Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MELAKSANAKAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WOLAANG KECAMATAN LANGOWAN TIMUR Runtukahu, Rifinda Finny; Rompas, Sefti; Pondaag, Linnie
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8135

Abstract

ABSTRAK : Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah seseorang di atas normal, atau optimal yaitu 120/80 mmHg, merupakan penyebab utama penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Keberhasilan pengobatan hipertensi adalah dengan kepatuhan melaksanakan diet. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melaksanakan diet hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wolaang Kecamatan Langowan Timur. Metode Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 62. Hasil uji statistik chi square (x2) tentang pengetahuan dengan kepatuhan melaksanakan diet diperoleh nilai ρ= 0,026 < α = 0,05. Hasil uji statistik chi square (x2) tentang sikap dengan kepatuhan melaksanakan diet ρ= 0,008 < α = 0,05. Hasil uji statistik chi square (x2) tentang motivasi petugas kesehatan dengan kepatuhan melaksanakan diet diperoleh nilai ρ= 0,007 < α = 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan motivasi petugas kesehatan dengan kepatuhan melaksanakan diet hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wolaang Kecamatan Langowan Timur. Saran. Diharapkan hasil penelitian dapat menjadi referensi dalam kepustakaan dan informasi untuk penelitian selanjutnya tentang hipertensi. Kata Kunci : Kepatuhan diet, hipertensi.
HUBUNGAN KELELAHAN KERJA PERAWAT DENGAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANGAN IRINA C RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Baroka, Siti; Pondaag, Linnie; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14817

Abstract

Abstract : Nurses are medical personnel who have direct contact with the patient so that the most vulnerable to fatigue Fatigue is the work of various circumstances that accompanied the decline efensiensi and durability in the work. Objective:knowing Relations Nurse Fatigue Work With Care Documentation Processes In The Room Irina C RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Methods: Analytical observational study design was cross-sectional approach. The population in this study are all nurses in the room Irina C RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado, totaling 82 nurses. Results of based on research results, it can be concluded that the fatigue of nurses in the category Tired of as much as 41 respondents (65.1%) of respondents. And documentation of nursing care were largely included in the category of full with 44 respondents (69.8%) of respondents. Suggestions should though nurses were experiencing fatigue to keep doing thorough documentation. Keywords: Fatigue Work, Documentation Abstrak:Perawat merupakan tenaga medis yang memiliki kontak langsung paling sering dengan pasien sehingga rentan terhadap kelelahan Kelelahan kerja merupakan aneka keadaan yang di sertai penurunan efensiensi dan ketahanan dalam bekerja. Tujuan Penelitian mengetahui Hubungan Kelelahan Kerja Perawat Dengan Proses Pendokumentasian Asuhan Keperawtan Di Ruangan Irina C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain Penelitian adalah Analitik Observasional pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana Di Ruangan Irina C RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado, yang berjumlah 82 perawat. Hasil Penelitian berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa kelelahan kerja perawat berada pada kategori Lelah sebanyak 41 responden (65.1%) responden. Dan pendokumentasian asuhan keperawatan yang sebagian besar termasuk dalam kategori lengkap yaitu 44 responden (69.8%) responden. Saran sebaiknya meskipun perawat yang mengalami kelelahan agar tetap melakukan pendokumentasian yang lengkap. Kata kunci: Kelelahan Kerja perawat, Pendokumentasian
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM GMIM PANCARAN KASIH MANADO Tenggor, Deivy; Pondaag, Linnie; Hamel, Rivelino S.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24328

