Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Studi Perbandingan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving Sabora, Ririn S.; Lukum, Astin; Paputungan, Mardjan; Iyabu, Hendri; Aman, La Ode; Alio, La
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 4, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v4i2.15781

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk: Mengetahui perbedaan signifikan antara kemampuan pemecahan masalah siswa yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving di SMAT Wira Bhakti. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 40 siswa yaitu sebanyak 20 siswa pada kelas eksperimen I dan 20 siswa pada kelas eksperimen II. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji t, nilai thitung sebesar 4,9774 dan nilai ttabel pada taraf α = 0,05; dk = 38 diperoleh sebesar 1,68595. Dengan demikian thitung dilihat lebih besar dari ttabel (thitung = 4,9774 ˃ ttabel =1,68595) sehingga H0 ditolak dengan arti lain bahwa H1 diterima. artinya terdapat adanya perbedaan signifikan antara kemampuan pemecahan masalah siswa pada pokok bahasan hukum-hukum dasar kimia antara kelas yang menerapkan model pembelajaran problem based learning dan kelas yang menerapkan model pembelajaran problem solving di SMA Terpadu Wira Bhakti.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Edmodo terhadap Pemahaman Konsep Hidrolisis Garam Siswa SMA ‎Negeri 1 Suwawa Linggama, Fadila; Lukum, Astin; Paputungan, Mardjan
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v2i2.7100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Edmodo terhadap pemahaman konsep siswa pada materi hidrolisis garam. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain nonequivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik sampling purposive. Sampel penelitian untuk kelas ekperimen dan kelas kontrol masing-masing berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes objektif sebagai instrumen yaitu tes berisi tentang materi hidrolisis garam. Tehnik analisis data untuk menguji hipotesis penelitian adalah statistik uji-t. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata post-tes kelas ekperimen dengan menggunakan aplikasi edmodo yaitu 79,73 sedangkan untuk kelas kontrol dengan menggunakan model pembeajaran discovery learning nilai rata-rata post-tes yaitu 55,46. Hasil analisis data untuk pemahaman konsep siswa menunjukan bahwa dalam taraf nyata 0,05 diperoleh nilai thitung > ttabel atau 20,06 > 1,67 dengan criteria pengujian terima H1. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Penggunaan Aplikasi Edmodo terhadap pemahaman konsep siswa pada materi hidrolisis garam.
Pengaruh Model Pembelajaran IKRAR Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Gorontalo pada Materi Larutan Penyangga Malakah, Risma; Paputungan, Mardjan; Rumape, Opir
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v2i2.7194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran IKRAR terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 4 Gorontalo pada materi larutan penyangga. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan rancangan Pretest Posttest Control Group Desain. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yaitu sebanyak 15 siswa pada kelas eksperimen dan 15 siswa pada kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model Pembelajaran IKRAR (Inisiasi, konstruksi-rekonstruksi, aplikasi, dan refleksi) sedangkan kelas kontrol menggunakan model Konvensional. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrument dengan bentuk tes tulis yang digunakan adalah tipe essay yang berjumlah 10 soal. Analisis data untuk pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil dari analisis data tersebut diperoleh thitung > ttabel pada taraf signifikan 0.10 dengan dk = 28, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran IKRAR terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga.
Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Hidrolisis Garam Bialangi, Nurhayati; Paputungan, Fadilah Alawiya; Paputungan, Mardjan; Suleman, Nita; Arviani, Arviani; Kurniawati, Erga
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 5, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v5i1.14863

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrument yang digunakan adalah tes esai pada materi hidrolisis garam. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang siswa SMA Negeri 4 Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil persentase rata-rata dari keseluruhan butir soal yaitu sebesar 45% termasuk kedalam kategori cukup. Kemampuan pemecahan masalah siswa pada tahap memahami masalah sebesar 53.50% termasuk kedalam kategori cukup. Kemampuan pemecahan siswa pada tahap merencanakan pemecahan masalah sebesar 50.75% termasuk kedalam kategori cukup. Kemampuan pemecahan masalah siswa pada tahap melaksanakan rencana penyelesaian sebesar 46.67% termasuk kedalam kategori cukup. Kemampuan pemecahan masalah siswa pada tahap memeriksa kembali jawaban yang diperoleh sebesar 24% termasuk kedalam kategori kurang.
Identifikasi Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Termokimia Menggunakan Tes Diagnostik Three-Tier Multiple Choice Suleman, Nita; Lukum, Astin; Rauf, Nuramna; Paputungan, Mardjan; Alio, La; Sukamto, Kostiawan
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 5, No 2 (2023): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jjec.v5i2.13255

Abstract

This research is descriptive qualitative research, which aims to determine students' concept understanding of thermochemistry in class XI SMA Negeri 1 Gorontalo. The instrument used was a Three-tier multiple-choice Diagnosis Test. The research subject used was class XI IPA SMA Negeri 1 Gorontalo, with a sample size of 42 students. The research data was obtained from students' answers to the Three-tier multiple-choice questions. The data was processed based on the pattern of student answers, which were then grouped into the categories of conceptual understanding, misconceptions, and not conceptual understanding. The results showed that students who understood the concept were 46.19%, misconceptions were 43.97%, and did not understand the concept by 9.84%.
Identifikasi Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Hidrolisis Garam di Kelas XI SMA Negeri 3 Gorontalo Menggunakan Test Diagnostik Three Tier Multiple Choice Mardjan Paputungan; Mangara Sihaloho; Erga Kurniawati; Karmila B. Enu
Algoritma : Jurnal Matematika, Ilmu pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa Vol. 2 No. 5 (2024): Algoritma : Jurnal Matematika, Ilmu pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/algoritma.v2i5.189

Abstract

This research aims to determine student’s conceptual understanding of salt hydrolysis in 11th grade at SMA Negeri 3 Gorontalo using a three-tier multiple-choice diagnostic test. This research employs qualitative descriptive research, with the subjects being 156 students from the 11th grade chemistry class at SMA Negeri 3 Gorontalo. Data was collected using a three-tier multiple-choice diagnostic test consisting of 20 question. The results indicate that, on average, students only understand 18,12% of the salt hydrolysis concept, 43,54% of students experience misconceptions and 38,34% do not understanding the concept. From the identifikation results, the highest level of conceptual understanding was found in indicator 1, which determines the acidic and basic properties of salt-forming compounds, with a percentage 21,66%. The highest level of miskonceptions was found in indicator 2, which analyzes the properties of hydrolyzed salts, with an average of 54,03% and the highest level of lack of understanding was found in indicator 4, which calculates the pH of a hydrolyzed salt solutions, with an average of 47,4%. Overall, it can be stated that 81,88% of students do not correcly understand the material on salt hydrolysis. The indicates that students’ conceptual understanding of salt hydrolysis is very low.