Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Reklamasi Lahan Dan Penyediaan Pakan Sapi Potong Melalui Penanaman Tanaman Gamal (Gliricidia maculata) di Desa Dambalo Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara Bahri, Syamsul; Zainudin, Srisukmawati; Ilham, Fahrul; Tahir, Muh.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gamal (Gliricidia maculata) adalah tanaman leguminosa jenis perdu dan masih kerabat  polong-polongan yang sering digunakan untuk pakan ternak. Gamal memiliki manfaat sebagai pagar hidup, peneduh tanaman perkebunan (kakao, kopi, teh), sebagai rambatan tanaman, penambat nitrogen yang baik bagi tanaman yang tumbuh di bawahnya, pengendali erosi tanah dan longsor, dapat mematikan gulma yang tumbuh di bawahnya, daun dan rantingnya sebagai mulsa atau pupuk hijau, mengandung banyak protein  dan mudah dicerna ternak ruminansia. Hasil pengamatan dan wawancara dengan beberapa warga Desa Dambalo telah melakukan penanaman gamal di sekitar pekarangan rumah maupun di kebun sebagai pagar hidup namun tidak dilakukan dengan baik, tanpa diikuti pemeliharaan dan pemupukan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga desa di Desa Dambalo Kecamatan Tomilito dalam melakukan budidaya tanaman gamal untuk perbaikan lahan pertanian dan sumber pakan sapi potong dengan lama kegiatan 45 hari. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan kelompok mitra sasaran adalah pembelajaran melalui pemberian teori dan simulasi kepada warga desa selanjutnya praktek langsung bersama mahasiswa dan warga desa. Program kegiatan yang telah dilaksanakan adalah program Pelatihan Pengenalan dan Budidaya Tanaman Gamal, Persiapan dan Pengolahan Lahan, Penanaman Gamal, Pemupukan dan Pemeliharaan. Peserta yang terdiri dari beberapa warga desa pilihan yang memiliki mata pencaharian petani peternak. Selama kegiatan penyuluhan, peserta cukup antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi cara budidaya gamal dan pemberiannya pada ternak sapi. Stek tanaman gamal yang ditanam telah berhasil tumbuh dan bertunas meskipun belum semuanya dikarenakan cuaca panas dan kekurangan air akibat kemarau yang panjang. Penanganan stek tanaman di awal awal penanaman seperti pembersihan dan penyiraman sekitar tanaman sangat penting sebab perakaran batang dalam tanah belum maksimal dan rawan terganggu oleh gulma dan semak belukar
SUPLEMEN PAKAN UREA MOLASES BLOK (UMB) BAGI MASYARAKAT PETERNAK Djunu, Sri Suryaningsih; Saleh, Ellen J; Zainudin, Srisukmawati; Syahruddin, Syahruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSRACT               This service aims to increase knowledge and motivate farmer community group participants in Lonuo village, Tilongkabila sub-district, Bone Bolango Regency in utilizing local feed originating from food crop waste as cattle feed in the form of a urea molasses block (UMB) feed supplement. The results of the activity showed that the level of knowledge of the participants about the material for making UMB supplement feed before the training was 07.00% and after counseling and demonstrations their knowledge increased by 93.00%. The existence of this training activity by the community is very helpful because it can open the insights of breeders in utilizing food crop waste which so far has only been wasted and not utilized.Keywords: Urea Molasses Block, Food Crop Waste. ABSTRAK            Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta menumbuhkan motivasi peserta kelompok masrakat peternak di desa Lonuo kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango dalam memanfaatkan pakan lokal yang berasal dari limbah tanaman pangan sebagai pakan ternak sapi dalam bentuk suplemen pakan urea molases blok (UMB). Hasil kegiatan diperoleh bahwa tingkat pengetahuan peserta tentang materi pembuatan pakan suplemen UMB sebelum pelatihan adalah 07,00% dan setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi pengetahuanya meningkat 93,00%. Adanya kegiatan pelatihan ini oleh masyarakat dirasa sangat membantu karena dapat membuka wawasan peternak dalam memanfaatkan limbah tanaman pangan yang selama ini hanya terbuang dan tidak termanfaatkan. Kata Kunci: Urea Molases Blok, Limbah Tanaman Pangan.
