Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengenalan Potensi Desa Berbasis Virtual Tour Lili Halimah; Iis Suryani Herdiah; Heni Heryani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.31 KB)

Abstract

Desa Babakan Karet Cianjur menyimpan potensi sebagai desa wisata. Selain melihat gambaran secara nyata, masyarakat akan dapat mengetahui fasilitas yang tersedia, kegiatan, dan atraksi wisata, pilihan kuliner, kerajinan tangan sampai pada harga tiketnya. Pemanfaatan teknologi dari wisata virtual tour yang bersifat interaktif dan imersif ini dapat memperkuat dan menciptakan pengalaman wisata. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Babakan Karet, Cianjur Jawa Barat. Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini terbagi menjadi tiga yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Setelah tahap persiapan disusun dengan baik, selanjutnya dilakukan tahap kegiatan inti yakni pelaksanaan. Narasumber dalam kegiatan ini dilakukan oleh tim dosen dari Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia (PDPI) Diharapkan melalui pengenalan potensi desa berbasis virtual tour ini dapat meningkatan ekonomi, dari peningkatan pendapatan, menambah wawasan dan pengetahuan, ketrampilan teknologi, sampai pada pembentukan pola pikir yang maju dan terus berkembang
Strengthening the Character of Patriotism Through the Narantika Rarangganis Dance at a Senior High School in Cimahi Jajang Hendar Hendrawan; Lili Halimah; Kokom Kokom
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i2.2232

Abstract

This study aims to determine the implementation of Narantika Rarangganis Dance, instilling patriotism's value. This research uses a case study method with a qualitative approach. The participants that were involved in this study were three teachers from a state senior high school in Cimahi Regency. These participants were senior teachers aged above 50 years old. The results of the study show that (1) the implementation plan of the Cultural Arts Learning for dance branch refers to the curriculum in accordance with basic competencies, planting the character of patriotism is formed from the values of local wisdom in the form of surti, harti, evidence and devotion which is realized by restoring character education as an alignment between knowledge, skills and attitudes. (2) The Cultural Arts Learning Process based on local wisdom by demonstrating the Narantika Rarangganis dance as a West Java regional dance that continuously has a peace-loving character, defends the country, kinship or friendship and upholds the value of local wisdom by maintaining and developing it. (3) Efforts to instill the character of patriotism through Cultural Arts Learning by carrying out cultural performances, language month, carrying out character building, getting to know regional culture, implementing school superior programs, including preserving regional culture, (4) How to preserve local wisdom of Narantika Rarangganis Dance by participating in performing dances at every cultural performance activity both at school and outside of school, participating in the national student art competition festival, holding education and training targeting junior high, high school students and teachers. Recommendations are addressed to school principals, teachers, and future researchers.
Penguatan Karakter Disiplin Pada Pembelajaran IPS di SMP Pasundan 3 Cimahi sebagai Dampak dari Masa Pandemi Ai Wita Wasilah; Lili Halimah; Khaerul Syobar
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 2 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i2.406

