Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

SLOPE MASS RATING DAN STABILITAS LERENG BATUPASIR FORMASI BALANGBARU DUSUN PALUDDA DESA PATAPPA KECAMATAN PUJANANTING KABUPATEN BARRU Haslan Haslan; Djamaluddin Djamaluddin; Habibie Anwar; Abd. Salam Munir
Geosapta Vol 7, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v7i1.7802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kualitas batuan daerah penelitian berdasarkan klasifikasi Rock Mass Rating dari data yang ada di lapangan dan hasil pengujian laboratorium; (2) Menentukan jenis dan arah longsoran pada lereng berdasarkan proyeksi stereografis dari data scanline yang dilakukan di lokasi penelitian; (3) Menganalisis kondisi lereng berdasarkan klasifikasi Slope Mass Rating dari data Rock Mass Rating serta arah dan jenis longsoran; (4) Menentukan stabilitas lereng batupasir. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu dapat memberikan pengetahuan tambahan kepada pembaca tentang kualitas batuan berdasarkan klasifikasi Rock Mass Rating, penentuan arah dan jenis longsoran berdasarkan proyeksi stereografis, analisis Slope Mass Rating, serta serta penetuan stabilitas lereng batupasir. Penelitian ini pula dapat memberikan kontribusi referensi dalam bidang geoteknik serta hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dan pertimbangan bagi penelitian sejenis untuk selanjutnya. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah  profiling yaitu mengukur geometri lereng; scan-line yaitu mengukur orientasi bidang diskontinuitas pada permukaan yang dianggap mewakili orientasi bidang bidang diskontinu secara keseluruhan; dan preparasi sampel batuan yang didapatkan dari lapangan akan dipotong sesuai dengan ukuran pengujian. Menentukan pembobotan Slope Mass Rating dibutuhkan klasifikasi batuan dengan menggunakan Rock Mass Rating, penentuan stabilitas lereng menggunakan software slide V6.0. Hasil penelitian menujukkan bahwa bobot total  massa batuan pasir yang didapatkan menggunakaan pembobotan Rock Mass Rating adalah 46, berada pada kelas III dengan deskripsi batuan sedang. Terdapat dua potensi tipe longsoran berdasarkan hasil analisis proyeksi stereografis yaitu potensi longsoran baji dengan arah longsoran yaitu N30oE dan longsoran guling dengan arah longsoran N48oE. Bobot total massa  yang didapatkan menggunakan pembobotan Slope Mass Rating untuk potensi longsoran baji yaitu 37 yang berada pada kelas II dan pada potensi longsoran guling yaitu 56,8 yang berada pada kelas III. Untuk stabilitas lereng memiliki nilai faktor keamanan 0,647 yang menunjukkan bahwa lereng tersebut tidak stabil.               Kata kunci: kestabilan lereng, klasifikasi massa batuan, RQD, RMR, SMR
MINE HAUL ROAD PADA PT. SEBUKU IRON LATERITIC ORES (SILO) DAERAH SEBUKU Habibie Anwar; Anshariah Anshariah; Abdul Salam Munir; Emi Prasetyawati Umar; Arif Nurwaskito; Sakti Aji Adi Sanra
Geosapta Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.376 KB) | DOI: 10.20527/jg.v6i1.7033

