Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERSENTASE KARKAS AYAM KAMPUNG SUPER YANG DIBERI TEPUNG USUS AYAM SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN DALAM RANSUM Mohamad Indra Rupu; Syahruddin Syahruddin; Srisukmawati Zainudin
Jambura Journal of Animal Science Vol 5, No 1 (2022): Jambura Journal of Animal Science
Publisher : Animal Husbandry Department, Faculty of Agriculture Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35900/jjas.v5i1.9837

Abstract

This study aimed to determine the weight and carcass percentage of super free-range chicken given broiler chicken intestine flour as substitution of fish meal in the fed ration. The study used experimental methods arranged in a Completely Randomized Design (CRD) consisting of five treatments and four replications in order to obtain 20 experimental units. The experimental used were one hundred super free-range chickens which were day old chick. The chickens were placed in 20 colony cages, each of which was filled with 5 birds. The treatment of fed ration consisted of P0 (Fed ration with 10% fish meal, without chicken intestine flour), P1 (7.5% fish meal + 2.5% chicken intestine flour), P2 (5.0% fish meal + 5.0% chicken intestine flour), P3 (2.5% fish meal + 7.5% chicken intestine flour) and P4 (Fed ration without fish meal + 10% chicken intestine flour). After 8 week old (56 days) the chickens were slaughtered and the carcass parts separated. The variables observed were live body weight, carcass weight, carcass percentage of the thigh, chest, back and wings. The results showed that the treatment had no significant effect (P0.05) on live body weight, carcass percentage and carcass percentage of the thigh, breast, back and wing of super free-range chickens. It was concluded that broiler chicken intestine flour could be used up to 10% level as a substitute for fish meal in the ration and did not reduce body weight and carcass percentage of super free-range chickens.
UPAYA PENINGKATAN POPULASI TERNAK AYAM KAMPUNG MELALUI TEKNIK PENETASAN DI KELURAHAN WUMIALO SRI SUKMAWATI ZAINUDIN
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 2, No 1 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah merubah perilaku baik pengetahuan, sikap maupun ketrampilan. Kegiatan pengabdian kolaboratif dosen dan mahasiswa berlokasi di Kelurahan Wumialo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo sebagai bentuk upaya melatih masyarakat menghasilkan bibit ternak ayam kampung dengan teknik penetasan secara mandiri. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat adalah aspek pengetahuan dan ketrampilan teknik penetasan telur ayam kampung. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada sekelompok masyarakat Kelurahan Wumialo tentang penetasan telur ayam kampung. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah metode penyuluhan/pelatihan/bimbingan teknis tentang bagaimana teknik penetasan telur ayam kampung secara mandiri. Hasil kegiatan pengabdian adalah masyarakat yang mengikuti penyuluhan/ pelatihan dapat mengerti dan memahami serta dapat mempraktekkan teknik penetasan telur ayam kampung secara mandiri. Diharapkan bahwa kelompok masyarakat sebagai peserta pelatihan dapat menjadi 1) mandiri dalam melakukan kegiatan penetasan tel;ur ayam kampungh, 2) contoh atau motivasi bagi masyakat lainnya
Penampilan Produksi Telur Burung Puyuh Yang Di Beri Tepung Daun Kelor ( Moringa Oleifera Lam ) Dalam Ransum Ratna I Pabila; Nibras K Laya; Syukri I Gubali; Srisukmawati Zainudin
Gorontalo Journal of Equatorial Animals Vol 2, No 2 (2023): Gorontalo Journal of Equatorial Animals
Publisher : Gorontalo Journal of Equatorial Animals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present study aimed to determine the effect of Moringa leaf powder on the performance of quail (Coturnix coturnix Japonica) eggs production. The study was conducted from January to March 2022 at the production enclosures of the Department of Animel Science. Thelivestock used in the study  were 100 quails, layer fase. Beside, the ration used was composed  of feed ingrediens, namely moringa leaf powder, fish meal, concentrate,corn meal, rice bran, and premix. The study employed a completely  randomized design (CRD) consisting of five treatments and four refilication. The treatments given in the study were P0: basic ration (withhout the addition of Moringa leaf flour), P1: 98% basic ration +2% Moringa leaf powder= 100%, P2:96% basic ration +4% Moringa leaf powder =100%, P3: 94% bsic ration + 6% moringa leaf powder =100%, P4: 92% basic ration + 8%Moringa leaf powder = 100%. Furthemore, the data obtained were analyzed using Analysis of Varians (ANOVA), and the variables observed were egg production , egg weight, ration consumption and ration conversion. The findings proved that the addition of Moringa leaf powder to quail rations provided  for up to 35 days had no significant effect on egg production, egg weight, ration consumption, and ration conversion.