Abstract

Setelah melewati masa pandemi, pembelajaran Kembali menggunakan sisten tatap muka. Dampak dari pembelajaran daring tentunya beragam, namun yang paling utama adalah pembelajaransarana dan prasarna berbasis teknologi yang menjadi fokus karakter disiplin karena siswa biasanya belajar secara daring pada saat itu. Ketika fase pengajaran tatap muka (pembelajaran luring) berlangsung, tentu akan ada perbedaan yang signifikan dibandingkan cara guru belajar sebelum pandemi. Dampak positif dan negatif pembelajaran daring tentunya berdampak pada cara guru mengajar pembelajaran khususnya pembelajaran secara luring pada tahun ajar 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas bagaimana dampak pembelajaran pasca pandemi. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan sebagai sumber informasi. Temuan menunjukkan bahwa penyelenggaraan pembelajaran daring dengan segala tantangannya dapat diatasi dengan berbagai upaya dari sekolah, guru, siswa, dan orangtua sebagai pendamping pembelajaran di rumah.
Ketaatan terhadap Hukum Adat dalam Masyarakat Tradisional: Studi Komparatif di Kampung Pulo, Kampung Naga, dan Kampung Kuta Ai Ratnahayati; Yeni Siti Rokayah; Siti Hodijah; Yusi Sri Mulyan; Tedi Sutisna; Lili Halimah
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 2 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i2.1784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk ketaatan masyarakat terhadap hukum adat di tiga kampung adat di Jawa Barat, yaitu Kampung Pulo (Garut), Kampung Naga (Tasikmalaya), dan Kampung Kuta (Ciamis). Ketiganya dikenal sebagai komunitas tradisional yang masih memegang teguh nilai-nilai leluhur dan menjalankan hukum adat sebagai pedoman hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketaatan masyarakat terhadap hukum adat di ketiga kampung tersebut sangat tinggi. Ketaatan ini diwujudkan dalam bentuk kepatuhan terhadap aturan adat yang mengatur perilaku sosial, lingkungan, dan kehidupan spiritual. Faktor-faktor pendukung antara lain adalah sakralitas nilai adat, peran tokoh adat, transmisi nilai secara turun-temurun, dan sanksi sosial yang kuat. Studi ini menegaskan pentingnya perlindungan terhadap hukum adat sebagai bagian dari identitas dan kearifan lokal masyarakat Indonesia.
Pemanfaatan Artificial Intelligence terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Weti Sri Nuryani Jamilah; Lili Halimah; Neneng Tri Puspita
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dapat mengembangkan kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN Ciborerang 02 Katapang Bandung. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tingkat literasi digital guru masih beragam, AI mulai dimanfaatkan dalam perencanaan pembelajaran, asesmen, dan pengayaan materi. AI juga terbukti membantu efisiensi kerja guru dan memungkinkan pembelajaran yang lebih personal. Namun, keterbatasan infrastruktur dan kompetensi digital menjadi tantangan utama. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan, peningkatan fasilitas, dan dukungan kebijakan untuk integrasi AI dalam pembelajaran yang humanistik dan adaptif.
Menumbuhkan Kreativitas Peserta Didik Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Agustina Retnoasih; Jajang Hendar Hendrawan; Lili Halimah
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6858

Abstract

Kreativitas merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang penting dikembangkan sejak dini guna membentuk generasi yang adaptif, inovatif dan solutif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema Suara Demokrasi dapat menumbuhkan kreativitas peserta didik di SMP Negeri 4 Subang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya partisipasi aktif dan hasil karya inovatif peserta didik dalam pembelajaran berbasis projek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan P5 telah dilaksanakan secara kolaboratif dan sistematis oleh kepala sekolah, guru dan koordinator, meskipun sebagian fasilitator masih membutuhkan penguatan pemahaman. (2) Pelaksanaan P5 mampu menumbuhkan kreativitas peserta didik melalui kegiatan yang aktif, kolaboratif dan relevan dengan kehidupan nyata. (3) Penilaian dilakukan berbasis rubrik dan portofolio yang menunjukkan peningkatan kreativitas, kepercayaan diri serta keterampilan abad ke-21. (4) Evaluasi dan tindak lanjut dilaksanakan menyeluruh, melibatkan seluruh elemen sekolah serta mitra. P5 berdampak positif pada perkembangan karakter dan kreativitas peserta didik, meskipun masih terdapat tantangan seperti pembagian waktu dan peran fasilitator.
Efektivitas Media Cerita Pendek Untuk Meningkatkan Hasil Belajar di SMA Negeri 1 Batujajar Yayu Setia Hartati; Lili Halimah; Arnie Fajar
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media cerita pendek (cerpen) dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Batujajar, yang dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar peserta didik akibat dominasi metode ceramah, minimnya inovasi media, serta keterlibatan peserta didik yang rendah dalam proses belajar. Cerpen dinilai mampu menghadirkan materi sejarah dalam bentuk naratif yang menarik, kontekstual, dan bermakna, sehingga meningkatkan daya tarik peserta didik dan memperdalam pemahaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain pretest-posttest control group design, dengan subjek dua kelas, yakni XII MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan XII MIPA 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan mencakup tes hasil belajar, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media cerpen secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik dibandingkan metode konvensional, yang ditunjukkan oleh rata-rata posttest kelas eksperimen yang lebih tinggi. Observasi juga mencatat peningkatan keterlibatan peserta didik dan kreativitas guru selama pembelajaran, serta dampak positif pada aspek afektif peserta didik, seperti empati sejarah dan apresiasi terhadap nilai-nilai masa lalu. Dengan demikian, media cerpen terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran sejarah yang inovatif dan humanistik.
The Effect of the Snakes and Ladders Educational Game on Students' Interpersonal Intelligence in Social Studies Learning at SMP Negeri 2 Pamanukan, Subang Regency Indah Kristina Wulandari; Lili Halimah; Eneng Martini
EDUKASI Vol 24 No 1 (2026): Article in Press
Publisher : FKIP Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v24i1.11652