Abstract

Jalan tambang merupakan salah satu prasarana dalam proses penambangan untuk menghubungkan lokasi-lokasi penting, diantaranya adalah lokasi tambang menuju ke pelabuhan stockpile, perkantoran, pabrik pengolahan bahan galian (smelter), perumahan karyawan dan tempat-tempat lain di area penambangan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi kondisi geometri mine haul road sepanjang 7,5 kilometer dimulai dari stockpile tanjung gunung sampai ke pit penambangan di damar selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geometri jalan hauling lokasi penambangan di PT. Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO), apakah telah sesuai standar atau belum. Tahapan pengambilan data geometri jalan dimulai dengan pengukuran dimensi jalan menggunakan dua jenis alat survey yaitu Total Station (TS) dan Real Time Kinematic (RTK). Tahap selanjutnya adalah mengolah data dari alat survey tersebut menggunakan alat bantu software Surpac dan Autocad untuk mengetahui nilai dimensi dari jalan tambang tersebut. Dari hasil evaluasi geometri jalan dari stockpile tanjung gunung sampai ke pit penambangan di damar selatan, hanya dimensi lebar jalan yang keseluruhan segmennya telah sesuai standar perusahaan, sedangkan untuk dimensi jari-jari tikungan, superelevasi, grade, cross slope, tanggul pengaman, parit dan cut and fill, masih terdapat beberapa segmen yang belum sesuai standar. Penyebab tidak standarnya segmen tersebut adalah karena kurangnya maintenance jalan hauling yang dilakukan oleh perusahaan.
Analisis Kestabilan Lereng pada Pit Bengkirai Tambang Terbuka Batubara di PT Guruh Putra Bersama Site Gunung Sari Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur Besse Putrilia; Sahrul Poalahi; Rina Rembah; Abdul Salam Munir
Jurnal Geomine Vol 10, No 2 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v10i2.1178

Abstract

PT Guruh Putra Bersama (GPB) merupakan salah satu perusahaan tambang yang berkiprah di bidang pertambangan batubara yang menerapkan sistem penambangan tambang terbuka dengan metode open pit dan berlokasi pada site Gunung Sari Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur memiliki luas IUP 3.205 ha. Dalam kegiatan penambangan tambang terbuka, kestabilan lereng menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan terhadap kegiatan penambangan yang beroperasi setiap harinya. Kondisi geometri lereng pada desain pit dengan kondisi aktual di lapangan berbeda juga merupakan salah satu masalah kesetabilan lereng. Lereng tambang yang aman dan stabil akan menjamin kelancaran kegiatan operasi penambangan, maka dari itu diperlukan analisis kestabilan lereng dan desain lereng tambang  yang optimal untuk menunjang proses kegiatan operasi penambangan yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan di Pit Bengkirai dengan menggunakan data bor geoteknik GPBF-03 pada PT Guruh Putra Bersama (GPB). Kondisi kestabilan lereng  pada PT Guruh Putra Bersama (GPB) berdasarkan hasil analisis kestabilan lereng di Pit Bengkirai termasuk lereng yang stabil atau aman karena nilai FK1,3. Lereng tunggal pada daerah jalan dumping memiliki nilai FK sebesar 3,193 dengan tinggi lereng 8,6 meter dan sudut lereng 51,36°. Lereng keseluruhan pada Peta Situasi Tambang dan desain pit memiliki nilai FK sebesar 3,992 dan 3,286. Nilai FK pada lereng keseluruhan memiliki selisih 0,706 dikarenakan kedua geometri lereng keseluruhan berbeda, baik tinggi lereng maupun sudut lereng.  Namun karena kedua lereng keseluruhan memiliki nilai FK1,3 maka lereng tersebut stabil dan geometri lereng pada peta situasi tambang tidak perlu ubah dimensinya.
Analisis Penggunaan Balldeck pada Kegiatan Peledakan untuk Meminimalisir Flyrock Arif Nurwaskito; Rahmat Agam Putra; Abdul Salam Munir; Habibie Anwar; Firman Nullah Yusuf; Muhammad Idris Juradi; Suriyanto Bakri; Sitti Ratmi Nurhawaisyah; Citra Aulia Khalik; Nur Asmiani; Mubdiana Arifin; Jamal Rauf Husain
Jurnal Geomine Vol 10, No 3 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v10i3.1462

