Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Latihan Turkish Get-Up Terhadap Kekuatan Otot Lengan Club Tujuh Muara Ibnu Darmawan Ibnu; Agus Sulastio; Rola Angga Lardika
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 4 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.4.168-177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Turkish Get-Up menggunakan medicine ball terhadap kekuatan otot lengan atlet Club Voli Tujuh Muara. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 10 atlet yang dipilih menggunakan teknik representative sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot lengan adalah tes push-up. Perlakuan diberikan berupa latihan variasi Turkish Get-Up menggunakan medicine ball selama 12 kali pertemuan. Pengukuran dilakukan melalui pre-test sebelum diberikan perlakuan dan post-test setelah seluruh program latihan selesai dilaksanakan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan kekuatan otot lengan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot lengan setelah diberikan latihan Turkish Get-Up menggunakan medicine ball. Nilai rata-rata pre-test sebesar 22,30, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 38,80. Dengan demikian, terjadi peningkatan rata-rata sebesar 16,50 poin. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan Turkish Get-Up menggunakan medicine ball berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan atlet Club Voli Tujuh Muara.
Perbedaan Pemberian Buah Pisang Raja dan Pisang Ambon untuk Daya Tahan Kardiovaskular pada Pemain Futsal Kalam Kudus Miko Royjodi Septian Rate; Agus Sulastio; Oca Fernandes AF; Siti Maesaroh; Ardiah Juita; Syahriadi
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 4 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.4.98-111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian pisang raja dan pisang ambon terhadap daya tahan kardiovaskular atlet futsal Kalam Kudus. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian berjumlah 15 atlet futsal Kalam Kudus. Setelah dilakukan seleksi berdasarkan kriteria penelitian, diperoleh 15 atlet yang dijadikan sampel dan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok pisang raja (n=5), kelompok pisang ambon (n=5), dan kelompok kontrol (n=5). Instrumen yang digunakan adalah Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur daya tahan kardiovaskular yang dinyatakan dalam nilai VO₂Max. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pisang raja dan pisang ambon mampu meningkatkan daya tahan kardiovaskular atlet. Peningkatan VO₂Max pada kelompok pisang raja lebih tinggi dibandingkan kelompok pisang ambon dan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi pisang sebagai sumber karbohidrat dan kalium sebelum aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan daya tahan kardiovaskular atlet futsal. Dengan demikian, pisang raja dapat dijadikan alternatif sumber energi alami untuk menunjang performa olahraga.
Integrating Differentiated Learning Based on RME to Enhance Critical Thinking Among Elementary Learners Jesi Alexander Alim; Neni Hermita; Zetra Hainul Putra; Agus Sulastio; Cici Oktaviani
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 1 (2025): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i1.2591

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pembelajaran berdiferensiasi berbasis RME pada kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen. Penelitian dilaksanakan di kelas V dengan melibatkan 21 siswa dalam kelompok eksperimen dan 21 siswa dalam kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan kuesioner. Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan dari penerapan RME terdiferensiasi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, dilakukan analisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai N-gain sebesar 61,08 untuk efektivitas penerapan pembelajaran terdiferensiasi, yang termasuk dalam kategori “cukup efektif”. Selain itu, nilai signifikansi yang diperoleh (sig = 0,00) menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis RME yang terdiferensiasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis RME yang terdiferensiasi cukup efektif dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini karena dalam pembelajaran terdiferensiasi, guru mengidentifikasi tingkat penguasaan masing-masing siswa dan menyajikan materi dengan tingkat kesulitan yang sesuai. The purpose of this study was to examine the effect of differentiated learning based on RME on the critical thinking skills of fifth-grade elementary school students. This study used quantitative methods with a quasi-experimental design. The study was conducted with fifth-grade students, involving 21 students in the experimental group and 21 students in the control group. Data were collected through tests, observations, and questionnaires. To determine whether the implementation of differentiated RME had a significant effect on improving students' critical thinking skills, a t-test was used. The results showed an N-gain value of 61.08 for the effectiveness of implementing differentiated learning, which falls into the "quite effective" category. Furthermore, the significance value obtained (sig = 0.00) indicates that the implementation of differentiated RME-based learning has a significant effect on students' critical thinking skills. Thus, it can be concluded that differentiated RME-based learning is quite effective and can improve students' critical thinking skills. This is because in differentiated learning, teachers identify each student's level of mastery and present material with an appropriate level of difficulty.