Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Pengaruh Konektivitas Jaringan Jalan Terhadap Peningkatan Jumlah Kendaraan Di Kabupaten Sikka Gado, Alfridus; Tan, Valentinus; Gare, Mansuetus
TEKNOSIAR Vol. 18 No. 2 (2024): Volume 18 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v18i2.4649

Abstract

Kondisi jalan yang sempit, klasifikasi jalan negara, jalan provinsi dan jalan kabupaten yang kurang seimbang, tata guna lahan, pemilihan moda angkutan pribadi yang meningkat, waktu tempuh yang lama dan jarak dari desa ke daerah perkotaan yang jauh. Jumlah jaringan jalan yang minim, kondisi topografi yang berbukit, jalan yang sempit, menyebabkan konektivitas jaringan jalan yang mendukung mobilitas kendaraan dalam membantu pergerakan masyarakat memiliki tingkat pelayanan yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji konektivitas jaringan jalan yang meliputi jumlah jaringan jalan dan Panjang jalan dan hubungannya dengan peningkatan kendaraan di Wilayah Kabupaten Sikka Provinsi NTT dari tahun 2018 -2023 yang disesuaikan dengan kondisi eksisting lokasi penelitian. Analisa data yang digunakan adalah analisis regresi linear untuk mendapatkan hubungan antara variabel independen yaitu jumlah jaringan jalan dan jumlah kendaraan sebagai variabel dependen di wilayah Kabupaten Sikka dari tahun 2018-2023. Hasil penelitian menunjukan konektivitas jaringan jalan memiliki hubungan yang sangat kuat dengan peningkatan jumlah kendaraan dengan nilai korelasi 0,978 dan konektivitas jaringan jalan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah kendaraan dengan nilai signifikansi 0,009. Rekomendasi bagi pemerintah setempat agar dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan baik di pusat kota maupun di daerah-daerah pelosok sehingga dapat meningkatkan konektivitas jaringan jalan di Kabupaten Sikka.
Analisis Pengaruh Bentuk Penampang Balok Baja Terhadap Kapasitas Beban Maksimum Pada Struktur Bangunan Ndale, Fransiskus Xaverius; Gado, Alfridus
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bentuk penampang balok baja terhadap kapasitas beban maksimum pada struktur bangunan melalui studi pustaka sistematis dari empat penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif terhadap hasil penelitian terkait, dengan fokus pada empat tipe penampang utama: IWF, Box, Channel, dan T-section. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas beban maksimum, efisiensi penggunaan material, dan mode kegagalan struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil IWF memiliki kapasitas beban maksimum tertinggi (285.6 kN) dengan efisiensi penggunaan material mencapai 100%, diikuti oleh profil Box (255.6 kN, 89.5%), Channel (188.4 kN, 66%), dan T-section (148.8 kN, 52.1%). Analisis mode kegagalan mengidentifikasi karakteristik spesifik untuk setiap penampang, dimana IWF cenderung mengalami tekuk lateral, Box dominan mengalami tekuk lokal, sementara Channel dan T-section rentan terhadap torsi dan torsi-lentur. Inovasi dalam bentuk penampang hibrid menunjukkan potensi peningkatan kapasitas hingga 22% dibanding penampang konvensional. Validasi hasil menunjukkan deviasi maksimum 3.08% terhadap perhitungan teoritis dan berada dalam rentang yang diijinkan oleh standar AISC 360-16. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman komprehensif tentang hubungan antara geometri penampang dan kapasitas struktur, serta menyediakan rekomendasi praktis untuk pemilihan bentuk penampang optimal dalam aplikasi struktural.
Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pengabdian KKN Di Desa Libunio Kecamatan Soa Kabupaten Ngada Gado, Alfridus; Aburman, Bernadinus; Tan, Valentinus
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v3i3.3185