Abstract

Abstract :Nurse is an important part of patient care so the nurse is not scarcely to provideoptimal servants so that sometimes causes fatigue to nurses caused by various factorsincluding age, years of service and workload, causing fatigue to nurses. Research Objectives:To find out the factors of relating for the fatigue of nurse work at the RSU GMIM PancaranKasih Manado. Research method: The mothod is using a cross sectiona research, the totalpopulation taken as many as 135 people with many samples taken is 40% of the totalpopulation. Research Results: Based on the results of statistical tests with Chi Square test therelationship of age to fatigue was obtained that the p-value 0,006 < 𝛼 0,05, the relationshipbetween work period and fatigue was obtained that the value was 0,114 > 𝛼 0,05, and therelationship between workload and fatigue is obtained that the p-value is 0,031 < 𝛼 0,05.Conclusions based on data can be concluded that there is a relationship between age andfatigue, the length of work with fatigue there is no relationship, while the workload withfatigue found a relationship.Keywords: Age, Workload, WorkPperiod, Nurse FatigueAbstrak : Perawat merupakan salah satu bagian penting dalam perawatan pasien sehingga takjarang perawat dituntut untuk memberikan pelayan yang optimal sehingga terkadangmenyebabkan kelelahan pada perawat yang disebabkan oleh berbagai faktor antara lain umur,masa kerja dan beban kerja sehingga menyebabkan kelelahan pada perawat. TujuanPenelitian: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja perawat diRSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalahpenelitian cross sectional, dengan menggunakan uji chi-square jumlah populasi yang di ambilsebanyak 135 orang Perawat Banyaknya sampel yang diambil yaitu 40% dari total populasi.Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil uji statistik dengan uji Chi Square hubungan usia dengankelelahan diperoleh bahwa nilai p-value 0,006 <  0,05, hubungan masa kerja dengankelelahan diperoleh bahwa nilai 0,114 >  0,05, dan hubungan beban kerja dengan kelelahandiperoleh bahwa nilai p 0,031< 0,05. Kesimpulan berdasarka data dapat disimpulkanadanya hubungan antara usia dengan kelelahan, lama kerja dengan kelelahan tidak adanyahubungan, sedangkan beban kerja dengan kelelahan didapati adanya hubungan.Kata Kunci : Usia, Masa Kerja, Beban Kerja, Kelelahan Perawat
HUBUNGAN MOTIVASI MENJADI PERAWAT DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA ANGKATAN 2013 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNSRAT MANADO Wungow, Veronika Esther; Pondaag, Linnie; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14992

Abstract

Abstrak: Success in education or so-called achievement is one of the main objectives in the learning process. Academic achievement (learning) is a testament to the success of learning or the ability of a student to perform learning activities in accordance with the weight achieves. A person who do not have a motivation in itself will emerge feeling lazy to learn and follow the lessons that can affect learning outcomes. This will impact on the ability of individuals to apply the knowledge they had received in carrying out their duties and responsibilities, in the sense that the individual is not able to do their job properly or an error could occur would be action taken. The aim of research to find out if there is a relationship between motivation Being a Nurse with Learning Achievement Student of 2013 PSIK FK UNSRAT Manado. Samples were taken using purposive sampling collection is numbered 42 people. The study design was an observational analytic with cross sectional approach and data were collected using a questionnaire and assessment form of the study program. Statistical test research results obtained Ficher's exact p = 0275. Conclusion there is no relationship between the motivation to become a nurse with the achievement of students. Suggestions for nursing students need to create strategies to increase motivation as a nurse to read a variety of books to accumulate a sense of belonging and promote for profession as a nursing student. Keywords: Motivation to become a nurse + learning achievement Abstrak: Keberhasilan dalam pendidikan atau yang biasa disebut prestasi merupakan salah satu tujuan utama dalam proses pembelajaran. Prestasi akademik (belajar) merupakan suatu bukti keberhasilan belajar atau kemampuan seorang siswa dalam melakukan kegiatan belajarnya sesuai dengan bobot yang dicapainya. Seseorang yang tidak memiliki motivasi dalam dirinya akan muncul rasa malas untuk belajar dan mengikuti pelajaran sehingga dapat mempengaruhi hasil belajar. Hal ini akan berdampak pada kemampuan individu dalam mengaplikasikan ilmu yang sudah diterimanya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dalam arti individu tersebut tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik atau bisa terjadi kesalahan akan tindakan yang dilakukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Motivasi Menjadi Perawat dengan Prestasi Belajar Mahasiswa angkatan 2013 PSIK FK UNSRAT Manado. Sampel diambil dengan teknik pengambilan purposive sampling yaitu berjumlah 42 orang. Desain Penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan lembar penilaian dari program studi. Hasil penelitian uji statistic ficher’s exact didapatkan p = 0.275. Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara motivasi menjadi perawat dengan prestasi belajar mahasiswa. Saran bagi mahasiswa keperawatan perlu membuat strategi untuk meningkatkan motivasinya sebagai perawat dengan membaca berbagai buku untuk menumpuk rasa memiliki dan untuk memajukan profesinya sebagai mahasiswa keperawatan. Kata kunci: Motivasi menjadi perawat + prestasi belajar
Indeks Masa Tubuh, Riwayat Keluarga dan Kebiasaan Konsumsi Gula: Faktor Dominan Penyebab Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Lanjut Usia di Kota Tomohon Lariwu, Cicilia Karlina; Sarayar, Christiane Prisilia; Pondaag, Linnie; Merentek, Grace; Lontaan, Ever M
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.379-386.2024

