Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH MEDIA CHROMEBOOK TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SEKOLAH INKLUSI Holifah Wahyuni; Sudi Dul Aji; Endang Surjati
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i2.25501

Abstract

This study aims to analyze the influence of Chromebook media use on learning interests and learning outcomes of inclusive school students. The approach used is quantitative with a quasi-experimental design method using a pretest-posttest nonequivalent control group design. The research subjects amounted to 32 grade V students in three inclusion elementary schools in Cluster 02 of Kraksaan District, which were divided into experimental groups and control groups. Data collection was carried out through learning interest questionnaires, learning outcome tests, and observation of student involvement. Data analysis used descriptive and inferential tests, including normality, homogeneity, paired sample t-test, and independent sample t-test. The results showed that there was a significant difference between the experimental and control groups. The use of Chromebook media was shown to increase students' interest in learning, which was shown by a higher increase in scores compared to the control group. In addition, student learning outcomes also increased with an N-Gain value of 0.60 (medium category) in the experimental group, higher than the control group of 0.24 (low category). These findings suggest that Chromebook media is effective in increasing student interest and learning outcomes in inclusive schools. Therefore, the use of technology-based learning media is recommended as an alternative to adaptive and innovative learning strategies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Chromebook terhadap minat belajar dan hasil belajar siswa sekolah inklusi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design) menggunakan desain pretest-posttest nonequivalent control group. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa kelas V pada tiga Sekolah Dasar inklusi di Gugus 02 Kecamatan Kraksaan, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui angket minat belajar, tes hasil belajar, serta observasi keterlibatan siswa. Analisis data menggunakan uji deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas, homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Penggunaan media Chromebook terbukti meningkatkan minat belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dengan nilai N-Gain sebesar 0,60 (kategori sedang) pada kelompok eksperimen, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,24 (kategori rendah). Temuan ini menunjukkan bahwa media Chromebook efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di sekolah inklusi. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang adaptif dan inovatif.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN “MODUSA” (MONOPOLI BUDAYA NUSANTARA) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN IPS DI SD NEGERI PILANG 3 Andrea Bremari Ayu Respati; Sulistyo; Endang Surjati
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/zsm0ra35

Abstract

This study aimed to develop and examine the effectiveness of Modusa (Monopoli Budaya Nusantara) as a game-based learning medium to improve students’ motivation and learning outcomes in Social Studies learning on the topic of Indonesian cultural diversity in elementary school. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects were 58 students of SD Negeri Pilang 3 Probolinggo. Data were collected through expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, motivation questionnaires, and pre-test and post-test instruments. The findings revealed that Modusa achieved a very high level of validity based on expert evaluations, with an average score of 94.06%, indicating that the developed media was highly feasible for use in Social Studies learning. Teacher and student responses also demonstrated that the media was highly practical and effective, with percentages of 96.5% and 96.12%, respectively. Furthermore, the implementation of Modusa significantly improved students’ learning motivation, which reached 94.53% in the very high category. Students’ learning outcomes also increased, as shown by the improvement in average scores from 65.86 in the pre-test to 88.27 in the post-test, while classical learning mastery increased from 46.55% to 84.48%. The study indicates that integrating educational games with Indonesian cultural content through a Game-Based Learning approach can create a more interactive, contextual, and meaningful learning experience for elementary school students.
Pemanfaatan Situs Sejarah Lokal Tugu Pancakara Ngesthi Aruming Bawana Sebagai Sumber Belajar Kontekstual Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Mukhamad Fatkhan; Onik Farida Ni’matullah; Endang Surjati
KOLONI Vol. 5 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i2.870

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di tingkat sekolah dasar acap kali terpusat pada buku teks, menjadikan pemahaman sejarah terasa abstrak bagi kognisi anak. Fenomena ini tercermin pada siswa kelas VI di SDN Jarangan II, yang mayoritas belum mampu mengidentifikasi dan merefleksikan peristiwa sejarah lokal secara akurat. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi Tugu Pancakara Ngesthi Aruming Bawana sebagai sumber belajar kontekstual, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pemahaman siswa. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi langsung dengan situs sejarah lokal mampu mentransformasi materi hafalan menjadi pengalaman visual dan emosional yang otentik. Pemanfaatan monumen ini terbukti secara signifikan mendongkrak antusiasme, keaktifan, dan pemahaman kognitif siswa mengenai rentetan sejarah lokal. Kesimpulannya, pengintegrasian lingkungan sekitar sebagai sumber belajar merupakan strategi pedagogis yang amat efektif untuk menjembatani teori dan realitas, sekaligus merawat memori kolektif dan nasionalisme pada peserta didik.