Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Senyawa Alam sebagai Agen Antikanker Payudara: Tinjauan Terintegrasi In Silico dan In Vitro Ai Nuraisah; Saeful Amin
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.94

Abstract

Abstrak. Kanker payudara menjadi salah satu penyebab utama kematian di kalangan perempuan secara global, sementara terapi tradisional seperti kemoterapi, radioterapi, terapi hormon, dan terapi berbasis target menghadapi masalah terkait toksisitas, resistensi, serta biaya tinggi. Senyawa alami banyak dieksplorasi sebagai pilihan alternatif karena mengandung metabolit bioaktif yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Penelitian ini bertujuan meninjau bukti eksperimen in vitro dan pendekatan komputasional in silico mengenai efek antikanker senyawa alami terhadap kanker payudara. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data seperti PubMed, Google Scholar, dan ResearchGate, menghasilkan sepuluh artikel sesuai kriteria inklusi, yaitu penelitian dekade terakhir yang melakukan uji in vitro pada sel kanker payudara atau docking in silico terhadap target kanker. Hasil analisis menunjukkan beberapa jenis tanaman, termasuk Annona muricata, Solanum torvum, Merremia mammosa, dan Mangifera mangostana, terbukti menurunkan viabilitas sel MCF-7 dan T47D serta mendorong apoptosis. Penelitian in silico mengungkap flavonoid, xanton, dan alkaloid dari berbagai tanaman memiliki daya ikat kompetitif terhadap HER-2, ER-α, PR, dan STAT3, serta menunjukkan profil farmakokinetik menguntungkan. Temuan ini menegaskan senyawa alami berpotensi dikembangkan sebagai terapi pelengkap kanker payudara, meskipun penelitian lanjut berbasis in vivo dan uji klinis masih diperlukan untuk memastikan validitasnya.
Literatur Riview: Potensi Senyawa Bioaktif Tanaman Obat sebagai Agen Antidiabetes restu rianingsih; Saeful Amin
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.95

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Meningkatnya prevalensi diabetes melitus tipe 2 (DMT2) mendorong pencarian terapi alternatif yang lebih aman dibandingkan obat sintetik. Artikel ini bertujuan merangkum temuan terkini mengenai potensi antidiabetes dari senyawa bioaktif tanaman obat, khususnya flavonoid dan fenolik. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional periode 2018–2025, meliputi studi in silico, in vitro, dan in vivo terkait agen antidiabetes berbasis bahan alam. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa tanaman seperti kumis kucing (Orthosiphon stamineus), pepaya (Carica papaya), ketapang (Terminalia catappa), bunga telang (Clitoria ternatea), dan enceng gondok (Eichornia crassipes) memiliki mekanisme kerja ganda. Mekanisme tersebut meliputi penghambatan enzim pencernaan karbohidrat (α-glukosidase, α-amilase, maltase-glukoamilase), aktivasi PPAR-γ, serta pencegahan komplikasi diabetes. Senyawa bioaktif dari tanaman obat menunjukkan prospek menjanjikan sebagai agen antidiabetes alami dengan tingkat keamanan yang lebih baik dan mudah diakses masyarakat. Meski demikian, uji praklinis dan klinis masih diperlukan untuk memastikan efektivitas serta keamanan penggunaannya.
Kajian Literatur: Peran Kimia Medisinal dalam Pengembangan Terapi Penyakit Neurodegeneratif Berbasis Produk Alam Saeful Amin; Jayanty, Rizka Sri
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.90

Abstract

Penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, sementara terapi konvensional yang tersedia masih terbatas dan sering menimbulkan efek samping. Penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson masih menjadi masalah kesehatan global dengan terapi konvensional yang terbatas dan berisiko efek samping. Produk alam mengandung senyawa bioaktif dengan potensi neuroprotektif, sehingga perlu dievaluasi melalui pendekatan kimia medisinal. Penelitian ini bertujuan meninjau peran kimia medisinal dalam pengembangan terapi berbasis produk alam melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah telaah artikel yang mengaplikasikan teknik in silico seperti molecular docking, simulasi dinamika molekul, MM-GBSA, serta analisis ADME/Tox. Hasil menunjukkan bahwa senyawa alkaloid, flavonoid, fenantrena, fitoestrogen, dan terpenoid berpotensi sebagai inhibitor enzim kunci (AChE, BChE, BACE1), agonis reseptor ERβ, maupun modulator TLR2. Beberapa senyawa memiliki afinitas ikatan lebih baik dari donepezil, stabilitas kompleks protein–ligan yang baik, serta profil farmakokinetik mendukung, bahkan ada yang dapat menembus sawar darah otak. Disimpulkan bahwa kimia medisinal berperan penting dalam mengidentifikasi dan mempercepat penemuan kandidat obat alami untuk terapi neurodegeneratif yang lebih aman dan efektif.
Analisis Struktur Aktivitas (SAR) Turunan Nukleosida Sebagai Potensi Obat COVID-19  Saeful Amin; Suryaman, Novita Deris
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.97

