Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS GEOGEBRA PADA BANGUN DATAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 14 RANAH PESISIR Rismaini, Lili; Devita, Dewi
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v9i2.451

Abstract

This research is motivated by the teacher-centered nature of current education. In recent years, the rapid advancement of information technology has significantly transformed how society seeks and acquires information. This technological progress has also influenced educational media, traditionally dominated by print-based learning materials used by teachers. The aim of this study is to enhance student learning outcomes through the use of GeoGebra-based media, which is effective in mathematics education. This research can be categorized as quantitative research with a quasi-experimental method. The study was conducted on fifth-grade students at SD N 14 Ranah Pesisir. The research instrument was developed to assess the effectiveness of using GeoGebra-based media in teaching planar geometry. The results of this study, analyzed using statistical methods including the Paired Sample Test, indicated a significance level (2-tailed) of 0.000, which is less than the alpha value of 0.05. This means that the significance value (0.000) is smaller than the alpha value (0.05), leading to the rejection of the null hypothesis (Ho) and the acceptance of the alternative hypothesis (Hi). Therefore, it can be concluded that there is a significant difference in students' mathematics learning outcomes before and after using GeoGebra in planar geometry instruction.
Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Alat Peraga Bangun Ruang Kubus dan Balok di SD Negeri 14 Pelangai Kecil Rismaini, Lili; Devita, Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dengan penggunaan alat peraga pada siswa kelas V SD Negeri 14 pelangai kecil pada materi bangun ruang kubus dan balok. Hal ini dilatar belakangi ada masalah motivasi seperti siswa tidak berani menjawab pertanyaan guru, tidak adanya dorongan semangat belajar siswa, tidak mampu memecahkan secara baik dan benar, mudah menyerah dan tidak tekun dalam belajar serta hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas V SD Negeri 14 pelangai kecil dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Tindakan yang dilakukan dengan menerapkan alat peraga dalam pembelajaran bangun ruang kubus dan balok mata pelajaran Matematika. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dapat di jelaskan bahwa hasil peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dari prasiklus masih rendah atau belum mencapai KKM. Siswa yang mencapai KKM hanya sebanyak 14 orang. Pada siklus I setelah diterapkan penggunaan alat peraga pada proses pembelajaran rata-rata kelas mengalami peningkatan menjadi 70 sudah mencapai KKM namun masih pada kriteria sedang dan ketuntasan belajar siswa mencapai 65% namun belum mencapai 75% maka dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II rata-rata kelas mencapai nilai 90 sudah mencapai kriteria yang baik dan ketuntasan belajar siswa sudah tuntas mencapai 89% melebihi kriteria ketuntasan minimum yaitu 75%. Sedangkan dalam peningkatan motivasi belajar siswa pada siklus pertama mencapai nilai rata-rata 70% dan pada siklus kedua mencapai 91%. Pada siklus kedua ini sudah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan mencapai ≥ 75%. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa matematika kelas IV SD Negeri 14 pelangai kecil.  
Pemberian Reward dan Pengaruhnya terhadap Aktivitas Belajar Matematika pada Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 22 Koto Baru Solok Marhayati, Laila; Rismaini, Lili
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan belajar di rumah mengakibatkan siswa tidak memiliki aktivitas yang baik dalam proses pembelajaran, siswa diberikan tugas yang harus dilaporkan dalam setiap minggu memiliki aktivitas yang tidak bagus karena tidak adanya proses belajar mengajar. Pada tahun ajaran semester genap 2019/2020 sampai tahun ajaran semester ganjil 2021/2022 karena adanya pandemi covid-19 mengakibatkan siswa melakukan aktivitas belajar di rumah.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah strategi pemberian reward memberikan pengaruh kepada aktivitas belajar matematika siswa kelas 1 SD Negeri 22 Koto Baru Solok, subjek penelitian hanya satu kelas yaitu kelas 1A yang berjumlah 30 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan pengamatan. Dari hasil wawancara dan pengamatan yang peneliti lakukan diperoleh bahwa strategi pemberian reward memberikan pengaruh yang baik kepada aktivitas siswa dalam proses pembelajaran matematika, sebelum menerapkan strategi pemberian reward ini siswa memiliki aktivitas yang rendah, siswa tidak memiliki kemauan untuk bertanya ataupun menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.
THE IMPACT OF USING VIDEO LEARNING MEDIA ON MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES FOR FIFTH-GRADE STUDENTS AT SD N 01 RANAH PESISIR Rismaini, Lili; S, Faeza Rezi
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 7 No 1 (2024): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

learning. The rapid advancement of information technology in recent years has significantly transformed societal paradigms in accessing and acquiring information. These technological advancements have also influenced educational media, with teachers frequently utilizing video media in instruction. The objective of this research is to improve student learning outcomes through the effective application of video media in mathematics education. This research is categorized as a quantitative study employing a quasi-experimental method. It was conducted with fifth-grade students at SD N 01 Ranah Pesisir. The research instrument was designed to evaluate the effectiveness of video learning media in mathematics education. The findings of this study, analyzed using the Paired Sample Test statistical method, indicate a significance value (2-tailed) of 0.000, which is below the alpha value of 0.05. This result signifies that the Sig. 2-tailed value (0.000) is less than the alpha value (0.05), leading to the rejection of the null hypothesis (Ho) and the acceptance of the alternative hypothesis (Hi). Thus, there is a significant difference in students' mathematics learning outcomes before and after the implementation of video learning media.
Efektivitas Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) Dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Hasil Belajar Pada Siswa Kelas VII SMP Kartika Padang Rismaini, Lili; Laila Marhayati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.6247

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran yang masih bersifat teacher center. Perkembangan teknologi informasi beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan kecepatan yang sangat tinggi, sehingga dengan perkembangan ini telah mengubah paradigma masyarakat dalam mencari dan mendapat informasi. Dengan berkembangnya teknologi dan informasi juga berpengaruh terhadap model pembelajaran. Model pembelajaran yang biasanya digunakan oleh guru berupa model pembelajaran STAD. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran STAD yang efektif dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dapat digolongkan ke dalam penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif serta menggunakan metode quasi experiment. Penelitian ini si laksanakan pada siswa kelas VII SMP Kartika Kota Padang. Intrumen penelitian ini dikembangkan untuk menilai keefektifan penggunaan model pembelajaran STAD pada pembelajaran matematika. Hasil dari penelitian ini adalah pada tahap efektivitas menggunakan analisis statistika yaitu persamaan Paired Sample Test dengan hasil sig (2-tailed) 0,000 < nilai alfa 0,05 artinya bahwa nilai Sig.2 tailed (0,000) kecil dari nilai alfa ( 0,05) sehinggadapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Hi diterima, artinya terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar matematika siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran STAD
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Rismaini, Lili; Marhayati, Laila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi mahasiswa dalam mata kuliah matematika diskrit pada pokok bahasan graf. Kemampuan komunikasi mahasiswa dilihat secara keseluruhan, mahasiswa berkemampuan tinggi dan mahasiswa berkemampuan rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan model fenomenologi. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester II tahun ajaran 2024/2025 kelas PTI UPI YPTK Padang yang mengikuti mata kuliah matematika diskrit dengan jumlah mahasiswa sebanyak 18 orang. Teknik pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes dalam bentuk soal uraian terhadap soal-soal kemampuan komunikasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Untuk kemampuan komunikasi 33,3% mahasiswa secara tinggi, 29,2% mahasiswa yang berkemampuan sedang dan 37,5%mahasiswa berkemampuan rendah mampu membuat sajian visual atau gambar untuk memperjelas permasalahan dan memfasilitasi penyelesaiannya.