Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Kimia Medisinal dalam Optimasi Senyawa Bioaktif dari Bahan Alam sebagai Kandidat Obat Antikanker Saeful Amin; Neng Padia Amelia; Tiara Oktavia Ramadhan; Silvia Dwi Putri
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v4i1.4430

Abstract

Cancer is one of the leading causes of death in the world, with the incidence rate continuing to increase every year. Conventional treatments such as chemotherapy and radiotherapy often have limitations, especially related to selectivity towards cancer cells and toxic side effects caused to normal cells. Therefore, an alternative approach that is more effective and safe is needed. One promising approach is the utilization of bioactive compounds from natural materials that are optimized through a medicinal chemistry approach. This study aims to examine the potential of natural compounds such as epigallocatechin gallate (EGCG) from green tea, berberine from Berberis vulgaris, curcumin from turmeric (Curcuma longa), and cardiotonic steroids (CTS) from Digitalis purpurea and Nerium oleander as anticancer agents, as well as their optimization strategies through structural modification, increased stability, and modern delivery technology. The method used is a systematic literature review of scientific articles from 2020 to 2025 obtained through the PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar databases. The results of the study indicate that these compounds have various anticancer mechanisms of action, such as apoptosis induction, cell cycle inhibition, and activation of specific signaling pathways such as PI3K/Akt, MAPK, and ferroptosis. However, challenges such as low bioavailability, poor stability, and toxicity are still obstacles in their application. Through a medicinal chemistry approach, these compounds can be structurally modified or reformulated to improve their clinical effectiveness. In conclusion, the combination of natural wealth with medicinal chemistry innovation opens up great opportunities in the development of more selective, effective, and safe anticancer therapies in the future.
Tinjauan Kimia Medisinal Senyawa Fenolik Dari Daun Pepaya (Carica Papaya) Sebagai Kandidat Antikanker: Studi Literatur: Medicinal Chemistry Review of Phenolic Compounds from Papaya (Carica Papaya) Leaves as Anticancer Candidates: A Literature Study Saeful Amin; Innayatulloh, Risma; Moch. Ikhsan Fauzi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8804

Abstract

Kanker merupakan tantangan kesehatan global dengan angka insiden dan mortalitas yang terus meningkat, mendorong urgensi penemuan agen terapi baru yang efektif dan aman. Tujuan dari kajian ini adalah untuk meninjau secara sistematis potensi kimia medisinal senyawa fenolik dari daun Carica papaya sebagai kandidat antikanker. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelusuri basis data ilmiah seperti PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect untuk publikasi relevan dalam rentang 2020-2025. Hasil sintesis menunjukkan daun C. papaya kaya akan senyawa fenolik, terutama flavonoid (kuersetin, kaempferol) dan asam fenolat, yang menunjukkan aktivitas sitotoksik selektif terhadap berbagai lini sel kanker secara in vitro (misalnya, payudara, paru-paru, prostat) sambil menunjukkan toksisitas minimal pada sel normal. Mekanisme molekuler utamanya meliputi induksi apoptosis melalui modulasi rasio Bax/Bcl-2 dan aktivasi kaspase, penahanan siklus sel, serta inhibisi jalur pensinyalan pro-survival seperti PI3K/Akt dan MAPK. Simpulannya, senyawa fenolik dari daun C. papaya memiliki landasan ilmiah yang kuat untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai agen kemoterapi atau kemopreventif baru, dengan rekomendasi untuk standardisasi ekstrak dan validasi klinis lebih lanjut.
Penemuan Senyawa Modulator Target Protein Tau Sebagai Pendekatan Terapeutik Penyakit Alzheimer: Studi Literatur: Discovery Of Tau Protein-Targeting Modulator Compounds As A Therapeutic Approach For Alzheimer’s Disease: A Literature Review Saeful Amin; Dea Wulandari; Dheana Ratu Hazlisa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8881

