Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Reklamasi Lahan Dan Penyediaan Pakan Sapi Potong Melalui Penanaman Tanaman Gamal (Gliricidia maculata) di Desa Dambalo Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara Bahri, Syamsul; Zainudin, Srisukmawati; Ilham, Fahrul; Tahir, Muh.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gamal (Gliricidia maculata) adalah tanaman leguminosa jenis perdu dan masih kerabat  polong-polongan yang sering digunakan untuk pakan ternak. Gamal memiliki manfaat sebagai pagar hidup, peneduh tanaman perkebunan (kakao, kopi, teh), sebagai rambatan tanaman, penambat nitrogen yang baik bagi tanaman yang tumbuh di bawahnya, pengendali erosi tanah dan longsor, dapat mematikan gulma yang tumbuh di bawahnya, daun dan rantingnya sebagai mulsa atau pupuk hijau, mengandung banyak protein  dan mudah dicerna ternak ruminansia. Hasil pengamatan dan wawancara dengan beberapa warga Desa Dambalo telah melakukan penanaman gamal di sekitar pekarangan rumah maupun di kebun sebagai pagar hidup namun tidak dilakukan dengan baik, tanpa diikuti pemeliharaan dan pemupukan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga desa di Desa Dambalo Kecamatan Tomilito dalam melakukan budidaya tanaman gamal untuk perbaikan lahan pertanian dan sumber pakan sapi potong dengan lama kegiatan 45 hari. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan kelompok mitra sasaran adalah pembelajaran melalui pemberian teori dan simulasi kepada warga desa selanjutnya praktek langsung bersama mahasiswa dan warga desa. Program kegiatan yang telah dilaksanakan adalah program Pelatihan Pengenalan dan Budidaya Tanaman Gamal, Persiapan dan Pengolahan Lahan, Penanaman Gamal, Pemupukan dan Pemeliharaan. Peserta yang terdiri dari beberapa warga desa pilihan yang memiliki mata pencaharian petani peternak. Selama kegiatan penyuluhan, peserta cukup antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi cara budidaya gamal dan pemberiannya pada ternak sapi. Stek tanaman gamal yang ditanam telah berhasil tumbuh dan bertunas meskipun belum semuanya dikarenakan cuaca panas dan kekurangan air akibat kemarau yang panjang. Penanganan stek tanaman di awal awal penanaman seperti pembersihan dan penyiraman sekitar tanaman sangat penting sebab perakaran batang dalam tanah belum maksimal dan rawan terganggu oleh gulma dan semak belukar
SUPLEMEN PAKAN UREA MOLASES BLOK (UMB) BAGI MASYARAKAT PETERNAK Djunu, Sri Suryaningsih; Saleh, Ellen J; Zainudin, Srisukmawati; Syahruddin, Syahruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSRACT               This service aims to increase knowledge and motivate farmer community group participants in Lonuo village, Tilongkabila sub-district, Bone Bolango Regency in utilizing local feed originating from food crop waste as cattle feed in the form of a urea molasses block (UMB) feed supplement. The results of the activity showed that the level of knowledge of the participants about the material for making UMB supplement feed before the training was 07.00% and after counseling and demonstrations their knowledge increased by 93.00%. The existence of this training activity by the community is very helpful because it can open the insights of breeders in utilizing food crop waste which so far has only been wasted and not utilized.Keywords: Urea Molasses Block, Food Crop Waste. ABSTRAK            Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta menumbuhkan motivasi peserta kelompok masrakat peternak di desa Lonuo kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango dalam memanfaatkan pakan lokal yang berasal dari limbah tanaman pangan sebagai pakan ternak sapi dalam bentuk suplemen pakan urea molases blok (UMB). Hasil kegiatan diperoleh bahwa tingkat pengetahuan peserta tentang materi pembuatan pakan suplemen UMB sebelum pelatihan adalah 07,00% dan setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi pengetahuanya meningkat 93,00%. Adanya kegiatan pelatihan ini oleh masyarakat dirasa sangat membantu karena dapat membuka wawasan peternak dalam memanfaatkan limbah tanaman pangan yang selama ini hanya terbuang dan tidak termanfaatkan. Kata Kunci: Urea Molases Blok, Limbah Tanaman Pangan.
