Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PKM PELATIHAN KELOMPOK ANAK CINTA LINGKUNGAN KABUPATEN ENDE DALAM PEGELOLAAN LIMBAH ORGANIK DAN ANORGANIK BERBASIS 3R UNTUK MENGESKALASI NILAI EKONOMIS BARANG SEBAGAI BEKAL WIRAUSAHA MANDIRI Lely Suryani; Ariswan Usman Aje; Kristianus j Tute
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.3679

Abstract

Dengan diadakannya kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat mengembangkan keterampilan anak-anak usia dini pada kelompok Anak Cinta Lingkungan Kabupaten Ende dalam menyiapkan kader kader baru yang berjiwa wirausaha mandiri dan mencintai lingkungan hidup dengan cara mengelolah sampah organik dan anorganik menjadi barang bernilai ekonomis. Pengembangan yang dimaksudkan meliputi: desain, implementasi teknologi tepat guna, manajemen dan strategi pemasaran. Mitra dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah kelompok anak cinta lingkungan atau yang dikenal dengan kelompok ACIL terletak 8 km dari Universitas Flores dan beralamat di Jalan Aji Sucipto RT 08/RW 03 Kelurahan Tetandara Kecamatan Ende Selatan Kab Ende. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama kurun waktu tujuh (7) bulan. Kegiatan yang direncanakan berupa: workshop 3R (reuse, reduse dan recycle), pelatihan pembuatan barang-barang bernilai ekonomis dari limbah rumah tangga dengan teknologi tepat guna, serta pelatihan manajemen bagaimana memasarkan produk hasil kerajinan tangan mereka. Diharapkan setelah pelatihan yang diberikan ini kelompok anak-anak cinta lingkungan lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah industri rumah tangga menjadi barang bernilai ekonomis dan dapat menciptakan wirausaha yang mandiri sejak dini demi terciptanya masa depan bangsa yang kreatif dan inovatif.
MENGGALI POTENSI DESA EDUWISATA WOLOTOPO Yosef Kusi; Lely Suryani; Aschari Senjahari Rawe; Ariswan Usman Aje
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.8716

Abstract

ABSTRAKTujuan dari pengabdian ini adalah (1) Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa, bahwa Desa Wolotopo Timur memiliki potensi yang besar sebagai Desa Eduwisata serta pengembangan Ekonomi Kreatif, (2)  Untuk melibatkan generasi pemuda dalam melakukan kegiatan produktif, (3) Pembentukan kelompok Pokdarwis Desa Wolotopo Timur dalam mengoptimalisasi Rencana Eduwisata demi Kesejahteraan Bersama. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan ABCD (Asset-based Community Development) dengan perencanaan kegiatan, melakukan kunjungan ke tokoh masyarakat (mosalaki), melakukan kunjungan langsung ke lapangan dan melakukan FGD bersama masyarakat desa. Kegiatan pengabdian ini dilakukan selama 6 bulan, yakni dari bulan September 2021 hingga Maret 2022 di Desa Wolotopo Timur. Hasil pengabdian ini berupa kegiatan pendampingan pengembangan masyarakat dan pembentukan kelompok Pokdarwis Wolotopo Timur dimana ternyata Desa Wolotopo timur memiliki banyal sekali destinasi wisata yang dapat dijadikan Eduwisata karena desa Wolotopo Timur merupakan desa peninggalan Megalitikums, diantaranya Bhaku, Tubu Musu, Kuburan Batu (megalit), Sa’o Ria dan pemandangan yang indah serta sejarah Desa yang menarik serta pengembangan ekonomi kreatif. Kata kunci: desa wolotopo timur; pendidikan; megalitikum ABSTRACTThe objectives of this service are (1) To increase awareness of the village community, that the Village of East Wolotopo has great potential as an Edutourism Village and the development of the Creative Economy, (2) To involve the youth generation in carrying out productive activities, (3) Establishment of the Wolotopo Village Pokdarwis group Timur in optimizing the Edutourism Plan for the Common Welfare. The service method is carried out using the ABCD (Asset-based Community Development) approach by planning activities, making visits to community leaders (mosalaki), making direct visits to the field and conducting FGDs with village communities. This service activity was carried out for 6 months, namely from September 2021 to March 2022 in East Wolotopo Village. The results of this service are in the form of community development assistance activities and the formation of the East Wolotopo Pokdarwis group where it turns out that the East Wolotopo Village has a lot of tourist destinations that can be used as educational tourism because the East Wolotopo village is a megalithic heritage village, including Bhaku, Tubu Musu, Stone Graves (megaliths), Sa 'o Ria and beautiful scenery and interesting village history and creative economic development. Keywords: east wolotopo village; education; megalithic
KAJIAN PERKEMBANGAN KEARIFAN LOKAL TENUN IKAT DI DESA NGGOREA KECAMATAN NANGAPANDA KABUPATEN END Hasti Sulaiman; Ariswan Usman Aje; Anita Anita
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 4 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.826 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i4.20675