Abstract

The implementation of the Flores University KKN in 2023 will be carried out collectively, namely on 01-31 August 2023 with the theme "Community Empowerment for Shared Welfare". KKN aims to increase students' empathy and concern for the community, being able to work together in groups, being responsible, disciplined, and having a work ethic. The location of the KKN activity is in Libunio Village, Soa District, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province. This KKN activity is the result of collaboration between the local village government, community, students, and Field Supervisors (DPL). The aim of this activity is so that students can apply what they have learned in college, and gain learning experience by being directly involved with the community, through the problems they find and finding solutions. There are several problems encountered at the location, so there needs to be a joint effort to reduce or overcome these problems. 1) Due to drought and lack of clean water, a water storage tank was made for the Libunio village community, 2) a village road to facilitate access for the Libunio village community, 3) held joint devotional work activities every Saturday to make it look clean and comfortable, 4) made a planting monument KB village to support the KB program, 5) planting trees with the Soa police chief for greening, 6) making RT signs to indicate the RT in each hamlet so that it looks attractive and 7) making gates to celebrate the 78th anniversary of the Republic of Indonesia. It is hoped that the results of this activity will provide benefits to the government and local community, and can work together for next year's KKN activities.
Peningkatan Fasilitas Air Bersih dan Sanitasi Lingkungan di Daerah Pedesaan melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Gado, Alfridus; Tan, Valentinus
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i2.4041

Abstract

The problems that occur at the research location are regarding clean water and sanitation such as dirty living environments, village facilities and infrastructure such as leaking clean water pipes, non-existent water storage tanks, and non-existent trash bins and RT signs in each RT, and The damaged village office monument needs attention. The location of the KKN activity is in Ngoranale Village, Bajawa District, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province. This KKN activity is the result of collaboration between the local village government, community, students, and Field Supervisors (DPL). The aim of this activity is for students to gain learning experience by being directly involved with the community through problems found and finding solutions to problems regarding improving clean water facilities and environmental sanitation. There are several problems encountered at the location, so there needs to be a joint effort to reduce or overcome these problems. 1) carrying out preliminary activities to build clean water storage tanks, 2) making trash cans and RT signs, 3) repairing the village office monument, and 4) community service cleaning the environment of Ngoranale Village. It is hoped that the results of this activity will provide benefits to the government and local community, and can work together for next year's KKN activities.
PARAMETER PENENTU AKSESIBILITAS PENGUNJUNG WISATA PANTAI KOKA DI DESA WOLOWIRO KECAMATAN PAGA KABUPATEN SIKKA PROVINSI NTT Alfridus Gado; Mansuetus Gare
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.11.2.5016.186-192

Abstract

The Sikka Regency area is one of the areas located on the island of Flores, East Nusa Tenggara Province. The region has a lot of interesting natural and cultural wealth, but there are still many hidden due to the lack of infrastructure development. One of the natural wealth is the Koka beach tourist attraction which is a tourist attraction located in Wolowiro village, Paga district, Sikka regency. The construction of road infrastructure for Koka Beach tourism is inadequate, there is one point that has not been paved and there are several points that are still damaged due to land disputes between the village government and the landowner. The focus of this study is to analyze the parameters that affect the accessibility of coca beach tourism visitors in Wolowiro Village, Paga District, Sikka Regency, East Nusa Tenggara Province which are adapted to existing conditions and their problems using qualitative descriptive analysis methods. Data collection is carried out by observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis using Miles and Huberman which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The results of this study are in the form of parameters that affect the accessibility of Koka beach tourist visitors, namely the parameters of entrance rates, road infrastructure conditions, Koka beach tourist attraction facilities, and the behavior of the management of coca beach tourist attractions affecting the accessibility of Koka beach tourist visitors to be hampered. Suggestions that can be given to local governments need to be carried out development of supporting facilities and infrastructure in coca beach tourist attractions and for further studies, quantitative methods are used so that quantitative methods can be measured and described in detail about the parameters that affect the accessibility of coca beach tourist visitors.
Analisis Karakteristik Dan Model Pemilihan Moda Transportasi Mahasiswa Menuju Kampus Universitas Nusa Nipa Di Kota Maumere Fransiska Sena; Thomas Aquino Arif Sydin; Alfridus Gado
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 2 (2025): Volume 19 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i2.6737