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu masalah kesehatan yang terus berkembang di berbagai belahan dunia. Bukan hanya di negara-negara maju, negara berkembang seperti Indonesia juga memiliki prevalensi tinggi untuk kasus DMT2. Penyakit ini ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah dan ketidaknormalan sekresi insulin. DMT2 memiliki berbagai faktor risiko, diantaranya riwayat merokok, riwayat keluarga dengan DMT2, overweight dan obesitas dan kebiasaan konsumsi gula. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis hubungan riwayat merokok, riwayat keluarga, indeks masa tubuh (IMT) dan kebiasaan mengonsumsi gula dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada lanjut usia. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional study, dengan populasi mencakup lanjut usia di Kelurahan Lahendong Wilayah Kerja Puskesmas Lansot Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon, dengan jumlah sampel sebanyak 316 orang lanjut usia yang terdiri dari 79 lansia penderita DMT2 dan 237 lansia bukan penderita DMT2. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, timbangan badan, mikrotoa, alat pengukur gula darah dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini diperoleh ada tiga faktor yang dominan menyebabkan DMT2, yaitu indeks masa tubuh (IMT), riwayat keluarga dan kebiasaan konsumsi minuman berpemanis. Indeks masa tubuh merupakan faktor risiko paling dominan terhadap terjadinya DMT2 dengan nilai OR= 4,516. Disarankan bagi pihak Puskesmas Lansot dan Dinas Kesehatan Kota Tomohon untuk terus melakukan pemantauan secara rutin kepada lanjut usia yang ada di Kelurahan Lahendong, bekerjasama dengan pihak-pihak perguruan tinggi untuk memberikan edukasi agar kepatuhan dan kesadaran masyarakat akan faktor risiko DMT2 meningkat dan akhirnya menekan angka morbiditas dan mortalitas akibat DMT2.
PENGARUH PEMBERIAN PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP SIKAP KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK DI RSU GMIM SILOAM SONDER Linnie Pondaag; Finni Fitria Tumiwa; Pingkan Christy Timbuleng; Maria Jeinny Regar; Jeane Sumarauw
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) atau Dengue Hemmorhargic Fever (DHF) adalah penyakit infeksi akibat virus dengue yang termasuk dalam kelompok B Arthropod Borne Virus (Arboviroses), genus Flavivirus dan famili Flaviviridae. Virus ini mempunyai 4 jenis serotipe yang akan masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina dan beberapa spesies lain. Adapun manifestasi klinis yang sering ditemui yaitu demam, nyeri otot dan/atau nyeri sendi yang disertai lekopenia, ruam, limfadenopati, trombositopenia dan diatesis hemoragik. Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat bukti bahwa mekanisme imunopatologis berperan dalam terjadinya DBD dan Dengue Shock Syndrome (DSS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan terhadap sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah dengue pada anak di RSU GMIM Siloam Sonder. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan metode pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 16 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji T-Test dengan program komputer. Hasil uji statistik menunjukkan p value = 0,001 yang berarti ada pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan terhadap sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah dengue pada anak di RSU GMIM Siloam Sonder. Saran bagi lokasi penelitian, kiranya petugas kesehatan lebih meningkatkan perannya dalam memberikan penyuluhan kesehatan khususnya tentang penyakit DBD dengan cara memberikan contoh maupun penyuluhan tentang upaya pencegahan DBD yang benar.
Peningkatan Kesehatan Mental Pada Lanjut Usia Melalui Terapi Aktivitas Kelompok Di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Paniki Manado Enggune, Meilita; E. Lumi, Welmin M.; Runtu, Andro R.; Lolowang, Nolla L.; Merentek, Grace A.; Musak, Rivolta A.; Pondaa, Angelia; P. Sarayar, Christiane; Pondaag, Linnie; Lariwu, Cicilia; Tumiwa, Finni F.; Waworuntu, Marieska Y.; Surya, Welong S.; Timbuleng, Pingkan C.; Lontaan, Ever M.; Sumarauw, Jeane L. I.; Regar, Maria J.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Panti Sosial Senja Cerah Paniki Manado dan bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui intervensi terpadu satu hari yang mencakup aspek kesehatan mental dan fisik secara holistik. Latar belakang program didasari oleh tingginya prevalensi depresi, kecemasan, dan komplikasi fisik seperti ulkus diabetik pada lansia di panti sosial. Intervensi dilakukan melalui terapi aktivitas kelompok (TAK), reminiscence therapy berbasis budaya lokal, serta skrining kaki diabetik sesuai pedoman IWGDF. Sebanyak 36 lansia terlibat sebagai peserta utama, didampingi oleh tim pelaksana dari STIKES Bethesda Tomohon yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Program juga melibatkan pelatihan kepada 10 pengurus panti untuk mendukung keberlanjutan intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterlibatan sosial, pemahaman perawatan kaki diabetik, dan semangat hidup lansia. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara. Program ini menonjolkan pendekatan inovatif dengan integrasi terapi budaya, teknologi sederhana, dan penguatan kapasitas institusi. Ke depan, model ini dapat direplikasi di panti sosial lain serta dijadikan dasar penyusunan kebijakan pelayanan lansia. Program ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs poin 3 terkait kesehatan dan kesejahteraan yang inklusif.
PENGEMBANGAN PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT BERBASIS KELUARGA UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMURANG BARAT Langingi, Ake; Manoppo, Risca; Lengkong, Gledys Tirsa; Watung, Grace Irene Viodyta; Komaling, James; Rasu, Stella; Rahail, Yuliana Delfina; Pagayang, Zefania Ireyne; Novitasari, Dalia; Pondaag, Linnie
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 3 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i3.4491

