Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH DOSIS PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea var. alboglabra ) Rina Susanti; Rugayah Rugayah; Setyo Widagdo; Darwin H Pangaribuan
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 1 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, JANUARI 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i1.4776

Abstract

Pemupukan nitrogen sangat dibutuhkan khususnya pada tanaman sayuran daun.  Pupuk sumber nitrogen yang sering digunakan para petani adalah urea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca dan di Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian ,Universitas Lampung.  Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2018-Januari 2019.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan tunggal dosis urea.  Dosis urea (u) yang digunakan adalah tanpa urea (u0), 150 kg/ha (u1), 300 kg/ha (u2), 450 kg/ha (u3), dan 600 kg/ha (u4).  Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 20 petak satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian urea memberikan pengaruh nyata dalam meningkatkan lebar daun, lebar tajuk, bobot basah tanaman, dan bobot kering tanaman.  Dosis urea 300 kg/ha (u2) menunjukkan hasil yang paling tinggi dalam meningkatkan lebar daun, lebar tajuk, bobot segar tanaman, dan bobot kering tajuk tanaman dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN LAMTORO PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) DENGAN SISTEM HIDROPONIK NFT Fadhilah, Alya; Pangaribuan, Darwin H.; Widagdo, Setyo
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 4 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, November 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i4.7402

Abstract

Salah satu nutrisi hidroponik populer adalah nutrisi AB mix, tapi harganya semakin mahal, sehingga diperlukan alternatif nutrisi organik berupa ekstrak daun lamtoro yang murah, mudah didapat, dan kaya nutrisi untuk tanaman sawi yang ditanam secara hidroponik. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh konsentrasi ekstrak daun lamtoro yang tepat sebagai substitusi nutrisi AB mix pada tanaman sawi yang ditanam secara hidroponik NFT. Penelitian dilakukan dari Januari sampai dengan Februari 2023 di Kebun Lapang, Kota Sepang Jaya, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 faktor tunggal jenis larutan nutrisi berupa P1 = 100% AB mix (Kontrol), P2 = 75% AB mix + 25% ekstrak daun lamtoro, P3 = 50% AB Mix  + 50% ekstrak daun lamtoro, dan P4 = 100% ekstrak daun lamtoro. Data dianalisis dengan analisis varians (ANOVA), dan pemisahan perbedaan rata-rata Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nutrisi AB mix masih menjadi nutrisi yang terbaik dalam menunjang pertumbuhan dan produksi tanaman sawi dibandingkan ekstrak daun lamtoro terhadap bobot segar tajuk, luas daun, indeks panen, bobot kering daun, bobot segar akar dan jumlah akar.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa Subsp. Chinensis) TERHADAP PERBEDAAN MEDIA TANAM DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR CUCIAN BERAS Azwa, Agfharinda; Widyastuti, Diana; Septiana, Liska Mutiara; Pangaribuan, Darwin H.
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 4 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, NOVEMBER 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i4.10038

Abstract

Tanaman pakcoy banyak diminati karena serat dan vitamin yang dikandungnya baik untuk kesehatan, mudah dibudidayakan dan memberikan prospek bisnis yang cerah bagi petani. Upaya yang dapat diterapkan dalam meningkatkan produksi pakcoy adalah dengan memberikan tambahan nutrisi melalui pengaplikasian pupuk organik cair dari air cucian beras dan meningkatkan kesuburan media tanam dengan penambahan pupuk kandang ayam dan arang sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan media tanam dan pengaplikasian poc cucian beras terhadap pertumbuhan produksi tanaman pakcoy. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang menggunakan dua faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pembuatan media tanam yang terdiri dari tanah (T0), tanah dan arang sekam (T1), tanah dan pupuk kandang ayam (T2). Faktor kedua adalah pemberian konsentrasi air beras yang terdiri dari 0% POC cucian beras (A0), 25% POC cucian beras (A1), 50% POC cucian beras (A2), 75% POC cucian beras (A3), 100% POC cucian beras (A4). Data yang diperoleh dinalisis melalui uji homogenitas ragam menggunakan uji Barlett dan aditivitas data diuji dengan uji Tukey. Data dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan antara kombinasi media tanam dan pemberian konsentrasi POC dapat meningkatkan hasil produksi tanaman pakcoy. Kombinasi media tanam tanah dan pupuk kandang ayam (T2) dan konsentrasi POC 25% menunjukkan hasil terbaik pada seluruh variabel pengamatan
Front Cover Dec 2020 Pangaribuan, Darwin
Journal of Agriculture and Applied Biology Vol 1 No 2 (2020): Journal of Agriculture and Applied Biology
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.097 KB)