Penerapan cegah stres pada ayam ras petelur : Application of stress prevention in laying chickens Safriyanto Dako; Nibras Laya; Fahria Datau; Syukri Gubali; Sri Yeni Pateda; Syahruddin Syahruddin; Suparmin Fathan; Srisukmawati Zainudin
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v4i3.427

Abstract

ABSTRACT  Laying breeds of chickens are sensitive to stress, which can affect growth and egg production. The aim of this service is to implement stress prevention in the laying hen business for a group of laying hen breeders in Inomata Village, Bonebolango, Gorontalo. The Active Participatory Service (PRA) model is implemented through group mentoring. Activities are carried out through preparation of mentoring activities, building agreements, consultations and scheduling in mentoring and problem inventory. Education is carried out for breeders with knowledge and skills, namely motivating breeders, providing knowledge and skills in preventing stress in laying hens. Organizing community service activities on how to prevent stress in laying hens for breeders in Inomata village can prevent stress in laying hens.  Keywords: Breeder groups; Laying chickens; Stress pressure   ABSTRAK Ayam ras petelur sensitif terhadap stress, sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi telur. Tujuan pengabdian ini menerapkan pencegahan stress pada usaha ayam ras petelur bagi kelompok peternak ayam ras petelur di Desa Inomata, Bonebolango, Gorontalo.  Model pengabdian Partisipatori Aktif  (PRA) dilaksanakan melalui pendampingan kelompok. Kegiatan dilaksanakan melalui persiapan kegiatan pendampingan, membangun kesepakatan, rembuk dan penjadwalan dalam pendampingan dan Inventaris masalah. Edukasi dilakukan pada peternak dengan pengetahuan dan keterampilan yakni memotivasi peternak, pembekalan pengetahuan dan ketrampilan dalam mencegah terjadinya stress pada ayam petelur. Terselenggaranya kegiatan pengabdian tentang cara cegah stress pada ayam petelur bagi peternak didesa Inomata dapat melakukan pencegahan stress pada ayam petelur. Kata kunci: Ayam petelur; Kelompok peternak; Tekanan stress  
Kualitas Fisik Daging Ayam Kampung Unggul Balitnak yang Diberi Tepung Jeroan Ikan Cakalang Dalam Ransum Ardiyanti, Mila; Zainudin, Srisukmawati; Taha, Siswatiana R.
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh pemberian tepung jeroan ikan cakalang sebagai subtitusi tepung ikan dalam ransum terhadap susut masak, daya ikat air, pH dan warna daging ayam KUB. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan pada dari bulan November 2022 hingga Januari 2023 dan bertempat di Laboratorium Ternak Unggas Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dan terdiri dari tiga perlakuan dan lima ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan, masing-masing percobaan menggunakan 5 ekor ayam sehingga ayam yang dibutuhkan berjumlah 75 ekor. P0 tepung ikan dalam ransum ikan 10% + 0% tepung jeroan ikan cakalang, P1 tepung ikan dalam ransum 7,5% + 2,5% tepung jeroan ikan cakalang, P2 tepung ikan dalam ransum 5% + 5% tepung jeroan ikan cakalang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian tepung jeroan ikan cakalang terhadap kualitas fisik daging ayam KUB memberikan pengaruh nyata terhadap pH, WHC dan warna daging pada kekuningan (b), tetapi tidak memberi pengaruh nyata terhadap cooking loss, warna daging pada (L) kecerahan dan (a) kemerahan. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung jeroan ikan cakalang dengan taraf 5% dapat diberikan.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) SEBAGAI BAHAN PENGAWET TELUR AYAM RAS Sayuti, Muhammad; Bilaleya, Irda; Taha, Siswatiana R.; Syahruddin, Syahruddin; Zainudin, Srisukmawati
