Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI Diani Agustuti, Tri; Prayoga, Angga; Widya Amanda, Anggi; Dewi Rahmawati, Anggun
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian ibu menjadi perhatian dunia internasionel, World health organization (WHO) memperkirakan di seluruhdunia lebih dari 585.000 ribu ibu meninggal tiap tahun saat hamil dan persalinan, salah satunya ialah persalinanketuban pecah dini (KPD). Ketuban pecah dini adalah keadaan pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan.Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum waktunya melahirkan/ sebelum infartu, pada pembukaan<4 cm. Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda-tanda persalinan mulai dan ditunggusatu jam belum terjadi inpartu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yangberhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini di Puskesmas Bogor Tengah. Desain penelitian inimenggunakan penelitian Deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pengambilan sampelmenggunakan total sampling sebanyak 70 responden. Berdasarkan hasil dari variabel independen diketahuisebagian kecil responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 29 orang (41,4%), usia kehamilan ibu sebagianbesar < 9 bulan sebanyak 37 orang (52,9%), usia ibu sebagian besar memiliki usia < 20 tahun dan > 35 tahunsebanyak 39 orang (55,7%), sebagian besar ibu adalah Multipara sebanyak 36 orang (51,4%), sedangkan hasilvariabel dependen sebagian besar ibu pernah mengalami KPD sebanyak 38 orang (54,3%), hasil uji chi squaredidapatkan nilai p value 0,009 < 0,05 paling signifikan yaitu usia kehamilan. Hasil analisa juga diperoleh nilaiOR sebesar 4,136. Adapun saran bagi tempat penelitian dapat dijadikan informasi maupun masukan tentang faktor– faktor yang berhubungan dengan kejadian KPD.
Estimasi Proporsi Pekerja Anak Pulau Maluku & Papua: Pendekatan Small Area Estimation Hierarchical Bayes Distribusi Beta sofiana, apriani; Afininnas, Fauzana; Mochti, Fachrol; Prayoga, Angga; Husna, Shafira; Istiana, Nofita
Jurnal Ekonomi Kependudukan dan Keluarga Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja anak merupakan isu krusial yang memerlukan penanganan segera untuk mendukung pencapaian target pembangunan global. Pengentasan isu ini menuntut ketersediaan data yang akurat hingga wilayah kecil guna mendukung perumusan kebijakan yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan menduga proporsi pekerja anak usia 5–17 tahun di kabupaten/kota Pulau Maluku dan Papua tahun 2024 menggunakan metode Small Area Estimation (SAE) Hierarchical Bayes (HB) distribusi Beta. Lima variabel penyerta dari PODES dan regsosek dipilih melalui stepwise regression dan dieksplorasi secara spasial. Hasil pemodelan HB Beta Pulau Maluku dan Papua menunjukkan sebagian besar wilayah masih memiliki RSE tinggi. Untuk meningkatkan presisi, dilakukan klasterisasi wilayah sebelum pemodelan ulang per klaster. Hasil menunjukkan pendekatan HB Beta per klaster lebih presisi dan sesuai untuk wilayah heterogen. Hasil estimasi menunjukkan bahwa klaster 1 dan 3 merupakan daerah rawan pekerja anak. Masih ada sekitar 68 persen daerah di Pulau Maluku Papua dengan proporsi pekerja anak di atas angka nasional