Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN INTERNET ADDICTION DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA DI SMA NEGERI 8 BANDUNG Lia Nurlianawati; Diyawati Kuspianitah; Inggrid Dirgahayu
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i1.120

Abstract

Remaja dengan segala karakteristik dan tugas perkembangannya tidak lepas dari perkembangan teknologi yang semakin canggih, remaja memanfaatkan fasilitas internet dengan berbagai macam kebutuhan termasuk kebutuhan bersosialisasi. Kebiasaan yang sering menghabiskan banyak waktu dengan berkomunikasi melalui media, sehingga waktu yang mereka gunakan untuk berkomunikasi secara langsung akan berkurang, selain itu juga dapat mengakibatkan kecanduan terhadap internet. Jumlah pengguna internet tahun 2017 telah mencapai 143,26 juta jiwa (54,68%) dari total jumlah penduduk di Indonesia, pulau jawa mendominasi (58,08%), dan kebanyakan pengguna internet adalah remaja usia 13-18 tahun (75.50%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara internet addiction dengan interaksi sosial pada remaja di SMA Negeri 8 Bandung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 873 siswa dengan sampel dalam penelitian ini yaitu 90 siswa SMA Negeri 8 Bandung, Hasil Analisa univariat menunjukan hampir seluruh dari siswa (86.7%) mengalami internet addiction dan sebagian besar siswa memiliki interaksi sosial yang kurang baik (62.2%). Hasil penelitian didapatkan nilai p-value = 0.000 sehingga disimpulkan terdapat hubungan antara internet addiction dengan interaksi sosial pada remaja di SMA Negeri 8 Bandung. Berdasarkan hasil penelitian disarankan pihak sekolah mengadakan kebijakan mengenai pembatasan penggunaan internet hanya untuk kegiatan pembelajaran ketika berada di lingkungan sekolah.
Pengalaman Suami yang Mengikuti Vasektomi di Kecamatan Cimahi Tengah Fikri Mourly Wahyudi; R. Siti Jundiah; Novitasari Tsamrotul Fuadah; Inggrid Dirgahayu; Yuyun Sarinengsih
Ners Jurnal Keperawatan Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.18.2.92-101.2022

Abstract

Mitigasi bencana dalam mempersiapkan kader siaga bencana dan perawatan luka akut pada kondisi cedera di Desa Mandalahaji Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung: Mitigasi Bencana Ade Tika Herawati; Sri Mulyati Rahayu; Sumbara Sumbara; Inggrid Dirgahayu
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2343

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Desa Mandala Haji dalam menghadapi bencana melalui pelatihan kader siaga bencana dan perawatan luka akut. Mitra dalam program ini adalah kader desa, pemerintah desa, serta tenaga akademik dari Universitas Bhakti Kencana. Metode yang digunakan mencakup edukasi, simulasi, serta praktik mitigasi bencana dan penanganan kegawatdaruratan, seperti bantuan hidup dasar dan penanganan patah tulang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman kader, di mana sebelum pelatihan hanya 18% yang memiliki tingkat pengetahuan baik, sementara setelah pelatihan meningkat menjadi 72%. Kesimpulannya, edukasi dan simulasi yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan kader terhadap bencana. Program ini berkontribusi dalam membangun kapasitas masyarakat secara berkelanjutan, sehingga dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengembangkan strategi mitigasi berbasis komunitas. Disaster Mitigation in Preparing Disaster Preparedness Cadres and Acute Wound Care in Injury Conditions in Mandala Haji Village, Pacet District, Bandung Regency This program aims to enhance the disaster preparedness of the Mandala Haji Village community through training for disaster preparedness cadres and acute wound care. The partners in this program include village cadres, the village government, and academic staff from Bhakti Kencana University. The methods used involve education, simulations, and practical training in disaster mitigation and emergency response, such as basic life support and fracture management. The evaluation results showed a significant improvement in cadre knowledge, with only 18% having a good level of knowledge before the training, increasing to 72% afterward. In conclusion, the provided education and simulations were proven effective in enhancing cadre preparedness for disasters. This program contributes to building sustainable community capacity and can serve as a model for other regions in developing community-based disaster mitigation strategies.