Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efektifitas Waterglass dan Serat Sabut Kelapa Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Ermitha Ambun Rombe Dendo; Sallolo Suluh; Frans R. Bethony; Chendri Johan; Dedianto Tangke Padang
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 2 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i2.317

Abstract

Tanah berbutir halus dengan kuat tekan bebas rendah memerlukan perbaikan sebelum dimanfaatkan sebagai material pendukung konstruksi. Penelitian ini mengevaluasi kombinasi waterglass dan serat sabut kelapa sebagai sistem stabilisasi tanah lempung.Eksperimen laboratorium menggunakan waterglass tetap 15% dari berat air dan serat sabut kelapa sepanjang 1 cm sebesar 0,5%, 1,0%, dan 1,5% dari berat tanah kering,dengan pemeraman 3 dan 7 hari. Hasil Pengujian menunjukkan bahwa berat jenis tanah tanpa bahan stabilisasi 2,60, fraksi lolos saringan No. 200 sebesar 79,24%, sehingga berdasarkan klasifikasi AASHTObatas cair 48,04%, batas plastis 36,63%, indeks plastisitas 11,41%, kadar air optimum 34,7%, dan berat isi kering maksimum 1,32 g/cm3. Kombinasi serat sabut kelapa dan waterglass dapat meningkatkan kuat tekan bebas dalam seluruh variasi yang diuji, Nilai tertinggi dalam rentang pengujian adalah 0,385 kg/c㎡2 pada serat 1,5% dengan dengan kenaikan terhadap tanah asli berkisar 29,91-55,13% pada 3 hari dan 64,53% pada 7 hari.
Karakterisasi Komposit Alumina, Serat Kelapa, dan Tempurung Kelapa untuk Aplikasi Teknologi Material Frans Robert Bethony; Sallolo Suluh; Ermitha Ambun Rombe Dendo; Chendri Johan; Gabriel Sampe Toding
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.468

Abstract

Material komposit yang menggabungkan alumina, serat kelapa, dan tempurung kelapa merupakan salah satu alternatif yang menarik untuk pengembangan teknologi material, terutama dalam aplikasi yang memerlukan keseimbangan antara kekuatan mekanik, dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi campuran alumina, serat kelapa, dan tempurung kelapa terhadap massa jenis, porositas, dan kekerasan permukaan silinder komposit. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan memanfaatkan serbuk alumina, serat kelapa, dan tempurung kelapa yang dicampur dengan resin epoxy sebagai perekat. Campuran tersebut kemudian dicetak menjadi silinder dengan diameter 25 mm dan ketebalan 10 mm. Pengujian dilakukan untuk mengukur massa jenis, porositas, dan kekerasan permukaan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi campuran memengaruhi nilai massa jenis dan kekerasan permukaan material. Nilai massa jenis minimum sebesar 897,22 kg/m³ diperoleh pada variasi campuran pertama (TKA 1) dan nilai maksimumnya pada variasi campuran kelima (TKA 5) sebesar 1257,17 kg/m³. Sementara itu, nilai kekerasan permukaan minimum sebesar 27,288 HRB juga ditemukan pada komposisi pertama (TKA 1) dan nilai maksimum pada variasi campuran kelima (TKA 5) sebesar 53,918 HRB. Porositas material tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap variasi komposisi campuran, dengan nilai porositas terendah sebesar 5,72% pada komposisi TKA 1 dan nilai porositas tertinggi sebesar 7,20% pada komposisi TKA 3.