Articles
Strategi Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Pendidikan Anak Putus Sekolah di Desa Pai Kecamatan Wera
Irfan Irfan;
M. Tahir;
Nurhasanah Nurhasanah
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 3, No 01 (2022): Mei 2022
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/pendikdas.v3i01.115
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi pemerintah Desa dalam meningkatkan mutu pendidikan anak putus sekolah Di Desa Pai Kecamatan Wera. Penelitian ini merupakan kajian yang mendalam guna memperoleh data yang lengkap dan terperinci, untuk itu pendekatan yang digunakan yakni deskriptif kualitatif, penentuan informan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yakni anak putus sekolah pada tingkat SD, SMP dan SMA. Teknik pengupulan data yakni wawancara, observasi dan dokumentasi lalu dianalisis dengan display data, ferifikasi data dan uji keabsahan data lalu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Pemerintah Desa melakukan observasi terlebih dahulu untuk mengetahui keberadaan anak-anak putus sekolah di tengah masyarakat Desa Pai. Mendata anak-anak putus sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, SMU yang putus sekolah supaya dapat memberikan pengarahan dan motivasi. Melakukan pendampingan terhadap orang tua anak-anak putus sekolah. Melakukan pembinaan terhadap anak-anak putus sekolah supaya termotivasi dan semangat untuk meraih cita-cita. Pemerintah Desa melakukan pendekatan kekeluargaan lebih khususnya kepada anak itu sendiri supaya mentalnya akan tumbuh dan berkembang. Pemerintah Desa berupaya bekerjasama dengan lembaga dan instansi pemerintah yang berwenang dalam menuntaskan pendidikan wajib 9 Tahun dan anak-anak putus sekolah di tingkat SMP, SMU melalui program paket A,B,C supaya anak-anak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Dari Sampah Organik Di Desa Woko Kabupaten Dompu
Nikman Azmin;
Irfan Irfan;
Muh Nasir;
Harati Hartati;
St. Nurbayan
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sampah organik merupakan sampah yang mengandung bahan-nahan organik, kadar air tinggi dan mudak busuk. Banyak penumpukan sampah organik dapat merusak dan mencemari lingkungan serta menjadi wabah penyakit. Salah satu cara untuk mengolah sampah organik adalah pembuatan pupuk kompos. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan kompos dilaksanakan di Desa Woko dengan mahasiswa KKN STKIP Bima. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan bagi Masyarakat Desa Woko dalam pengolahan sampah organik. Kegiatan diawali dengan pemaparan melalui sosialisasi materi tentang sampah organik dan pupuk kompos secara umum kemudian dilanjutkan dengan pelatihan praktek pembuatan pupuk kompos dari sampah organik. Proses pembuatan kompos dilakukan dalam komposter 20 L menggunakan bioaktivator Effective Microorganism-4. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta dapat memahami teknik pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dengan baik yang ditunjukkan dengan persentase capaian ≥ 75%.
