Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Komik Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Sistem Komunikasi Optik di Prodi Pendidikan Teknik Elektronika UNJ Prasetyo, Wahyu; Maruddani, Baso
JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Vol. 5 No. 2 (2022): Vol 5 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Volu
Publisher : PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jvote.v5i2.39379

Abstract

The research aims to develop comic learning media in the Optical Communication System course for students of the Electronic Engineering Education Study Program, State University of Jakarta, as well as to test the feasibility level based on material experts, media experts and students. This study uses the Research and Development (RnD) method with the Hannafin and Peck model which includes; 1) requirements analysis, 2) design, 3) development and implementation. The results of the development of comic learning media in the Optical Communication System course are used in Standard, Architecture and Power Calculation materials for GPON, GPON Backhaul for LTE/LTE-A, and GPON as 5G Backhaul. The results of research and development are 1) comic learning media in the Optical Communication System course for students of the Electronic Engineering Education Study Program UNJ which has been developed based on the Research and Development (RnD) method with the Hannafin and Peck model. The resulting product is a web comic into 43 pages and can be accessed at https://fliphtml5.com/crfdj/oteq. 2) The results of the feasibility test by material experts obtained an assessment percentage of 81.6%, meaning that the product was very feasible. 3) The results of the feasibility test by media experts obtained an assessment percentage of 95.6%, meaning that the product was very feasible. 4) field trials to students of the Electronic Engineering Education Study Program UNJ in the Optical Communication System course obtained an assessment percentage of 85%. Based on the feasibility category, it can be concluded that the comic learning media developed in the Optical Communication System course can be categorized as very feasible to be used as learning media
Analisis Penerapan Reality Capture Berbasis Fotogrametri sebagai Alternatif Pemantauan Deformasi Bendungan Dhanardono, Bhima; Riyanto, Didit Puji; Prasetyo, Wahyu; Suhardi; Apriyoga, Wahyu
Jurnal Teknik Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (Juni 2024)
Publisher : Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56860/jtsda.v4i1.89

Abstract

Penerapan Reality Capture untuk pemantauan deformasi dapat dilakukan dengan menggunakan laser scanner atau fotogrametri. Kelebihan metode fotogrametri adalah jauh lebih murah dalam aspek biaya investasi alat dan lebih cepat dalam pengambilan data terutama jika menggunakan wahana udara. Tetapi dalam pemantauan deformasi tentu mempertimbangkan tingkat akurasi pengukuran. Seberapa akurat hasil pengukuran deformasi menggunakan fotogrametri akan menjadi salah satu aspek yang menentukan layak tidaknya fotogrametri sebagai alternatif pengganti laser scanner untuk pemantauan deformasi. Permasalahan tersebut akan dikupas dalam penelitian ini dengan cara menilai akurasi hasil pengukuran deformasi menggunakan metode fotogrametri menggunakan Unmanned Aerial Vehicle dibandingkan dengan pengukuran terestris yang dilakukan dengan menggunakan Robotic Total Station. Studi kasus penelitian ini adalah bendungan Randugunting di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pemantauan deformasi bendungan difokuskan pada sebelas patok geser di lereng sisi hilir bendungan. Pengukuran deformasi dari fotogrametri dilakukan pada posisi patok geser yang didapat dari penampang bendungan hasil rekonstruksi point cloud. Hasil pengujian akurasi dengan menggunakan Root Mean Squared Error menunjukkan bahwa pengukuran deformasi dengan metode fotogrametri akurasinya tinggi. Meskipun terdapat selisih nilai deformasi terhadap pengukuran terestris, tetapi secara umum terdapat kecenderungan laju deformasi yang serupa. Akurasi pengukuran fotogrametri dapat ditingkatkan salah satunya dengan updating nilai koordinat titik referensi yang digunakan setiap siklus pemantauan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Reality Capture berbasis fotogrametri dapat diterapkan sebagai alternatif pemantauan deformasi bendungan.
Pengaruh Penggunaan Big Data Analytics, Etika, Audit Fee, Dan Reputasi Kap Terhadap Kualitas Audit Christian, Catherine; Prasetyo, Wahyu
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2025): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v7i1.100

