Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Instagram Marketing, Citra Merek, Harga, dan Kualitas terhadap Keputusan Pembelian Kopling Lombok Afira Annisa Arroya Ramadhani Putri; Rizal Ramdani; Widia Febriana; Juliana Palit
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11830

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan meningkatnya intensitas persaingan pada sektor usaha kopi keliling menuntut pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang mampu memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Instagram Marketing, citra merek, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen Kopling Lombok di Kota Mataram. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, Instagram Marketing, citra merek, harga, dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Di antara keempat variabel tersebut, kualitas produk memberikan pengaruh paling dominan terhadap keputusan pembelian konsumen. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,644 mengindikasikan bahwa 64,4% variasi keputusan pembelian mampu dijelaskan oleh model penelitian, sedangkan 35,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini memberikan implikasi bahwa optimalisasi strategi pemasaran melalui Instagram, penguatan citra merek, penetapan harga yang sesuai dengan persepsi nilai konsumen, serta peningkatan kualitas produk dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan keputusan pembelian sekaligus memperkuat daya saing UMKM kopi keliling di Kota Mataram.
Analisis Pengaruh Motivasi Kerja, Literasi Digital, dan Pemanfaat Teknologi terhadap Kinerja Karyawan UMKM Kuliner di Mataram Thea Maliagung; Widia Febriana; Ridha Nurul Hayati; Rina Komala; Rizal Ramdani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11901

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi kerja, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi digital terhadap kinerja karyawan UMKM kuliner di Kota Mataram. Perkembangan teknologi dan persaingan usaha menuntut UMKM meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis. Motivasi kerja menjadi faktor yang mendorong semangat dan tanggung jawab karyawan, sedangkan literasi digital dan pemanfaatan teknologi mendukung efisiensi operasional serta kualitas pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 98 karyawan UMKM kuliner yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi digital masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel juga memberikan kontribusi yang kuat dalam meningkatkan kinerja karyawan, dengan kemampuan model menjelaskan sebagian besar variasi kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi, penguatan kompetensi digital, serta optimalisasi penggunaan teknologi operasional dapat menjadi strategi penting bagi UMKM kuliner dalam meningkatkan produktivitas, kualitas layanan, dan daya saing. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi akademis bagi pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia dan menjadi rekomendasi praktis bagi pelaku UMKM maupun pemangku kebijakan dalam mendukung transformasi digital sektor kuliner.
Pengaruh Cashback, Flash Sale, dan Gratis Ongkir terhadap Impulsive Buying pada Generasi Z Pengguna Shopee di Kabupaten Lombok Timur Lina Hasina; Widia Febriana; Juliana Palit; Rina Komala
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12211

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh cashback, flash sale, dan gratis ongkir terhadap impulsive buying pada Generasi Z pengguna Shopee di Kabupaten Lombok Timur, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah Generasi Z di Kabupaten Lombok Timur yang menggunakan Shopee dan pernah melakukan transaksi pembelian, sedangkan sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan IBM SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel. Secara parsial, cashback berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying karena meningkatkan persepsi manfaat ekonomi dan nilai transaksi. Flash sale juga berpengaruh positif dan signifikan melalui keterbatasan waktu, kelangkaan, dan rasa takut kehilangan kesempatan. Gratis ongkir berpengaruh positif dan signifikan karena mengurangi biaya tambahan yang sering menjadi hambatan dalam transaksi daring. Secara simultan, ketiga strategi promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,850, sehingga mampu menjelaskan 85% variasi perilaku pembelian impulsif. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi promosi finansial, urgensi waktu, dan pengurangan biaya transaksi efektif mendorong pembelian spontan pada Generasi Z. Pelaku e-commerce perlu merancang promosi secara transparan, terukur, relevan, dan tidak berlebihan agar tetap meningkatkan transaksi tanpa mengabaikan kepercayaan serta pengalaman konsumen.