abstract

In the midst of the progress of the business world today, competition between companies is getting tougher in order to keep up with the times. One way to grow is by making acquisitions. In the acquisition process, companies must provide notification to the Business Competition Authority. This research examines the issue of how the obligation of company acquisition notification between Indonesia and the People's Republic of China? The method used in this research is normative legal research, descriptive in nature, using secondary data, data collection is done by means of literature study, analysed qualitatively and deductive conclusions are drawn. The results illustrate that there are similarities and differences regarding notification obligations in Indonesia, which use the Post-Notification system based on Article 29 of Law 5/1999 and Pre-Notification based on Article 10 of Government Regulation 57/2010.Business actors will be subject to a sanction of IDR 1 billion per day of delay. Meanwhile, the People's Republic of China uses the Pre-Notification system based on Article 26 of the AML. Business actors may also be subject to a fine of RMB 500,000 if they do not carry out notification obligations.
KEWAJIBAN ASURANSI JIWA KREDIT BAGI LESSEE DALAM PERJANJIAN SEWA GUNA USAHA: Life Insurance Requirement In Finance Lease Agreement Wijaya, Geraldo Valento; Nurbaiti, Siti
AMICUS CURIAE Vol. 2 No. 1 (2025): Amicus Curiae
Publisher : Faculty of Law, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/hh76rm40

Abstract

Insurance is a risk transfer agreement that is often used by society to this day, and is also used by leasing companies to reduce the risk of default that may occur in leasing financing activities. However, leasing companies often require prospective financing recipients to insure their lives. Is there an obligation for life insurance for the lessee in the main lease agreement? This is the core issue that will be addressed. This research uses a normative type with a descriptive nature, by qualitatively analyzing secondary data including primary legal materials and secondary legal materials directly related to insurance law and financing law obtained through visits to the Trisakti University Faculty of Law Library and internet searches. Credit life insurance is categorized as voluntary insurance that prioritizes the agreement of the parties in concluding the insurance, so the insurance obligation stipulated in a Lease Agreement is a mistake against the fulfillment of the halal causa requirement and the principle of freedom of contract, which results in the Lease Agreement being null and void by law, and the lessee is not required to have life insurance. The Leasing Company (lessor) can only offer the prospective lessee the option to choose credit life insurance or not.
PERBANDINGAN PENGATURAN PENYALAHGUNAAN POSISI DOMINAN DALAM PEMBAYARAN DIGITAL DI INDONESIA DENGAN UNI EROPA Thanadi, Kenny; Nurbaiti, Siti
AMICUS CURIAE Vol. 3 No. 1 (2026): Amicus Curiae
Publisher : Faculty of Law, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/amicus.v3i1.25615

Abstract

Perkembangan pembayaran digital sebagai infrastruktur strategis dalam ekonomi digital berpotensi menimbulkan penyalahgunaan posisi dominan akibat karakteristik pasar yang terkonsentrasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan hukum penyalahgunaan posisi dominan dalam pembayaran digital di Indonesia dengan Uni Eropa, serta bagaimana penerapan penyelesaian kasus penyalahgunaan posisi dominan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan sifat deskriptif, yang dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia dan Uni Eropa memiliki persamaan dalam pengaturan penyalahgunaan posisi dominan,tetapi terdapat perbedaan dalam struktur pengaturan dan penerapannya karena Indonesia belum memiliki regulasi yang terintegrasi secara khusus untuk mengatur penyalahgunaan posisi dominan dalam pembayaran digital. Sedangkan Uni Eropa telah memiliki regulasi secara khusus melalui Payment Services Directive 2. Dengan demikian, pengaturan penyalahgunaan posisi dominan dalam pembayaran digital di Uni Eropa telah lebih terstruktur.  
TINDAKAN PHISHING DALAM TRANSAKSI PERBANKAN DIGITAL ANTARA INDONESIA DENGAN SINGAPURA Putri, Marcella Ami; Nurbaiti, Siti
AMICUS CURIAE Vol. 3 No. 1 (2026): Amicus Curiae
Publisher : Faculty of Law, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/amicus.v3i1.25685

