Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Overview of Children's Anxiety Levels on The Administration of Covid 19 Vaccination in Biddokkes Working Area Fitri Romadonika; Baik Heni Rispawati; Ernawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kasus Virus Corona terus bertambah dengan beberapa melaporkan kesembuhan, tapi tidak sedikit yang meninggal. Usaha penanganan dan pencegahan terus dilakukan demi melawan COVID-19 dengan gejala mirip Flu. kasusnya dimulai dengan pneumonia atau radang paru-paru misterius pada Desember 2019 (Suyono, 2020). Vaksinasi dapat membawa perubahan yang drastis bagi banyak anak-anak, kecemasan bisa muncul sebagai rasa takut atau khawatir, tetapi juga bisa membuat anak mdah tersinggung dan marah atau juga gejala-gejala yang lazim terjadi seperti jantung berdebar, bernafas cepat, berkeringat, otot tegang, mual, dan ketakutan. Anak-anak yang cemas mungkin tidak berani jauh dengan orang tua, menangis atau mengamuk, kurang tidur, dan sakit kepala atau sakit perut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Tingkat Kecemasan Anak Terhadap Pemberian Vaksin di Wilayah Kerja Biddokkes. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif dengan tehnik Purposive Sampling. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling atau peneliti dapat mengambil sampel sesuai dengan yang diinginkan atau dikehendaki dengan jumlah sampel 60 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak yang tidak ada kecemasan berjumlah 28 responden (46,7%), kecemasan ringan 26 (43,3%), dan kecemasan sedang hanya 6 (10,0%). Serta saran bagi ilmu pendidikan dapat memberikan pedoman yang lebih baik terhadap vaksinasi anak.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Santriwati Kelas X Dan Xi Di Pondok Pesantren Al-aziziyah Rispawati, Baik Heni; Rusiana, Harlina Putri; Halid, Sopian; Romadonika, Fitri; Supriatna, Dedy; Nadrati, Bahjatun; Aswati, Aswati; Hardaniyati, Hardaniyati; Ernawati, Ernawati; Supriyadi, Supriyadi; Istianah, Istianah
Jurnal LENTERA Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1277.277 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v1i1.16

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis penyakit yang ditakuti oleh wanita karena penyakit tersebut dapat menyebabkan hilangnya organ vital wanita. Kanker payudara di seluruh dunia lebih dari 508.000 wanita meninggal karena kanker payudara. Di Indonesia kanker payudara menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian. Tujuan dari pengabdian ini adalah agar Para Santri memiliki pengetahuan dasar tentang Pemeriksaan payudara sendiri, serta mampu menerapkan langsung SADARI untuk dirinya sendiri. Periksa Payudara Sendiri (SADARI) hingga saat ini merupakan cara deteksi dini kanker payudara yang cukup efektif. SADARI mudah dilakukan dan dapat diterapkan kepada semua usia, baik remaja dan wanita dewasa. Dengan melakukan SADARI yang benar dan rutin, sebanyak 80% kanker payudara bisa ditemukan. Berdasarkan hasil analisis situasi terdapat permasalahan pada santriwati di Pondok Pesantren Al-Aziziah yaitu rendahnya tingkat pengetahuan karena kurangnya sosialisasi mengenai kanker payudara dan cara mendeteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI yang dapat dilakukan sendiri oleh santriwati. Hasil pengabdian menunjukkan setelah diberikan penyuluhan tentang pemeriksaan payudara pengetahuan tentang santri di pondok pesantren al aziziyah mengerti dan memahami cara pemeriksaan payudara sendiri. Berdasarkan hasil pengabdian diharapkan kegiatan ini dapat diterapkan secara mandiri oleh santri kelas X dan XI yang ada di pondok al aziziyah
Edukasi mobilisasi dini post operasi untuk mengurangi rasa nyeri dan mempercepat proses penyembuhan Hapipah, Hapipah; Istianah, Istianah; Ernawati, Ernawati; Rispawati, Baik Heni; Riskawaty, Heny Marlina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22138

Abstract

Abstrak Pasien dengan tindakan operasi atau pembedahan mencapai angka peningkatan yang sangat signifikan tiap tahunnya. Masalah yang umum terjadi setelah operasi adalah pasien merasakan nyeri pada luka dan faktor lain yang membuat pasien tidak mau untuk bergerak lebih awal dan istirahat di tempat tidur. Kondisi ini akan menimbulkan berbagai dampak diantaranya dapat memperlambat proses penyembuhan paska operasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga terkait mobilisasi dini post operasi guna mengurangi rasa nyeri dan mempercepat proses penyembuhan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa penyuluhan kesehatan yang dilakukan dengan cara ceramah, diskusi dan demonstrasi mempraktekkan bebeberapa gerakan sederhana dengan menggunakan media LCD proyektor dan leaflet. Kegiatan ini dilakukan di ruang Flamboyan RSUD Praya Lombok Tengah pada tanggal 9 Agustus 2023 dengan sasaran kegiatan yaitu pasien paska bedah yang sedang menjalani perawatan dan keluarga pasien sebanyak 42 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan kesehatan sebelum dan sesudah penyampaian materi mobilisasi dini post operasi, yaitu sebagian besar pada kategori kurang yaitu 27 orang (64,3%) meningkat menjadi cukup 26 orang (61,9%). Kegiatan penyuluhan kesehatan diruang perawatan bisa dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemandirian pasien dan keluarga melakukan mobilisasi dini post operasi sehingga menurunkan tingkat ketergantungan pasien diruang perawatan.Kata kunci: edukasi; mobilisasi dini; post operasi. AbstractThe number of patients undergoing surgery is increasing every year. Common problems that arise after surgery are pain in the wound area and other things that make patients reluctant to move or rest in bed. This condition has many side effects, including delaying the recovery process after surgery. The community's mission is to increase awareness among patients and families about exercise early after surgery to reduce pain and speed recovery. The method used in this activity is health education through lectures, discussions and practical demonstrations of simple exercises using an LCD screen and posters. This activity was carried out in the Flamboyan room at Praya Hospital, Central Lombok on August 9 2023 with the target of the activity being post-surgical patients who were undergoing treatment and 42 patients' families. As a result of this community service, it was found that there was an increase in the knowledge of health education participants before and after the delivery of post-operative early mobilization material, namely the majority in the inadequate are 27 people (64.3%) to sufficient category 26 people (61.9%). Medical training in the treatment room can be carried out immediately to increase the awareness and independence of patients and their families through a rapid recovery after surgery to reduce the dependence of the patient on the treatment room.Keywords: education; early mobilization; post operation.