Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kemampuan Menceritakan Berbagai Pengalaman dengan Pilihan Kata dan Ekspresi Yang Tepat pada Siswa SD Syafruddin Muhdar; Roby Mandalika Waluyan; Akhmad Akhmad; I Made Suyasa
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 7, No 2: Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v7i2.10745

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul “Kemampuan Menceritakan  Berbagai Pengalaman dengan Pilihan Kata dan Ekspresi yang Tepat”. Rumusan masalah dalam penelitian berikut ini.“Bagaimanakah kemampuan menceritakan berbagai pengalaman dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat siswa kelas 5 SDN 1 Cakranegara tahun pelajaran 2021/2022.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan objektif tentang kemampuan siswa menceritakan berbagai pengalaman dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat siswa kelas 5 SDN 1 Cakranegara.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN 1 Cakranegara tahun pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 26 orang siswa. Dalam mengumpulkan data, metode yang digunakan adalah metode tugas dan metode observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif untuk mengetahui kemampuan individual dan kelompok/kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 0% memiliki kemampuan tinggi  memiliki kemampuan sedang 15,39%, dan 84,61% orang memiliki kemampuan rendah dari 26 orang siswa sebagai sampel. Rata-rata kelompok (M) dan indeks prestasi kelompok (IPK) sebesar 28,11.  Jadi kemampuan menceritakan berbagai pengalaman pribadi dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat, siswa kelas 5 SDN 1 Cakranegara tahun pelajaran 2021/2022 dalam katagori rendah. Abstract: This research is entitled "The Ability to Tell Various Experiences with the Right Choice of Words and Expressions". The formulation of the problem in the following study." How is the ability to tell various experiences with the right choice of words and expressions of grade 5 students of SDN 1 Cakranegara for the 2021/2022 academic year.The purpose of this study is to get a clear and objective picture of students' ability to tell various experiences with the right choice of words and expressions of grade 5 students of SDN 1 Cakranegara.The method used in this study is a descriptive research method with a quantitative approach. The subjects in this study were grade 5 students of SDN 1 Cakranegara for the 2021/2022 academic year, totaling 26 students. In collecting data, the methods used are the task method and the observation method. The data analysis method used is a quantitative descriptive method to determine the abilities of individuals and groups / classes. The results of this study showed that 0% had high ability had medium ability 15.39%, and 84.61% of people had low ability from 26 students as a sample. The average group (M) and group achievement index (GPA) were 28.11.  So the ability to tell various personal experiences with the right choice of words and expressions, grade 5 students of SDN 1 Cakranegara for the 2021/2022 academic year in the low category. 
Ekranisasi Novel Ke dalam Film Matt And Mou Karya Wulanfadi: Sebuah Kajian Sastra Bandingan Citraria Citraria; I Made Suyasa; Linda Ayu Darmurtika; Roby Mandalika Waluyan
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 8, No 1: January 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v8i1.13524

Abstract

This study aimed to: (1) describe the form of novel ecranization of Matt and Mou into the Matt and Mou movie in terms of plot, setting, and characterizations; and (2) describe the similarities and differences between the novel and film of Matt and Mou in terms of plot, background, and characterization. The literature study method was used to collect data, and the documentary method was then descriptively analyzed The study showed three types of ecranization in novels and movies: reduction, addition, and varying changes. The reduction emphasizes characterization elements, the adition emphasizes plot elements, and the various changes emphasize background elements. When the novel is filmed some of the characterizations are disappeared. The director also made additional plots in the movie, and it is different from the plot in the novel. The various changes in the movie are three settings. In addition to the form of ecranization, similarities and differences also appear in novels and movies. There are 22 characters in the novel on the contrary, there are only eight characters in the movie. Overall the characterizations in the movie are almost the same as the charactenzations in the novel except for one additional character that is not in the novel. The plot used in the novel is a mixed plot, while in the movie, it uses a forward plot. and some of the settings in the novel are also used in the movie. 
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kreativitas Belajar Siswa Alihardi Winata; Indah Ratna Sari; Deviana Mayasari; Sirajudin Sirajudin; Roby Mandalika Waluyan
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 8, No 2: July 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v8i2.17199

