Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Supervisi, Motivasi Kerja dan Komunikasi terhadap Kinerja Guru SMA Negeri 1 Unaaha Risman Risman; Ibnu Hajar; Muh. Nur
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i5.1151

Abstract

This study aims to determine and analyze the influence of supervision, work motivation and communication on the performance of teachers of SMA Negeri 1 Unaaha. The sample in this study was all teachers of SMA Negeri 1 Unaaha totaling 65 people. This study used multiple linear regression analysis. The results showed that: (1) Supervision, work motivation and communication had a positive and significant effect on teacher performance. This means that increasing supervision, work motivation and higher communication will improve the performance of SMA Negeri 1 Unaaha teachers. (2) Supervision has a positive and significant effect on performance. This means that increasing supervision will improve the performance of teachers of SMA Negeri 1 Unaaha. (3) Work motivation has a positive and significant effect on teacher performance. This means that increasing work motivation will increase the performance of teachers of SMA Negeri 1 Unaaha. (4) Communication has a positive and significant effect on teacher performance. This means that the higher communication improvement will improve the performance of SMA Negeri 1 Unaaha teachers.
Pengaruh Budaya Kerja, Disiplin Kerja dan Pengalaman Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Kendari Barat Hasriani Hasriani; Abd. Azis Muthalib; Muh. Nur
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i5.1158

Abstract

This study aims to determine and analyze specifically how each factor—work culture, work discipline, and work experience—impacts employee performance. This research is explanatory. An explanatory study generally aims to explain the position of the variables studied and the relationship and influence between one variable and another. Based on the research findings, it can be concluded that work culture, work discipline, and work experience have a positive and significant influence on employee performance at the West Kendari District Office. Improvements in work culture, work discipline, and work experience each significantly improve employee performance. That is, any improvement in these three factors will contribute to the improvement of employee performance at the West Kendari District Office.
Study of integrated tourism development in increasing tourist visits and the economy of the people of Southeast Sulawesi Province Muh. Nur; Abd. Azis Muthalib; Abdul Razak; Asraf Asraf; Muhammad Nuzul Qadri
Jurnal Syntax Transformation Vol 5 No 5 (2024): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v5i5.957

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kajian Pengembangan Pariwisata Secara Terintegrasi Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata dan Perekonomian Masyarakat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara”. Kegiatan penelitian ini dilakukan sebagai upaya dalam membantu pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memecahkan persoalan ekonomi yang didasari pada usaha peningkatan sektor pariwisata agar mampu berkontribusi lebih besar pada perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk Mengoptimalkan pengembangan kawasan pariwisata terpadu di Provinsi Sulawesi Tenggara. Mendapatkan model manajemen pengelolaan destinasi wisata agar tercapainya pengembangan wisata yang dapat meningkatkan PAD dan ekonomi masyarakat. Mendapatkan strategi dan konsep pengembangan pariwisata terintegrasi di Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, analisis statistik inferensial dengan model SEM-PLS serta analisis SWOT Penelitian ini diharapkan mampu menunjukkan bahwa pengembangan sektor pariwisata dapat meningkatkan perolehan PAD dan kemajuan ekonomi masyarakat daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Mengoptimalkan pengembangan kawasan pariwisata terpadu di Provinsi Sulawesi dapat dilakukan dengan cara: (a) Pengembangan jumlah dan kualitas sarana dan prasarana; (b) Pengembangan penataan diversifikasi destinasi wisata; dan (c) pengembangan data dan informasi. Pengembangan pariwisata secara terintegrasi di Sulawesi Tenggara membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas lokal, dan pelaku industri pariwisata untuk mencapai tujuan yang berkelanjutan dan inklusif. Strategi dan konsep pengembangan pariwisata terintegrasi di Provinsi Sulawesi Tenggara di Sulawesi Tenggara adalah strategi stabilisasi (WO) yaitu memanfaatkan peluang terkait keberadaan destinasi wisata yang sangat menarik dan potensial untuk dikembangkan dibeberapa daerah serta memperbaiki kelemahan-kelemahan atas pengelolaan wisata yang selama ini belum terintegrasi dan terpadu mengenai pembangunan sarana dan prasarana wisata, daya tarik wisata kelembagaan dan kegiatan promosi.
Analisis Promosi Pariwisata dan Budaya Masyarakat Lokal dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara Sartika Sartika; Bakhtiar Abbas; Nofal Supriaddin; Muh Nur; Rince Tambunan
Syntax Idea 3164-3180
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i7.4087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahuidanmenganalisis (1) Promosi pariwisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Baubau; (2) Program Budaya masyarakat lokal di Kota Baubau dalam meningkatkan kunjungan wisatawan; dan (3) Dampak kunjungan wisatawan di Kota Baubau. Adapun informan dalam penelitian ini sebanyak lima orang. Adapun alat analisis yang digunakan yaitu Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman, yang membagi langkah-langkah dalam kegiatan analisis data dengan beberapa bagian yaitu pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (conclutions). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Promosi pariwisata menggunakan advertising, sales promotion, personal selling, dan personal selling dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Baubau; (2) Budaya masyarakat lokal yang dinilai dari alat-alat teknologi, sistem ekonomi, sistem keluarga, dan sistem kekuasaan politik dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Baubau; dan (3) Kunjungan wisatawan yang dinilai dari peningkatan kedatangan pengunjung asing dan domestic, peningkatan pendapatan devisa dari sektor pariwisata, perluasan lapangan pekerjaan, peningkatan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB/PDRB dan peningkatan daya saing pariwisata di Kota Baubau berdampak baik untuk masyarakat Kota Baubau
Determinants of Earnings Management in Food and Beverage Sector Companies in Indonesian Ummy Kalsum; Muhammad Nur; Rince Tambunan; La Ode Hamida; Rahmatia Rahmatia
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2022): March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v5i1.185

Abstract

This research aims to provide evidence that leverage, managerial ownership, board of directors, and firm size affect earnings management. The type of research used in this research is quantitative research with a descriptive approach. The population in this study is all manufacturing companies in the food and beverage sector listed on the Indonesia Stock Exchange, which are 18 companies and disclose annual reports for 2017-2021. The data collection technique used in this study is more precisely using the purposive sampling technique so that the researcher will take 45 samples from the population. This study found that leverage, managerial ownership, and firm size positively and significantly affect earnings management. In contrast, the board of directors has a negative and insignificant effect on earnings management.
The Role of Emotional Quotient in Enhancing Employee Performance and Organizational Success in the Service Industry Bakhtiar Abbas; Arfin Bagea; Andi M. Budhihard; Muh. Nur; Anas Sutrino
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 2 (2025): JIMKES Edisi Maret 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i2.3173

Abstract

The service industry heavily relies on the quality of service provided by employees, with Emotional Quotient (EQ) playing a crucial role in enhancing individual performance and organizational effectiveness. While EI is widely recognized as a key factor in improving workplace interactions and customer satisfaction, many organizations still prioritize technical skills over emotional and interpersonal development. This study examines the role of EQ in the service industry, focusing on its impact on both individual and organizational performance. It explores EQ dimensions, challenges in its development, and strategies for enhancing human resource quality to foster a harmonious and productive work environment. A qualitative descriptive approach is employed, utilizing in-depth interviews with human resource managers, supervisors, customer service employees, academics, and industrial psychologists to analyze the relationship between EQ and employee performance. The findings reveal that EQ not only enhances employees' ability to manage stress and build interpersonal relationships but also plays a strategic role in improving leadership effectiveness and customer service quality. This study underscores the importance of integrating EQ into human resource management policies to cultivate a more adaptive, productive, and sustainable work environment in the service industry.