Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Kreatif dan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Mata Pelajaran IPA Fisika Juan Dwi Prasetyo Paemba; Syamsu Syamsu; Haeruddin Haeruddin; Amiruddin Kade; Syamsuriwal Syamsuriwal; Nurul Kami Sani
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 14 No. 2 (2026): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v14i2.6211

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis merupakan bagian penting dari keterampilan abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPA Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMPN 4 Palu pada materi kalor. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 25 peserta didik, serta 12 responden yang dipilih secara purposif untuk wawancara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai dan wawancara semi-terstruktur. Instrumen penelitian terdiri atas empat soal untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan lima soal untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik berada pada kategori kreatif dengan rata-rata persentase 73,44%, meliputi indikator fluency 65,63%, flexibility 79,69%, originality 76,56%, dan elaboration 71,88%. Sementara itu, kemampuan berpikir kritis berada pada kategori baik dengan rata-rata 71,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta didik telah memiliki dasar kemampuan berpikir tingkat tinggi, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek kelancaran ide dan argumentasi ilmiah melalui pembelajaran yang lebih eksploratif dan berbasis pemecahan masalah.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Menggunakan LKPD Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Fatimah Fatimah; Muh. Syarif S. Abd. Syukur; Haeruddin Haeruddin; Delthawati Isti Ratnaningtyas; Rudi Santoso
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 14 No. 2 (2026): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v14i2.6477

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh model belajar mengajar Cooperative Learning berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kuasi-eksperimen dengan rancangan Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design yang melibatkan 44 peserta didik kelas VII di MTs Alkhairaat Dolo, terbagi atas kelas eksperimen serta kelas kontrol. Pengambilan data dilaksanakan melalui tes hasil belajar berbentuk soal esai (pretest maupun posttest). Analisis data memanfaatkan uji ANOVA dan uji N-Gain. Temuan uji ANOVA pada data pretest menggambarkan tidak adanya perbedaan kemampuan awal yang signifikan (F = 0,931; α = 0,340 > 0,05), sedangkan pada data posttest terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelompok (F = 8,795; α = 0,005 < 0,05). Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 39% dan kelas kontrol sebesar 23,75%, di mana berdasarkan klasifikasi Wiyono (2020) kedua perolehan tersebut berada pada kategori tidak efektif (<40%). Namun demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan LKPD memberikan peningkatan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran langsung.