Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini melalui permainan ular tangga di taman kanak-kanak sadar bakti sungai aur pasaman barat Yuliarti Yuliarti
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 3 No. 2 (2018): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003278000

Abstract

The goal to be achieved from this study is to improve the ability to recognize numbers in children through a snake ladder game in Sadar Bakti Kindergarten, Sungai Aur Pasaman Barat. The type of research is Classroom Action Research conducted by means of cycles, namely two cycles each cycle of three meetings. The results of the study showed that the ability to recognize numbers in children had not yet developed and continued improvement in the first cycle through snake ladder activities using various media. In cycle II achieve optimal results with excellent results. Thus it was concluded that the snake ladder game with various media can improve the ability to recognize numbers in children in the Sadar Bakti Kindergarten, Sungai Aur Pasaman Barat.
Kepatuhan Pedagang di Tengah Dinamika Tarif dan Fasilitas Pasar: Studi Kasus Pasar Raya Kota Padang Mutiara Melia Riza Dwi Putri; Yuliarti Yuliarti
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2765

Abstract

Studi ini dilaksanakan guna Mengkaji pengaruh tarif retribusi sebagai (X1) serta fasilitas sebagai (X2) terhadap kepatuhan pedagang (Y) sebagai variable dependen atau variable terikat, penelitian ini dilakukan sebab fenomena turunnya kepatuhan pedagang (Y)  dalam membayar retribusi sejak diberlakukannya kenaikan retribusi sebesar 25% pada awal tahun 2024, studi ini mengaplikasikan metode kuantitatif dalam penelitian ini dengan jenis asosiatif, yang dianalisis melalui teknik regresi linear berganda sebagai alat untuk mengolah data, jumlah yang diambil dalam penelitian ini yaitu pedagang aktif pasar raya Kota Padang di bawah pengelolahan UPTD Pasar Raya, Dalam penelitian ini, pengambilan sampel dilakukan dengan menerapkan rumus Slovin menggunakan margin of error 10% sehingga menghasilkan total sampel yang digunakan untuk penelitian ini yaitu 94 pedagang, dengan total pernyataan dalam angket yaitu 36 butir pernyataan yang dibagi dalam 3 variabel Dimana masing masing variable memiliki 12 pernyataan Berdasarkan hasil penelitian yang didasarkan pada empat indikator yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya berdasarkan teori yang digunakan, penelitian ini menunjukkan hasil bahwa  tarif retribusi (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan pedagang (Y), sedangkan pada variable fasilitas (X2) memiliki pengaruh positif serta signifikan, serta secara simultan tarif retribusi (X1) dan fasilitas (X2) dan menunjukkan pengaruh terhadap kepatuhan pedagang (Y)  dengan nilai koefisien determinasi sebesar 30,2% sehingga temuan ini memperkuat pendekatan teori kepatuhan (compliance theory) dari Lunenburg (2012) dan Frey (1997), yang menyebutkan kepatuhan merupakan kondisi seseorang taat terhadap perintah, aturan dan tata tertib, norma berlaku yang tercipta melalui faktor antara tekanan eksternal seperti aturan atau sanksi dan kesadaran internal berupa partisipasi dan pelayanan.
Efektivitas Program Nabuang Sarok dalam Pengurangan Timbulan Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kota Solok Agil Kurniawan Norza; Yuliarti Yuliarti
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Nabuang Sarok dalam mengurangi timbulan sampah di TPA, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Volume timbulan sampah yang terus meningkat setiap tahun di Kota Solok menjadi permasalahan lingkungan yang mendesak, terutama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kota Solok yang kapasitasnya semakin terbatas. Bentuk kolaborasi Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama dengan PT Semen Padang dalam mengurangi timbulan sampah melalui program pemilahan dan penyetoran sampah anorganik oleh masyarakat yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program belum berjalan secara efektif. Partisipasi masyarakat masih rendah, sosialisasi belum merata, tujuan program belum tercapai, dan pemantauan belum dilakukan secara berkala. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran dan rendahnya kesadaran masyarakat. Meskipun demikian, adanya dukungan regulasi dan kerja sama multipihak menjadi faktor penting yang menjaga potensi keberlanjutan program di masa mendatang. penelitian menunjukan hasil yang sejalan dengan teori efektivitas program yang dikemukakan oleh subagyo dalam (Budiani, 2007) Untuk meningkatkan efektivitas program, diperlukan strategi yang lebih intensif dan penting dalam edukasi dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala oleh pemerintah yang menjalankan hal ini. Selain itu, perluasan jaringan kerja sama dengan sektor swasta dan komunitas lokal juga menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan dan dampak program. Dengan komitmen yang kuat dan sinergi antar pemangku kepentingan, program Nabuang Sarok berpeluang memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan di Kota Solok.
Menilai Kepuasan Pengguna Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Lima Puluh Kota: Peran Kualitas Layanan Dan Aksesibilitas Hanifatul Hasanah; Yuliarti
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2794