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, peneltian ini bertujuan unuk  mengkaji perkembangan kearifan lokal tenun ikat di desa Nggorea, kecamatan Nangapanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perkembangan dalam kearifan lokal tenun ikat diantaranya proses pembuatan tenun ikat, dahulu bahan dasar pembuatan tenun ikat adalah kapas yang dipilin kemudian dipintal menjadi benang, namun, sekarang sudah beralih menggunakan benang jadi atau benang pabrik. Untuk pewarnaan/pencelupan tenun ikat pada masa dahulu menggunakan pewarnaan alami dengan memanfaatkan ketersediaan alam, namun, sekarang telah menggunakan pewarnaan buatan/babrik (neptol). Untuk  ragam hias /motif tenun ikatnya dahulu motif bernuansa perpaduan flora dan fauna. Sekarang lebih fokus pada ragam hias yang bermotif kembang/ bunga-bunga. Selain ragam hias, fungsi tenun ikatpun demikian, dahulu tenun ikat hanya berfungsi sebagai kain bawahan untuk kaum wanita,pakaian upacara adat tetapi dengan perkembangan teknologi dan kebudayaan fungsi tenun ikat kian berkembang fungsinya seperti pakaian motif etnik, pakaian formal, sandal sepatu Rok dan lain-lain sesuai kebutuhan. Tenun ikat semakin terkenal baik nasional maupun internasional sehingga berdampak pada meningatnya ekonomi masyarakat desa Nggorea secara universal.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI SOFA SEBAGAI BEKAL BERWIRAUSAHA MANDIRI IBU RUMAH TANGGA KELURAHAN KOTA RAJA KECAMATAN ENDE UTARA KABUPATEN ENDE Natalia Peni; Murdaningsih Murdaningsih; Ariswan Usman Aje; Stefanus Notan Tupen; Kristianus Jago Tute; Lely Suryani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2495-2501

Abstract

Kelurahan Kota Raja merupakan sebuah Kelurahan di Kecamatan Ende Utara dengan Jum lah RT sebanyak 18 dan RW sebanyak 9. Letak goegrafis kelurahan ini adalah sepanjang pantai sehingga pada waktu musim hujan wilayah kelurahan ini terhambur banyak salah yang berasal dari hulu. Salah salah upaya yang dilakukan untuk meminimalisir dampak  sampah adalah melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak dari sampah dan cara pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonmis. Setelah memiliki pengetahuan dari hasil sosialisasi Ibu-ibu Rumah Tangga Kelurahan Kota raja diberikan pelatihan pembuat sofa dari bahan dasar ecobricik dari sampah anorganik. Hasil yang diperoleh bahwa minat peserta terhadap keberlanjutan program pelatihan pembuatan ecobrick sebagai bahan dasar pembuatan sofa sebanyak 90% menjawab ya dan 10 % menjawah tidak. Hasil ini menunjukkan bahwa Ibu-ibu Rumah Tangga Kelurahan Kota raja Sangat Auntusias. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga  di Kelurahan Kota Raja Kabupaten Ende dengan menhasilkan produk berupa ecobrick dan sofa
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI SELF-CONFIDENCE SISWA SMK KATOLIK St. YOSEPH SOA Maria Irvania Dede; Ariswan Usman Aje; Finsensius Yesekiel Naja
JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jupika.v5i2.2070