Abstract

This study aims to examine the effect of the educational snakes and ladders game on students’ interpersonal intelligence in Social Studies learning and to explain how the game implementation facilitates communication, collaboration, and empathy during classroom activities. The research employed a mixed methods approach with a sequential explanatory design. The quantitative phase involved 245 students selected from a population of 629 students at SMP Negeri 2 Pamanukan, Subang Regency, using the Slovin formula. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to evaluate the measurement model (outer model) and structural model (inner model). The results indicate that the educational snakes and ladders game has a positive and significant effect on interpersonal intelligence, with a path coefficient of 0.730 (p < 0.05) and an R-square value of 0.532, indicating substantial explanatory power. The game also significantly influences communication (0.661; R² = 0.437), collaboration (0.714; R² = 0.510), and empathy (0.605; R² = 0.366) as core indicators of interpersonal intelligence. The qualitative phase, conducted through classroom observations and interviews with teachers and students, supports the quantitative findings by showing that the game creates an interactive, participatory, and collaborative learning environment that naturally encourages social interaction. These findings demonstrate that the snakes and ladders game is not merely an instructional aid but functions as a pedagogical strategy capable of strengthening students’ interpersonal intelligence in Social Studies learning. This study contributes empirically and conceptually to the development of game-based learning oriented toward social competence.
The Effect of Project-Based Differentiation Approach on Students' Civic Engagement in Social Studies Learning at SMPN 4 Subang Siti Sangadah; Lili Halimah; Khaerul Syobar
EDUKASI Vol 24 No 1 (2026): Article in Press
Publisher : FKIP Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v24i1.11700

Abstract

This study aims to examine the effect of a project-based differentiated learning approach on students’ civic engagement in social studies learning. The study employed a quantitative method with a predictive correlational design. The population consisted of 1,146 students from grades VII, VIII, and IX at SMP Negeri 4 Subang, with a sample of 297 students selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through structured Likert-scale questionnaires measuring project-based differentiated learning and civic engagement. The instruments were validated through expert judgment and item analysis, and their reliability was confirmed using Cronbach’s Alpha. Data analysis included descriptive statistics, prerequisite tests (normality and heteroscedasticity), and simple linear regression analysis. The results show that the implementation of project-based differentiated learning is categorized as good and has a significant positive effect on students’ civic engagement (β = 0.901; p < 0.05). The strength of the relationship is also supported by a strong correlation coefficient (r = 0.740). Furthermore, the effect is consistently observed across all dimensions of civic engagement, including active participation, social responsibility, democratic decision-making, and civic action. These findings indicate that integrating differentiated instruction with project-based learning creates a more adaptive, contextual, and student-centered learning environment that promotes meaningful social involvement. In conclusion, project-based differentiated learning serves as an effective instructional approach to enhance students’ civic engagement in social studies. This approach is recommended for fostering not only academic achievement but also students’ social awareness and responsible citizenship behavior.