Abstract

Pemilihan moda merupakan salah satu model yang digunakan dalam perencanaan transportasi. Moda transoportasi yang digunakan oleh mahasiswa Universitas Nusa Nipa baik pergi maupun pulang kampus menggunakan beberapa jenis moda transportasi seperti sepeda motor, angkutan umum, ojek dan berjalan kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, serta faktor – faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi dan model pemilihan moda angkutan mahasiswa menuju kampus. Data yang digunakan dalam penelitian ini di peroleh melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada 371 responden. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis diperoleh jenis moda yang digunakan mahasiswa menuju kampus diketahui bahwa sebanyak 44,5% responden menggunakan kendaraan pribadi, sebanyak 24,8% responden menggunakan ojek, Kemudian angkutan umum 20,8% responden, dan sebanyak 10,0% responden jalan kaki. Berdasarkan hasil analisis binary logistik terdapat 4 faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi mahasiswa menuju kampus adalah waktu tempuh(x2) memiliki nilai signifikan 0,012, jarak tempuh (x3) memiliki nilai signifikan 0,000, faktor keamanan(x8) memilki nilai signifikansi 0,001, dan faktor biaya (x10) memilki nilai signifikan 0,0049. Dari faktor-faktor tersebut di peroleh hasil bahwa nilai probalitas mahasiswa dalam memilih angkutan umum menuju kampus sebanyak 85,5%, sedangkan probabilitas memilih kendaraan pribadi sebesar 14,5%. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik biner, diperoleh bahwa model yang terbentuk mampu menjelaskan pengaruh beberapa karakteristik mahasiswa terhadap pemilihan moda transportasi menuju kampus. Model ini dinyatakan dalam bentuk persamaan: Y=1.784 – 0,964x2 – 1,211x3 - 1,107x8 – 0,557x10.
Perilaku Sambungan Near Surface Mounted (NSM) FRP dalam Perkuatan Balok Komposit Baja dan Beton Fransiskus Xaverius Ndale; Alfridus Gado; Ireneus Kota
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 2 (2025): Volume 19 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i2.6965

Abstract

Struktur komposit baja dan beton sering membutuhkan perkuatan efektif akibat degradasi dan peningkatan beban layanan. Teknik Near Surface Mounted (NSM) Fiber Reinforced Polymer (FRP) telah muncul sebagai solusi superior karena rasio kekuatan-berat yang tinggi dan ketahanan korosi. Namun, tantangan utama tetap ada pada mekanisme kegagalan lekatan yang bersifat getas dan manajemen daktilitas. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) untuk mensintesis studi eksperimental dan numerik mengenai kinerja NSM, parameter lekatan, dan efek prategang. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa NSM FRP pasif meningkatkan kapasitas lentur (10%-20%), tetapi secara signifikan mengurangi daktilitas (14.8%-19.35%), dengan kegagalan dominan berupa pengelupasan penutup beton yang getas. Sebaliknya, penerapan prategang (PNSM) menawarkan kinerja unggul, termasuk peningkatan kapasitas (hingga 16.36%) dan kontrol yang lebih baik terhadap retak serta kekakuan awal. Meskipun demikian, tingkat prategang yang terlalu tinggi menimbulkan risiko fraktur FRP prematur dan kegagalan yang sangat getas. Kesimpulannya, desain perkuatan NSM harus mengoptimalkan tingkat prategang untuk menyeimbangkan peningkatan kekuatan dan daktilitas. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengembangkan model prediktif yang andal untuk kegagalan lekatan dan menentukan tingkat prategang optimal yang aman, terutama untuk aplikasi di lingkungan tropis.
Analisis Pengaruh Geometrik Jalan Terhadap Keselamatan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Nasional Borong-Bealaing Di Kabupaten Manggarai Timur Silvanus Soung; Alfridus Gado; Stella Patricia Angdiarto
TEKNOSIAR Vol. 20 No. 1 (2026): Volume 20 Nomor 1 April 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v20i1.7855