Abstract

Kualitas audit menjadi isu kritis dalam era digital dengan meningkatnya kompleksitas data perusahaan dan tuntutan transparansi dari stakeholder. Penelitian ini meneliti bagaimana penggunaan Big Data Analytics, Etika, Biaya Audit, dan Reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) memengaruhi kualitas audit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memilih sembilan puluh auditor KAP di wilayah DKI Jakarta dengan kriteria berikut: berpendidikan minimal S1 Akuntansi, pengalaman minimal 2 tahun, dan menggunakan Big Data Analytics. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan tingkat respons 82,6% selama periode Januari-Maret 2024. Teknik analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai R² sebesar 65,4% dengan nilai F-statistik signifikan (p<0,001). Secara spesifik, (1) Penggunaan Big Data Analytics berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Audit (β=0,456; p<0,001), (2) Etika berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Audit (β=0,598; p<0,001), (3) Audit Fee tidak berpengaruh terhadap Kualitas Audit (β=0,103; p=0,230), (4) Reputasi KAP tidak berpengaruh terhadap Kualitas Audit (β=0,190; p=0,789). Temuan ini memberikan implikasi bahwa teknologi dan integritas personal auditor lebih menentukan kualitas audit dibandingkan faktor ekonomi dan reputasi institusional.
Perlindungan Hukum Atas Data Pribadi Nasabah dalam Penyelenggaraan Layanan Internet Banking Dihubungan dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2988 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan Prasetyo, Wahyu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya penggunaan internet membawa berbagai dampak, antara lain banyak terjadinya pelanggaran hukum yang menyangkut data-data pribadi melalui internet. Data pribadi nasabah dalam transaksi perbankan yang tersedia melalui layanan internet banking diatur berdasarkan prinsip kerahasiaan, dalam hal ini bank tidak mampu lagi untuk mengantisipasi dampak dari pemanfaatan layanan internet banking. Karakteristik layanan internet banking untuk memfasilitasi transaksi perbankan yang berbeda dengan perbankan secara konvensional menimbulkan dampak negatif dalam hal pengaturan hukum data pribadi nasabah yang berkaitan dengan kerahasiaan bank. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalsis Perlindungan Hukum Atas Data Pribadi Nasabah Dalam Penyelenggaraan Layanan Internet Banking Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan dan juga hambatan yang ada. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif. Salah satu peraturan yang menjadi landasan utama adalah Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE Revisi UU ini memberikan penegasan dan perluasan mengenai perlindungan data pribadi, termasuk dalam layanan perbankan digital. UU ITE Revisi, yang merupakan revisi dari UU ITE sebelumnya, memperkuat perlindungan data pribadi nasabah dalam konteks layanan perbankan digital. Pasal 26 ayat (1) UU ITE Revisi menegaskan bahwa penggunaan setiap informasi yang menyangkut data pribadi seseorang melalui media elektronik harus didasarkan pada persetujuan orang yang bersangkutan. Hal ini memberikan pengakuan yang kuat terhadap hak privasi dan kontrol atas data pribadi nasabah. Selain UU ITE, perlindungan data pribadi nasabah dalam layanan perbankan elektronik juga diatur oleh Ototritas Jasa Keuangan (OJK), dalam Peraturan OJK No.12/POJK.03/2018 tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital oleh Bank Umum. Lahirnya UU ITE belum semua permasalahan menyangkut masalah ITE dapat tertangani.
Penilaian Kinerja Saluran Irigasi Tersier Daerah Irigasi Rentang Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat Indonesia Prasetyo, Wahyu; Nisa’, Febe Khoirun; Herwindo, Wildan
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 2, No 2 (2023): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v2i2.74

