Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Digital Guru PAUD melalui Pelatihan Media Interaktif Canva dan Wordwall Dhea Ardiyanti; Nasywa Dhiya Amatulloh Sholihah; Nazwa Ghaits Aina Salsabila; Salma Zuhrotunnasikhoh; Tuti Alawiyah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10i1.70960

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru PAUD untuk mampu merancang media pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Namun, survei awal di TK Plus Al Maghfiroh Purwakarta menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum mampu membuat media pembelajaran digital secara mandiri serta belum mengenal platform Canva dan Wordwall. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan kompetensi digital yang berdampak pada kurang optimalnya pengalaman belajar anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi analisis awal kebutuhan, pelatihan penggunaan media digital, dan implementasi media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan dilaksanakan di TK Plus Al Maghfiroh Purwakarta dengan melibatkan guru sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam mengelola dan mengembangkan media pembelajaran visual menggunakan Canva serta media interaktif berbasis Wordwall. Guru menunjukkan antusiasme tinggi, mampu mempraktikkan pembuatan media digital, dan mulai mengimplementasikannya dalam pembelajaran. Meskipun masih ditemui kendala berupa keterbatasan fasilitas dan pengalaman teknologi, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi digital guru. Disimpulkan bahwa pelatihan media digital efektif meningkatkan kapasitas guru PAUD. Direkomendasikan adanya pendampingan berkelanjutan dan pembaruan pelatihan agar integrasi teknologi dalam pembelajaran dapat berjalan optimal.
Peran Guru dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Dwinta Nuha Afifah; Asep Kurnia Jayadinata; Dhea Ardiyanti; Budi Siswanto; Rupinis
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11, Nomor 1, April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v11n1.p40-48

Abstract

This study aims to explain the role of teachers in fostering the independence of children aged 5-6 years. The purpose of this study is to examine teachers' roles in fostering independence among children aged 5-6 years. Children's independence is an important aspect of development closely related to problem-solving skills and the formation of a responsible, confident character. This study uses a qualitative case study approach. Data were obtained through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman's interactive model. The findings of this study show that teachers serve as facilitators, role models, encouragers, and consistent rule-makers to instill independent habits in children. The steps taken include providing real examples, providing verbal encouragement, positive appreciation, and providing opportunities for children to complete tasks independently. Simple activities such as eating, putting on shoes, buttoning clothes, and tidying up toys are practical for developing a sense of responsibility and problem-solving skills. This study emphasizes the importance of consistency in habituation, a supportive environment, and cooperation between teachers and parents to increase children's independence from an early age