PELATIHAN USAHA TERNAK AYAM KUB PADA PETANI TERNAK DI DESA LONUO KECAMATAN TILONGKABILA BONE BOLANGO Saleh, Ellen J.; Zainudin, Srisukmawati; Djunu, Srisuryaningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ayam KUB merupakan suatu jenis ayam Persilangan yang mampu memberikan produksi daging dan performa yang mirip ayam lokal dan rendah lemak abdominal. Sistem pemeliharaan ayam KUB dilakukan secara intensif, meliputi upaya seleksi pengadaan bibit, perkandangan, vaksinasi serta sosial ekonomi. Dalam pengembangan usaha ayam KUB sistem pemeliharaan merupakan suatu aspek penting sebeb dengan pemeliharaan yang baik akan menghasilkan tumbuh kembang yang lebih baik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah Memberikan motivasi dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penggunaan lahan yang produktif yang berpenghasilan tinggi dan memberikan keterampilan kepada masyarakat petani ternak tentang teknologi budidaya ayam KUB. Kegiatan ini terdiri dari beberapa tahap antara lain memberikan materi tentang system pemeliharaan ayam KUB dan pelatihan langsung. Masyarakat menerima materi sambal berdiskusi tanya jawab apabila ada hal-hal yang dianggap kurang jelas. Mitra pada kegiatan ini adalah kelompok tani ternak yang menerima bantuan ayam KUB dari pemerintah. Rata-rata berat badan ayam KUB hingga panen pada umur 2 bulan adalah 617 gram dengan sistem pemeliharaan intensif.
EDUKASI JAJANAN PANGAN ASAL HEWAN YANG SEHAT DAN BERGIZI UNTUK MENIGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DI TEMPAT WISATA PENTADIO RESORT Taha, Siswatiana R; Zainudin, Srisukmawati; Tine, Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat memberikan manfaat bagi masyarakat berupa kegiatan seperti edukasi untuk meningkatkan kualitas hidup. Lokasi wisata merupakan tempat yang selalu ramai di kunjungi oleh masyarakat dari semua kalangan dan selalu ramai oleh penjual berbagai makanan dan jajanan. Makanan jajanan adalah makanan dan minuman yang dipersiapkan atau dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan di tempat-tempat umum yang langsung dikonsumsi tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut (WHO, 2006). Jajanan sehat dan bergizi sangat penting dalam berperan memberikan asupan energi dan gizi bagi anak khususnya usia sekolah. Namun seiring perkembangan zaman semakin banyak bahan kimia yang dikembangkan dan digunakan sebagai bahan tambahan dalam jajanan dan makanan. Kasus keracunan Indonesia yang paling sering dilaporkan dari tahun 2004-2014 adalah keracunan akibat pangan jajanan dan keracunan akibat pangan olahan. Pada Tahun 2014, Badan Pengawas Obat dan Makanan melakukan pengujian terhadap pangan jajanan dan hasilnya adalah dari 13.536 sampel terdapat 11.871 (87,69%) sampel yang memenuhi syarat dan 1.665 (12,31%) sampel tidak memenuhi syarat (Rahayu, 2014). Pengabdian ini dilaksanakan pada hari 6 Juli 2024 bertempat di Pentadio Resort Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk ceramah dengan bantuan power point dan diskusi kepada masyarakat sebagai peserta. Adapun yang menjadi peserta adalah kelompok Ibu-ibu, Remaja dan anak-anak.
EFFECT OF SUBSTITUTING CASSAVA LEAF FLOUR (Manihot esculenta) IN COMMERCIAL RATIONS ON THE NON-CARCASS WEIGHT PERFORMANCE OF QUAIL Rifai, Ahmat; Fathan, Suparmin; Gubali, Syukri; Zainudin, Srisukmawati; Sayuti, Muhammad; Dako, Safriyanto
Jambura Journal of Animal Science Vol 8, No 1 (2025): Jambura Journal of Animal Science
Publisher : Animal Husbandry Department, Faculty of Agriculture Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35900/jjas.v8i1.27890

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the effect of cassava leaf meal substitution (Manihot esculenta) in feed on the non-carcass performance of quails. The method used was a complete randomized design (RAL) with 5 treatments and 4 replicates, using a total of 140 quails. Feed treatment consists of: P0 (100% commercial feed), P1 (96% commercial feed + 4% cassava leaf meal), P2 (94% commercial feed + 6% cassava leaf meal), P3 (92% commercial feed + 8% cassava leaf meal), and P4 (90% commercial feed + 10% cassava leaf meal). The variables observed in this study include: non-carcass weight, non-carcass percentage, non-carcass weight of the head, neck, blood, legs, and feathers. The data obtained was then analyzed using multi-dimensional fingerprint analysis (ANOVA) at a real level of 5%, if it shows a real difference (P0.05), then it is continued with the Smallest Real Difference (BNT) follow-up test. The results showed that cassava leaf flour had a real effect (P0.05) on non-carcass weight, non-carcass percentage, and head and neck weight, but had no real effect (P0.05) on blood, legs, and feather weight. Further tests showed that in non-carcass weights, the control treatment (P0) was markedly different from all other treatments (P1, P2, P3, P4), and P1 was markedly different from P3 and P4, while P2 was not markedly different from P3 and P4. In non-carcass percentages, P1 differs markedly from P2, P3, and P4, but does not differ from P0, whereas P0 differs markedly from P2, P3, and P4. In head weights, P1 and P0 were markedly different, while in neck weights, P0 was markedly different from all other treatments. It can be concluded that cassava leaf flour can be used as a substitute in quail feed to improve non-carcass performance, especially in the treatment of 96% commercial feed + 4% cassava leaf flour.