Abstract

Penyakit Alzheimer (AD) merupakan tantangan kesehatan global dengan opsi terapeutik yang sangat terbatas. Patologi protein Tau, yang bermanifestasi sebagai agregat neurotoksik intraseluler, menunjukkan korelasi yang kuat dengan tingkat penurunan kognitif pada pasien, menjadikannya target utama untuk intervensi farmakologis. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis penemuan dan pengembangan senyawa modulator protein Tau dalam rentang waktu publikasi 2020-2025, dengan mengkaji mekanisme aksi molekuler, status uji praklinis dan klinis, serta prospek di masa depan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari basis data ilmiah utama seperti PubMed dan ScienceDirect. Hasil analisis mengidentifikasi empat strategi utama yang sedang dikembangkan: (1) inhibisi proses agregasi Tau; (2) modulasi modifikasi pasca-translasi (PTM) untuk mencegah hiperfosforilasi; (3) stabilisasi mikrotubulus untuk mengkompensasi hilangnya fungsi fisiologis Tau; dan (4) peningkatan klirens Tau patologis melalui imunoterapi dan pendekatan lainnya. Hasil uji klinis hingga saat ini menunjukkan hasil yang bervariasi, di mana beberapa kegagalan memberikan pelajaran penting mengenai pemilihan target, waktu intervensi, dan desain uji. Meskipun tantangan signifikan tetap ada, terutama terkait penetrasi sawar darah otak, pipeline terapi berbasis Tau terus berkembang. Kemajuan pesat dalam teknologi biomarker (misalnya, PET-Tau dan p-Tau plasma) dan pergeseran strategis menuju terapi kombinasi menandakan era baru yang menjanjikan dalam pengembangan obat untuk AD
Peran Kimia Medisinal Komputasi dalam Identifikasi Anti-Kanker melalui Molecular Docking Senyawa Alam: The Role of Computational Medicinal Chemistry in Identifying Anti-Cancer Agents through Molecular Docking of Natural Compounds Saeful Amin; Fadhiilah Nur Fariidah; Alika Rahma Kalimatillah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8888

Abstract

Kanker tetap menjadi tantangan kesehatan global dengan terapi konvensional yang seringkali menimbulkan efek samping serius. Senyawa alam menawarkan potensi sebagai sumber agen antikanker baru yang lebih aman dan selektif. Artikel review ini membahas peran Kimia Medisinal Komputasi, khususnya teknik molecular docking, dalam mengidentifikasi senyawa alam Indonesia sebagai kandidat antikanker. Metode penulisan menggunakan tinjauan literatur sistematis dari database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed (tahun 2021-2025), yang menyaring 11 artikel relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan in silico ini berfungsi sebagai filter awal yang efisien untuk memprediksi interaksi senyawa (seperti Squalene, Tetradec-13-en-11-yn-1-ol, dan ?-Bourbonene) dengan reseptor target kanker (seperti EGFR, HER2, dan ER-?). Pipeline penelitian yang dijalani bersifat integratif, mencakup analisis afinitas ikatan, prediksi profil farmakokinetik dan toksisitas (ADMET), serta validasi stabilitas kompleks melalui simulasi dinamika molekuler. Simpulannya, Kimia Medisinal Komputasi merevolusi penemuan obat antikanker dengan menjadikannya lebih rasional dan terarah, meskipun validasi eksperimental tetap mutlak diperlukan untuk mengonfirmasi potensi kandidat senyawa yang diidentifikasi.
Eksplorasi Tanaman Obat Indonesia sebagai Kandidat Antikanker payudara melalui Pendekatan Kimia Medisinal: Exploration of Indonesian Medicinal Plants as Breast Cancer Candidates through Medicinal Chemistry Approach Saeful Amin; Alya Nisrina Fauziyyah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8903

