Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal IPTEK

Pengaruh Ukuran Partikel Serbuk Bonggol Jagung Terhadap Sintesis Komposit Kampas Rem Non-Asbestos Primaningtyas, Widya Emilia; Suheni, Suheni; Pradana, Feri Alfian
Jurnal IPTEK Vol 22, No 1 (2018): May
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1327.181 KB) | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i1.235

Abstract

Pengembangan produksi kendaraan bermotor yang berjalan pesat dewasa ini, berjalan seiring dengan pengembangan suku cadangnya. Pemakaian material berbasis asbes pada pembuatan kampas rem kendaraan dinilai membahayakan kesehatan. Jagung merupakan salah satu makanan pokok rakyat Indonesia selain nasi. Seiring dengan kebutuhan jagung yang cukup tinggi, maka produksi limbah yang dihasilkan dari tanaman jagung juga mengalami kenaikan. Bonggol jagung merupakan salah satu produk limbah jagung yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai serat penguat bahan friksi pada komposit kampas rem non-asbestos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel serbuk bonggol jagung, dan mekanisme struktur pada komposit rem non asbestos. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan berbagai ukuran serbuk bonggol jagung (50, 80 dan 100 mesh), juga melakukan proses pengarbonan pada sebagian dari serbuk. Setelahnya masing-masing kondisi serbuk dicampur dengan resin dan hardener dengan perbandingan komposisi material pengisi dan material penguat sebanyak 20 : 80 %V. Tiap-tiap spesimen di uji keausan abrasive dan foto makro. Hasil yang di dapatkan dari pengujian keausan abrasive adalah nilai kehilangan tinggi dan kehilangan berat. Didapatkan dalam pengujian, semakin kecil ukurancpartikel maka ketahanan aus semakin baik. Nilai ketahanan aus terbaik dari spesimen kampas rem dinilai dari banyaknya kehilangan berat dihasilkan olehcvariasi ukuran partikel 100 mesh baik dengan kondisi serbuk dikarbonkan maupunctidak dikarbonkan senilai 0,56 ± 0,19 gr sedangkan nilai ketahanan aus terbaik daricspesimen kampas rem dinilai dari nilai kehilangan tinggi dihasilkan oleh variasicukuran partikel 100 mesh dengan kondisi serbuk tidak dikarbonkan senilai 1,22 ±0,45 mm. Disimpulkan pula perlakuan pengarbonan pada serbuk bonggol jagung relatif memberikan efek peningkatan nilai ketahanan aus, dinilai dari nilai kehilangan tinggi dan kehilangan beratnya.
PENGARUH ORIENTASI SERAT KACA TERHADAP KEKUATAN IMPACT PADA BODI PROTOTIPE MOBIL LISTRIK Primaningtyas, Widya Emilia
Jurnal IPTEK Vol 21, No 1 (2017): May
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.065 KB) | DOI: 10.31284/j.iptek.2017.v21i1.75

Abstract

Pengembangan produksi kendaraan bermotor berpenggerak listrik tengah berjalan pesat dewasa ini, sebagai salah satu upaya pemecahan masalah krisis energi dunia. Studi perihal bodi mobil listrik berbahan komposit pun juga sedang dikembangkan untuk mencapai bodi mobil yang ringan, fleksibel, ekonomis, namun kuat dan tangguh. Penelitian tentang pengaruh variasi penyusunan orientasi serat kaca (30o , 45o , 60o, dan Acak) pada variasi komposisi material penguat dan material pengikat (1:2,7 dan 1:4,4) terhadap kekuatan impact pada bodi mobil listrik tipe prototipe dilakukan, dan didapatkan hasil nilai kekuatan impact tertinggi dari variasi komposisi 1 : 2,7 dengan penyusunan serat gelas secara acak. Untuk komposit dengan susunan serat acak dengan campuran komposisi 1:2,7 didapatkan nilai kekuatan impact sebesar 557.33± 38.68 kgm/m2, sedangkan untuk komposisi 1:4,4 didapat nilai 400 kgm/m2, dan masing-masing nilai tersebut merupakan kekuatan impact tertinggi dibandingkan dengan komposit yang tersusun secara seragam dengan variasi sudut di setiap komposisi campuran. Disimpulkan juga bahwa nilai kekuatan impact akan meningkat dengan bertambahnya komposisi penambahan serat pada campuran komposit.Kata Kunci : Serat Gelas, Komposit, Orientasi, Kekuatan Impact
Pengaruh Ukuran Partikel Serbuk Bonggol Jagung Terhadap Sintesis Komposit Kampas Rem Non-Asbestos Widya Emilia Primaningtyas; Suheni Suheni; Feri Alfian Pradana
Jurnal IPTEK Vol 22, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i1.235