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan daun sirsak (Annona muricata L.) sebagai bahan pengawet telur ayam ras.  Penelitian disusun berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan.  Perlakuan adalah perendaman telur ayam ras selama 24 jam dalam ekstrak daun sirsak dengan konsentrasi 0 %, 10 %, 20 %, dan 30 % dengan masing-masing lima ulangan.  Data dianalisis ragam sesuai dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan diuji lanjut menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT).  Parameter yang diukur adalah persentase penurunan bobot, pH, dan diameter rongga udara telur ayam ras yang disimpan pada suhu ruang selama 35 hari.  Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa telur ayam ras yang direndam selama 24 jam dalam ekstrak daun sirsak dengan konsentrasi yang berbeda dan disimpan pada suhu ruang selama 35 hari, berpengaruh tidak nyata (T>0,05) terhadap persentase penyusutan bobot dan  pH telur, tetapi berpengaruh nyata (T<0,05) terhadap diameter rongga udara telur.  Diameter rongga udara telur ayam ras yang direndam selama 24 jam dalam ekstrak daun sirsak dengan konsentrasi 30 % berbeda nyata (P<0,05) lebih rendah dari konsentrasi 0 %, 10 %, dan 20 %.  Kesimpulan adalah perendaman selama 24 jam dalam ekstrak daun sirsak dengan konsentrasi 30 % dapat memperpanjang daya simpan telur selama 35 hari berdasarkan diameter rongga udara telur. Kata kunci: telur ayam ras, ekstrak daun sirsak, konsentrasi, pengawet           ABSTRACT This research aims to determine the use of soursop leaves (Annona muricata L.) as a preservative for purebred chicken eggs.  The research was structured based on a completely randomized design (CRD) with four treatments and four replications.  The treatment was soaking chicken eggs for 24 hours in soursop leaf ekstrake with concentrations of 0 %, 10 %, 20 % and 30 % with five replications each.  Data were analyzed for variance according to a completely randomized design (CRD) and tested further using the Least Significant Difference Test (BNT).  The parameters measured were the percentage reduction in weight, pH and air cavity diameter of purebred chicken eggs stored at room temperature for 35 days.  The results of analysis of variance showed that chicken eggs soaked for 24 hours in soursop leaf ekstrake with different concentrations and stored at room temperature for 35 days had no significant effect (T>0.05) on the percentage of weight loss and pH of the eggs, but did. significant (T<0.05) on the diameter of the egg air cavity.  The diameter of the air cavity of purebred chicken eggs soaked for 24 hours in soursop leaf ekstrake with a concentration of 30 % was significantly (P<0.05) lower than concentrations of 0 %, 10 % and 20 %.  The conclusion is that soaking for 24 hours in soursop leaf ekstrake with a concentration of 30 % can extend the shelf life of eggs for 35 days based on the diameter of the eggs air cavity. Keywords: egg, soursop leaves ekstrake, concentration, preservati
Produktivitas Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) Pada Periode Starter Laudengi, Sasmita; Hasan, Nurain; U, Sasmita; Ilham, Fahrul; Dako, Safriyanto; Zainudin, Srisukmawati
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas ayam kampung dapat bervariasi dan dipengaruhi oleh lingkungan tempat dipelihara dan genetiknya. Pertahanan tubuh Ayam KUB cukup baik dalam menghadapi iklim sulit seperti kemarau panjang, mudah beradaptasi di daerah lahan kering. Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) saat ini semakin banyak dibudidayakan di Gorontalo sehingga penting diketahui produktivitasnya. Tujuan penelitian ini mengetahui produktivitas (bobot badan dan pertambahan bobot badan) ayam KUB yang dipelihara secara intensif. Waktu penelitian adalah Oktober 2024 di Desa Tambo’o Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bonebolango. Parameter yang diamati adalah bobot badan, pertambahan bobot badan, dan konsumsi pakan ayam KUB selama fase starter. Penelitian ini menggunakan metode survei, diawali dengan pengambilan data sekunder. Jumlah sampel ayam KUB sebanyak 50 ekor dengan jenis kelamin jantan dan betina (unsex). Data primer diperoleh dengan melakukan observasi langsung serta melakukan penimbangan untuk mengetahui bobot badan dan pertambahan bobot badan setiap minggu. Berdasarkan hasil pengamatan bobot ayam KUB umur 7 hari adalah 41,8 gram dan saat umur 21 hari adalah 94,14 gram, dengan pertambahan bobot badan sebesar 2,48 gram/hari. Pertambahan bobot badan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pakan dan manajemen pemeliharaan. Ayam akan mengalami pertumbuhan bobot badan yang cukup signifikan dengan pemberian pakan yang baik, kandang yang nyaman, perawatan kesehatan yang optimal. Kesimpulannya adalah bobot badan ayam KUB meningkat seiring dengan meningkatnya umur ternak.