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita di seluruh dunia, dengan lebih dari 2,3 juta kasus baru setiap tahunnya. Terapi konvensional seperti pembedahan, kemoterapi, dan radioterapi sering kali menimbulkan efek samping serta resistensi terhadap obat, sehingga diperlukan alternatif pengobatan yang lebih aman dan efektif. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tinggi dengan berbagai tanaman obat yang mengandung senyawa bioaktif berpotensi sebagai agen antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa bioaktif dari tanaman obat Indonesia sebagai kandidat antikanker payudara melalui pendekatan kimia medisinal dan metode in silico. Metode yang digunakan adalah literature review deskriptif dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah dari basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa senyawa bioaktif seperti moringin isothiocyanate (daun kelor), andrographolide (sambiloto), quercetin (kencana ungu), galangin (lengkuas), zingiberenol (jahe), 3-O-cis-caffeoylquercetin (centella asiatica), dan sesamin (babandotan) memiliki aktivitas antikanker payudara yang kuat melalui berbagai mekanisme, seperti penghambatan proliferasi, induksi apoptosis, dan penekanan metastasis sel kanker. Pendekatan kimia medisinal dan in silico berperan penting dalam mengidentifikasi interaksi molekuler antara senyawa alami dan target biologis, serta mempercepat proses penemuan kandidat obat baru berbasis bahan alam.
Eksplorasi Potensi Senyawa Alam dalam Aktivitas Antikanker Payudara: Pendekatan IN SILICO Saeful Amin; Inggit Suci Listya
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.111

Abstract

Kanker payudara menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dengan tingkat prevalensi mencapai sekitar 16,6% dari total kasus kanker baru (Marubeni, 2023). Keterbatasan efektivitas terapi konvensional akibat munculnya resistensi obat, efek samping yang berat, serta biaya pengobatan yang tinggi mendorong perlunya alternatif terapi yang lebih aman, efisien, dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi senyawa alami sebagai agen antikanker payudara melalui pendekatan in silico. Metode yang diterapkan berupa studi pustaka dengan analisis deskriptif terhadap hasil penelitian terdahulu yang menggunakan teknik molecular docking, virtual screening, dan prediksi ADMET. Hasil telaah menunjukkan bahwa beberapa senyawa alami seperti Berberine, Fisetin, Ellagic Acid, Kurkumin, Kaempferol, dan Withaferin A memiliki afinitas ikatan yang kuat (−7,0 hingga −13,7 kcal/mol) terhadap protein target kanker payudara, di antaranya EGR, BCL-2, dan PKC-α. Selain itu, simulasi dinamika molekuler mengindikasikan stabilitas kompleks yang baik serta profil farmakokinetik yang mendukung potensi bioaktifnya. Namun, isu bioavailabilitas dan validasi biologis masih menjadi tantangan utama. Secara keseluruhan, pendekatan in silico terbukti mampu mempercepat proses identifikasi kandidat obat antikanker berbasis bahan alam serta menjadi landasan bagi penelitian lanjutan secara in vitro dan in vivo.
Pengaruh Modifikasi Senyawa Alam Terhadap Aktivitas Antikanker Dan Mekanisme Kerjanya: The Effect of Chemical Modification of Natural Compounds on Anticancer Activity and Its Mechanism of Action Saeful Amin; Pratama, Bryan Restu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9033