The Effect Of Applying Corn Leaf Flour And Seaweed To The Parts Of Broiler Chicken Carcasses Kept In Litter Cages Sri Selvi Suudi; Ellen J. Saleh; Suparmin Fathan; Srisukmawati Zainudin
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 01 (2026): January- March, International Journal of Technology and Education Research (IJ
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i01.2729

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of carcass parts on broiler chickens fed corn leaf flour and seaweed. This study used a Complete Random Design (RAL) with 6 treatments and 4 replicates. The treatment provided was the administration of seaweed flour and corn leaf flour to 96 broiler chickens aged 2 weeks. The experimental feed used in this study was P0 (commercial feed), P1 (10% corn leaf meal), P2 (10% seaweed meal), P3 (5% corn leaf meal + 15% seaweed meal), P4 (10% corn leaf meal + 10% seaweed meal), and P5 (15% corn leaf meal + 5% seaweed meal). The observed research variables were cut weight, chest weight, thighs, wings, and back. The results of this study were that corn leaf flour and seaweed flour did not have a real effect on the weight value of the chest, thighs, wings, and back. It was concluded that the application of corn leaf flour and seaweed had an effect on the weight of the broiler chicken carcass
Kualitas Fisik Daging Ayam Broiler Yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Daun Jagung Dan Tepung Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Prasetiyanto, Riswanoko Dwi; Zainudin, Srisukmawati; Mukhtar, Muhammad; Saleh, Ellen J; Fathan, Suparmin
Jurnal Sains Ternak Tropis Vol 4, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jstt.4.1.20-27.2026

Abstract

This study aims to analyze the physical quality of broiler chicken meat fed with feed containing corn leaf flour and seaweed flour (Eucheuma cottonii). This experiment used a completely randomized design (CRD) with 6 treatments and 4 replicates. A total of 96 broiler chickens were divided into 6 treatments, with each treatment unit consisting of 4 chickens. The variables observed were pH, water holding capacity (WHC), meat color, and cooking loss. The research data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that the addition of corn leaf flour and seaweed flour had a significant effect on the pH value and color of the meat (P<0.05). Water retention tended to increase in the mixed treatment, although not significantly (P>0.05). The cooking shrinkage value did not differ significantly (P>0.05). The conclusion of this study is that feeding broilers with corn leaf flour and seaweed flour supplements can improve the physical quality of their meat, especially in terms of pH and color, although it has no significant effect on water-holding capacity and cooking loss.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisik daging ayam broiler yang diberi pakan mengandung tepung daun jagung dan tepung rumput laut (Eucheuma cottonii). Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 6 perlakuan dengan 4 ulangan, sebanyak 96 ekor ayam broiler dibagi dalam 6 perlakuan, dimana setiap unit perlakuan terdiri 4 ekor. Variabel yang diamati adalah pH, daya ikat air (WHC), warna daging dan susut masak. Data hasil penelitian dianalisis mengunakan analysis of variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun jagung dan tepung rumput laut berpengaruh nyata terhadap nilai pH dan warna daging (P<0,05). Daya ikat air cenderung meningkat pada perlakuan campuran, meskipun tidak signifikan (P>0,05). Nilai susut masak tidak berbeda nyata (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian pakan dengan tambahan tepung daun jagung dan tepung rumput laut mampu memperbaiki kualitas fisik daging broiler terutama pada parameter pH dan warna, meskipun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap daya ikat air dan susut masak.
