Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

RANCANGAN PENDINGIN OTOMATIS DAN MONITORING SUHU POWER AMPLIFIER LOCALIZER BERBASIS ARDUINO UNO DAN ANYDESK UNTUK PERUM LPPNPI CABANG PALANGKA RAYA Haryo Penang Setyo Boma; Bambang Wasito; Lady Silk Moonlight
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Penelitian ini telah dideskripsikan suatu perancangan alat pendingin otomatis dan monitoring suhu power amplifier berbasis arduino uno di shelter localizer perum LPPNPI Cabang Palangka Raya yang terintegrasi dengan antarmuka visual basic. Dikarenakan cuaca yang ekstrim di Kota Palangka Raya mempengaruhi suhu pada Power Amplifier Localizer Perum LPPNPI Cabang Palangka Raya yang mempengaruhi kinerja Peralatan yang mana pada saat kondisi tertentu peralatan mengalami alarm dikarenakan meningkatnya suhu pada bagian power amplifier. Penelitian ini memberikan solusi dari permasalahan tersebut, yaitu dengan merancang sistem pendingin otomatis dan monitoring suhu power amplifier berbasis mikrokontroller. Perancangan dilaksanakan dengan menggunakan Mikrokontroller Arduino Uno, sensor suhu DHT11, relay, dan Fan Pendingin. Sedangkan dalam perancangan perangkat lunak menggunakan Arduino IDE dan anydesk. Arduino Uno digunakan sebagai pemroses masukan dan keluaran. Hasil yang diperoleh sensor suhu DHT11 akan diolah oleh arduino dan menjalankan pendingin sesuai perintah dan juga akan ditampilkan dalam bentuk antarmuka berbasis aplikasi visual basic sehingga dapat dijadikan sebagai monitoring dan pendingin otomatis oleh teknisi.
PERENCANAAN PEMBUATAN RUNWAY END SAFETY AREA DI UJUNG RUNWAY 09 BANDAR UDARA BINAKA Alan Budi Prasetyo; Bambang Wasito; Karina Meilawati
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Binaka berlokasi di pulau nias, tepatnya di kota Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara. Bandar Udara Binaka memiliki panjang landas pacu dengan dimensi 2250 meter x 30 meter dengan menggunakan perkerasan flexible. Mengacu pada Annex 14, dan ICAO Tahun 2019 terkait keselamatan dan keamanan penerbangan, pada ujung Bandar udara binaka belum memiliki runway end safety area, sehingga penulis mengambil judul penelitian untuk merencanakan pembuatan runway end safety area diujung runway 09. Untuk panjang RESA jika disesuaikan dengan code number dan code letter yaitu 4C, maka diperlukan panjang dan lebar RESA masing-masing berukuran 90 m dan 60 m. Perencanaan pembuatan RESA perlu dilakukan guna mengantisipasi apabila terjadi overrunning ketika pesawat landing di runway Bandar udara Binaka. Dilihat pada lahan eksisting, ketidak rataan lahan membuat perencanaan ini menjadi terhambat, sehingga dilaksanakan pemerataan lahan menggunakan metode cut and fill. Dalam perencanaan, lahan RESA menggunakan kemiringan yang sesuai dengan aturan yang memenuhi kelayakan operasional, dengan presentase kemiringan melintang yakni 1,5% dan kemiringan memanjang sebesar 2%. Hasil perhitungan volume galian dan timbunan dari 2 metode yakni manual 8386,81 m3 dan metode software 8397,06 m3. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan volume 8397,06 yang menghabiskan dana sebesar Rp. 1.629.511.000,00.
PERENCANAAN PELEBARAN JALAN AKSES UNIT PKP-PK DI BANDAR UDARA DABO SINGKEP Alfian Gufron Pragista; Bambang Wasito; Wiwid Suryono
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Dabo Singkep merupakan bandar udara yang berada di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Mempunyai dimensi landas pacu yaitu dengan panjang 1445 m dan lebar 30 m. Pesawat yang beroperasi pada Bandar Udara Dabo Singkep yaitu dengan jenis ATR 72-600 dan Grand Caravan. Salah satu Fasilitas yang dimiliki oleh Bandar Udara Dabo Singkep adalah PKP-PK dengan kategori V. Jalan akses di Bandar Udara Dabo Singkep belum sesuai standar dengan KP 14 tahun 2015 yaitu jalur akses yang lebarnya 3,5 meter kurang dari standar dan tidak memiliki bahu jalan. Hingga dapat menjadi pengaruh terhadap kegiatan operasional PKP-PK dalam keamanan dan keselamatan. Metode yang digunakan pada Perencanaan Pelebaran Jalan Akses PKP-PK adalah metode anlisa komponen dan metode AASHTO untuk menghitung struktur tebal perkerasan yang akan digunakan. Analisa harga satuan dari Kabupaten Lingga 2021 digunakan untuk menentukan RAB. Berdasarkan hasil perhitungan metode analisa komponen didapatkan tebal perkerasan untuk Perencanaan Pelebaran Jalan Akses PKP-PK yaitu sebesar 40 cm dimana tebal lapis permukaan adalah 5 cm, lapis pondasi atas adalah 15 cm, dan lapis pondasi bawah adalah 20 cm. Sedangkan hasil perhitungan metode AASHTO untuk tebal lapis permukaan adalah 5 cm, lapis pondasi atas adalah 10 cm dan lapis pondasi bawah adalah 18 cm.