Abstract

Pandemi COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 masih mendorong pencarian terapi efektif. Pengembangan analog nukleosida merupakan pendekatan yang menjanjikan, karena senyawa ini meniru nukleotida alami dan menghambat aktivitas polimerase virus (RNA-dependent RNA polymerase atau RdRp), sehingga mengganggu replikasi genom virus. Analisis Struktur–Aktivitas (SAR) sangat penting untuk memahami hubungan antara struktur kimia dan aktivitas biologis, memungkinkan modifikasi guna meningkatkan afinitas dan selektivitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis SAR dari turunan nukleosida sebagai calon obat COVID-19. Metode yang digunakan adalah pendekatan komputasi (In Silico), seperti Molecular Docking dan HKSA, serta tinjauan literatur. Hasilnya potensi yang lebih stabil, GS-441524 yang lebih stabil daripada Remdesivir, dan menegaskan peran in silico dalam menargetkan protein kunci virus seperti Mpro dan Nsp10.
Studi In Silico Senyawa Bioaktif pada Daun Yakon (Smallanthus sonchifolius), Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.), Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antidiabetes Mekanisme Kerja Inhibitor SGLT-2 Andri Prasetyo Prasetyo; Esti Mumpuni; Sekar Harsti Rahmadhani; Saeful Amin
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pharmacy Department, Faculty of Health Sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v6i2.39508

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia dimana pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Daun yakon, kayu secang dan daun salam memiliki beberapa yang berpotensi sebagai antidiabetes, namun belum diketahui senyawa spesifik mana yang terlibat dalam mekanisme inhibitor SGLT-2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi senyawa bioaktif yang terkandung dalam Daun yakon, kayu secang dan daun salam dalam menghambat enzim SGLT-2 secara in silico. Data senyawa aktif didapatkan dari laman PubChem. Kristal struktur dari Structure of human SGLT2-MAP17 complex bound with empagliflozin didapatkan dari Protein Data Bank dengan PDB ID: 7VSI. Molecular docking menggunakan Molegro Virtual Docker dan simulasi molecular dynamic menggunakan YASARA Dynamics. Hasil molecular docking didapatkan 4 senyawa memiliki nilai rerank score lebih negative dari senyawa pembanding (empagliflozi). Hasil visualisasi menunjukan residu asam amino yang berperan penting ialah PHE 98 dan VAL 157. Hasil molecular dynamics menunjukan kompleks ligan memiliki kestabilan ikatan paling baik dan stabil dari ligan uji lainnya. Dihasilkan senyawa yang stabil, yaitu 3,4-Dicaffeoyquinic acid.
Co-Authors Adi Budi Ramadhan, Adi Budi Ramadhan Adisti Rahma Ahmad, Zahratunnisa Ai Nuraisah Ai Sriwahyuni Alfi Nurul Aini Alika Rahma Kalimatillah Alya Nisrina Fauziyyah Amir Mursadad Anantha Puspatiara Andri Prasetiyo Anwar, Reza Jakaria Azriel Pratama, Arryza Azzindani Januar Boogie, Ridho Cheriel Dhiya Nazwa Alivia Dea Wulandari Dheana Ratu Hazlisa Dhearlyn Astania Oxtavia Amir Dinda Nurhayati Famili Dini Aryani Esti Mumpuni Eva Sucianti Fadhiilah Nur Fariidah Fathila Azahra, Fildza Fina Awaliah Fina Fatihatul Makia Fitria Mutiara Rohmah Fitya Fithrotun Najiah Galih Hamdani Riansyah Gani Gusdayan Hanifiani Kamila Hasny Dwi Rahman Hayuning Putri Ambi Hendra Komara Henny N Hidayah, Nauval Aqil Inggit Suci Listya Innayatulloh, Risma Intan Permatasari Jayanty, Rizka Sri Jelin Mutiara Guswara Latifa, Ainun Lidiasari, Alda Lidiasari Maitsa Gita Salsabila Meisye Utami Dianingsih Moch. Ikhsan Fauzi Naila Naziba Nandita Marsya Putri Utami Nazmi Tri Harja Nazwa Cahya Kamila Neng Mirna Wati Dewi Neng Padia Amelia Nurkholidatunnisa, Wulan Nurlichan, Suci Rahayu Nurul Sulistia Azzahra Oktaviani, Rissa Aenur Pratama, Bryan Restu Putri Nasywa Nabilah Ma’rifatillah Putri, Amyla Putri Nurul Nazmi restu rianingsih Reza Fathurrahman Sabrina Putri Mutiara Fajrin Salsa Zahra Afiatun Nisa Salsabila Sasikirana Sefira Novi Ariyanto Sekar Harsti Rahmadhani Setiawati, Dede Evita Silma Lutfi Farwah Silvia Dwi Putri Siti Maryam Slamet Ibrahim - Solihah, Adilla Nurafdilla Suci Mega Rahmi Suryaman, Novita Deris Syakila Syalsa Reiza Putri Teguh Nizar Zulmi Tevani Almanda Ramdani Tiara Oktavia Ramadhan Tsani, Ghani Angga Widiya Zulvania