DAMPAK PENGGUNAAN SMART PHONE ANDROID TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA SMP DI DESA TALAPITI
Dian Astuti;
Irfan Irfan;
Arifuddin Arifuddin
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 5 No 2 (2022): Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v5i2.995
Smart phone android adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel. Di Desa Talapiti Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima smart phone sudah banyak dimiliki oleh peserta didik. Penggunaan smart phone oleh peserta didik tidak terlepas dari dampak positif maupun dampak negatifnya. Dampak penggunaan smart phone sangat berpengaruh terhadap aktifitas belajar siswa SMP di Desa Talapiti baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana dampak penggunaan smart phone android pada aktifitas belajar siswa SMP di Desa Talapiti. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui mengenai bagaimana dampak penggunaan smart phone android pada aktifitas belajar siswa SMP di Desa Talapiti. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian dan pengolahan data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan smart phone di kalangan siswa SMP di Dusun Nggaro Nangga Desa Talapiti Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima bisa di kategorikan aktif jika di bandingkan disekolahnya. Hal tersebut di karenakan siswa dengan bebas menggunaan smart phone ketika dirumah dibandingkan ketika di sekolah yang memiliki peraturan dan larangan dalam penggunaan smart phone
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP VAKSINASI COVID-19 (Studi Kasus Pada Lansia Desa Kole Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima)
Hijratunnisa Hijratunnisa;
Irfan Irfan;
Nurnazmi Nurnazmi
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 5 No 2 (2022): Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v5i2.1004
Pernyataan yang menggambarkan vaksinasi untuk warga lanjut usia kecamatan ambalawi kabupaten bima NTB masih rendah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sumbar hingga Juni 2022, realisasi vaksinasi lansia baru mencapai sebayak 1905 Orang. Dan yang melakukan vaksin dengan beberapa tahap yaitu: 498 orang (vaksin 1=209, Vaksin 2.=183, Vaksin 3=106) dan dari banyaknya yang divaksin masyarakat (Kelompok Lansia) hanya mencapai 23 Orang dengan jumlah lansia yang ada didesa kole yaitu 76 orang. Persepsi yang salah, pengetahuan yang kurang, serta informasi yang kurang menjadi penyebab kurangnya kepatuhan lansia dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi lansia di Desa Kole Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima NTB terhadap vaksinasi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi dengan metode wawancara mendalam. Pemilihan Informan yang digunakan yaitu metode purposive sampling. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang lansia di Desa Kole Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima NTB. Hasil penelitiannya didapatkan 3 temuan yaitu keterbatasan pengetahuan lansia tentang vaksinasi Covid-19, ketidaksiapan lansia dalam mengikuti program vaksinasi, dan kurangnya dukungan keluarga. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, pelayanan yang diberikan oleh puskesmas wilayah setempat lebih baik lagi terutama dalam memberikan edukasi atau pendidikan kesehatan kepada masyarakat terutama lansia terkait vaksinasi Covid-19
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMPN 1 KOTA BIMA
Rahmasandi Rahmasandi;
Sri Astuti;
Azhar Azhar;
Irfan Irfan;
Nikman Azmin
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 5 No 2 (2022): Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v5i2.1023
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan media kartu bergambar. Subjek penelitian ini adalah Siswa SMPN 1 Kota Bima. Penelitian ini menggunakan 2 siklus masing-masing yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen pada kondisi awal siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu gambar dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pendidikan ilmu. Hal ini dibuktikan dengan ketuntasan hasil belajar siswa pada kondisi awal ketuntasan belajar hanya mencapai 50,2% pada saat setelah diterapkan model pembelajaran hasil belajar meningkat dengan ketuntasan belajar 91,2% pada silklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 95,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif berbantuan kartu bergambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Kota Bima
PERAN ORANG TUA DALAM MENANGGULANGI KECANDUAN GADGET PADA ANAK DI KELURAHAN NITU KOTA BIMA
Irfan Irfan;
Rahmasandi Rahmasandi;
Azhar Azhar;
Nikman Azmin
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v6i1.1106
