Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Pengaruh Kinerja Perawat terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di BLUD Rumah Sakit Kabupaten Konawe Ardiyah Cahyani Mustari; Ramadhan Tosepu; Adius Kusnan
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v1i3.1067

Abstract

Kinerja Pelayanan Kesehatan mencerminkan kemampuan petugas kesehatan untuk mengimplementasikan proses keperawatan. Kinerja perawat diukur dari pelayanan yang diberikan kepada pasien sehingga dengan kinerja yang baik pasien merasa puas. Suatu pelayanan dikatakan baik oleh pasien, ditentukan oleh kenyataan apakah jasa yang diberikan bisa memenuhi kebutuhan pasien, dengan menggunakan persepsi pasien tentang pelayanan yang diterima (memuaskan atau mengecewakan, juga termasuk lamanya waktu pelayanan). Kepuasan dimulai dari penerimaan terhadap pasien dari pertama kali datang, sampai pasien meninggalkan rumah sakit. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Kinerja perawat terhadap kepuasan pasien rawat inap di BLUD Rumah sakit konawe tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kajian potong lintang ( Cross Sectional Study). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 8502 dengan teknik pengambilan sampel Purposive Samplingdidapatkan 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Reability (0,000), Ressponsiveness ( 0.000 ), Assurance (0,002), Empathy(0,000), Tangible ( 0,004) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien rawat inap di BLUD Rumah Sakit Konawe. Berdasarkan hasil Uji Logistik Secara Bersamaan diperoleh bahwa Reability ( Exp B= 9.91718) merupakan variabel yanag paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien rawat inap di BLUD Rumah Sakit Konawe.
Analisis Sistem Rujukan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari Tahun 2021 Muhammad Hidayat; Ramadhan Tosepu
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i1.1071

Abstract

Sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL), rumah sakit memiliki peran penting untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Rumah Sakit Kota Kendari tidak hanya menerima pasien rujukan dari fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Kendari namun juga berasal dari luar Kota kendari sehingga diperlukan pelaksanaan sistem rujukan yang baik. Tujuan penelitian adalah Analisis sistem rujukan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Metode pengumpulan data yaitu wawancara mendalam dan observasi. Uji keabsahan data mengunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan sistem rujukan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari masih belum berjalan sesuai standar, hal tersebut dapat dilihat dari terdapatnya formulir rujukan tidak lengkap, komunikasi pra rujukan pasien rawat jalan belum berjalan dengan baik, SOP rujukan pasien rawat jalan khusus sistem rujukan belum ada dan kelengkapan sarana prasarana faskes masi ada yang rusak. Diharapkan Rumah Sakit Umum Daerah Kendari dapat memperbaiki proses sistem rujukan seperti mensosialisasikan sistem rujukan yang ada dirumah sakit mulai dari pengisian formulir rujukan, cara komunikasi pra rujukan, pembuatan SOP sistem rujukan dan memperbaiki peralatan agar pasien nyaman di Rumah Sakit
Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Tempat Persalinan pada Ibu Melahirkan Marwani Marwani; Ramadhan Tosepu; Adius Kusnan
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i2.1081

Abstract

Ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan pemilihan tempat bersalin oleh ibu melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Oheo Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara dengan nilai p value 0,041 < 0,05. Tidak ada hubungan antara jarak dengan pemilihan tempat bersalin oleh ibu melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Oheo Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara dengan nilai p value 0,316 > 0,05. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan tempat bersalin oleh ibu melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Oheo Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara dengan nilai p value 0,134 > 0,05. Ada hubungan antara Budaya dengan pemilihan tempat bersalin oleh ibu melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Oheo Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara dengan nilai p value 0,037 < 0,05 . Ada hubungan antara dukungan suami/keluarga dengan pemilihan tempat bersalin oleh ibu melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Oheo Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara dengan nilai p value 0,000 < 0,05
Analisis Kepatuhan Petugas dalam Pelaksanaan MTBS di PUSKESMAS Wilayah Kota Kendari Jemmy Ratna Dewi; Ramadhan Tosepu; Sartiah Yusran
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i3.1085

Abstract

Integrated Management Of Childhood Illness (MTBS) merupakan standar pelayanan dan manajemen dalam menangani penyakit anak. MTBS dapat memberikan kontribusi yang besar dalam menurunkan angka kematian neonatus, bayi dan balita jika dilakukan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan variabel pendidikan, pelatihan, masa kerja dan motivasi terhadap kepatuhan petugas dalam pelaksanaan MTBS di Puskesmas Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian metode campuran (kuantitatif-kualitatif) dengan teknik total sampling. Sampel penelitian ini adalah 30 petugas MTBS untuk penelitian kuantitatif dan 10 Kepala Puskesmas untuk penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel masa kerja (p value = 0,05) memiliki hubungan dengan kepatuhan petugas, sejalan dengan hasil analisis kualitatif variabel motivasi (p value = 0,02) memiliki hubungan dengan kepatuhan pegawai. sejalan dengan hasil analisis kualitatif. Sedangkan variabel pendidikan (p value =0,79 ) dan pelatihan (p value = 0,96 ) tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan petugas, tidak sejalan dengan hasil analisis kualitatif yang menyatakan bahwa pendidikan dan pelatihan berhubungan dengan kepatuhan petugas. Variabel motivasi (p value = 0,04) dan (OR=6,19 ) secara konsisten memiliki hubungan dengan kepatuhan petugas. Namun pendidikan dan pelatihan juga menentukan kepatuhan petugas MTBS bersama dengan faktor lain seperti infrastruktur, sumber daya manusia, kepemimpinan, dan pemantauan evaluasi
Studi Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Pekerja terhadap Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) pada Driver Alat Berat di PT. Antam Tbk UBPN Kolaka Windi Astuti; Ramadhan Tosepu; La Ode Liaumin Azim; Syawal K. Saptaputra; Farit Rezal; Indah Ade Prianti
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v4i2.1192

