Claim Missing Document
Check
Articles

Creative Leadership Behavior of the Madrasah Tsanawiyah Negeri’s Principals in North Sulawesi Demak, Aswin Kiay; Rawis, Joulanda A. M.; Paturusi, Achmad; Lengkong, Jeffry S. J.
Journal of The Community Development in Asia Vol 5, No 2 (2022): May 2022
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jcda.v5i2.1496

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research is to analyze the principal’s leadership behavior and its determinant factor in 3 Madrasah Tsanawiyah (MTs) in North Sulawesi. The researchers use a qualitative and multi-site approach. The data were collected through observation, interview, and documentation studies. Meanwhile, the analysis data was adapted from the interaction model. The result shows that the principal is facilitating teachers’ creativity through internal and external factors. Also creates a realization of a creative vision of teachers through direct and indirect communication. The study also shows that some determinant characteristics have a similarity and dissimilarities function as a support factor and deterrent factor to the creative leadership behavior of MTs principals. For future research, the researchers can use quantitative data on how creative leadership variables interact with other variables.Keywords: Creative, Leadership, Principals.
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN TEKNIK DASAR CHEST PASS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA SMP KRISTEN EBEN HAEZAR 1 MANADO Pattylima, Niken N.; Paturusi, Achmad; Sumarauw, Fredrik Dj.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji metode pengajaran dan motivasi belajar dalam meningkatkan kemampuan chest pass dalam bola basket di SMP Kristen Eben Haezar 1 Manado. Subjek penelitian adalah 40 siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial 2x2, yang meneliti dua variabel bebas (gaya mengajar dan motivasi belajar) serta interaksinya terhadap variabel terikat (kemampuan chest pass). Analisis data meliputi uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas menggunakan Levene, dengan hasil menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen (p=0,405 > 0,05). Pengujian hipotesis dilakukan dengan bantuan SPSS 21, yang menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara gaya mengajar latihan dan komando terhadap peningkatan chest pass (mean square = 4,900; F hitung = 9,093 > F tabel 4,08 pada α = 0,05). Kesimpulannya, gaya mengajar latihan lebih efektif daripada gaya mengajar komando dalam meningkatkan chest pass, dan motivasi belajar tinggi lebih berpengaruh daripada motivasi rendah. Namun, tidak ada interaksi signifikan antara gaya mengajar dan motivasi belajar terhadap peningkatan kemampuan chest pass.
PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR LATIHAN TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR MENENDANG BOLA MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA KELAS VIII SMP BEREA TONDANO Daullu, Arianto Ezra; Paturusi, Achmad; Saatu, Yuliana
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam gaya mengajar latihan siswa diberikan waktu untuk melaksanakan tugas secara perorangan, dan guru bertanggung jawab menentukan tujuan pengajaran, memilih aktivitas dan menetapkan tata urut kegiatan untuk mencapai tujuan pengajaran. Dari hasil observasi penulis pada saat pembelajaran penjas di SMP Berea Tondano, ternyata penguasaan gerak dasar menedang bola dengan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola pada siswa masih relatif rendah, terlihat mulai dari cara menggiring, menendang hingga menyepak bola siswa belum bisa melakukan gerak dasar menendang bola dengan kaki bagian dalam dengan benar serta siswa kesulitan menangkap materi yang di berikan oleh guru penjas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada rancangan eksperimen dengan menggunakan randomized control group pre-test and post test design. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistik uji t, diperoleh thitung senilai 3.32. Berdasarkan tabel distribusi t pada 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 =10 +10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 2.101 Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung = 3.32 ttabel = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung tabel ) maka Ho ditolak yang berarti HA diterima. Hasil analisis tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari kedua kelompok.
PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR LATIHAN TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR MENENDANG BOLA MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA KELAS VIII SMP BEREA TONDANO Daullu, Arianto Ezra; Paturusi, Achmad; Saatu, Yuliana
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam gaya mengajar latihan siswa diberikan waktu untuk melaksanakan tugas secara perorangan, dan guru bertanggung jawab menentukan tujuan pengajaran, memilih aktivitas dan menetapkan tata urut kegiatan untuk mencapai tujuan pengajaran. Dari hasil observasi penulis pada saat pembelajaran penjas di SMP Berea Tondano, ternyata penguasaan gerak dasar menedang bola dengan kaki bagian dalam pada permainan sepakbola pada siswa masih relatif rendah, terlihat mulai dari cara menggiring, menendang hingga menyepak bola siswa belum bisa melakukan gerak dasar menendang bola dengan kaki bagian dalam dengan benar serta siswa kesulitan menangkap materi yang di berikan oleh guru penjas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada rancangan eksperimen dengan menggunakan randomized control group pre-test and post test design. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistik uji t, diperoleh thitung senilai 3.32. Berdasarkan tabel distribusi t pada 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 =10 +10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 2.101 Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung = 3.32 ttabel = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung tabel ) maka Ho ditolak yang berarti HA diterima. Hasil analisis tersebut membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari kedua kelompok.
Health Learning Management at Noongan Hospital, Minahasa Regency Mamuaja, Pricilia P; Katuuk, Deitje A; Paturusi, Achmad; Lengkong, Jeffry S. J.
International Journal of Social Service and Research Vol. 3 No. 3 (2023): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v3i3.280

Abstract

The purpose of this study is to analyze and describe the management of health learning in the community health center at Noongan Hospital, Minahasa Regency. Health learning management is a form of learning management that focuses on nursing care services in its role as an educator. The results showed that health learning management has been carried out by Noongan Hospital, which is the current research location. The stages of health learning are through the assessment carried out by the nurse through the assessment of patients, the planning made by the nurse referring to the results of the assessment, the implementation of learning carried out by the nurse using demonstration methods, instructions and videos and evaluations carried out by the supervision team as well as periodic evaluations carried out by the head of the room. Noongan Hospital has sufficient resources in the implementation of health learning management, however, there are still weaknesses and shortcomings that need to be addressed, especially by the hospital and especially the head of the hospital so that health learning management can be more optimized to support the improvement of more optimal health service quality.