EFISIENSI PAKAN DAN NILAI IN COME OVER FEED COST AYAM KUB YANG DIBERI TEPUNG JEROAN IKAN CAKALANG Syahruddin, Syahruddin; Zainudin, Srisukmawati; Mootalu, Sri Meriyanti A.
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Efisiensi Penggunaan Pakan, Bobot Badan Akhir dan Nilai Income Over Feed Cost Ayam KUB yang diberi Tepung Jeroan Ikan Cakalang Dalam Ransum. penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-jenuari 2023. di Labolatorium Peternakan Unggas Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo, menggunakan ayam KUB umur 2 minggu sebanyak 75 ekor. Pakan yang digunakan terdiri dari jegung giling, dedak padi, bungkil kedelai, tepung ikang, tepung kapur, top mix dan tepung jeroan ikan cakalang. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode ANOVA (analysis of variance). Perlakuan yang diberikan Tepung Jeroan Ikan Cakalang yaitu 0%, 2,5%, dan 5%. Parameter yang diukur yaitu Efisiensi Pakan, Bobot Badan Akhir dan Nilai Income Over Fedd Cost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemberian Jeroan Ikan Cakalang pada Ayam KUB menunjukan tidak berbeda nyata (p>0,05) terhadap Efisiensi Pakan, memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap Bobot Badan Akhir Ayam KUB, dan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap Nilai Income Over Feed Cost Ayam KUB. Kata Kunci: Efisiensi Pakan, Bobot Badan Akhir, Nilai Income Over Feed Cost, Ayam KUB.
STRUKTUR POPULASI DAN NATURAL INCREASE KAMBING LOKAL GORONTALO DI KECAMATAN BOTUPINGGE PROVINSI GORONTALO Ilham, Fahrul; Sayuti, Muhammad; Isa, Arman; Zainudin, Srisukmawati
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to identify the population structure and natural increase of local Gorontalo goats in Botupingge District, Bone Bolango Regency, Gorontalo. The total number of local Gorontalo goats observed at the research location was 163. The research method is by survey and data collection by observation and interviews using a list of questions. The research results showed that the number of local goats at the time of the research was 126 females and 37 males. The population structure consists of 7 adult males (18.91%) and 77 adult females (61.11%), seven young males (18.91%) and 26 young females (20.63%), male offspring 23 (62.16%) and 23 (18.69%) female offspring. The population structure of unsex goats is 28.22%, young goats are 20.24%, and adult goats are 51.53%. The highest import of goat livestock into the Botupingge District area was caused by births (81.81%), and expenditure was caused by deaths and sales (43.66%). The percentage of births to adult parents is 70.12%, and to the total population is 33.12%, purchases 16.66%, and immigration 1.51%. The percentage of goat deaths in the population was 19.01%, sales were 19.01%, slaughter was 4.29%, and natural increase was 14.11%. This research concludes that adult goats with female gender dominate the population structure of local Gorontalo goats in Botupingge District. However, when they are still young, they are dominated by male goats. The natural increase in local Gorontalo goats is 14.11% and is in the small/low category, so strategic breeding efforts are needed to reduce deaths and increase births
KONSUMSI PROTEIN DAN ENERGI AYAM KUB FASE STARTER YANG DIBERI TEPUNG JEROAN IKAN PADA TARAF YANG BERBEDA Zainudin, Srisukmawati; Sayuti, Muhammad; Bahri, Syamsul; Umar, Dion Saputra
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penggunaan tepung jeroan ikan pada taraf yang berbeda terhadap konsumsi protein dan energi ayam KUB. Materi penelitian yaitu tepung jeroan ikan dan ayam kampung unggul Balitnak (KUB). Metode penelitian adalah percobaan lapang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari 1) P0 (pakan tanpa jeroan ikan cakalang); 2) P1 (2,5% tepung jeroan ikan dalam pakan) dan 3) P2 (5% tepung jeroan ikan dalam pakan.  Variabel yang diukur adalah konsumsi ransum, konsumsi protein dan konsumsi energi.  Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam (Anova) dari rancangan acak lengkap.  Perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung jeroan ikan pada taraf yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan, dan memberikan penyaruh tidak nyata terhadap (P>0,05) terhadap konsumsi protein dan konsumsi energi ayam KUB Fase Strater.