Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication And Collaboration) dalam Pembelajaran IPS untuk Menjawab Tantangan Abad 21 Nurhayati, Ika; Pramono, Karso Satum Edi; Farida, Amalina
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6842

Abstract

Pendidikan IPS dalam praktik pengajaran memerlukan adanya inovasi, terlebih dalam menghadapi tantangan abad 21 pembelajaran IPS harus menyesuaikan diri. Penulisan dalam artikel ini dengan menggunakan  pendekatan system literature review. Tujuan penulisan ini untuk mengkaji sejauh mana keterampilan 4C dalam pembelajaran menjawab tantangan abad 21. Melalui keterampilan yang dimiliki siswa diharapkan dapat melalui tantangan hidupnya secara mandiri di masa depan karena pada abad 21 ini generasi yang dibanjiri “kemudahan” yang memiliki dua sisi antara lain dapat berdampak negative juga positif. Pentingnya menggunakan keterampilan 4C dalam pendidikan yaitu critical thingking and problem solving (berpikir kritis dan menyelesaikan masalah), Creativity and innovation (kreativitas dan inovasi), Communication (komunikasi), dan Collaboration (kolaborasi) terutama untuk melatih peserta didik agar mempunyai keterampilan sosial dan berwawasan global. Segala macam keterampilan ini harus dikembangkan dalam proses pembelajaran dan diajarkan kepada peserta didik sehingga peserta didik memiliki keterampilan dan kemampuan yang utuh sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Penulisan diawali dengan mencari artikel-artikel yang berkaitan dengan topik penelitian yang akan dilakukan. Kriteria artikel ilmiah yang digunakan sebagai data berupa artikel ilmiah yang bersumber dari jurnal nasional maupun internasional dengan kemutakhiran 10 tahun terakhir yaitu dari tahun 2012 sampai tahun 2023.
MEDIA WAYANG DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JAWA nurhayati, ika; Jumini, Sri
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.7821

Abstract

Kurangnya minat siswa terutama pada kesenian wayang dikarenakan dianggap sebagai pertunjukan kuno dan kurang modern. Hal ini menjadi salah satu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk dapat meningkatkan minat peserta didik untuk belajar bahasa jawa terutama materi wayang dengan menggunakan media wayang dan diharapkan dengan belajar tentang kesenian jawa dapat melestarikan budaya bangsa. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua kali siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase ketuntasan pada prasiklus sebesar 38%, pada siklus I menjadi 57%, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 86%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan penggunaan media pembelajaran wayang nilai akademis para peserta didik kelas II MI Ma’arif Kadipaten semakin meningkat sehingga layak digunakan sebagai media dalam pembelajaran. ABSTRACT The lack of interest of students, especially in the art of puppetry, is because it is considered an ancient and less modern performance. This is one of the objectives of this research, which is to be able to increase students' interest in learning Javanese, especially puppet materials using puppet media and it is hoped that learning about Javanese art can preserve the nation's culture. This research method uses the class action research method (PTK) which is carried out twice a cycle. Data collection is carried out by means of observation, tests and documentation. The results showed that the percentage of completeness in the pre-cycle was 38%, in the first cycle it was 57%, and it increased again in the second cycle to 86%. This shows that with the use of wayang learning media, the academic value of the second grade students of MI Ma'arif Kadipaten is increasing so that it is suitable to be used as a medium in learning
Analisis Gaya Belajar untuk Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah Boarding School Zam-Zam Nurhayati, Ika; Sriyanto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v19i.1395

Abstract

Setiap siswa berbeda dan memiliki karakternya masing-masing. Mengidentifikasi sifat-sifat siswa, seperti bakat bawaan, latar belakang sosial budaya, dan preferensi belajar, tidak diragukan lagi dapat bervariasi. Guru harus fokus pada pemahaman mereka tentang karakter siswa sehingga proses pembelajaran dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Studi ini merupakan riaet kualitatif deskriptif yang memakai teknik pengisian kuesioner dan observasi. Siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Boarding School Zam-Zam Cilongok adalah topik studi, dan studi ini memakai pendekatan sampel bertujuan untuk mengidentifikasi mereka. Gaya belajar siswa kelas VIII adalah 27,46% visual, 16,06% auditori, dan 46,11% kinestetik, sesuai dengan temuan studi, sementara beberapa anak memiliki perpaduan dari tipe-tipe belajar tersebut. Para pengajar bisa mengadaptasi pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan setiap siswa dan membantu mereka merasa lebih nyaman saat belajar karena setiap siswa memiliki gaya belajar yang unik. Inisiatif ini dimasukkan ke dalam pembelajaran individual untuk memenuhi kebutuhan belajar setiap siswa.
Gagasan Teori Demokrasi Kerakyatan Oleh Mohammad Hatta Dan Kaitannya Dengan Pembelajaran Ips Berbasis Pendekatan Steam nurhayati, ika
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9230