Abstract

Malnutrition in the under-five years can result in failure to thrive due to chronic malnutrition, as well as impaired cognitive development that impacts learning ability and future productivity. Families play an important role in the nutritional needs of children under five. The approach taken is through improving family-based public health programs. The proposed solutions include an approach to improving family health education in the context of fulfilling toddler nutrition, monitoring and mentoring toddlers, and building partnerships with cross-sector support. The findings on the results of this activity are an increase in family knowledge and awareness about the importance of fulfilling balanced nutrition in toddlers as seen in the pre and post results conducted by the PKM team which provides an assessment through observations and assistance about knowledge and awareness of the importance of fulfilling balanced nutrition. Family involvement in monitoring the growth and development of toddlers through posyandu activities and family-based health programs has increased, which is clearly seen from visits to the posyandu. Recommendations for the government, in this case the West Amurang Health Center, to be more active in carrying out assistance activities for parents related to the fulfillment of toddler nutrition. It is necessary to develop family-based public health programs to improve the nutritional status of toddlers in the West Amurang Health Center Working Area
Gambaran Tingkat Pengetahuan Lansia Tentang Gout Arthritis di Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa Grace Merentek; Linnie Pondaag; Pingkan Christy Timbuleng; Emsjun Kurnia Frisilia Pantow
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado (JIKMA)
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v3i3.177

Abstract

As we age, the body becomes increasingly susceptible to health problems due to decreased function of the body's organs. There are several health problems that commonly occur in the elderly, including hypertension, diabetes mellitus, stroke, chronic obstructive pulmonary disease (COPD), depression and gouty arthritis. The presence of gouty arthritis in the elderly often reduces their quality of life. Therefore, it is important for us to understand this disease, recognize its symptoms, and know how to prevent it. In this way, we can provide support to the elderly to live more comfortably even with gouty arthritis. This research aims to determine the description of knowledge of elderly people about gouthy arthritis in North Pinabetengan Village, West Tompaso District, Minahasa Regency. This type of research is descriptive research. The samples in this study were some elderly people in North Pinabetengan Village, West Tompaso District, Minahasa Regency. The results of the research show that the level of knowledge of elderly people about Gouthy is good. It is recommended that the elderly continue to maintain and improve their knowledge about Gouty Arthritis so that the quality of life of the elderly is more productive.
Edukasi Kesehatan Sleep Hygiene untuk Lansia di Kelurahan Lansot Wilayah Kerja Puskesmas Lansot Tomohon Selatan Lolowang, Nolla Lisa; Sarayar, Christiane; Pondaag, Linnie
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1106