Abstract

This study focuses on the use of Personal Protective Equipment (PPE) by heavy equipment drivers at PT. Antam Tbk. UBPN Kolaka. The aim is to analyze the relationship between knowledge, attitude, and motivation with PPE usage behavior in 2024. The research method used is a quantitative approach with a cross-sectional design. This study involved 135 respondents selected through total sampling. The independent variable analyzed is PPE usage behavior, while the dependent variables include knowledge, attitude, and worker motivation. Data were collected through questionnaires that had been tested for validity and reliability, and analyzed using SPSS with a chi-square test. The results showed a significant relationship between knowledge, attitude, and motivation with PPE usage behavior. Additionally, the study found that these factors play an important role in shaping safety behavior in the workplace. The study emphasizes the importance of PPE usage by heavy equipment drivers to enhance work safety and productivity. It is hoped that the results of this study can serve as a basis for the company in designing more effective training and socialization programs related to PPE usage
Detection of Rhodamine B in Tomato Sauce Distributed by Street Food Vendors in Kambu District, Kendari City Abdul Rahman; Tanri Yunanto Widodo; Widarni; Magvirah Tuljannah; Nadia Dwiharja Musrin; Hikma Sri Nurwidiarni; Ramadhan Tosepu; Asramid Yasin
Journal of Health Science and Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): September - December
Publisher : Yayasan Cipta Anak Bangsa (YCAB) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/jhsp.v2i3.1384

Abstract

Background: Rhodamine B is a bright red synthetic dye that is toxic and carcinogenic, and therefore its use in food is prohibited by the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM). However, illegal use of this substance is still found, especially in foods sold freely such as those from street vendors. Objective: This research aims to analyze the presence of Rhodamin B content in tomato sauce used by street vendors on Haluoleo Street, Kambu Village, Kendari City, and relate it to the characteristics of vulnerable consumers. Methods: This research uses a quantitative descriptive design with laboratory tests using test kits. The samples in this study consist of five types of ketchup obtained from five different street vendors along Jl. Haluoleo, Kambu, City of Kendari. Results: The test results show that all negative samples contain Rhodamine B, which indicates that the food sauces sold at that location are relatively safe for consumption. From the respondents' perspective, the majority belong to the young age group (18–21 years) with varying weight distribution, and most are men who claim to regularly consume food from street vendors. Although the test results indicate no presence of Rhodamine B, the risk of exposure to hazardous substances still exists if monitoring and consumer education are not improved. Conclusion: Nickel mining in North Konawe Regency has brought positive economic impacts, such as increased production and employment opportunities. However, it has also led to river pollution due to industrial waste containing heavy metals, which affects water quality and public health. Therefore, proper environmental management and the preparation of a comprehensive Environmental Impact Assessment are essential to minimize negative impacts and support the sustainability of mining activities.
Dampak Lingkungan dan Perilaku terhadap Kasus Leptospirosis di Wilayah Puskesmas Lepo-lepo Wa Ode Riaataun Hajrah Rasyid; Waode Syahrani Hajri; Ramadhan Tosepu; Mubarak Mubarak
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.1.42-51.2025

Abstract

Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang ditularkan melalui kontak dengan urin hewan yang terinfeksi bakteri Leptospira, terutama tikus. Penyakit ini banyak terjadi di daerah dengan sanitasi buruk dan lingkungan yang mendukung pertumbuhan populasi tikus. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor lingkungan dan perilaku terhadap kejadian leptospirosis di wilayah kerja Puskesmas Lepo-lepo pada periode 2023–2024. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan meliputi Kepala Puskesmas, Programmer Pengendalian Penyakit Menular, dan Kepala Seksi Pelayanan Terpadu Kecamatan Baruga. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buruknya kondisi lingkungan, seperti selokan tersumbat, genangan air, dan kebersihan yang tidak terjaga, berkontribusi terhadap tingginya kasus leptospirosis. Penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur Dinas Kesehatan, dengan diagnosis awal oleh dokter dan konfirmasi laboratorium oleh BTKLPP Kelas I Makassar. Upaya pencegahan meliputi penyuluhan kesehatan dan kegiatan kebersihan lingkungan. Penelitian ini menegaskan perlunya intervensi lebih komprehensif melalui edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, pengelolaan sampah, penggunaan alat pelindung diri, serta kolaborasi lintas sektor.