Claim Missing Document
Check
Articles

PELAKSANAAN PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS AUDIO PADA PEMBELAJARAN MENDENGARKAN CERITA DONGENG LOKAL DI SD MUHAMMADIYAH Apri Kartikasari H. S; Heny Kusuma Widyaningrum; Fauzatul Marufah Rohmanurmeta
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 1: Februari 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.817 KB) | DOI: 10.26555/jpsd.v5i1.12574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penggunaan bahan ajar berbasis audio pada pembelajaran mendengarkan cerita dongeng lokal di SD Muhammadiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan beberapa teknik, seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik triangulasi dilakukan dengan cara triangulasi metode, yaitu dengan mengecek ulang informasi hasil wawancara dengan dokumentasi dan observasi. Penelitian ini menemukan bahwa dengan penggunaan bahan ajar berbasis audio pada pembelajaran mendengarkan cerita dongeng lokal di SD Muhammadiyah memiliki banyak keuntungan yaitu: 1) peserta didik tidak cepat merasa jenuh dan cepat lupa terhadap materi pelajaran, 2) meningkatkan pemahaman peserta didik, 3) meningkatkan motivasi belajar peserta didik, 4) kompetensi aspek mendengarkan dapat tercapai dengan baik.
ANALISIS PENERAPAN SINTAKSIS PADA KARANGAN CERITA ANAK SEKOLAH DASAR Fauzatul Ma’rufah Rohmanurmeta
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.2 MEI 2022
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i2.22074

Abstract

Karangan cerita anak merupakan salah satu jenis karya sastra yang dihasilkan anak dalam bentuk karangan deskripsi. Dalam penerapan sintaksis dari hasil karangan cerita anak terdapat berbagai kekeliruan. Kekeliruan tersebut disebabkan adanya struktur susunan kata yang dibuat anak tidak gramatis sehingga menyebabkan berubahnya makna dalam struktur penggunaannya. Hal ini disebabkan karena minimnya kosa kata yang dimiliki peserta didi di SD, dan minimnya pengetahuan peserta didik tentang struktur Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya penerapan sintaksis yang terletak pada karangan cerita anak SDN 1 Plalangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode agih. Metode agih dilakukan dengan berpedoman pada langkah-langkah: 1) pengumpulan sampel kekeliruan, 2) mengidentifikasi kekeliruan, 3) penjelasan kekeliruan, 4) pengelompokan kekeliruan, dan 5) evaluasi kekeliruan.  Jenis penelitian yang digunakan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini dalam bentuk karangan cerita anak yang ditulis oleh peserta didik. Penelitian ini menggunakan sumber data peserta didik kelas III SDN 1 Plalangan, Kecamatan jenangan, Kabupaten Ponorogo dengan jumlah 29 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes menulis karangan cerita anak dalam Bahasa Indonesia dengan tema binatang. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa terdapat kekeliruan dalam penggunaan sistaksis yang terletak pada frasa nomina, preposisi, pronominan, dan adjektiv. Frasa nomina memiliki 2 jenis kekeliruan penggunaan, fase preposisi memiliki 8 jenis kekeliruan penggunaan, frasa pronominan memiliki 7 jenis kekeliruan penggunaan, dan frasa adjektif memiliki 4 jenis kekeliruan penggunaan. Kata-kata kunci: Analisis Penerapan, Sintaksis, Karangan Cerita Anak.
Pelatihan Managemen Kelas dengan Pendekatan Behavioral Bagi Guru SDN 1 Plalangan Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo Ivayuni Listiani; Melik Budiarti; Fauzatul Ma’rufah Rohmanurmeta
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v1i4.1148

Abstract

Service activities are carried out to increase the knowledge and skills of elementary school teachers in class management so that teachers can handle or manage classes according to their needs and create classes that are conducive to the teaching and learning process. The method of implementing service activities is carried out through 3 stages, namely lectures, demonstrations, and applications. The lecture method is carried out to provide an overview and knowledge for the teacher in managing the class, the demonstration method is carried out by providing examples of implementing classroom management through a behavioral approach, and the application is carried out by directly applying classroom management with a behavioral approach. The activity was carried out at SDN 1 Plalangan Ponorogo, Jenangan District, Ponorogo Regency with as many as 10 teachers participating in the training, the training activities were carried out for 2 days with a duration of 5 hours each day. Based on the results of the activities that have been carried out, it can be concluded that the teacher understands better managing the class and is able to apply class management properly according to the material that has been given so that class conditions become conducive and improve the quality of student learning.
Improving the Critical Thinking Ability Science through Problem-Based Learning Model Assisted Student Worksheet Ethnoscience Dian Armadha Wahyuningtyas; Fauzatul Ma'rufah Rohmanurmeta; Sri Widyastuti
Jurnal PTK dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2023): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ptk.v9i1.9002