Penelitian ini bertujuan untuk melihat cara orangtua yang mengasuh anak dengan bantuan media dan fasilitas seperti gadget, sehingga munculnya generasi yang menjadi kecanduan pada gadget. Kecanduan anak pada gadget akan berdampak buruk bagi perkembangan dan pertumbuhan kemampuan anak. Dampak pada Anak yang kecanduan gadget akan sulit belajar, berkonsentrasi rendah, sulit untuk berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, sehingga akan menjadi anak yang tertutup dan introvert, dan semua itu disebabkan lemahnya perhatian dan ketegasan orangtua kepada anak. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar wawancara, dokumentasi dan lembar observasi. Subjek penelitian adalah orangtua yang memiliki anak usia dibawah 11 tahun dan berjumlah 10 sampel dari 20 keluarga di Kelurahan Nitu Kota Bima. Analisis data yang digunakan yaitu analsis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil dalam penelitian ini yaitu peran orang tua dalam menanggulangi kecanduan gadget pada anak sangatlah berpengaruh besar. Orang tua yang tidak tegas dalam mendidik anak, misalnya memberikan anak gadget di usia yang sangat belia dan memberikan gadget tanpa ada pengawasan dari orangtuanya, tidak memperdulikan bahaya gadget terhadap perkembangan anak. Sehingga anak menjadi anak yang yang pemalas, kasar, pembangkang terhadap perintah orang tua, tidak bisa berinteraksi dengan lingkungan sosial, bahkan mendapat gangguan kesehatan seperti ganguan mata anak. Peran orangtua yang seharusnya diberikan kepada anak dalam menanggulangi kecanduan gadget adalah tidak memberikan kebebesan pada anak dalam menggunakan gadget pribadi dan tidak membiarkan anak menggunakan gadget tanpa adanya pengawasan dari orang tua
Bimbingan Teknis dan Pemberdayaan Kelompok Tani Bendungan Sumi Dalam Penanaman Tanaman Hortikultura
Nikman Azmin;
Irfan Irfan;
Muh. Nasir;
Hartati Hartati;
Syukurman Syukurman;
ST. Nurbayan
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses budidaya tanaman hortikultura tidak hanya berupaya memanfaatkan lahan tandus, lahan yang belum tergarap dan lpemanfaatan lahan yang bersambungan denganaliran sungai. Disamping itu perbaikan dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat juga dapat dihasilkan dengan melakukan kegiatan pertanian dibidang hortikultura dengan memanfaatkan lahan yang belum digarap. Objek dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kelompok tani Bendungan Sumi Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Jumlah Kelompok Tani Bendungan Sumi terdiri dari 5 Kelompok dengan jumlah orang 150 orang lebih yang selama ini memanfaatkan lahan yang berada di sekitar pegunungan. Permasalahan pada kelompok tani adalah terbatasnya jenis tanaman yang ditanam karena terkendala dengan pengetahuan dan keterampilan masyarakat yang masih kurang. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksakan dalam bentuk penyuluhan dan praktek langsung budidaya tanaman buah seperti, Durian, Rambutan dan Klengkeng. Program pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan target dan luaran berupa keterampilan dan produk, yakni meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota tani dalam proses budidaya tanaman buah. Selain itu peningkatan kemampuan masyarakat kelompok tani dalam mengelola lahan yang belum tergarap serta dalam wirausaha tanaman buah. Berdasarkan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, dapat disimpulkan beberapa hal seperti pengelolaan lahan luas yang belum tergarap dengan melakukan kegiatan budidaya tanaman buah dan memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan produktivitas lahan, mitra memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam proses budidaya tanaman buah-buahan.
Pendampingan dan Penguatan Literasi Anak Pesisir Di Desa Poja Kecamatan Sape Kabupaten Bima
Irmansah Irmansah;
Irfan Irfan
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keberhasilan dalam membaca ditandai dengan pemahaman seseorang yang telah diperoleh melalui kegiatan Literasi. Literasi sangat berhubungan dengan membaca dan menulis. Minimnya penanaman literasi sejak dini menjadi penyebab bangsa dan daerah menjadi tingkat literasi yang sangat rendah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Poja Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan literasi kepada orang tua dan anak yang tinggal di pesisir pantai, mengembangkan literasi anak pesisir melalui lomba menggambar dan mewarnai. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan tiga tahapan yakni. Tahapan persiapan, tahapan kegiatan, dan tahapan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak mulai dari umur 6 tahun sampai 15 tahun dengan jumlah peserta sebanyak 35 anak. Hasil ditemukan pada tahapan kegiatan yakni minimnya pengetahuan dan pendampingan orang tua terhadap anak tentang semangat literasi sehingga kurangnya minat baca bagi anak-anak pesisir. Selain itu dengan menggunakan metode menggambar sebagai sebuah aktivitas yang positif dan menyenangkan dapat memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kemampuan literasi anak pesisir di Desa Poja Kecamatan Sape.