Abstract

Geometrik jalan merupakan bagian dari perencanaan jalan yang terpusat pada bentuk fisik jalan untuk memberikan pelayanan yang optimum pada arus lalu lintas. Geometrik jalan harus direncanakan sesuai dengan persyaratan yang nantinya akan menghasilkan penampang jalan yang memberikan keselamatan dan kenyamanan untuk pengguna jalan dalam berkendara. Ruas jalan nasional Borong-Bealaing di Kabupaten Manggarai Timur berdasarkan informasi bahwa kecelakaan terus meningkat tiap tahun. Ruas jalan ini melayani arus lalu lintas yang cukup besar, maka ruas jalan ini harus memberikan kenyamanan dalam berkendraan. Tujuan penelitianan ini mengananalisis hubungan geometrik jalan meliputi jarak pandang, sudut tikungan dan kelandaian terhadap kecelakaan lalu lintas. Metode penelitian pendekatan kuantitatif dengan pemanfaatan data primer dan sekunder. Data tersebut diolah mengunakan aplikasi Global Mepper, Civil 3D 2021 dan Excel dengan acuan perencanaan berdasarkan TPGJAK 1997. Hasil analisis geometrik jalan dengan tingkat kecelakaan lalulintas diperoleh angka kecelakaan yang melebihi nilai EAN kritis yaitu di tahun 2021, 2023 dan 2024, dengan nilai EAN lebi dari 294,723 (EAN > EANr), dan terdapat 4 titik zona rawan kecelakaan. Hasil analisis hubungan jarak pandang henti terhadap EAN diperoleh nilai R² = 0.6286, sudut tikungan terhadap EAN diperoleh nilai R² = 0.0156, dan analisis landai relatif dengan EAN diperoleh nilai R² = 0.8834
Analisis Komprehensif Degradasi Kekuatan Rekat Pada Antarmuka Struktur Komposit Baja-Beton Dengan Variasi Sistem Konektor Geser Fransiskus Xaverius Ndale; Alfridus Gado; Ireneus Kota
TEKNOSIAR Vol. 20 No. 1 (2026): Volume 20 Nomor 1 April 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v20i1.7907

Abstract

Sistem struktur komposit baja-beton sangat bergantung pada integritas antarmuka melalui alat penyambung geser (shear connector) untuk mencapai aksi monolitik yang optimal. Namun, efisiensi kinerja struktur ini sering kali terdegradasi oleh penurunan kekuatan rekat (bond strength) akibat faktor lingkungan agresif dan beban mekanis jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mekanisme degradasi dan performa sisa dari berbagai tipe konektor (seperti headed stud, PBL, kanal, dan sistem hibrida) menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Berdasarkan sintesis terhadap lebih dari 20 literatur bereputasi (rentang tahun 2010–2025), data numerik dari hasil uji push out dianalisis untuk membandingkan kapasitas sisa dan modus kegagalan spesimen. Temuan utama menunjukkan bahwa korosi mengakibatkan penurunan kapasitas geser secara linear akibat reduksi penampang efektif, di mana korosi sebesar 2% dapat mereduksi kekuatan rekat hingga 80%. Selain itu, paparan suhu di atas 500°C ditemukan merusak matriks beton hingga menurunkan kekuatan tumpuan sebesar 60%. Secara komparatif, sistem konektor hibrida (PBL + Stud) menunjukkan resiliensi tertinggi dengan kapasitas grup mencapai 1940 kN berkat kontribusi tulangan penembus. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan sistem hibrida atau beton serat pada lingkungan agresif guna menjamin keberlanjutan struktur sesuai standar SNI 1729:2020.