Abstract

Kegiatan peledakan akan menimbulkan dampak yang berisiko bagi lingkungan sekitar, salah satunya flyrock (batu terbang) hasil ledakan. Lemparan fragmen batuan yang melewati radius aman dapat merusak peralatan, mengakibatkan cidera, dan kehilangan nyawa pada manusia. Oleh karena itu digunakan balldeck sebagai instrumen tambahan untuk meminimalisir flyrock. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ukuran geometri peledakan yang digunakan, mengetahui cara meminimalisir flyrock pada saat peledakan, dan mengetahui cara perhitungan hasil lemparan maksimal flyrock secara teoritis dengan penggunaan balldeck. Metode penelitian dilakukan dengan cara pengumpulan data berupa geometri peledakan, data jarak lemparan maksimum flyrock  sebelum dan setelah menggunakan balldeck. Hasil penelitian diperoleh hasil rata-rata volume geometri peledakan yaitu 46.231,94 BCM, hasil rata-rata lemparan maksimum flyrock sebelum menggunakan balldeck 149,1 m, hasil rata-rata lemparan maksimum flyrock menggunakan balldeck 58,7 m, dan hasil rata-rata jarak lemparan maksimum flyrock menggunakan balldeck berdasarkan teori Richard and Moore, yaitu 80,43 m (Face Burst) dan 59,54 m (Cratering ). Adapun faktor yang meminimalisir flyrock yaitu kedalaman lubang tidak dangkal, kolom stemming tidak pendek, dan juga penggunaan balldeck di dalam lubang bor. 
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA AREA PRODUKSI PIT ALFA PT BUMI SENTOSA JAYA oktaviani oktaviani oktaviani; Suriyanto Bakri; Abdul Salam Munir
Jurnal Inovasi Pertambangan dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Inovasi Pertambangan dan Lingkungan
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jipl.v2i2.29301

Abstract

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja berpotensi mempengaruhi produktivitas kerja karyawan dalam suatu area penambangan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan keselamatan dan kesehatan kerja area produksi pada PT Bumi Sentosa Jaya, produktivitas kerja karyawan, dan pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Lokasi penelitian ini terletak di Desa Boedingi, Kecamatan Lasolo, Kabupaten konawe utara, Provinsi Sulawesi tenggara. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kepada 42 orang karyawan di area produksi dan teknik analisis yang digunakan berupa teknik analisis deskriptif, uji korelasi ganda, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f) dan koefisien determinasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan keselamatan dan kesehatan kerja secara keseluruhan tergolong dalam kategori baik dengan nilai keselamatan kerja 134,08, nilai kesehatan kerja 134,06, dan produktivitas kerja karyawan dengan nilai 136,08. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan dengan pengaruh sebesar 32,1%. Saran untuk peneliti berikutnya diharapkan untuk melakukan penelitian lebih dalam mengenai pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan sehingga pekerjaan yang dilaksanakan terlaksana sebagaimana mestinya Kata kunci: Keselamatan kerja, kesehatan kerja, produktivitas kerja.
Pelatihan Pemetaan Topografi Menggunakan Waterpas dan Teodolit bagi Siswa SMK Budi Bangsa Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan Agus Ardianto Budiman; Nurliah Jafar; Firdaus Firdaus; Abdul Salam Munir; Rahayu Achmad
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Kesadaran Teknologi untuk Mengatasi Permasalahan Kemasyarakatan
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v6i1.387

