Tanah berbutir halus dengan kuat tekan bebas rendah memerlukan perbaikan sebelum dimanfaatkan sebagai material pendukung konstruksi. Penelitian ini mengevaluasi kombinasi waterglass dan serat sabut kelapa sebagai sistem stabilisasi tanah lempung.Eksperimen laboratorium menggunakan waterglass tetap 15% dari berat air dan serat sabut kelapa sepanjang 1 cm sebesar 0,5%, 1,0%, dan 1,5% dari berat tanah kering,dengan pemeraman 3 dan 7 hari. Hasil Pengujian menunjukkan bahwa berat jenis tanah tanpa bahan stabilisasi 2,60, fraksi lolos saringan No. 200 sebesar 79,24%, sehingga berdasarkan klasifikasi AASHTObatas cair 48,04%, batas plastis 36,63%, indeks plastisitas 11,41%, kadar air optimum 34,7%, dan berat isi kering maksimum 1,32 g/cm3. Kombinasi serat sabut kelapa dan waterglass dapat meningkatkan kuat tekan bebas dalam seluruh variasi yang diuji, Nilai tertinggi dalam rentang pengujian adalah 0,385 kg/c㎡2 pada serat 1,5% dengan dengan kenaikan terhadap tanah asli berkisar 29,91-55,13% pada 3 hari dan 64,53% pada 7 hari.