Abstract

This study aims to determine how the mathematical problem-solving abilities of MA/SMA/SMK students in terms of self-confidence of students who focus on trigonometry material. This research is qualitative research with a descriptive method. The subjects in this study were students of class X SMK Catholic St. Joseph Soa. The sampling technique used is the purposive sampling technique. Data collection techniques in this study were tests, questionnaires and interviews. The research instrument used was a test of mathematical problem-solving ability in the form of descriptions, self-confidence questionnaires and interview sheets. The data analysis technique uses questionnaire analysis, questions, interviews and data analysis (data reduction, data presentation, and conclusions). The results showed that the self-confidence of the tenth graders of SMK Catholic St. Yoseph Soa is divided into three, namely high, medium and low. The mathematical problem-solving ability of students with a high level of self-confidence is able to meet the four problem-solving indicators according to Polya. The mathematical problem-solving ability of students with moderate self-confidence is only able to meet indicators 1, 2 and 3. The problem-solving ability of students with low self-confidence is not able to meet the four problem-solving indicators according to Polya.
SOSIALISASI, EDUKASI ,CLEAN UP DAN PEMBENTUKAN BANK SAMPAH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DI WILAYAH KELURAHAN KOTARAJA Ariswan Usman Aje; Lely Suryani; Stefanus Notan Tupen; Murdaningsih Murdaningsih; Natalia Peni; Kristianus J. Tute
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11618

Abstract

ABSTRAKKelurahan Kotaraja kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende merupakan lokasi kegiatan pengabdian ini. Kelurahan ini merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Ende yang sebagian besar wilayahnya adalah wilayah pesisir. Pada kelurahan ini juga terdapat situs sejarah rumah pengasingan Bungkarno. Wilayah pesisir rentan dengan permasalahan sampah, hal itu pun juga terjadi pada wilayah kelurahan Kotaraja Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende. Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa masih banyak sampah yang dibuang ke laut khususnya sampah anorganik. Untuk mengatasi masalah tersebut tim pengabdian Universitas Flores bekerjasama dengan Organisasi Anak Cinta Lingkungan Kabupaten Ende melakukan kegiatan pengabdian diwilayah tersebut. Adapun kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dalam mengatasi masalah sampah, mengelolah dan memanfaatkan menjadi barang yang bernilai ekonomis melalui kegiatan sosialisasi. Kegiatan lainya adalah membentuk Kepengurusan organisasi Bank Sampah Kelurahan Kotaraja Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende serta melakukan kegiatan Clean up sampah diwilayah pesisir kelurahan Kotaraja. Adapun hasil dari kegiatan tersebut adalah adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait dengan pengelolaan sampah yang diukur dengan hasil test dimana terdapat peningkatan sebesar 59,2%. Kegiatan ini pun berhasil membentuk organisasi Bank Sampah Kelurahan Kotaraja.   Kata kunci: kotaraja; cleanup; sosialisasi; bank sampah. ABSTRACTKotaraja Village, North Ende District, Ende Regency is the location of this service activity. This village is one of the villages in Ende Regency, most of which are coastal areas. In this village there is also a historical site of Bungkarno's exile house. Coastal areas are vulnerable to waste problems, this also occurs in the Kotaraja village area, North Ende District, Ende Regency. Based on observations, it was found that there is still a lot of garbage thrown into the sea, especially inorganic waste. To overcome this problem, the Flores University service team in collaboration with the Ende Regency Children's Love for the Environment Organization carried out service activities in the area. The service activities carried out are providing education and understanding to the community in overcoming the problem of waste, managing and utilizing it into goods of economic value through socialization activities. Other activities are to form the management organization of the Waste Bank in Kotaraja Village, North Ende District, Ende Regency and carry out clean up activities for waste in the coastal area of Kotaraja Village. The result of these activities is an increase in public understanding related to waste management as measured by test results where there is an increase of 59.2%. This activity also succeeded in forming the Kotaraja Village Garbage Bank organization Keywords: Kotaraja; cleanup; socialization; trashbank.
Pelatihan Pembuatan Paving Blok dari Sampah Anorganik sebagai Bekal Berwirausaha Mandiri Masyarakat Kelurahan Kotaraja KRISTIANUS JAGO TUTE; Ariswan Usman Aje; Lely Suryani; Natalia Peni; Murdaningsih; Stefanus Notan Tupen; Umi Kalsum
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.704 KB)