Abstract

Perubahan fisik, pikologis maupun sosial akan dihadapi seseorang ketika memasuki masa lansia, usia 60 tahun. Salah satu perubahan fisik yang akan dirasakan adalah gangguan tidur. Tingkat gangguan tidur jauh lebih tinggi pada lansia karena adanya penuaan. Gangguan tidur atau disebut insomnia merupakan salah satu gangguan yang paling dikeluhkan lansia. Untuk mengatasi masalah insomnia ini maka dipandang perlu untuk melakukan edukasi tentang sleep hygiene pada lansia. Sleep Hygiene merupakan terapi non farmakologis modifikasi perilaku dan lingkungan yang dapat mempengaruhi dan meningkatkan kualitas tidur. Metode yang digunakan adalah ceramah, penyuluhan secara langsung mengenai sleep hygiene menggunakan media leaflet. Materi yang diberikan berisi definisi, tujuan, manfaat serta cara mengaplikasikan intervensi sleep hygiene. Hasil evaluasi kegiatan ini menunjukkan bahwa lansia memperoleh pengetahuan baru tentang sleep hygiene dalam meningkatkan kualitas tidur lansia. Kegiatan ini mendapat respon yang antusias dari peserta. Menurut penuturan lansia, masalah sulit tidur yang mereka alami sering membuat merasa tidak nyaman dan tidak tahu bagaimana cara mengatasinya oleh karena itu Pemerintah Kelurahan Lahendong dan Puskesmas Lansot tentu mengharapkan kehadiran akademisi dan praktisi kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat yang ada melalui penyuluhan yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat.
Co-Authors Abram Babakal Adi Yeremia Mamahit Amatus Yudi Ismanto Ardhi Sunanto, Ardhi Baroka, Siti Charisanti Cicilia Sanding Christiane Sarayar E. Lumi, Welmin M. Easter, Tungkagi Caroline Emsjun Kurnia Frisilia Pantow Enggune, Meilita Finni Fitria Tumiwa Geledis Sumigar Grace Irene Viodyta Watung Grace Merentek Jeane Sumarauw Jill Lolong Jimmy Posangi Junga, Ministi Ratri Komaling, James Kumaat, Lucky Tommy Langingi, Ake Lariwu, Cicilia Lariwu, Cicilia Karlina Lendombela, Ditya P. J. Lengkong, Gledys Tirsa Lolowang, Nolla Lolowang, Nolla L. Lolowang, Nolla Lisa Lontaan, Ever Lontaan, Ever M Lontaan, Ever M. Lutfiani D.L. Achmadi, Lutfiani D.L. Mailool, Christian Marcelino Maria Jeinny Regar Mega Pricilia K. Sampul Menajang, Novita Klaudya Merentek, Grace Merentek, Grace A. Merryani E. Oroh Mogopa, Cindy Putriyani Mona Wowor Musak, Rivolta A. Novitasari, Dalia P. Sarayar, Christiane Pagayang, Zefania Ireyne Pelle, Cindy Pingkan Christy Timbuleng Pondaa, Angelia Pondaag, Angelia Radharisnawati, Ni Kadek Rahail, Yuliana Delfina Rasu, Stella Rawulunubun, Katerina Regar, Maria J. Regar, Maria Jeinny Rifinda Finny Runtukahu, Rifinda Finny Rina Kundre Risca Manoppo Rivelino Hamel Rivelino S. Hamel Riven Karundeng, Riven Ruben Runtu, Andro Runi Rahmatia Kharie Runtu, Andro R. Runtu, Andro Ruben Sarayar, Christiane Prisilia Sartje Ellen Dagasou Sefti Rompas Sefty S. Rompas Sumarauw, Jeane Sumarauw, Jeane L. I. Surya, Welong S. Tenggor, Deivy Timbuleng, Pingkan C. Timbuleng, Pingkan Christy Vandri Kallo Warouw, Jessicha Angel Waworuntu, Marieska Y. Wowor, Erdianti Wungow, Veronika Esther Yolanda B Bataha, Yolanda B Yolanda Bataha