Abstract

Pengembangan produksi kendaraan bermotor yang berjalan pesat dewasa ini, berjalan seiring dengan pengembangan suku cadangnya. Pemakaian material berbasis asbes pada pembuatan kampas rem kendaraan dinilai membahayakan kesehatan. Jagung merupakan salah satu makanan pokok rakyat Indonesia selain nasi. Seiring dengan kebutuhan jagung yang cukup tinggi, maka produksi limbah yang dihasilkan dari tanaman jagung juga mengalami kenaikan. Bonggol jagung merupakan salah satu produk limbah jagung yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai serat penguat bahan friksi pada komposit kampas rem non-asbestos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel serbuk bonggol jagung, dan mekanisme struktur pada komposit rem non asbestos. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan berbagai ukuran serbuk bonggol jagung (50, 80 dan 100 mesh), juga melakukan proses pengarbonan pada sebagian dari serbuk. Setelahnya masing-masing kondisi serbuk dicampur dengan resin dan hardener dengan perbandingan komposisi material pengisi dan material penguat sebanyak 20 : 80 %V. Tiap-tiap spesimen di uji keausan abrasive dan foto makro. Hasil yang di dapatkan dari pengujian keausan abrasive adalah nilai kehilangan tinggi dan kehilangan berat. Didapatkan dalam pengujian, semakin kecil ukurancpartikel maka ketahanan aus semakin baik. Nilai ketahanan aus terbaik dari spesimen kampas rem dinilai dari banyaknya kehilangan berat dihasilkan olehcvariasi ukuran partikel 100 mesh baik dengan kondisi serbuk dikarbonkan maupunctidak dikarbonkan senilai 0,56 ± 0,19 gr sedangkan nilai ketahanan aus terbaik daricspesimen kampas rem dinilai dari nilai kehilangan tinggi dihasilkan oleh variasicukuran partikel 100 mesh dengan kondisi serbuk tidak dikarbonkan senilai 1,22 ±0,45 mm. Disimpulkan pula perlakuan pengarbonan pada serbuk bonggol jagung relatif memberikan efek peningkatan nilai ketahanan aus, dinilai dari nilai kehilangan tinggi dan kehilangan beratnya.
PENGARUH ORIENTASI SERAT KACA TERHADAP KEKUATAN IMPACT PADA BODI PROTOTIPE MOBIL LISTRIK Widya Emilia Primaningtyas
Jurnal IPTEK Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2017.v21i1.75