Abstract

Senyawa alam telah lama dikenal memiliki potensi sebagai agen antikanker melalui mekanisme biologis seperti induksi apoptosis dan penghambatan proliferasi sel. Namun, keterbatasan seperti bioavailabilitas rendah, stabilitas kimia yang buruk, dan selektivitas terhadap sel kanker yang kurang optimal menjadi tantangan dalam penggunaannya secara klinis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh modifikasi kimia terhadap struktur senyawa alam dalam meningkatkan efektivitas dan selektivitas antikanker. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka (literature review) terhadap sepuluh studi terkini yang relevan, dengan sumber dari database ilmiah seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa modifikasi kimia—melalui penambahan gugus fungsional, konjugasi dengan nanopartikel, dan substitusi aromatik—berhasil meningkatkan afinitas terhadap target biologis, memperbaiki profil farmakokinetik, serta memperkuat mekanisme kerja seperti aktivasi caspase, penghambatan jalur NF-?B, dan penurunan ekspresi VEGF. Senyawa termodifikasi seperti EF24, GO-Y030, dan Curcumin-Nanoform menunjukkan peningkatan aktivitas sitotoksik yang signifikan dibandingkan senyawa asalnya. Dengan demikian, modifikasi kimia terhadap senyawa alam berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai kandidat obat antikanker yang lebih efektif, selektif, dan aman.
ANALISIS SISTEMATIS DAN BIBLIOMETRIK MOLECULAR DOCKING SENYAWA ALAM SEBAGAI ANTIDIABETES TIPE 2 Fathila Azahra, Fildza; Saeful Amin
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i4.2366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis dan bibliometrik berbagai studi molecular docking senyawa alam sebagai kandidat antidiabetes tipe 2, serta mengidentifikasi tren penelitian, jenis senyawa bioaktif potensial, target protein dominan, dan perangkat lunak yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA dan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer dan Biblioshiny, dengan menganalisis 27 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dari database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa alam golongan flavonoid dan fenolik, seperti quercetin, luteolin, dan apigenin, memiliki afinitas ikatan tinggi terhadap target protein α-glukosidase, α-amilase, DPP-IV, dan PPAR-γ dengan nilai energi ikatan berkisar antara –6,5 hingga –11,2 kkal/mol. AutoDock Vina merupakan perangkat lunak yang paling banyak digunakan, diikuti MOE dan Schrodinger. Simpulan, molecular docking efektif dalam mengidentifikasi potensi senyawa alam sebagai agen antidiabetes tipe 2 berbasis mekanisme multi-target, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan obat herbal berbasis bukti (evidence-based herbal medicine).
Tinjauan Literatur: Pendekatan Komputasi Dan Sintesis Turunan Flavonoid Sebagai Kandidat Obat Antidiabetes Tipe 2: Literature Review: Computational Approaches And Synthesis Of Flavonoid Derivatives As Candidates For Type 2 Antidiabetic Drugs Saeful Amin; Silma Lutfi Farwah; Reza Fathurrahman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.7997

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) adalah gangguan metabolik kronis yang ditandai oleh resistensi insulin dan disfungsi sekresi insulin, mengakibatkan hiperglikemia. Terapi konvensional sering menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan agen terapeutik yang lebih aman dan efektif. Flavonoid, senyawa polifenolik alami, telah menunjukkan potensi antidiabetik melalui penghambatan enzim penting dalam metabolisme glukosa, seperti ?-glukosidase, ?-amilase, DPP-4, dan SGLT-2. Tinjauan ini menganalisis perkembangan pendekatan komputasi—molecular docking, simulasi dinamika molekuler, dan prediksi ADMET—bersama dengan sintesis turunan flavonoid yang dimodifikasi secara struktural (misal triazole, isoxazole, trifluoromethyl) untuk meningkatkan afinitas dan aktivitas biologis. Hasil literatur menunjukkan bahwa flavonoid alami maupun sintetik mampu berinteraksi kuat dengan target enzim, dengan efektivitas yang mendekati obat kontrol seperti acarbose dan empagliflozin. Analisis struktur-aktivitas (SAR) menegaskan peran substituen tertentu dalam memperkuat interaksi H-bond dan hidrofobik di situs aktif enzim. Kombinasi strategi komputasi multitarget dan optimasi struktur flavonoid menawarkan pendekatan yang menjanjikan untuk pengembangan agen antidiabetik tipe 2 yang selektif, efektif, dan berisiko efek samping rendah. Validasi lebih lanjut melalui uji in vitro, in vivo, dan formulasi farmasetika sangat diperlukan untuk mendukung pengembangan kandidat flavonoid menuju tahap pra-klinis.
Tinjauan Kimia Medisinal Terhadap Potensi Ekstrak Minyak Atsiri Kunyit (Curcuma longa L.) Untuk Kesehatan: Medicinal Chemistry Review on the Potential of Turmeric (Curcuma longa L.) Essential Oil for Health Saeful Amin; Nurkholidatunnisa, Wulan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8933