Abstract

  Abstrak: Pendidikan memiliki peran dalam menetukan kemajuan bangsa. Melalui pendidikan seseorang dapat megubah pola pikirnya. Pendidikan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh kesempatan, harapan dan pengetahuan untuk mencapai hidup yang lebih baik lagi. Pendidikan dapat menjadi kekuatan untuk melakukan perubahan menuju kondisi yang lebih baik. pendidikan baik, bisa dilihat dari segi kurikulum, metode, model pembelajaran serta teori bersifat dinamis yang sewaktu-waktu bisa berubah sesuai dengan situasi dan kondisi. Hasil penelitian menemukan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas X SMA Negeri 1 Kopang Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2020/2021, Kenyataan ini menunjukkan bahwa nilai ttest yang diperoleh dalam penelitian ini adalah lebih besar dari pada nilai t tabel,maka dapat dikemukakan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas X SMA N 1 Kopang Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2020/2021Abstract: Education has a role in determining the progress of the nation. Through education a person can change his mindset. Education provides opportunities for students to gain opportunities, hopes and knowledge to achieve a better life. Education can be a force to make changes towards better conditions. Good education, can be seen in terms of curriculum, methods, learning models and theories are dynamic which at any time can change according to situations and conditions. The results found that there is an influence of the Discovery Learning learning model on student learning creativity in PPKn subjects in grade X of SMA Negeri 1 Kopang Central Lombok for the 2020/2021 academic year, This fact shows that the ttest value obtained in this study is greater than the table t value, so it can be stated that there is an influence of the Discovery Learning learning model on student learning creativity in PPKn subjects in grade X SMA N 1 Kopang Central Lombok for the 2020/2021 academic year                      
Penguatan Literasi Budaya Masyarakat melalui Pelatihan Seni Pertunjukan di Kampoeng Baca Pelangi Rapi Renda; Baiq Larre Ginggit Sekar Wangi; Nahdlatuzainiyah; M. Okta Dwi Sastra F.M. Marijo; I Wayan Kusuma Di Biagi; Taufik Mawardi; Roby Mandalika Waluyan
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2875

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi budaya masyarakat melalui pelatihan seni pertunjukan berbasis komunitas di Kampoeng Baca Pelangi. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan masyarakat dalam aktivitas budaya serta terbatasnya ruang pembelajaran kreatif yang mampu mengembangkan pemahaman budaya lokal secara partisipatif. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan metode pelatihan seni pertunjukan, workshop kreatif, simulasi pertunjukan, dan pendampingan kelompok. Peserta kegiatan terdiri atas anak-anak, remaja, dan masyarakat umum yang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran budaya melalui praktik drama, gerak, musik, dan ekspresi artistik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara sederhana, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan seni pertunjukan mampu meningkatkan partisipasi peserta dalam aktivitas budaya, memperkuat pemahaman mengenai budaya lokal, serta mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri peserta. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap penguatan nilai sosial seperti kerja sama, solidaritas, komunikasi, dan tanggung jawab dalam lingkungan komunitas. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman langsung membuat peserta lebih mudah memahami nilai budaya melalui aktivitas artistik yang komunikatif dan menyenangkan. Dengan demikian, seni pertunjukan berbasis komunitas dapat menjadi media edukasi budaya yang efektif dalam mendukung penguatan literasi budaya masyarakat secara inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.
Representasi Kebahasaan dalam Pemberitaan Kasus Jasad Dicor di Lombok Barat: Kajian Linguistik Forensik Ahyati Kurniamala Niswariyana; Farianingsih Farianingsih; Baiq Yuliatin Ihsani; Roby Mandalika Waluyan
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 2: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i2.40774

