Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGGUNAAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMA SWASTA TAMAN SISWA KISARAN Ely Syafitri; Khairun Nisa; Vieka Adyva; Zahra Ramadhani; Liza Safrina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.362-369

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis penggunaan Platform Merdeka Mengajar sebagai alat untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di SMA Swasta Taman Siswa Kisaran. Metode Pengabdian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Pengabdian ini mengungkapkan bahwa implementasi Platform Merdeka Mengajar memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pengalaman belajar siswa dan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Platform ini memberikan akses lebih luas terhadap sumber belajar yang beragam dan mendukung inovasi dalam metode pengajaran. Hasil Pengabdian juga menunjukkan bahwa penggunaan Platform Merdeka Mengajar memfasilitasi interaksi antara guru dan siswa, mendorong kolaborasi antar siswa, serta memperluas ruang diskusi dan pertukaran ide di luar ruang kelas. Selain itu, platform ini juga membantu guru dalam menyusun materi ajar yang lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan siswa. Kesimpulannya, implementasi Platform Merdeka Mengajar di SMA Swasta Taman Siswa Kisaran secara positif mempengaruhi kualitas proses belajar mengajar dengan memberikan akses lebih luas terhadap sumber belajar, memfasilitasi interaksi antara guru dan siswa, serta mendorong inovasi dalam pembelajaran. Pengabdian ini menyoroti potensi besar platform ini dalam meningkatkan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah
Design and Evaluation of a Digital Learning Media Module Based on Alur Merdeka for Prospective Teachers Khairun Nisa; Ely Syafitri; Elfira Rahmadani; Syarinah Junianti Hasibuan; Dewi Susanti Purba
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7440

Abstract

The integration of technology in education necessitates that future teachers acquire the skills to design and implement effective digital learning media. The Merdeka Curriculum, particularly through its Alur Merdeka framework, emphasizes flexible and independent learning, aligning with this need. This study aimed to develop and evaluate a Digital Learning Media module grounded in the Alur Merdeka approach to improve student competencies in educational technology. A Research and Development (RD) methodology was applied, guided by the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Module validity was assessed by expert reviewers. Practicality was gauged through student response questionnaires, and effectiveness was measured using N-Gain Scores from pretest and posttest results. The module demonstrated high validity (87.6%) and strong practicality (84%) based on expert evaluations and student feedback. Effectiveness testing showed a significant improvement in students’ competencies, with an N-Gain Score of 0.72, categorized as high. The findings confirm that the Alur Merdeka-based module is a valid, practical, and effective tool for supporting independent learning in teacher education. Its implementation can enhance prospective teachers’ ability to develop technology-driven instructional media. This study contributes to the development of flexible, competency-based digital learning resources in alignment with the Merdeka Curriculum, supporting the broader integration of technology in teacher education programs.
The Role of Adversity Quotient in Shaping Academic Resilience among Junior High School Students in Kisaran Timur Elfira Rahmadani; Dian Armanto; Pardomuan Sitompul; Ely Syafitri
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8088

Abstract

This study investigates the distribution and characteristics of the Adversity Quotient (AQ) among junior high school students in Kisaran Timur, Indonesia, within the framework of the Merdeka Curriculum, which emphasizes character education. AQ, based on Stoltz’s CORE model—Control, Ownership, Reach, and Endurance—reflects students' capacity to respond to academic and personal challenges. Regional data on AQ in semi-urban settings remain limited, hindering context-specific educational interventions. A quantitative descriptive approach was employed, involving 1,046 Grade VII students from four public junior high schools. Data were collected using a culturally adapted and validated version of the Adversity Response Profile questionnaire. AQ profiles were analyzed using descriptive statistics based on both categorical classification (Climber, Camper, Quitter) and CORE indicators. Findings revealed varying AQ profiles across schools. SMPN 7 had the highest percentage of Climbers (60%), while SMPN 3 had the highest percentage of Quitters (25%). Across all schools, Control and Endurance scores were relatively high, while Ownership and Reach were consistently lower, indicating weaker skills in accountability and limiting the impact of adversity. School-level factors—such as teaching style, peer support, and access to guidance—emerged as influential. The data highlight that student resilience is shaped not only by individual traits but also by the school environment. These findings support the integration of AQ data into targeted character education strategies. AQ-informed interventions such as mentoring, teacher training, and reflective practices can enhance students' resilience and support the goals of the Merdeka Curriculum.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Smart Box untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di UPTD SDN 13 Binjai Baru Ely Syafitri; Rizki Wulandari; Ade Alkarina Fahriyah; Selvianti Selvianti; Selvi Amahlia; Erlangga Saputra
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v4i2.1041

Abstract

Pengabdian ini bertujuan mengatasi dampak metode pembelajaran konvensional yang menurunkan minat dan prestasi belajar siswa di UPTD SD Negeri 13 Binjai Baru. Dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi, Smart Box, program ini dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi untuk membangun dukungan, pelatihan teknis bagi guru dan siswa, penerapan Smart Box dalam pembelajaran, pendampingan untuk memastikan efektivitas, serta rencana keberlanjutan. Implementasi program ini berhasil meningkatkan partisipasi siswa dari 45% menjadi 78% dan skor minat belajar dari 5,2 menjadi 8,7 pada skala 1–10, dengan dampak positif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, Smart Box terbukti efektif sebagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi, terutama di lingkungan pendidikan dasar dengan keterbatasan infrastruktur, dan dapat direplikasi dengan dukungan pelatihan serta pendampingan dari pemerintah atau dinas pendidikan.
Integrasi Pembelajaran Abakus Berbasis Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi dan Verbal pada Siswa Sekolah Dasar Ely Syafitri; Elfira Rahmadani; Dewi Mardhiyana
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v4i3.1112

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan kualitas pendidikan dasar di daerah pedesaan, khususnya di SDN 014686 Sidomulyo, Sumatera Utara, yang menghadapi tantangan signifikan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya kemampuan numerasi dan verbal siswa, serta minimnya inovasi dalam pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan verbal siswa melalui penerapan metode pembelajaran abakus yang dipadukan dengan teknologi digital sederhana sebagai solusi inovatif dan adaptif terhadap keterbatasan yang ada. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan melibatkan 60 siswa kelas 2 serta dua guru. Program dilaksanakan dalam lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi serta keberlanjutan program. Data dikumpulkan melalui observasi, tes formatif sebelum dan sesudah intervensi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Analisis data dilakukan dengan metode triangulasi untuk memastikan validitas temuan dari berbagai sumber. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan numerasi siswa, dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 46,6% setelah tiga minggu implementasi. Selain itu, kemampuan verbal siswa juga menunjukkan perkembangan yang positif, dengan skor rata-rata meningkat dari 2,4 menjadi 4,0 pada skala lima poin. Guru melaporkan peningkatan keterampilan pedagogis dan mulai mengintegrasikan alat bantu digital dalam proses pembelajaran. Penggunaan aplikasi abakus digital terbukti meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran matematika. Program ini tidak hanya menjawab tantangan akademik yang ada, tetapi juga memberdayakan guru serta menciptakan model pembelajaran inovatif yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain dengan kondisi serupa.