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Pisang Goroho Fermentasi Terhadap Bobot Giblet Pada Ayam Kampung Super Ahmad, Fatmah; Djunu, Sri Suryaningsih; Syahruddin, Syahruddin; Zainudin, Srisukmawati
Jurnal Sains Ternak Tropis Vol 4, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jstt.4.1.28-36.2026

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of feeding fermented goroho banana peel flour on giblet weight (liver, gizzard, lymph, and heart). The method used in this study was a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 5 replicates. The number of super native chickens used in the study was 125. The treatments consisted of P0 (Ration (0%) without fermented goroho banana peel flour), P1 (ration + 5% fermented goroho banana peel flour), P2 (ration + 10% fermented goroho banana peel flour), P3 (ration + 15% fermented goroho banana peel flour), P4 (ration + 20% fermented goroho banana peel flour). The variables observed were giblet weight, which included the gizzard, heart, liver, and lymph. The results showed that fermented goroho banana peel flour as a feed substitute had no significant effect (P>0.05) on the weight of the gizzard, liver, heart, and lymph nodes in super native chickens. In conclusion, fermented goroho banana peel flour at 5% to 20% in the ration did not affect the weight of the gizzard, heart, liver, and lymph nodes of 60-day-old super native chickens.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung kulit pisang goroho frementasi terhadap bobot giblet (hati, gizard, limfa, dan jantung). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Jumlah ayam kampung super yang digunakan dalam penelitian sebanyak 125 ekor. Perlakuan terdiri atas P0 (Ransum (0%) tanpa tepung kulit pisang goroho fermentasi), P1 (Ransum + 5% tepung kulit pisang goroho fermentasi), P2 (Ransum + 10% tepung kulit pisang goroho fermentasi), P3 (Ransum + 15% tepung kulit pisang goroho fermentasi), P4 (Ransum + 20% tepung kulit pisang goroho fermentasi). Variabel yang diamati adalah bobot giblet yang meliputi: Gizzard, Jantung, Hati, dan Limfa. Hasil penelitian menunjukan bahwa tepung kulit pisang goroho fermentasi sebagai pakan pengganti ransum tidak memberikan pengaruh nyata pada bobot gizzard, hati, jantung, dan limfa pada ayam kampung super. Kesimpulannya bahwa tepung kulit pisang goroho fermentasi 5% sampai 20% dalam ransum tidak memengaruhi bobot gizzard, jantung, hati, dan limfa, ayam kampung super umur 60 hari. Namun pada persentase bobot limfa terjadi peningkatan pada P4 yang menggunakan 20% tepung kulit pisang goroho fermentasi dalam pakan.
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA SAPI DAN AYAM Hadjim, Abdilah Ma'ruf; Taha, Siswatiana R.; Sampe, Agung Prawira; Tahir, Nandi; Zainudin, Srisukmawati
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis ektoparasit yang menginfestasi sapi dan ayam pada sistem peternakan rakyat serta menganalisis pola penyebaran dan faktor lingkungan yang memengaruhi tingkat infestasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan survei lapangan pada peternakan intensif dan semi intensif, dilanjutkan pengambilan sampel melalui teknik skin scraping, feather combing, serta penangkapan parasit menggunakan alat steril. Sampel kemudian dianalisis secara morfologis di laboratorium menggunakan mikroskop cahaya dan kunci determinasi taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sapi didominasi ektoparasit dari genus Rhipicephalus dan Haemaphysalis, sedangkan ayam banyak terinfestasi Menopon gallinae dan Dermanyssus gallinae. Pola infestasi sangat dipengaruhi sanitasi kandang, manajemen pemeliharaan, dan kondisi mikro lingkungan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan pengendalian terpadu berbasis ekologi untuk menekan risiko infestasi dan meningkatkan produktivitas ternak.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PETERNAK DALAM PRAKTIK PENYUNTIKAN TERNAK SAPI DI DESA LIMEHE BARAT, KECAMATAN TABONGO, KABUPATEN GORONTALO Valerina, Nezza; Taha, Siswatiana Rahim; Zainudin, Srisukmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak sapi dalam menerapkan teknik penyuntikan yang benar, aman, dan sesuai prinsip kesejahteraan hewan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, melalui metode penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi meliputi teknik penyuntikan intramuskular, subkutan, intravena, dan intradermal, pemilihan lokasi penyuntikan, prinsip aseptik–antiseptik, serta penanganan dan restrain ternak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peternak terhadap lokasi dan teknik penyuntikan yang tepat serta kesadaran akan pentingnya kebersihan alat dan keselamatan kerja. Peternak mampu mempraktikkan teknik penyuntikan dasar dengan benar di bawah pendampingan tim. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan manajemen kesehatan ternak sapi dan mendukung upaya pencegahan kesalahan pemberian obat yang berpotensi merugikan kesejahteraan hewan dan kualitas produk ternak.