PELATIHAN USAHA TERNAK AYAM KUB PADA PETANI TERNAK DI DESA LONUO KECAMATAN TILONGKABILA BONE BOLANGO Saleh, Ellen J.; Zainudin, Srisukmawati; Djunu, Srisuryaningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ayam KUB merupakan suatu jenis ayam Persilangan yang mampu memberikan produksi daging dan performa yang mirip ayam lokal dan rendah lemak abdominal. Sistem pemeliharaan ayam KUB dilakukan secara intensif, meliputi upaya seleksi pengadaan bibit, perkandangan, vaksinasi serta sosial ekonomi. Dalam pengembangan usaha ayam KUB sistem pemeliharaan merupakan suatu aspek penting sebeb dengan pemeliharaan yang baik akan menghasilkan tumbuh kembang yang lebih baik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah Memberikan motivasi dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penggunaan lahan yang produktif yang berpenghasilan tinggi dan memberikan keterampilan kepada masyarakat petani ternak tentang teknologi budidaya ayam KUB. Kegiatan ini terdiri dari beberapa tahap antara lain memberikan materi tentang system pemeliharaan ayam KUB dan pelatihan langsung. Masyarakat menerima materi sambal berdiskusi tanya jawab apabila ada hal-hal yang dianggap kurang jelas. Mitra pada kegiatan ini adalah kelompok tani ternak yang menerima bantuan ayam KUB dari pemerintah. Rata-rata berat badan ayam KUB hingga panen pada umur 2 bulan adalah 617 gram dengan sistem pemeliharaan intensif.
EDUKASI JAJANAN PANGAN ASAL HEWAN YANG SEHAT DAN BERGIZI UNTUK MENIGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DI TEMPAT WISATA PENTADIO RESORT Taha, Siswatiana R; Zainudin, Srisukmawati; Tine, Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat memberikan manfaat bagi masyarakat berupa kegiatan seperti edukasi untuk meningkatkan kualitas hidup. Lokasi wisata merupakan tempat yang selalu ramai di kunjungi oleh masyarakat dari semua kalangan dan selalu ramai oleh penjual berbagai makanan dan jajanan. Makanan jajanan adalah makanan dan minuman yang dipersiapkan atau dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan di tempat-tempat umum yang langsung dikonsumsi tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut (WHO, 2006). Jajanan sehat dan bergizi sangat penting dalam berperan memberikan asupan energi dan gizi bagi anak khususnya usia sekolah. Namun seiring perkembangan zaman semakin banyak bahan kimia yang dikembangkan dan digunakan sebagai bahan tambahan dalam jajanan dan makanan. Kasus keracunan Indonesia yang paling sering dilaporkan dari tahun 2004-2014 adalah keracunan akibat pangan jajanan dan keracunan akibat pangan olahan. Pada Tahun 2014, Badan Pengawas Obat dan Makanan melakukan pengujian terhadap pangan jajanan dan hasilnya adalah dari 13.536 sampel terdapat 11.871 (87,69%) sampel yang memenuhi syarat dan 1.665 (12,31%) sampel tidak memenuhi syarat (Rahayu, 2014). Pengabdian ini dilaksanakan pada hari 6 Juli 2024 bertempat di Pentadio Resort Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk ceramah dengan bantuan power point dan diskusi kepada masyarakat sebagai peserta. Adapun yang menjadi peserta adalah kelompok Ibu-ibu, Remaja dan anak-anak.
EFFECT OF SUBSTITUTING CASSAVA LEAF FLOUR (Manihot esculenta) IN COMMERCIAL RATIONS ON THE NON-CARCASS WEIGHT PERFORMANCE OF QUAIL Rifai, Ahmat; Fathan, Suparmin; Gubali, Syukri; Zainudin, Srisukmawati; Sayuti, Muhammad; Dako, Safriyanto
Jambura Journal of Animal Science Vol 8, No 1 (2025): Jambura Journal of Animal Science
Publisher : Animal Husbandry Department, Faculty of Agriculture Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35900/jjas.v8i1.27890

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the effect of cassava leaf meal substitution (Manihot esculenta) in feed on the non-carcass performance of quails. The method used was a complete randomized design (RAL) with 5 treatments and 4 replicates, using a total of 140 quails. Feed treatment consists of: P0 (100% commercial feed), P1 (96% commercial feed + 4% cassava leaf meal), P2 (94% commercial feed + 6% cassava leaf meal), P3 (92% commercial feed + 8% cassava leaf meal), and P4 (90% commercial feed + 10% cassava leaf meal). The variables observed in this study include: non-carcass weight, non-carcass percentage, non-carcass weight of the head, neck, blood, legs, and feathers. The data obtained was then analyzed using multi-dimensional fingerprint analysis (ANOVA) at a real level of 5%, if it shows a real difference (P0.05), then it is continued with the Smallest Real Difference (BNT) follow-up test. The results showed that cassava leaf flour had a real effect (P0.05) on non-carcass weight, non-carcass percentage, and head and neck weight, but had no real effect (P0.05) on blood, legs, and feather weight. Further tests showed that in non-carcass weights, the control treatment (P0) was markedly different from all other treatments (P1, P2, P3, P4), and P1 was markedly different from P3 and P4, while P2 was not markedly different from P3 and P4. In non-carcass percentages, P1 differs markedly from P2, P3, and P4, but does not differ from P0, whereas P0 differs markedly from P2, P3, and P4. In head weights, P1 and P0 were markedly different, while in neck weights, P0 was markedly different from all other treatments. It can be concluded that cassava leaf flour can be used as a substitute in quail feed to improve non-carcass performance, especially in the treatment of 96% commercial feed + 4% cassava leaf flour.