Abstract

Kualitas layanan yang baik akan menciptakan sebuah kepuasan, masyarakat akan merasa puas jika kualitas layanan dan aksesibilitas baik dan memadai dalam penggunaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode yang dipakai yaitu kuantitatif asosiatif yang melibatkan 100 responden melalui teknik simple random sampling. Pada temuan ini, nilai koefisien determinasi Adjusted R Square tercatat sebesar 0,300 yang artinya kepuasan masyarakat diuraikan sebesar 30% oleh variabel kualitas layanan dan aksesibilitas sedangkan 70% adalah aspek lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini. Peningkatanan mutu layanan serta kemudahan akses terhadap Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Lima Puluh Kota dapat meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai pengguna RTH.
Peran Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto Dalam Pengelolaan Situs Warisan Dunia Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto Untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan Mutia Sakinah; Yuliarti
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto dalam pengelolaan situs warisan dunia Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan konsep purposive sampling. Data-data yang diperoleh dikumpulkan melalui proses wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto telah menjalankan perannya sebagai regulator, dinamisator, dan fasilitator dalam mengelola situs warisan dunia Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Namun, pengelolaan masih terkendala oleh belum adanya badan pengelola khusus, keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia, serta rendahnya rasa memiliki masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk mencapai pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pelestarian budaya dan Masyarakat.
Mengukur Pengaruh Kapasitas Keuangan Daerah Terhadap Kemiskinan di Sumatera Barat Melalui Belanja Bantuan Sosial Achmad Putra; Yuliarti
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i2.2829

Abstract

Kajian ini memfokuskan terkait sejauh mana pengaruh belanja bantuan sosial terhadap tingkat kemiskina di Provinsi Sumatera Barat. Meskipun secara nasional angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan, Provinsi Sumatera Barat mengalami peningkatan kemiskinan pada beberapa tahun terakhir. Fenomena ini mendorong perlunya evaluasi terhadap efektivitas kebijakan daerah, khususnya dalam pengelolaan belanja bantuan sosial bersumber dari APBD. Kajian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Data yang diaplikaskan adalah data panel memuat observasi 19 kabupaten/kota dan runtut waktu 2007-2023. Temuan kajian menunjukan belanja bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan, dengan kefisien determinasi 0,104 dan signifikansi 0,0000. Selain itu, nilai cross-section effect mengindikasikan adanya pengaruh tetap yang berbeda di tiap daerah, yang mencerminkan peran karakteristik lokal di luar variabel belanja sosial dalam menentukan keberhasilan penurunan kemiskinan.
Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Puskesmas Parak Karakah: Penelitian Iip Permana; Yuliarti; Artha Dini Akmal; Hidayatul Fajri; Yulia Hanoselina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5857