Abstract

To ensure the quality of education in vocational schools (Sekolah Menengah Kejuruan or SMK), the government intervenes through the Skills Competency Test (Uji Kompetensi Keahlian or UKK). During the UKK process for SMK Budi Bangsa students in March 2018, it was found that the participants generally had not yet mastered the material to be tested, specifically the use of topographic mapping equipment. This is likely due to the insufficient availability of adequate facilities and infrastructure at SMK Budi Bangsa. Therefore, training on the use of topographic mapping equipment is necessary to better prepare SMK Budi Bangsa students for a similar exam the following year. The topographic mapping training, using auto level and theodolite tools, aims to enhance students' knowledge and skills in accordance with the equipment usage guidelines and refer to the Code 1556 Vocational Practice Exam Assessment Sheet. The topographic mapping training was conducted at SMK Budi Bangsa from January 29 to February 4, 2019. The method used involved theoretical presentations on topographic mapping in general and the specific use of auto level and theodolite tools, as well as practical exercises on the usage of these tools, measurement and data processing, and the creation of topographic maps. The training activities were attended by 27 students, consisting of 14 students from class X, 3 students from class XI, and 10 students from class XII. From only 7.4% of the participants who initially possessed the knowledge and skills according to the first two stages of the reference before the training, they achieved improvement, with all participants acquiring the knowledge and skills according to all stages of the planned reference.
Pemetaan Potensi Gerakan Tanah pada Ruas Jalan Raya Doi-Doi – Paludda, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan Munir, Abdul Salam; Anwar, Habibie; Budiman, Agus Ardianto
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.16171

Abstract

Gerakan tanah dan batuan merupakan permasalahan yang dapat menimbulkan kerugian bagi korbannya, baik materil maupun jiwa. Materialnya dapat berupa tanah dan atau batuan yang dapat menutup akses jalan, terlebih jika dalam volume yang besar. Pemetaan potensi gerakan tanah dan batuan penting dilakukan sebagai tahap awal dalam memberikan rekomendasi solusi pada pencegahan dan penanggulangan gerakan tanah dan atau batuan. Pengabdian ini dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengamati kondisi material di lapangan, baik yang sudah terjadi gerakan tanah maupun yang memiliki potensi terjadinya gerakan tanah. Pengamatan dilakukan dengan menyusuri ruas jalan raya Doi-Doi – Palludda untuk menemukan bekas gerakan tanah dan potensinya dengan melakukan pengukuran geometri, pengukuran arah lereng, dan pengamatan kondisi material (kepadatan dan pelapukan). Pengamatan dilakukan pada sembilan lokasi kemudian disajikan ke dalam peta potensi gerakan tanah. Sebagian besar lokasi pengamatan menunjukkan peran air memegang peranan penting dalam menjaga lereng dalam kondisi stabil sehingga gerakan tanah batuan dapat dihindari dan meminimalkan risiko yang dapat terjadi. Perhatian pemerintah dalam penanganan hal tersebut tentu sangat dibutuhkan agar tidak menimbulkan kerugian, apalagi korban jiwa. Penanganan setelah terjadi gerakan tanah dan kerusakan parah pada ruas jalan ketika mengalami penurunan akan membutuhkan biaya dan tenaga yang lebih besar. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi rujukan atau sumber informasi bagi masyarakat pengguna jalan dan pemerintah pada pengetahuan mengenai potensi gerakan tanah dan atau batuan. Pengamatan lanjutan perlu dilakukan untuk mendapatkan rekomendasi penanganan yang benar dan sesuai dengan potensi gerakan yang telah diamati. 
Metode Experiential Learning dalam kegiatan PKKMB 2023 Universitas Fajar Makassar Sulawesi Selatan Agus Ardianto Budiman; Abdul Salam Munir; Muhammad Bisyri; Asri Mulya Setiawan; Mohammad Azhar Shauqy; Muhammad Rafi’i Zulkarnaen
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2504

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini adalah menerapkan metode experiential learning dalam mendukung bentuk simulasi dalam penyampaian materi demi pencapaian hasil sesuai pedoman yang telah ditetapkan pemerintah pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru 2023 Universitas Fajar. Tujuan pelaksanaan kegiataan yaitu agar peserta siap menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri serta proses adaptasi yang cepat dalam menghadapi kehidupan perkuliahan. Kegiatan ini diikuti oleh 455 mahasiswa baru Universitas Fajar, yang diawal kegiatan secara umum masih memberikan respon jawaban normatif mengenai tujuan kuliah dan jawaban kontekstual sesuai judul kegiatan mengenai tujuan PKKMB 2023. Pengetahuan dan pemahaman peserta mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan dan disimpulkan bahwa penerapan metode experiential learning dianggap dapat membantu dalam memahami materi dan teori yang disampaikan dan pelaksanaan PKKMB 2023 sangat membantu dalam persiapan menghadapi proses perkuliahan. Direkomendasikan agar metode experiential learning dapat kembali diterapkan pada kegiatan pelatihan selanjutnya dalam peningkatan kapasitas diri sebagai mahasiswa secara umum, dan sesuai bidang keilmuan masing-masing secara khusus.
Analisis Penirisan Air Tambang pada PT Citra Lampia Mandiri Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan Heriansyah, Andi Fahdli; Munir, Abdul Salam; Kadar, Muhammad Ilham
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 1 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i1.288

