Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL SOSIOLOGI

MAKNA ADAT NYAMBAI DAN PERUBAHANNYA Andika, Andika; Nurdin, Bartoven Vivit
JURNAL SOSIOLOGI Vol 14, No 1 (2012)
Publisher : JURNAL SOSIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research intend to assess nyambai tradition and the alterationon marga Liwa Lampung Barat. Lampung society culture have a unique in implementation procedures. However the implementation and nyambai tradition implementation procedures has been changes. This research in influenced by Van Gennep (1960) argument about Rites of passage and Clifford Geertz (1973) argument about meaning and symbolic. Qualitative research methods are used to understand the meaning of nyambai tradition and the changes. Location of this research carried out in the Padang Cahya village Liwa Lampung Barat. Data collection techniques were used is observasi partisipant and depth interviews. The results of this research indicate that nyambai tradition it is a constitute cultural identity, avidence the persistence of Aristocratic form of solidaritty and decency, as well as the changes status of single to marriage life. The changes that happened to the nyambai procesion is ; procedure dress up, dress motif, the tools used in nyambai procession, and nyambai process implementation. Keywords : meaning, tradition, nyambai and changes
BUDAYA, PARIWISATA DAN ETHNO-ECOTOURISM: KAJIAN ANTROPOLOGI PARIWISATA DI PROVINSI LAMPUNG Nurdin, Bartoven Vivit
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji antropologi pariwisata dan membangun sebuah model ethno-ecotourism yang berbasiskan pada potensi kearifan lokal untuk pengembangan pariwisata berbasiskan budaya lokal di Provinsi Lampung. Kajian –kajian pariwisata selama ini banyak didominasi oleh perspektif bidang ilmu fisik dan ekonomi, padahal kegagalan pariwisata selama ini adalah ada pada kurangnya kajian sosial-budaya yang menekankan pada aspek manusia dalam pengembangan pariwisata. Sehingga tulisan ini mencoba menganalisis secara teoritis hubungan kebudayaan, manusia dan pariwisata dalam bidang antropologi. Lampung  memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah untuk pengembangan pariwisata. Selama ini strategi pembangunan pengembangan pariwisata hanya mengandalkan potensi alam dan selalu menjagokan potensi fisik, insfrastruktur dan potensi sumber daya alam, tetapi tidak melibatkan faktor manusianya. Metode penelitian yang dilakukan adalah pendekatan etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun potensi sumber daya alam sangat memiliki nilai jual pariwisata yang tinggi, namun tanpa diiringi oleh perubahan perilaku manusia tidak akan membuahkan hasil. Oleh karena itu model ethno-ecotourism berbasiskan kearifan lokal ini sangat relevan bagi pembangunan pariwisata di Provinsi Lampung, karena selama ini pengembangan wisata belum terlaksana secara maksimal. Kebijakan pembangunan pariwisata harus melakukan pendekatan holistik, karena pembangunan manusia sangat menentukan kemajuan sebuah pariwisata. Disamping itu Lampung, memiliki kearifan lokal yang sangat potensial dalam mengembangkan pariwisata.Kata kunci: Budaya, pariwisata, ethno-ecotourism, antropologi pariwisata
MARGA PUGUNG TAMPAK: STUDI KONFLIK KELUARGA DALAM SISTEM PEWARISAN PADA MASYARAKAT PESISIR UTARA LAMPUNG Riadi, Dedi Agus; Nurdin, Bartoven Vivit
Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji sistem pembagian warisan di Marga Pugung Tampak dan menelusuri lebih lanjut potensi konflik keluarga yang terjadi dalam pembagian warisan di Marga Pugung Tampak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembagian warisan di Marga Pugung Tampak menggunakan sistem pewarisan mayorat, yang dimana anak Laki-laki pertama mendapatkan warisan lebih banyak dari anak-anak lainnya, sistem ini juga sudah diterapkan oleh masyarakat Marga Pugung Tampak dari sejak zaman dahulu dan belum adanya perubahan-perubahan yang terjadi. Lebih lanjut, konflik yang terjadi di masyarakat berdasarkan informasi yang diberikan oleh informan dalam penelitian ini merupakan konflik yang terjadi akibat ketidaksesuaian cara berfikir masyarakat dengan sistem yang ada.Kata kunci:  Konflik keluarga, pewarisan, studi konflik