Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efektivitas Kecerdasan Buatan Sebagai Mediator Dalam Sengketa E-Commerce Ratu Sakinatun Najah; Nurul Aini Sofiani; Yulia Kusuma Wardani; Rohaini
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5886

Abstract

Pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia diiringi dengan meningkatnya jumlah sengketa antara konsumen dan pelaku usaha yang memerlukan mekanisme penyelesaian yang efisien dan mudah diakses. Penyelesaian sengketa melalui litigasi tradisional seringkali memakan waktu lama, biaya tinggi, dan tidak terjangkau oleh banyak pihak yang terlibat dalam transaksi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Kecerdasan Buatan (AI) sebagai mediator dalam sengketa e-commerce, dengan mengkaji potensi keunggulan dan keterbatasannya dalam kerangka hukum Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menganalisis regulasi yang relevan termasuk UU ITE, UU Perlindungan Konsumen, dan peraturan BPSK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mediasi berbasis AI dapat meningkatkan efisiensi penyelesaian sengketa secara signifikan melalui waktu pemrosesan yang lebih cepat, pengurangan biaya, konsistensi dalam pengambilan keputusan, dan ketersediaan layanan selama 24 jam. Namun, mediator AI menghadapi tantangan signifikan termasuk keterbatasan dalam memahami nuansa kontekstual, kurangnya empati, potensi bias algoritmik, dan pertanyaan mengenai akuntabilitas hukum. Hukum Indonesia saat ini belum secara eksplisit mengakui AI sebagai mediator yang sah, menciptakan kesenjangan regulasi yang perlu mendapat perhatian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI dapat berfungsi sebagai alat pelengkap mediator manusia dalam sengketa e-commerce, namun kerangka hukum yang komprehensif harus dikembangkan untuk mengatur penggunaannya.
Application of the Principle of Legal Certainty in Land Ownership Disputes in Pantai Sari Ringgung Seprian Maki, Izqo; Rohaini, Rohaini; Dianne Eka Rusmawati; Yulia Kusuma Wardani; Siti Nurhasanah
Fox Justi : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 16 No. 02 (2026): Fox justi : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article analyzes the judicial reasoning and legal consequences arising from a land ownership dispute in Pantai Sari Ringgung, Pesawaran Regency, with particular attention to the application of legal certainty in Supreme Court Decision Number 3153 K/Pdt/2021. This article was adapted from an undergraduate thesis and reorganized into journal format without changing its core substance. This article uses normative legal research with a descriptive character and a judicial case study approach. The primary legal materials consist of the 1945 Constitution, the Basic Agrarian Law, the Criminal Code, Regulation of the Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency Number 21 of 2020, and decisions of the district court, the appellate court, and the Supreme Court examined in this dispute. Secondary materials include books and journal articles on land registration, land certificates, overlapping claims, and dispute resolution. The findings indicate that the appellate and cassation courts prioritize administratively valid documentary evidence over factual control and historical claims unsupported by legal ownership rights. Legal certainty is achieved through the recognition of valid land registration data, the validity of evidence from deleted certificates and photocopied documents, and the rejection of claims filed without legal basis. This decision directly impacts the parties by eliminating the plaintiff's legal basis and strengthening the defendant's protected legal position.