Abstract

Masalah dalam pengabdian masyarakat ini adalah masih rendah kesadaran masyarakat dan membuang sampah di sembarang tempat, masyarakat juga belum memahami bagaimana pengolahan sampah anorganik menjadi Bahan yang bernilai ekonomis. Tujuan dalam pengabdian ini adalah melakukan sosialisasi, edukasi melaluli clean up sampah berdasarkan jenisnya, mencacah dan mengolah menjadi bahan yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan memberikan pre test untuk mengukur tingkat pemahaman pengolahan sampah, sosialisasi, edukasi dan pelatihan pembuatan paving blok dari sampah anorganik dan memberikan post test untuk mengukur kemampuan akhir setelah melakukan pelatihan. Hasil pengabdian menunjukan bahwa masyarakat sudah memahami pemilahan sampah berdasarkan jenisnya dan di edukasi saat clean up, hasil clean up di cacah menjadi serbuk untuk diolah menjadi paving blok. Kesimpulan masyarakat sudah paham pemanfaatan sampah anorganik yang bernilai ekonomis dengan pembuatan paving blok.
PENGGUNAAN METODE COLLEGE BALL UNTUK PENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PERBANDINGAN Theresia Cesita Melania Jue; Maria Fatima Mei; Ariswan Usman Aje
JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jupika.v6i2.3125

Abstract

The objectives of this research are 1) To determine students' learning activities when the college ball learning method is applied using snakes and ladders media in comparative material; 2) To find out student learning outcomes when the college ball learning method is applied using snake and ladder media. The type of research used is Classroom Action Research (PTK). PTK is carried out in two cycles where each cycle is held in two meetings. Data collection techniques are tests of learning outcomes and observation of learning implementation. Data analysis techniques use qualitative data analysis techniques and quantitative data. The research results show that using the college ball learning method using snakes and ladders as a medium can increase student activity and learning outcomes. This can be seen in the first cycle, the average value of student learning outcomes was 65.8% and the average value of student activity observations was 65%. In cycle II, the average value of student learning outcomes was 79.3% and the average value of student activities was 84%. Based on the research that has been carried out, the research results of the college ball learning method using snakes and ladders media can be said to increase student activity and learning outcomes.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP Fransiska Evelina Kune; Finsensius Yesekiel Naja; Ariswan Usman Aje
JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 6 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jupika.v6i1.2562

Abstract

This study aims to determine (1) student learning activities in the learning process after applying the STAD type cooperative learning model for triangle material in class VII students of SMP Negeri 3 Ende; (2) the improvement of students' mathematics learning outcomes through a cooperative approach to class VII STAD type of SMP Negeri 3 Ende. The type of research used is Classroom Action Research. The subjects in this study were 20 class VII A students at SMP Negeri 3 Ende. Data collection techniques carried out were tests, observations, and documentation. The data analysis technique used is individual learning completeness, classical completeness and the percentage of learning outcomes. The results showed that the overall cycle I and cycle II experienced an increase. The percentage increase in the implementation of teacher activities was 15.6% in the very good category, the percentage of student involvement and activity was 20% in the very good category and the percentage increase in classical completeness was 25% in the very good category. From the results of these observations and analysis, it can be concluded that the Cooperative Learning Model type Student Teams Achievement Division (STAD) should increase activity and learning outcomes for triangle material in class VII students of SMP Negeri 3 Ende.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Ireneus Rendi Sukardi; Gregorius Taga; Ariswan Usman Aje
JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jupika.v7i1.3762

Abstract

This research aims to (1) produce Group Investigation learning tools on line pattern material for Class VIII students of SMP Negeri 1 Ende. (2) to determine learning outcomes through the Group Investigation Learning Model on line pattern material for Class VIII students of SMP Negeri 1 Ende. The type of research used is Experimental Research Type. The population in the study were VIII grade students totalling 160 people. The sample was class C as a control class totaling 29 people and class A as an experimental class totaling 29 people. The research instrument used is a test instrument. Based on the results of the study, the post-test data in the control class and the experimental class were normally distributed and homogeneous, so the hypothesis testing in this study used the t-test. The data on students' mathematics learning outcomes obtained a value of s 2.189, while in the table of t distribution values with a significance level  The results of the t-test calculation show that the value of s is greater than the value of or (2.189>2.003). Based on the decision can be concluded that s rejected and 1 is accepted. This means that there is an effect of the group investigation learning model on the mathematics learning outcomes of class VIII students' row pattern material at SMP Negeri 1 Ende.