Abstract

Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan bahwa prevalensi stunting secara nasional menurun sebesar 2,8%, tetapi di Kota Padang meningkat sebesar 0,6%. Puskesmas Parak Karakah merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang masih menghadapi kendala dalam upaya penurunan prevalensi stunting, terutama rendahnya partisipasi keluarga atau masyarakat terhadap kelompok sasaran berisiko stunting serta keterbatasan sumber daya dalam pemantauan kelompok sasaran. Kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam pencegahan stunting melalui komunikasi perubahan perilaku. Kegiatan dilaksanakan kepada 28 kader kesehatan perempuan di wilayah kerja Puskesmas Parak Karakah dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi diskusi terbuka, brainstorming, penggunaan alat partisipatif, permainan peran, serta evaluasi partisipatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, dengan rerata nilai pre-test sebesar 43,9%, rerata post-test sebesar 75,9%, dan rerata peningkatan skor sebesar 32%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis partisipatif dapat mendukung peningkatan kapasitas kader dalam upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Parak Karakah.
Peran E-Kelurahan dalam Meningkatkan Pelayanan Administrasi di Kelurahan Belakang Tangsi, Kota Padang Hasdan Syaf Maulana; Muhammad Al Aziz; Muhammad Farel; Rahman Fadillah; Yulia Hanoselina; Yuliarti Yuliarti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik yang berbasis digital menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan mutu layanan administrasi bagi masyarakat. Penerapan sistem E-Kelurahan di Kelurahan Belakang Tangsi adalah wujud dari digitalisasi pemerintahan yang bertujuan menghadirkan layanan administrasi yang lebih efektif, efisien, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana peran E-Kelurahan dalam peningkatan layanan administrasi di Kelurahan Belakang Tangsi serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran E-Kelurahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi publik di Kelurahan Belakang Tangsi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan dokumentasi dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, artikel ilmiah, dan dokumen resmi yang berhubungan dengan layanan publik dan digitalisasi pemerintahan. Penelitian ini menggunakan teori New Public Service dari Denhardt dan Denhardt untuk menganalisis layanan publik yang berfokus pada kebutuhan masyarakat. Hasil dari penelitian mengindikasikan bahwa penerapan E-Kelurahan memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan administrasi, mempercepat proses layanan, meningkatkan transparansi pelayanan publik, serta meningkatkan kepuasan masyarakat. Namun, pelaksanaan E-Kelurahan masih menemui beberapa tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital masyarakat, dan kemampuan aparatur yang terbatas dalam penggunaan teknologi informasi. Oleh karena itu, dibutuhkan peningkatan mutu infrastruktur teknologi, pelatihan bagi aparatur, dan sosialisasi kepada masyarakat agar layanan administrasi berbasis digital dapat berjalan lebih optimal.
Implementasi Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Desa Tegal Arum Kabupaten Tebo Laurra Acsa Liani; Yuliarti Yuliarti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12530

Abstract

Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) merupakan langkah strategis pemerintah melalui BKKBN untuk memberdayakan ekonomi keluarga prasejahtera. Namun, pascapandemi COVID-19 dan adanya pemekaran wilayah, aktivitas kelompok UPPKA di tingkat desa mengalami penurunan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program UPPKA di Desa Tegal Arum, Kabupaten Tebo, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya menggunakan model implementasi Van Meter dan Van Horn. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih secara purposive sampling, meliputi Petugas Lapangan KB (PLKB) Kecamatan, Kepala Desa, pengelola program, serta masyarakat penerima manfaat. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program UPPKA di Desa Tegal Arum belum berjalan optimal. Dari tiga kelompok yang dibentuk semula, saat ini hanya tersisa satu kelompok (Mekar Sari) yang masih aktif memproduksi kerajinan piring lidi.
Efektivitas Pengawasan Perizinan Berusaha pada Industri Rumah Tangga Pangan di Kota Payakumbuh Syahrani Putri Dafelya; Yuliarti Yuliarti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12581

Abstract

Pertumbuhan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Kota Payakumbuh menunjukkan peningkatan signifikan, namun belum diimbangi dengan tingkat kepatuhan perizinan berusaha dan pemenuhan standar keamanan pangan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan serta efektivitas pengawasan perizinan berusaha pada IRTP di Kota Payakumbuh. Penelitian mengandalkan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam bersama pejabat Dinas Kesehatan, DPMPTSP, serta pelaku usaha IRTP, sedangkan data sekunder dihimpun melalui regulasi dan laporan tahunan pengawasan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, dan teknik analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengawasan mencakup pembinaan, pemantauan, pemeriksaan sarana, evaluasi kepatuhan, hingga tindak lanjut. Berdasarkan teori efektivitas organisasi Richard M. Steers (indikator Duncan), efektivitas pengawasan belum berjalan optimal. Pada dimensi Goal Attainment, capaian kepatuhan perizinan masih rendah di mana 51,05% IRTP belum memiliki legalitas usaha dan 92,1% sarana yang diperiksa tidak memenuhi standar keamanan pangan. Pada dimensi Integration, koordinasi lintas sektor (Dinas Kesehatan, DPMPTSP, dan Balai POM) serta partisipasi pelaku usaha dalam sosialisasi masih terbatas. Pada dimensi Adaptation, pengawasan terkendala oleh keterbatasan jumlah personel pengawas, terbatasnya sarana laboratorium, dan literasi digital pelaku usaha dalam merespons sistem OSS-RBA.