Abstract

Front Cover Dec 2020
Front Cover Dec 2020 Pangaribuan, Darwin
Journal of Agriculture and Applied Biology Vol 1 No 2 (2020): Journal of Agriculture and Applied Biology
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front Cover Dec 2020
MAXIMIZATION OF PRE-HARVEST, HARVEST AND POST-HARVEST HANDLING AS AN EFFORT TO MAINTAIN WOTEL QUALITY Wahyudi; Pangaribuan, Darwin H.
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 1 (2025): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v9i1.6119

Abstract

Carrots (Daucus carota) are quite popular vegetables because they have a lot of nutritional content that is very good for health. To produce good quality carrots, it is necessary to carry out good pre-harvest and post-harvest activities, so that the nutritional content of carrots can be maintained properly. However, it should be noted that many pre-harvest and post-harvest activities are not right, resulting in poor quality carrots. Therefore, the purpose of this review is to find out the right pre-harvest, harvest and post-harvest activities to maintain the quality of carrots. This review is sourced from various journals, books and relevant articles. Pre-harvest activities that need to be considered include providing the right nutrition, determining the time of harvest and good harvest handling activities. Proper post-harvest activities can produce long shelf life and maintain the nutritional content of carrots. Regular consumption of carrots can maintain body health because the nutritional content of carrots is good for the body.  Keywords: fertilization, storage, shelf life, health, production
PENGARUH PERLAKUAN PINCHING DAN MATERI PEMECAH DORMANSI (KNO3 Dan BAP) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) ‘KRISTAL’ Widyastuti, RA Diana; Utomo, Setyo Dwi; Pangaribuan, Darwin H; Sanjaya, Purba; Agustin, Widia
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, FEBRUARI 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i1.9932

Abstract

Perbaikan keragaan bibit tanaman jambu biji Kristal dapat diperbaiki dengan aplikasi pinching dan pemberian materi pemecah dormansi (KNO3 dan BAP). Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh pinching terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman buah jambu biji ‘Kristal’.(2)Mengetahui pengaruh perlakuan KNO3 dan BAP (Benzyl Amino Purine) terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman buah jambu biji ‘Kristal’.(3)Mengetahui interaksi antara pinching dan materi pemecah dormansi terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman buah jambu biji ‘Kristal’.  Penelitian ini dilaksanakan di lahan Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dari bulan Maret 2021 hingga Juli 2021.  Perlakuan disusun secara faktorial (2x3) dalam rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang diulang sebanyak 4 kali.  Faktor pertama (P) pinching yang terdiri atas dua taraf , (P1) dengan pinching dan (P2) tanpa pinching.  Faktor kedua Materi Pemecah Dormansi (MPD) (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu (M1) tanpa zat pemecah dormansi, (M2) MPD KNO3, dan  (M3) MPD BAP.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Jumlah tunas baru dipengaruhi oleh pinching lebih banyak dibandingkan dengan tanpa pinching dengan selisih 0,31.  Panjang tunas baru dipengaruhi oleh pinching lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa pinching dengan selisih 3,22 cm. (2)Jumlah cabang dipengaruhi oleh BAP lebih banyak dibandingkan dengan tanpa materi pemecah dormansi dengan selisih 0,28 cabang. (3)Jumlah tunas baru dipengaruhi oleh pinching dan materi pemecah dormansi BAP.  Jumlah tunas baru terbanyak ditunjukkan oleh perlakuan pinching + BAP dengan jumlah 5,41, sedangkan kontrol 4,67 (selisih 0,74).
Pengaruh POC Rumput Laut sebagai Substitusi Nutrisi AB Mix pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) dengan Sistem Hidroponik Pangaribuan, Darwin H.; Widagdo, Setyo; Ginting, Yohannes C.; Saputri, Intania Puput; Fathulloh, M.
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1069