Abstract

Perkembangan perbankan digital memberikan kemudahan bagi konsumen dalam melakukan transaksi, namun di sisi lain meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya phishing. Phishing merupakan bentuk penipuan digital yang dilakukan dengan cara mengelabui konsumen agar menyerahkan data sensitif, seperti kredensial akun atau kode OTP, yang berujung pada kerugian finansial. Permasalahan hukum muncul ketika kerugian tersebut terjadi akibat kelalaian konsumen, terutama terkait sejauh mana tanggung jawab dan perlindungan hukum yang diberikan oleh sistem perbankan dan negara. Pembahasan menunjukkan bahwa di Indonesia perlindungan terhadap konsumen korban phishing masih bersifat normatif dan belum didukung oleh pengaturan yang secara tegas membagi tanggung jawab antara bank, penyedia layanan telekomunikasi, dan konsumen, sehingga penyelesaiannya cenderung bergantung pada kebijakan internal bank. Sebaliknya, Singapura telah membangun kerangka perlindungan yang lebih terintegrasi melalui penerapan Shared Responsibility Framework yang menekankan upaya pencegahan dan respons cepat terhadap tindakan phishing. Dengan demikian, perlindungan konsumen di Singapura dinilai lebih sistematis dan efektif, sementara Indonesia masih memerlukan penguatan regulasi dan koordinasi lintas sektor guna memberikan kepastian dan perlindungan hukum yang optimal bagi korban phishing.
Co-Authors A. Suwiyono A. Uwiyono Abdillah, Nabila Abdul Jabar Achmad Fazrin Adiasih, Ning Al Qaeda Putra Nusantara Alfin Sulaiman Amriyati Amriyati Amriyati Amriyati Ananda Okta Putra Anna Maria Tri Anggraini Annisa Riana Putri Arfi Azhari Arini Suliantari Artha, Willy Aryadila Martina Wijaya Atika, Nur Aulia Saphira Aini Chika Pratiwi Chriesty Angeline Clara . Clarita Monica Cynthia Aghata Belinda Alma Della Amalia Silawane Dian Adriawan Daeng Tawang Dian Kartika Dian Purnamasari Dina Al Adawia Dominique Ellen Elfrida Ratnawati Elfrida Ratnawati Gultom Eriyantouw Wahid Etika Pujianti Farah Airitsa Hermawan Febrizka Taufani Fraya Layola Nainggolan Gabriella Evanggelista Galadri Badar Muhammad Gunita Nindya Hamid, Abd. Haris Handayani, Astutik Hasian Doli Hestin Istianai Indon Sinaga Iriawan, Asep Iwan Jamal, Carissa Belia Putri Jasmine Farah Dita Jessica Francis Gunawan Jihan Syafira Jonathan Mangantar Octaviano Putra Kautsar Alwi Pradipta Kezia Natalia Christy Khosyi Putra Ariswari Khusnul Khitam Krisdian Dewi Layola Nainggolan, Fraya Lusi Septiyati Maria Ulfa Hidayatulloh Ulfa Hidayatulloh Masri Rumita Meta Indah Budhianti Muhammad Fathan Mustaqiem Mukti Juharsa Mutiara Karima Mutiara Karima Nabila Sesha Abdillah Nabila Sesha Abdillah Nainggolan, Binsar Ni Gusti Nyoman Renti Maharaini Kerti Nindya Ayu Rahmadita Noviana Annisa Nurwijayanti Paskah Aprilia Silalahi Permanasari, Arlina Phin, Bong Fo Piere Marquez Vandante Putri, Gina Sukma Putri, Marcella Ami Rini Purwaningsih Riski Maulana Salsabila Setyaningrum Samuel Samuel Saryo Saryo Septiyani Septiyani Stefani Erlina Halim Sunarti, Ilis Thanadi, Kenny Titin Sumarni Tryas Risanggono Valois, Yoana Thersia Listoravina Vanny Aryanti Wijaya, Geraldo Valento Wijaya, Wilson Yakub Yulia A. Hasan Zidane Gideon Fransiskus