Abstract

Demokrasi barat merupakan demokrasi yang berdasarkan individualism, dimana sangat gencar dipraktikkan pada masa Revolusi Prancis yang mengarah pada kemerdekaan, kebenaran serta kebebasan bagi setiap individu memicu timbulnya sikap egois karena ingin mempertahankan kedudukannya masing-masing dimata hukum. Demokrasi ini dapat menciptakan kapitalisme di bidang ekonomi, serta tidak berpihak pada rakyat. Moh. Hatta menolak demokrasi yang bertumpu pada kepentingan feudal, ia juga menolak demokrasi yang bertumpu pada dominasi kepentingan satu golongan yang menindas golongan lain. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian literatur. Penelitian studi Pustaka (library research) merupakan metode penelitian dengan mengumpulkan data kemudian dipahami dan dipelajari dari berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan penelitian. Demokrasi yang digagas oleh tokoh Nasional yaitu Mohammad Hatta memberikat konsep bahwa demokrasi kerakyatan adalah demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai kerakyatan dan bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bukan hanya untuk kepentingan golongan tertentu. Demokrasi kerakyatan selaras dengan pembelajaran IPS berbasis STEAM, hal ini terlihat dari adanya partisipasi, kolaborasi, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah dan pengembangan potensi individu yang berdampak pada kesejahteraan bersama. Pembelajaran IPS berbasis pendekatan STEAM dan demokrasi kerakyatan keduanya mendorong keterlibatan secara aktif, Kerjasama dan pengembangan keterampilan untuk kepentingan bersama.
Gagasan Teori Demokrasi Kerakyatan Oleh Mohammad Hatta Dan Kaitannya Dengan Pembelajaran Ips Berbasis Pendekatan Steam nurhayati, ika
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9230

Abstract

Demokrasi barat merupakan demokrasi yang berdasarkan individualism, dimana sangat gencar dipraktikkan pada masa Revolusi Prancis yang mengarah pada kemerdekaan, kebenaran serta kebebasan bagi setiap individu memicu timbulnya sikap egois karena ingin mempertahankan kedudukannya masing-masing dimata hukum. Demokrasi ini dapat menciptakan kapitalisme di bidang ekonomi, serta tidak berpihak pada rakyat. Moh. Hatta menolak demokrasi yang bertumpu pada kepentingan feudal, ia juga menolak demokrasi yang bertumpu pada dominasi kepentingan satu golongan yang menindas golongan lain. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian literatur. Penelitian studi Pustaka (library research) merupakan metode penelitian dengan mengumpulkan data kemudian dipahami dan dipelajari dari berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan penelitian. Demokrasi yang digagas oleh tokoh Nasional yaitu Mohammad Hatta memberikat konsep bahwa demokrasi kerakyatan adalah demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai kerakyatan dan bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bukan hanya untuk kepentingan golongan tertentu. Demokrasi kerakyatan selaras dengan pembelajaran IPS berbasis STEAM, hal ini terlihat dari adanya partisipasi, kolaborasi, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah dan pengembangan potensi individu yang berdampak pada kesejahteraan bersama. Pembelajaran IPS berbasis pendekatan STEAM dan demokrasi kerakyatan keduanya mendorong keterlibatan secara aktif, Kerjasama dan pengembangan keterampilan untuk kepentingan bersama.
MEDIA WAYANG DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JAWA nurhayati, ika; Jumini, Sri
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.7821

