Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SOCIAL ENTREPRENEUR : PENGOLAHAN LIMBAH CANGKANG KERANG HIJAU MENJADI PASIR CANGKANG KERANG Ramli; Rasidi, Moh.; Wafi, Abdul; Jamil, Siti Nur Aisyah; Sandra, Lovi; Jasila, Ismi
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 3 (2022): JUNE
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v1i3.183

Abstract

Aktivitas pasca panen pada penanganan kerang hijau di Keluran Kalibaru adalah pengupasan cangkang kerang. Pengupasan kerang tersebut banyak menghasilkan limbah cangkang kerang yang dalam penanganannya tidak memperhatikan kesehatan lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi saat ini yaitu menumpuknya limbah cangkang kerang tersebut yang berasal dari hasil pengupasan cangkang kerang. Oleh karena itu di perlukan penanganan dan pengolahan terhadap limbah terebut agar tidak mencemari lingkungan dan sekaligus memberikan dampak benefit ekonomi bagi masyarakat. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendampingan kepada masyarakat yang di fokuskan pada kegiatan social entrepreneur, yaitu mengolah limbah cankang kerang hijau menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan nilai jual yang tinggi berupa pasir cangkang kerang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Analysis Design - Development - Implementation - Evaluation (ADDIE). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan sebuah wawasan dan keterampilan bagi kelompok pembiudidaya kerang hijau di Kelurahan Kalibaru. Wawasan tentang pentingnya mengelola dan mengolah limbah cangkang kerang hijau agar kesehatan lingkungan tetap terjaga dan keterampilan berupa kemampuan mengolah limbah cangkang kerang hijau menjadi pasir cangkang kerang. Kata Kunci: Limbah, Cangkang Kerang , Pasir
Manajemen Pakan pada Pembesaran Udang Vannamei di Tambak Intensif PT. Terang Bulan Desa Pasongsongan Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur Sawiya; Ernawati; Asyim, Raden Bagus; Sandra, Lovi; Junianingsih, Ika

Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i2.5848

Abstract

Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas ekspor unggulan Indonesia yang telah banyak dibudidayakan, karena beberapa keunggulan antara lain responsif terhadap pakan, tingkat kelangsungan hidup tinggi, padat tebar tinggi, waktu pemeliharaan relatif singkat, pertumbuhan lebih cepat, dan lebih tahan terhadap serangan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pakan pada budidaya udang vannamei dan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada manajemen pemberian pakan udang vannamei di PT. Terang Bulan. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di PT. Terang Bulan Sumenep Jawa Timur pada tanggal 9 Januari 2023 sampai dengan 9 Februari 2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pakan pada budidaya udang vannamei di PT. Terang Bulan meliputi: pemilihan pakan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi udang, penyimpanan pakan yang efektif, pemberian pakan dengan program pada bulan pertama (blind feeding) dan program berbasis anco control, serta pengambilan sampel untuk menganalisis hasil pemberian pakan. Analisis hasil pakan menunjukkan SR mencapai 70% dengan FCR sebesar 1,2. Dengan tingkat FCR tersebut maka produksi udang dapat dinyatakan baik
Getting to Know Fermented Foods: Benefits and Effects on Digestive Health Lovi Sandra
Journal Nutrizione Vol. 1 No. 3 (2024): JN-November
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/sea5am64

Abstract

Fermented foods, which have become an integral part of culinary traditions around the world, are gaining increasing attention as foods that support digestive health. In Indonesia, tempeh and tape are widely recognized examples of fermented foods, while in other countries there is kimchi and sauerkraut. This phenomenon is driven by a growing awareness of the importance of a healthy gut microbiota, which contributes to nutrient absorption, immune system strengthening and reduced risk of digestive disorders. This study used a descriptive qualitative approach to explore the benefits and influence of fermented foods on digestive health, involving 20 subjects from various backgrounds, including producers, consumers, nutritionists and cultural observers. The results showed that fermented foods such as yogurt, kefir and kombucha are rich in probiotics that benefit the balance of gut microbiota. In addition, fermented foods also play an important role in cultural preservation and adaptation to the modern food industry. In the context of globalization, fermented foods are not only part of a healthy diet, but also a worldwide symbol of cultural identity. This research is expected to provide deeper insights into the contribution of fermented foods to digestive health and a healthy lifestyle  
Pelatihan Pengolahan Sambal Ikan Teri Berbasis Daya Terima Konsumen Pada Mahasiswa Universitas Ibrahimy Mardiyah, Ulfatul; Ramli, Ramli; Jamil, Siti Nur Aisyah; Sandra, Lovi
Bakti Cendana Vol 6 No 2 (2023): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.6.2.2023.103-111