PERENCANAAN PERKERASAN ACCESS ROAD KENDARAAN PKP – PK DARI POS DKT MENUJU PKP – PK DI BANDAR UDARA AJI PANGERAN TUMENGGUNG PRANOTO – SAMARINDA Kofifah Prita Otrisa; Karina Meilawati; Bambang Wasito
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto adalah bandar udara yang terletak di Kelurahan Sungai Siring, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur yang di kelola oleh Kementrian Perhubungan. Saat ini Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto merupakan Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas I. Kondisi saat ini, Bandara A.P.T. Pranoto yang dimana merupakan bandara Kelas I masih belum memiliki access road kendaraan PKP-PK. Apabila tidak segera dibangun perkerasan jalan akses maka dikhawatirkan akan mengganggu keamanan penerbangan karena jalur yang digunakan saat ini yaitu runway. Pada perencanaan Flexible Pvement Access Road Kendaraan PKP- PK data yang digunakan adalah data kendaraan PKP-PK, data curah hujan, data nilai CBR dan untuk metode yang digunakan adalah adalah metode analisa komponen dan metode AASHTO 1993 untuk menentukan tebal perkerasan yang nantinya akan divalidasikan dengan SKEP 347 tahun 1999. Setelah mendapatkan hasil dari perhitungan yang akan digunakan pada perencanaan maka selanjutnya yaitu menentukan rencana anggaran biaya menggunakan pedoman analisa harga satuan Kota Samarinda. Berdasarkan hasil perhitungan metode analisa komponen didapatkan tebal perkerasan untuk perencanaan flexible pavement access road kendaraan PKP-PK yaitu sebesar 40 cm dimana tebal lapis permukaan adalah 5 cm, lapis pondasi atas adalah 15 cm, dan lapis pondasi bawah adalah 20 cm. Sedangkan hasil perhitungan metode AASHTO 1993 untuk tebal lapis permukaan adalah 6 cm, lapis pondasi atas adalah 9 cm dan lapis pondasi bawah adalah 12 cm. Maka berdasarkan aturan yang tertera di SKEP 347 tahun 1999 ketentuan tebal perkerasan yang dipilih adalah menurut metode Analisa komponen. Berdasarkan harga satuan kota Samarinda tahun 2021 maka untuk total rencana anggaran biaya yang dibutuhkan dalam pekerjaan access road kendaraan PKP-PK dengan Panjang 300 m dan lebar 12 m tidak termasuk bahu jalan sebesar Rp 2.338.674.000.
ANALISIS DAN PERBAIKAN DRAINASI SERTA JALAN RAYA DI LINGKUNGAN KAMPUS POLITEKNIK PENERBANGAN SURABYA JALAN JEMUR ANDAYANI N0 73 SURABAYA Bambang Wasito; Wiwid Suryono; Setyo Hariyadi SP; Siti Fatimah; Supriadi Supriadi; Fitradi Pahala; Linda Winiasri; Ranatika P
Journal of Public Transportation Community 13-17
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas dan produktifitas manusia sehari-hari membutuhkan medan yang mendukung di mana untukmeningkatkan kenyamanan dan keamanan membutuhkan akses jalan yang baik. Di lingkungan kampusPoltekbang sendiri masih terdapat jalan yang jelek dan juga drainase yang sedang bermasalah di manamasih dijumpai jalan yang berlubang sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta drainaseyang padat sehingga ketika hujan tutun akan menyebabkan genangan air dan banjir. Jumlah ruas jalanyang dimiliki Poltekbang dan jalan penghubung sebanyak 7 (tujuh) ruas jalan dengan masing-masing, ruasjalan 1 panjang 300 meter, ruas jalan 2 panjang 200 meter, ruas jalan 3 panjang 200 meter, ruas jalan 4panjang 200 meter, ruas jalan 5 panjang 150 meter, ruas jalan 6 panjang, 150 meter dan ruas jalan 7 panjang100 meter. Pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah perbaikan ruas jalan 5 dengan panjang 150 meter,dengan rincian pekerjaan, perbaikan akibat dari stripping atau pengelupasan lapisan permukaan sebanyak3 (tiga) titik dengan luasan. Permasalah banjir di lingkungan Poltekbang Surabaya dan kompleksPerhubungan menjadi masalah rutin ketika musim hujan datang. Drainase yang sering macet dangenangan yang terjadi menjadi masalah rutin. Dengan perbaikan drainase diharapkan masalah ini segeraterselesaikan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PEMBUATAN DRAINASE DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN DAN KESELAMATAN PENGGUNA JALAN DI DESA ORO ORO OMBO KABUPATEN LUMAJANG Bambang Wasito; Siti Fatimah; Wiwid Suryono; Linda Winiasri
Journal of Public Transportation Community 51-60
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mayoritas pekerjaan penduduk desa Oro Oro Ombo adalah petani baik itu sebagai petani penggarap maupun petani yang punya lahan. Sebagai petani penggarap penghasilannya sesuai dengan musim tanam dan musim panen. Jalan desa yang ada mempunyai kemiringan memanjang yang sedikit curam dengan bangunan pendukung berupa saluran yang berdimensi tidak terlalu lebar. Pada saat musim penghujan air pada saluran ini mengalir cukup kencang dan meluap mengangkat material kerikil dan batu ke badan jalan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini menggunakan pendekatan “Drainase Berbasis Masyarakat” yaitu upaya meningkatkan peran serta dan pelibatan masyarakat dalam pembangunan dan pemeliharaannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan drainase untuk meningkatkan pendapatan keluarga