Abstract

Abstract: This research was motivated by the results of tests of critical thinking abilities in science in the pre-cycle of fifth-grade students at Kauman 2 Ponorogo Elementary School who were at a low level. Through the initial data, it was found that 80% of the 15 students had a low category critical thinking ability test score. The purpose of this study was to improve critical thinking skills in science through a Problem-Based Learning (PBL) based learning model assisted by the Ponorogo ethnoscience worksheet. The research approach used is Classroom Action Research, which adopts the stages of the Kurt Lewin cycle. The stages used in this research include: planning, action, and reflection. The research implementation lasted for two cycles with two meetings in each cycle. Based on the results of the research that has been carried out, the percentage of students' classical completeness in cycle 1 has increased by 40% to 60%. While in cycle 2 again experienced an increase of 27% to 87%. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Problem-Based Learning model assisted by the Ponorogo ethnoscience worksheet can improve the critical thinking ability of science students in fifth grade at the elementary school level.Keywords: Problem-Based Learning, Ethnoscience, Critical Thinking Ability.Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil tes kemampuan berpikir kritis IPA pada pra-siklus pada peserta didik kelas V SDN 2 Kauman Ponorogo yang berada pada level rendah. Melalui data awal diperoleh hasil bahwa 80% dari 15 peserta didik memiliki nilai tes kemampuan berpikir kritis dengan kategori rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis IPA melalui model pembelajaran berbasis Problem-Based Learning (PBL) berbantu LKPD etnosains daerah Ponorogo. Pendekatan penelitian yang digunakan yakni PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan mengadopsi tahapan siklus Kurt Lewin. Adapun tahapan yang digunakan dalam penelitian meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pelaksanaan penelitian berlangsung selama dua siklus dengan dua kali pertemuan setiap siklusnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, persentase ketuntasan klasikal peserta didik pada siklus 1 mengalami kenaikan sebesar 40% menjadi 60%. Sementara pada siklus 2 kembali mengalami peningkatan sebesar 27% menjadi 87%. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem-Based Learning berbantu LKPD etnosains Ponorogo dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis IPA peserta didik kelas V tingkat sekolah dasar.Kata Kunci: Problem-Based Learning, Etnosains, Kemampuan Berpikir Kritis.
Pengaruh Model Creative Problem Solving Berbantuan Media Powtoon Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD Retno Dwi Baryani; Heny Kusuma Widyaningrum; Fauzatul Marufah Rohmanurmeta
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui pengaruh penggunaan model Creative Problem Solving berbantuan media Powtoon terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode penelitian dimana dimanfaatkan adalah pendekatan eksperimen semu lewat desain post test only control group. Populasi penelitian terdiri dari 97 siswa, dengan sampel sebanyak 33 siswa. Data mengenai kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes, dan analisis statistik memanfaatkan SPSS 25. Perolehan penelitian memperlihatkan jika ditemukan diferensiasi secara signifikan dalam kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen (memanfaatkan model Creative Problem Solving berbantuan media Powtoon) dan kelas kontrol (yang tidak menggunakan model Creative Problem Solving berbantuan media Powtoon). Hasil analisis hipotesis memperlihatkan nilai signifikansi (2-tailed) ≤ 0,05, dengan nilai rerata kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen senilai 81,88 serta kelas kontrol senilai 67,65. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa siswa yang terlibat dalam model Creative Problem Solving berbantuan media Powtoon menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis secara lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak memanfaatkan pendekatan tersebut.
Keefektifan Model Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Kartu Bergambar Terhadap Minat Belajar Siswa pada Pendidikan Pancasila Kelas IV MIN 2 Magetan Putri Virgina Sugiarto; Fauzatul Marufah Rohmanurmeta; Candra Dewi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Pancasila pembelajarannya berfokus pada pembentukaan karakter siswa. Dilihat dari fenomena saat ini banyak siswa yang kurang berminat terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Model Contextual Teaching And Learning berbantuan media kartu bergambar terhadap minat belajar siswa pada pendidikan pancasila kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode eksperimen. desain penelitian ini mengambil bentuk quasi eksperimen dengan menerapkan post-test only control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keefektifan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Model Project Based Learning Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Ketrampilan Menulis Teks Narasi Tema Anak Siswa Kelas IV Bintang Astririana Anista Putri; Fauzatul Marufah Rohmanurmeta; Heny Kusuma Widyaningrum