Sosialisasi Bahaya Minuman Keras Bagi Remaja Di Kabupaten Bima
Irfan Irfan;
Irmansah Irmansah;
Hartati Hartati;
Nikman Azmin;
Muh. Nasir;
Nehru Nehru;
Sitaman Sitaman
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57218/jompaabdi.v2i4.974
Pada dasarnya modernisasi merupakan kemajuan teknologi yang mengakibatkan perubahan cukup kompleks. Salah satu dampak modernisasi dari faktor sosial ekonomi baru ini cukup nyata di tengah masyarakat kita adalah penyalahgunaan minuman keras pada kalangan remaja. Minuman keras ialah segala jenis minuman yang memabukkan, sehingga dengan meminumnya menjadi hilang kesadarannya. Penyalahgunaan minuman keras saat ini merupakan permasalahan yang cukup berkembang di dunia remaja dan menunjukkan kecenderungan yang meningkat dari tahun ketahun. Masyarakat Kecamatan Woha Kabupaten Bima memiliki kebiasaan untuk mengkonsumsi minuman keras baik pada kesehariannya maupun pada acara besar. Diharapkan pengetahuan warga dapat bertambah dan masyarakat dapat menghindari untuk mengkonsumsi minuman keras. Bagi warga yang terlanjur telah mencoba, diharapkan dapat menghentikan konsumsi minuman keras.
Analisis Penyimpangan Sosial Remaja (Studi Kasus Aksi Teror Panah Di Kelurahan Mande Kota Bima)
Ade Rosdiana;
Darwis Darwis;
Irfan Irfan
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v6i2.1312
Aksi Teror Panah adalah Aksi yang dilakukan oleh seorang remaja merugikan diri sendiri dan meresahkan orang lain. Kasus ini pun sudah termasuk penyimpanga sosial yang telah dilakukan oleh remaja karena kurangnya pengawasan orang tua, kontrol emosi dari diri remaja, pergaulan bebas. Masyarakat di Kelurahan Mande berharap agar kasus ini cepat diselesaikan oleh aparat kepolisian agar masyarakat tidak resah dalam menjalankan aktifitasnya kembali. Aparat kepolisian juga melakukan peran dan fungsi untuk memberikan sanksi kepada pelaku Aksi Teror Panah dan melakukan pembinaan terhadap pelaku Aksi Teror Panah agar tidak melakukan Aksinya kembali ditengah- tengah masyarakat yang merugikan dirinya sendiri dan merugikan orang. Masyarakat di Kelurahan Mande harus melakukan aktifitas yang positif seperti gotong royong dan mengadakan pengajian untuk remaja agar remaja juga ikut dalam hal-hal positf terebut.Rumusan masalah dalam penelitan ini adalah: 1) Faktor apa yang melatar belakangi munculnya Aksi Teror Panah di Kelurahan Mande Kota Bima. 2) Apa motif pelaku dalam menjalankan Aksinya. Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui faktor apa yang melatar belakangi munculnya Aksi Teror Panah di Kelurahan Mande Kota Bima. 2) Unruk mengetahui apa motif pelaku aksi teror panah dalam menjalankan Aksinya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa metode wawancara, metode observasi dan metode dokumentasi. Sumber data beupa data primer dan data sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah Polisi sebagai Informan kunci, sedangkan informan tambahannya adalah masyarakat dan pelaku di Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima. Jumlah informannya adalah 7 orang. Penentuan sampel dilakukan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Faktor yang melatar belakangi munculnya Aksi Teror Panah di Kelurahan Mande Kota Bima yaitu karna kontrol kurangnya kontrol orang tua, kurangnya kontrol emosi diri sendiri, pergaulan bebas, kurangnya mendalami ilai keagamaan dan menyalahgunakan teknologi. 2) Motif pelaku dalam menjalankan Aksinya karna adanya balas dendam, ingin menunjukan jati diri/viral dan masalah percintaan.