Abstract

Kasus penemuan jasad perempuan yang dicor di dalam sumur di Perumahan Griya Perembun Asri, Desa Parampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat pada 23 Agustus 2025 menjadi perhatian luas masyarakat karena diduga merupakan tindak pembunuhan berencana. Korban berinisial NU (27) sebelumnya dilaporkan hilang sejak 10 Agustus 2025. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku berinisial IM alias IH (31), yang merupakan kekasih korban, diduga melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, kemudian menyembunyikan jasad korban di dalam sumur sedalam kurang lebih tiga meter dan menutupnya dengan pasir serta semen berlapis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara sistematis rangkaian peristiwa, proses pengungkapan kasus, serta dampak sosial yang ditimbulkan di lingkungan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap informasi resmi kepolisian dan pemberitaan media yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikan data berdasarkan kronologi kejadian, fakta hukum, dan respons sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus ini menimbulkan dampak sosial yang signifikan, ditandai dengan kecaman publik, tuntutan hukuman berat terhadap pelaku, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan lingkungan. Dengan demikian, kasus ini tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga fenomena sosial yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadap rasa aman dan kepercayaan dalam lingkungan tempat tinggal. 
PELATIHAN PENULISAN DIKSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI SASTRA DI MA PLUS ASSOWAH AL-ISLAMIYAH GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Linda Ayu Darmurtika; Yuni Mariyati; I Made Suyasa; Akhmad Akhmad; M Aris Akbar; Siti Lamusiah; Baiq Yuliatin Ihsani; Roby Mandalika Waluyan; Rosada Rosada
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32361

Abstract

ABSTRAK                                                                            Perkembangan literasi sastra di kalangan peserta didik masih terbilang rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain minimnya akses terhadap bahan bacaan sastra yang berkualitas, kurangnya pelatihan keterampilan menulis kreatif, serta belum optimalnya pendekatan pembelajaran sastra di kelas. Dalam konteks ini, pembelajaran sastra seringkali bersifat normatif dan tekstual, sehingga kurang menyentuh aspek apresiasi dan kreativitas yang dapat menggugah minat serta keterlibatan siswa secara aktif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pelatihan penulisan diksi sebagai upaya peningkatan literasi sastra di MA Plus Assowah Al-Islamiyah Gerung dengan melibatkan 40 orang sebagai peserta pelatihani. Kegiatan pengabdian terdiri dari lima tahap, yaitu persiapan, penyampaian materi, praktik, presentasi dan diskusi, serta refleksi. Kegiatan dilaksanakan melalui metode partisipatif dan interaktif. Kegiatan ini dinyatakan berhasil dengan indikator sebagai berikut: Aspek partisipasi: Peserta mengikuti kegiatan secara penuh dari awal hingga akhir. Aspek capaian pembelajaran: Berdasarkan penilaian terhadap hasil tugas menulis, sebagian besar peserta mampu menerapkan diksi konotatif dan denotatif dengan baik, serta menunjukkan peningkatan dalam variasi kosakata melalui penggunaan sinonim dan antonim. Aspek keberlanjutan: Pihak sekolah berkomitmen untuk memasukkan materi diksi ini dalam program ekstrakurikuler sastra dan meminta tindak lanjut berupa pendampingan literasi secara berkala. Aspek evaluatif: Refleksi peserta menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya pilihan kata dalam menulis sastra yang ekspresif dan bermakna. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap keterampilan menulis siswa, tetapi juga memperkuat kemitraan antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah menengah dalam membangun budaya literasi sastra yang berkelanjutan.[A1] Kata kunci: Penulisan Diksi; Peningkatan Literasi Sastra; Lingkungan Sekolah. ABSTRACTThe development of literary literacy among students is still relatively low. This is due to several factors, including minimal access to quality literary reading materials, lack of creative writing skills training, and the suboptimal approach to literary learning in the classroom. In this context, literary learning is often normative and textual, so that it does not touch on aspects of appreciation and creativity that can arouse students' interest and active involvement. This community service aims to conduct diction writing training as an effort to improve literary literacy at MA Plus Assowah Al-Islamiyah Gerung by involving 40 people as training participants. The community service activity consists of five stages, namely preparation, delivery of materials, practice, presentation and discussion, and reflection. The activity was carried out through participatory and interactive methods. This activity was declared successful with the following indicators: Participation aspect: Participants participated in the activity fully from start to finish. Learning achievement aspect: Based on the assessment of the results of the writing assignment, most participants were able to apply connotative and denotative diction well, and showed an increase in vocabulary variation through the use of synonyms and antonyms. Sustainability aspect: The school is committed to including this diction material in the literature extracurricular program and requests follow-up in the form of regular literacy assistance. Evaluative aspect: Participant reflections show an increased awareness of the importance of word choice in writing expressive and meaningful literature. Overall, this community service activity not only has a positive impact on students' writing skills but also strengthens the partnership between higher education institutions and secondary schools in building a sustainable literary literacy culture.Keywords: Diction Writing; Increasing Literary Literacy; School Environment