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi kemampuan alami yang dimiliki tanaman kunyit (Curcuma longa L.) sebagai penghasil senyawa bioaktif yang berperan dalam kimia medisinal melalui telaah pustaka terbaru. Metode yang diterapkan berupa literature review dengan penelusuran jurnal penelitian dari basis data Google Scholar, PubMed, serta ScienceDirect menggunakan kata kunci “minyak atsiri”, “kunyit”, serta “turmeron”. Berdasarkan penelusuran literatur yang dilakukan, teridentifikasi bahwa minyak atsiri kunyit mengandung senyawa volatil utama seperti ar-tumerone, ?-turmerone, ?-turmeron, curlone, dan ar-curcumene yang memiliki aktivitas farmakologis meliputi antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, analgesik, dan antikanker. Senyawa turmeron diketahui mampu menginduksi apoptosis sel kanker melalui jalur ROS-mitokondria, serta menunjukkan efektivitas tinggi dalam formulasi farmasi seperti gel topikal dan naoemulsi. Hasil telaah ini menunjukkan bahwa kunyit memiliki prospek yang sangat baik sebagai bahan dasar dalam pembuatan obat herbal dan produk kesehatan. Selain itu, diperlukan penelitian lanjutan guna mengoptimalkan pemanfaatannya dalam dunia medis.
Co-Authors Adi Budi Ramadhan, Adi Budi Ramadhan Adisti Rahma Ahmad, Zahratunnisa Ai Nuraisah Ai Sriwahyuni Alfi Nurul Aini Alika Rahma Kalimatillah Aliya Fayyaza Khairun Nisa Alya Nisrina Fauziyyah Amir Mursadad Anantha Puspatiara Andri Prasetiyo Anwar, Reza Jakaria Azriel Pratama, Arryza Azzindani Januar Boogie, Ridho Cheriel Dhiya Nazwa Alivia Dea Wulandari Dheana Ratu Hazlisa Dhearlyn Astania Oxtavia Amir Dinda Nurhayati Famili Dini Aryani Esti Mumpuni Eva Sucianti Fadhiilah Nur Fariidah Fathila Azahra, Fildza Fina Awaliah Fitria Mutiara Rohmah Fitya Fithrotun Najiah Galih Hamdani Riansyah Gani Gusdayan Hanifiani Kamila Hasny Dwi Rahman Hayuning Putri Ambi Hendra Komara Hidayah, Nauval Aqil Inggit Suci Listya Innayatulloh, Risma Intan Permatasari Jayanty, Rizka Sri Jelin Mutiara Guswara Latifa, Ainun Lidiasari, Alda Lidiasari Maitsa Gita Salsabila Moch. Ikhsan Fauzi Naila Naziba Nandita Marsya Putri Utami Nazmi Tri Harja Nazwa Cahya Kamila Neng Mirna Wati Dewi Neng Padia Amelia Nurkholidatunnisa, Wulan Nurlichan, Suci Rahayu Oktaviani, Rissa Aenur Pratama, Bryan Restu Putri Nasywa Nabilah Ma’rifatillah Putri, Amyla Putri Nurul Nazmi restu rianingsih Reza Fathurrahman Sabrina Putri Mutiara Fajrin Salla Sabillah Salsa Zahra Afiatun Nisa Salsabila Sasikirana Sefira Novi Ariyanto Sekar Harsti Rahmadhani Setiawati, Dede Evita Shilvia Siti Nurohmah Silma Lutfi Farwah Silvia Dwi Putri Siti Maryam Slamet Ibrahim - Solihah, Adilla Nurafdilla Suci Mega Rahmi Suryaman, Novita Deris Teguh Nizar Zulmi Tevani Almanda Ramdani Tiara Oktavia Ramadhan Tsani, Ghani Angga Widiya Zulvania