Abstract

Pengembangan produksi kendaraan bermotor berpenggerak listrik tengah berjalan pesat dewasa ini, sebagai salah satu upaya pemecahan masalah krisis energi dunia. Studi perihal bodi mobil listrik berbahan komposit pun juga sedang dikembangkan untuk mencapai bodi mobil yang ringan, fleksibel, ekonomis, namun kuat dan tangguh. Penelitian tentang pengaruh variasi penyusunan orientasi serat kaca (30o , 45o , 60o, dan Acak) pada variasi komposisi material penguat dan material pengikat (1:2,7 dan 1:4,4) terhadap kekuatan impact pada bodi mobil listrik tipe prototipe dilakukan, dan didapatkan hasil nilai kekuatan impact tertinggi dari variasi komposisi 1 : 2,7 dengan penyusunan serat gelas secara acak. Untuk komposit dengan susunan serat acak dengan campuran komposisi 1:2,7 didapatkan nilai kekuatan impact sebesar 557.33± 38.68 kgm/m2, sedangkan untuk komposisi 1:4,4 didapat nilai 400 kgm/m2, dan masing-masing nilai tersebut merupakan kekuatan impact tertinggi dibandingkan dengan komposit yang tersusun secara seragam dengan variasi sudut di setiap komposisi campuran. Disimpulkan juga bahwa nilai kekuatan impact akan meningkat dengan bertambahnya komposisi penambahan serat pada campuran komposit.Kata Kunci : Serat Gelas, Komposit, Orientasi, Kekuatan Impact
Co-Authors Abdullah, Kharis Abi Rafdi Haidi Abid Zaidahul Barok Abu Zamani Adristi Nisazarifa Ahmad, Mahasin Maulana Alfanda, Benedicta Dian Alfanda, Benedicta Dian Aloysius Yudhistira Adi Nugraha Amanda Rosalina Aminatus Sa’diyah Amir Biqi Andiana, Rocky Andita Dharmayanti Fatimatu Zahro Anggara Trisna Nugraha Ariani, Silvi Auliyasari, Inshiro Bayu Wiro Karuniawan Berlyan Putri Anugrah Nillahi Ts. Budianto Budianto Cahyono, Luqman Chamim Handoyo Desrilia Nursyifaulkhair Dhika Aditya Purnomo Dwi Sasmita Aji Pambudi Dymaseka Nasbih Sabbilli Endang Pudji Purwanti Enggar Dyah Nailufah Haryanti Evy Agnessylviana Rooseta Fadhli, Muhammad Rizqi Khoironi Fais Hamzah Fajar Andi Nugroho Fajardini, Ridhani Anit Fajardini, Ridhani Anita Farizi Rachman Feri Alfian Pradana Fipka Bisono Fitriyah, Nadiyatul Galuh Anitasari Imah Luluk Kusminah Indrawan, Rizal Inshiro Auliyasari Khafifulloh Al Faqih Zam Zammi Kiki Dwi Wulandari Kusminah, Imah Luluk Kusminah, Imah Luluk Kusuma, George Endri Kusumawardhani, Jeanny Marine Ardya Putri Viola Laila Radina Ningtyas M. Miftachul Munir Maulana Tanziilal Aziizir Rohiim Mazidah Alfarah Syawalyah Moch. Daffa Afif R. Tausa Mohamad Hakam Ni'matuzzahroh, Ludia Nindyapuspa, Ayu Ningrum, Dwi Setia Nisazarifa, Adristi Novi Indah Riani Nursyifaulkhair, Desrilia Pradana, Feri Alfian Pramesti, Lely Pranowo Sidi Pratiwi, Sindi Wahyu Pratiwi, Wiwik Dwi Priyambodo Nur Ardi Nugroho Purnomo, Dhika Aditya Purnomo, Dhika Aditya Rahma Rei Sakura Rahma Rei Sakura Riani, Novi Indah Rina Sandora Risa Nurin Baiti Riska, Bimmanda Muhammad Rosalina, Amanda Sakura, Rahma Rei Santoso, Budhi Silvi Arianti Siti Annuriyah Sri Puji Lestari Suheni Suheni Sumardiono Sumardiono, Sumardiono Tarisa Anggraini Tisya P. Ramadhani Tisya Pramesta Ramadhani Tjahyonowatie, Sri Tri Andi Setiawan Utomo, Agung Prasetyo Utomo, Alfarell Akbar Pradhana Virgiana Kusuma Pratiwi Wahyuniarsih Sutrisno Wildan Al Farizy Rif’an Wiwik Dwi Pratiwi Wiwik Dwi Pratiwi Wulandari, Kiki Dwi Wulandari, Kiki Dwi Zammi, Khafifulloh Al Faqih Zam Zidane Al Bayan Sulaksono