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tingkat sekolah dasar, keterampilan menulis teks narasi dengan menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar merupakan sebuah keterampilan yang penting. Oleh karena itu, penggunaan media yang tepat perlu dipertimbangkan agar tujuan pembelajaran kemampuan menulis teks narasi dapat tercapai. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan ketrampilan menulis teks narasi dengan menggunakan media digital di sekolah dasar khususnya kelas IV SDN Banjar Sari 01. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Hasil penelitian tersebut  menunjukkan peningkatan dalam menulis teks narasi SDN Banjarsari 1. Proses pembelajaran menunjukkan terjadinya peningkatan yang cukup signifikan dimana pada siklus I siswa ketntasan hasil belajar sebesar 53,84%, sedangkan siklus II presentase ketuntasan belajar 76,92%.
Media Pembelajaran Smart Apps Creator (SAC) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD Falah Firdaus; Heny Kusuma Widyaningrum; Fauzatul Marufah Rohmanurmeta
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada bidang penelitian dan pengembangan dan dilakukan menggunakan metodologi penelitian ADDIE. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengembangan media Smart App Creators (SAC) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran matematika di kelas IV SD. Observasi, wawancara, dan angket atau kuesioner adalah metode pengumpulan data. Berdasarkan hasil uji validitas yang dilakukan pada media pembelajaran SAC yang dikembangkan, disimpulkan bahwa ada dua komponen yang dievaluasi: materi. Aspek yang dievaluasi termasuk isi, materi, pembelajaran, dan bahasa, dengan presentase validitas sebesar 78,75%. Terakhir, sampel yang terdiri dari aspek media yang dikategorikan menurut tampilan dan kepraktisan memiliki presentase validitas sebesar 92,5%. Berdasarkan hasil penilaian validitas ini, disimpulkan bahwa. 
Keefektifan Penggunaan Metode Aksara Jawa Kembar Berbantuan Media Kartu Aksara Jawa Terhadap Keterampilan Penulisan Aksara Jawa Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Negeri Maya Yudia Putri; Fauzatul Marufah Rohmanurmeta; Candra Dewi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 1 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan aksara Jawa merupakan salah satu materi pelajaran yang perlahan memudar di kalangan generasi muda. Karena kurangnya kompetensi guru terhadap mata pelajaran yang diampu dan kurangnya variasi pembelajaran metode dan media pembelajaran di kelas dan ketersediaan buku yang kurang menyebabkan siswa bosan, malas dan keterampilan belajar mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode AMBAR berbantuan kartu Karsawa terhadap kemampuan penulisan aksara jawa siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakkan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode eksperimen. Desain penelitian ini mengambil bentuk Quasi Eksperimen Design dengan menerapkan "post-test only control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keefektifan yang signifikan antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen.
Keefektifan Metode Role Playing Berbantuan Media Kartu Peran Terhadap Keterampilan Berbicara Krama Inggil pada Pembelajaran Bahasa Jawa Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Negeri Firda Berlianika Rahmadhani; Fauzatul Marufah Rohmanurmeta; Candra Dewi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krama inggil makin memudar dengan seiring jalannya waktu menuju era globalisasi saat ini. Kenyataannya memprihatinkan, kini karma inggil semakin hilang. Dalam pelaksanaan pembelajaran sudah terbiasa menggunakan bahasa Indonesia dengan guru dan bahasa ngoko ketika berbicara dengan teman sebayanya. Metode pembelajaran yang kurang tepat juga mejadi pengaruh tidak tercapainya tujuan pembelajaran. Akan tetapi hal seperti ini juga harus diperhatikan untuk menunjang kehidupan dewasa kelak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode role playing bantuan media kartu peran dalam meningkatkan keterampilan berbicara Krama Inggil pada siswa kelas IV. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menerapkan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian ini quasi eksperimen dengan menggunakan "post-test only control group design". Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan keefektifan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.