Abstract

Kurangnya minat siswa terutama pada kesenian wayang dikarenakan dianggap sebagai pertunjukan kuno dan kurang modern. Hal ini menjadi salah satu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk dapat meningkatkan minat peserta didik untuk belajar bahasa jawa terutama materi wayang dengan menggunakan media wayang dan diharapkan dengan belajar tentang kesenian jawa dapat melestarikan budaya bangsa. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua kali siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase ketuntasan pada prasiklus sebesar 38%, pada siklus I menjadi 57%, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 86%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan penggunaan media pembelajaran wayang nilai akademis para peserta didik kelas II MI Ma’arif Kadipaten semakin meningkat sehingga layak digunakan sebagai media dalam pembelajaran. ABSTRACT The lack of interest of students, especially in the art of puppetry, is because it is considered an ancient and less modern performance. This is one of the objectives of this research, which is to be able to increase students' interest in learning Javanese, especially puppet materials using puppet media and it is hoped that learning about Javanese art can preserve the nation's culture. This research method uses the class action research method (PTK) which is carried out twice a cycle. Data collection is carried out by means of observation, tests and documentation. The results showed that the percentage of completeness in the pre-cycle was 38%, in the first cycle it was 57%, and it increased again in the second cycle to 86%. This shows that with the use of wayang learning media, the academic value of the second grade students of MI Ma'arif Kadipaten is increasing so that it is suitable to be used as a medium in learning
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Sq3r Untuk Peningkatan Keterampilan Membaca Lanjut Pada Siswa Kelas V Di Mi Ma’arif Kadipaten Selomerto Wonosobo Tahun Ajaran 2024/2025 Ika Nurhayati; Noor Aziz; Ahmad Khoiri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui keterampilan membaca lanjut pada siswa kelas V di MI Ma’arif Kadipaten; 2) untuk mengetahui peningkatkan keterampilan membaca lanjut pada siswa kelas V MI Ma’arif Kadipaten dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe SQ3R; 3) untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca lanjut pada siswa kelas V di MI Ma’arif Kadipaten. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Menurut Kemmis & McTaggart prosedur penelitian tindakan kelas terdari dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di MI Ma’arif Kadipaten yang berjumlah 16 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe SQ3R untuk peningkatan keterampilan membaca lanjut khususnya kelas V dapat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari nilai terendah siswa pada awal prasiklus 40 menjadi 75, nilai tertinggi siswa dari 70 menjadi 100, dan siswa yang tuntas KKM dari 4 siswa menjadi 16 atau semua siswa telah lulus KKM. Sedangkan prosentase ketuntasan siswa yaitu prasiklus 55.94%, siklus I 67.19%, dan semakin meningkat pada siklus II yaitu 87.81%. Sehingga penerapan pembelajaran kooperatif tipe SQ3R dapat meningkatkan keterampilan membaca lanjut siswa kelas V pada mata pelajaran bahasa Indonesia
UPAYA MENINGKATKAN ACADEMIC SELF EFICACY DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI SMK NEGERI 3 SURAKARTA Nurhayati, Ika; Wardani, Dewi Kusuma; Totalia, Salman Alfarisy
BISE: Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi
Publisher : Department of Economics Education, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bise.v1i1.19924

Abstract

The purpose of this research is to improve the academic self-efficacy and learning outcomes class X Marketing 3 SMK Negeri 3 Surakarta academic year 2014/2015 through the application of learning models Discovery Learning. The type of this research is classroom action research. The Subject of this research is student at class x marketing 3 of vocational high school 3 surakarta I the academic year of 2014/2015 with 31 students. The procedures of this research are (a) planning, (b) action, (c) observation, and (d) reflection. Based on the results of the research, the learning process with the implementation of the model of discovery learning can improve academic self-efficacy and learning outcomes of students. This was evident in the first cycle of academic self-efficacy of students in terms of indicators - indicators of academic self-efficacy increased by 25.85% (percentage prasiklus namely 40.62 and 66.45 in the first cycle). The study of students also experienced an increase in the amount of 6.5% (the average value of pre-cycle learning outcomes 70.18 and 76.68 the first cycle) In the second cycle of academic self-efficacy of students continues to increase, as evidenced by indicators - indicators of academic self-efficacy increased 17:42%. The study of students in the second cycle also experienced an increase in the amount of 8:14% and the percentage of completeness increased 12.9% (the percentage of first cycle and cycle II 80.64 93.54%).