Abstract

Budidaya hidroponik umumnya menggunakan nutrisi AB Mix yang mengandung unsur hara yang lengkap.  Penggunaan pupuk organik cair (POC) dapat dijadikan sebagai alternatif untuk mengurangi kebutuhan nutrisi AB Mix. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh pemberian POC rumput laut sebagai substitusi nutrisi AB Mix (2) Mengetahui komposisi terbaik POC rumput laut yang disubstitusikan dengan nutrisi AB Mix. Perlakuan disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan tunggal dan 6 ulangan. Perlakuan terdiri atas empat taraf, yaitu R0 (100% AB Mix), R1 (AB Mix 75% + POC rumput laut 25%), R2 (AB Mix 50% + POC rumput laut 50%), dan R3 (AB Mix 25% + POC rumput laut 75%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC rumput laut sebanyak 25% sebagai substitusi nutrisi AB Mix setara dengan kualitas nutrisi AB Mix 100% yang ditunjukkan oleh variabel pengamatan dengan rata-rata panjang daun 17,26 cm, lebar daun 12,42 cm, jumlah daun 12,50, tingkat kehijauan daun 37,08, jumlah stomata daun 30,33, bobot segar batang dan daun 159,50 g, bobot kering batang dan daun 12,00 g, bobot segar akar 5,17 g, bobot kering akar0,78 g, dan diameter batang 12,00 mm. Komposisi terbaik POC rumput laut yang disubstitusikan dengan nutrisi AB Mix yaitu AB Mix 75% + POC rumput laut 25%, yang dibuktikan dengan bobo segar daun dan batang sebesar159,50 g atau mampu bersaing sebesar 99,27 % dari perlakuan 100 % AB Mix.
Pengurangan Pemakaian Pupuk Anorganik dengan Penambahan Bokashi Serasah Tanaman pada Budidaya Tanaman Tomat Pangaribuan, Darwin Habinsaran
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 39 No. 3 (2011): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.787 KB) | DOI: 10.24831/jai.v39i3.14960

Abstract

The aim of the research was to investigate the application of plant compost on the growth and yield of tomatoes. The experiment was conducted in Bandar Lampung from October 2009 until February 2010. The experimental design was completely randomized block design with 3 replications. The treatments were: control; recommended inorganic fertilizers 135 kg N ha-1, 75 kg P2O5 ha-1, and 110 kg K2O ha-1; white leadtree (Leucaena glauca) compost + recommended inorganic fertilizer; legume compost + 50% recommended inorganic fertilizer; teak (Tectona grandis) compost + recommended inorganic fertilizer; teak compost + 50% recommended inorganic fertilizer; paddy straw (Oryza sativa) compost + recommended inorganic fertilizer; paddy straw compost + 50% recommended inorganic fertilizer; rattlepod (Crotalaria anagyroides) compost + recommended inorganic fertilizer; rattlepod compost + 50% recommended inorganic fertilizer. Our results showed that rattlepod and paddy straw composts gave similar results in tomato growth and yield, and they were better than other plant composts tested. The application of 50% inorganic fertilizers combined with plant compost had the higher yield as compared to recommended inorganic fertilizer treatment. This implied that the use of plant compost could reduce the use of inorganic fertilizers while maintaining higher yield than using inorganic fertilizers only. The soil chemical properties was improved after application of plant compost. Keywords: inorganic fertilizer, plant compost, tomatoes
Application of 1-MCP to Intact Tomatoes Differing in Maturity Delays Quality Changes in the Stored Slices Pangaribuan, Darwin Habinsaran
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 39 No. 2 (2011): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.07 KB) | DOI: 10.24831/jai.v39i2.15415

Abstract

A study was carried out to determine the effect of 1-MCP applied to intact tomatoes differing in maturity stage onquality of stored tomato slices. 1-MCP (1 μL L-1, 20 °C, 12 h) was applied directly to intact tomatoes from ‘turning’, ‘pink’,and ‘light-red’ stages of maturity. After slicing, slices were stored for up to 10 days at 5 ºC. 1-MCP maintained slice qualityduring storage following treatment of intact ‘turning’ and ‘pink’ maturity fruit as indicated by higher titratable acidity, higherascorbic acid concentration, and lower lycopene content.1-MCP treatment did not signifi cantly affect soluble solids andelectrolyte leakage. Slices from ‘light-red’ maturity stage fruit did not respond to 1-MCP. The results show that applicationof 1-MCP to intact tomatoes was effective in maintaining tomato slice quality if 1-MCP is applied to fruit at early (‘turning’and ‘pink’) stages of maturity.Keywords: 1-methylcyclopropene, soluble solids, acidity, ascorbic acid, lycopene, electrolyte leakage