Abstract

Kegiatan pelatihan pengolahan sambal ikan teri terhadap 12 mahasiswa Universitas Ibrahimy merupakan komponen penting dari proses pendidikan, yang merupakan upaya dasar untuk mempersiapkan mahasiswa untuk perannya di masa depan. Kegitan pelatihan pengolahan sambal ikan teri bertujuan untuk membekali mahasiswa agar dapat menginovasi olahan ikan teri berbasis daya terima konsumen, juga untuk menumbuhkan kreatifitas mahasiswa dalam mengolah produk hasil perikanan. Kegiatan ini diawali dengan tahap persiapan, dilanjutkan dengan tahap penyuluhan segaligus pelatihan, dan yang terakhir adalah tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang pengolahan sambal ikan teri mengalami peningkatan. Selain itu, mahasiswa mampu mempraktekkan metode sederhana analisis sensori (menentukan penerimaan konsumen) sambal ikan teri beserta teknik pengemasannya.
Manajemen Pakan pada Pembesaran Udang Vannamei di Tambak Intensif PT. Terang Bulan Desa Pasongsongan Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur Sawiya; Ernawati; Asyim, Raden Bagus; Sandra, Lovi; Junianingsih, Ika
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i2.5848

Abstract

Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas ekspor unggulan Indonesia yang telah banyak dibudidayakan, karena beberapa keunggulan antara lain responsif terhadap pakan, tingkat kelangsungan hidup tinggi, padat tebar tinggi, waktu pemeliharaan relatif singkat, pertumbuhan lebih cepat, dan lebih tahan terhadap serangan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pakan pada budidaya udang vannamei dan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada manajemen pemberian pakan udang vannamei di PT. Terang Bulan. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di PT. Terang Bulan Sumenep Jawa Timur pada tanggal 9 Januari 2023 sampai dengan 9 Februari 2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data dari sumber primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pakan pada budidaya udang vannamei di PT. Terang Bulan meliputi: pemilihan pakan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi udang, penyimpanan pakan yang efektif, pemberian pakan dengan program pada bulan pertama (blind feeding) dan program berbasis anco control, serta pengambilan sampel untuk menganalisis hasil pemberian pakan. Analisis hasil pakan menunjukkan SR mencapai 70% dengan FCR sebesar 1,2. Dengan tingkat FCR tersebut maka produksi udang dapat dinyatakan baik
Soil and Water Resource Management for Sustainable Agriculture: Exploring Integrated Approaches for Climate-Smart Farming Hakim, Dani Lukman; Laksmi, Noorhani Dyani; Sandra, Lovi
Journal of Multidisciplinary Sustainability Asean Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijmsa.v3i1.3276

Abstract

Background. Climate change poses significant challenges to global agriculture, impacting soil and water resources. The increasing variability in rainfall patterns, droughts, and soil degradation necessitates sustainable management practices. Effective management of these resources is critical to ensuring long-term agricultural productivity and food security, especially in the face of climate change. Purpose. This study aims to explore integrated approaches for managing soil and water resources within the context of climate-smart farming. It investigates how adopting these practices can enhance resilience to climate variability, improve soil health, and optimize water use efficiency in agriculture. Method. A mixed-methods approach was employed, combining quantitative soil and water data analysis with qualitative interviews from farmers, agricultural experts, and policymakers. The study was conducted in regions impacted by climate change, with a focus on sustainable agriculture practices like rainwater harvesting, soil conservation, and water-efficient irrigation techniques. Results. Findings indicate that integrated resource management strategies, including conservation tillage, agroforestry, and precision irrigation, significantly improved soil fertility, reduced water use, and enhanced crop yields. The adoption of climate-smart practices also led to increased resilience against extreme weather events. Conclusion. The study concludes that integrated approaches to soil and water resource management are essential for sustainable agriculture in the era of climate change. These practices not only ensure environmental sustainability but also contribute to food security and farmer livelihoods.