Abstract

Daerah Irigasi Rentang Kabupaten Indramayu memiliki permasalahan dalam pembagian air yang tidak merata. Kelebihan air terjadi di bagian hulu dan kekurangan air terjadi di bagian hilir. Hal tersebut diakibatkan oleh penurunan prasarana fisik terutama saluran irigasi tersier dan kurang optimalnya kegiatan operasi dan pemeliharaan sehingga berpengaruh pada produktifitas tanam. Oleh karena itu, perlu dilakukan penilaian kinerja saluran irigasi tersier untuk memeriksa kondisi saluran tersier khususnya saluran BD 5 Ki.2 di Daerah Irigasi Rentang. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi lapangan dengan melakukan penelusuran saluran irigasi tersier yaitu pengukuran dimensi penampang saluran, sedimentasi, serta panjang kerusakan saluran. Berdasarkan hasil walkthrough kondisi kinerja saluran irigasi tersier BD 5 Ki.2 menunjukkan bahwa kondisi saluran kurang baik dengan nilai kinerja saluran irigasi 52,81%.  Hasil pengukuran debit menggunakan metode apung di ruas BD 5 Ki.2-T1 (Q1) = 3,22 m3/s, ruas T1-T2 (Q2) = 1,43 m3/s, T2-K1 (Q3) = 0 m3/s. Sementara nilai debit rencana Q1 = 0,106 m3/s, Q2 = 0,072 m3/s dan Q3 = 0,042 m3/s. Penilaian kondisi kinerja saluran irigasi tersier BD 5 Ki.2 kurang baik dikarenakan terjadi penurunan debit aliran di saluran irigasi tersier BD 5 Ki.2 Daerah Irigasi Rentang.
PERANCANGAN DAN PENDAMPINGAN PEMBANGUNAN KOMPLEKS MASJID AL MURSYID, NEGERI AMPAI, NEGERI SAKTI, KEC. GEDONG TATAAN, KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG Panji kurniawan; Nugroho, Agung C.; Ifadianto, Nugroho; Agumsari, Dini; Prasetyo, Wahyu
Nemui Nyimah Vol. 3 No. 2 (2023): Nemui Nyimah Vol.3 No.2 2023
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v3i2.89

Abstract

Bentuk Pengabdian pada desain Rumah ibadah yang dalam hal ini berupa Masjid, merupakan adalah upaya nyata dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat sebagai bentuk Tri Dharma. Pengabdian ini ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas ibadah di daerah tersebut, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendorong pembangunan berkelanjutan. Metodologi proyek pengabdian ini melibatkan tahap identifikasi kebutuhan masyarakat, pengumpulan data, analisis desain, serta implementasi konsep perencanaan. Tim Dosen Pengabdian bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk memahami kebutuhan mereka dan memastikan bahwa desain Masjid Al Mursyid mencerminkan budaya lokal dan aspek keagamaan yang penting. Selain itu, tim juga berfokus pada aspek keberlanjutan. Hasil dari pengabdian ini adalah desain yang memadukan elemen arsitektur modern dan tradisional, menciptakan ruang ibadah yang nyaman, serta memberikan sentuhan estetika yang memperindah lingkungan sekitarnya. Pengabdian masyarakat dalam desain pembangunan Masjid Al Mursyid, Negeri Ampai, Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung adalah contoh konkret dari upaya akademisi dalam menerapkan pengetahuan dan keahlian mereka untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mempromosikan nilai-nilai agama, serta mendorong pembangunan berkelanjutan.
SQUEEZE CEMENTING PLANNING USING BALANCE PLUG METHOD IN LOSS FORMATION ON “TBN-10” Prasetyo, Wahyu; Yunita, Lia
KURVATEK Vol 10 No 2 (2025): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v10i2.6246

Abstract

The TBN-10 well in the subang field is a production well that has experienced a decline in productivity, so it was decided to close the perforation zone in layer 9C using the squeeze cementing method and open a new perforation in layer 9D. This work faces challenges in the form of a loss circulation zone in the baturaja formation, so it is necessary to plan the appropriate cement method and composition. The squeeze cementing method is carried out using the balance plug method, accompanied by the selection of class G cement and special additives such as BAF-14L, BAR-19L, BAL-22L, BAG-17L, and BAF-26L to overcome high pressure conditions, high temperatures, and potential gas disturbances and fluid loss. The calculation of slurry volume, water head, water behind, displacement, and slurry specifications was carried out in detail resulting in a slurry requirement of 15.10 bbl. Laboratory test results showed a thickening time value of 4 hours 29 minutes at a consistency of 100 Bc and a compressive strength of 623 psi in 24 hours. Field evaluation showed that the cementing work successfully formed good isolation on the old perforation zone and allowed the opening of a new, more productive zone. This work successfully repaired the well integrity and became the basis for a workover strategy with a target of significantly increasing production from more economical layers.