Abstract

PT Citra Lampia Mandiri melakukan kegiatan penambangan dengan sitem tambang terbuka, Pada area tambang terbuka air hujan akan terakumulasi pada area penambangan akibat adanya bukaan tambang. Akumulasi air hujan tersebut akan menyebabkan terjadinya genangan air yang mengindikasikan sistem penyaliran dan penirisan yang kurang baik. Metode penirisan pada pit Landau Utara yaitu dengan menempatkan pond pada dasar tambang yang berfungsi untuk menampung seluruh air limpasan. Berdasarkan hasil penelitian debit air yang masuk ke lokasi tambang Landau Utara sebesar 364,819 m3/jam kemudian terakumulasi pada area penambangan sebanyak 1.875 m3, volume pond yang digunakan untuk menampung air sebesar 7.500 m3, pompa yang digunakan adalah 1 unit pompa sentifugal dengan kapasitas pompa 600.00 ltr/jam dengan Rpm 1200. Sehingga untuk mengeluarkan air pada area penambangan membutuhkan waktu 3 jam. Namun pompa yang digunakan saat ini belum memadai untuk mengantisipasi volume air yang masuk pada area penambangan saat musim hujan. Optimalisasi dapat dilakukan dengan menambahkan 3 unit pompa sentrifugal dengan kapasitas pompa yang sama agar proses penambangan lebih efektif.
Studi Perhitungan Alat Gali Muat dan Alat Angkut untuk Keperluan Kegiatan Barging pada PT Wita Prapanca Mineral Zalsabila, Zalwa; Munir, Abdul Salam; Bakri, Suriyanto
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 4 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i4.310

Abstract

Efektivitas kerja alat gali muat dan alat angkut merupakan faktor penting dalam pencapaian target produksi dan efisiensi biaya operasi. Data primer diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap waktu edar (cycle time), kapasitas bucket, faktor pengisian, swell factor, dan efisiensi kerja. Sedangkan data sekunder mencakup curah hujan dan peta lokasi. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, alat gali muat yang digunakan adalah Excavator Kobelco SK300 dengan kapasitas bucket 1,8 m³ dan efisiensi kerja 72%, sedangkan alat angkut adalah Dump Truck HINO Ranger 500 FM 260 JD dengan kapasitas vessel 7 m³ dan efisiensi kerja 59%. Hasil perhitungan menunjukkan produktivitas alat gali muat sebesar 72,70 ton/jam dan alat angkut sebesar 729,83 ton/jam. Untuk mencapai target produksi 10.500 ton selama tiga hari, dibutuhkan minimal dua unit alat gali muat dan lima belas unit alat angkut, dengan nilai match factor sebesar 0,77 yang menunjukkan bahwa alat gali muat cenderung menunggu alat angkut. Hambatan utama yang mempengaruhi produktivitas meliputi kondisi cuaca (hujan), geometri jalan angkut yang tidak standar, serta kedisiplinan operator. Kesimpulannya, peningkatan efisiensi dapat dilakukan melalui perbaikan kondisi jalan angkut, pengaturan jadwal kerja yang lebih disiplin, serta sinkronisasi jumlah alat gali muat dan alat angkut agar keseimbangan kerja dapat tercapai.