Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hubungan Kecepatan dan Kelincahan terhadap Kemampuan Menggiring Bola Pemain SSB Putra Sebaya Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Veri Padli Veri; Agus Sulastio; Alimandan
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 3 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.3.31-40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain Sekolah Sepak Bola Putra Sebaya Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Penelitian ini dilakukan karena kemampuan menggiring bola pemain dinilai belum optimal dan diduga dipengaruhi oleh kondisi fisik, khususnya kecepatan dan kelincahan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan tes dan pengukuran. Subjek penelitian berjumlah tiga puluh atlet putra yang seluruhnya dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian meliputi tes kecepatan lari tiga puluh meter, tes kelincahan menggunakan lintasan Illinois, serta tes menggiring bola. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan dan kelincahan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan menggiring bola, baik secara parsial maupun simultan. Kecepatan dan kelincahan secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pemain. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar pelatih lebih menekankan latihan kecepatan dan kelincahan secara terprogram guna meningkatkan kualitas teknik menggiring bola pemain sepak bola usia pembinaan.
Pengaruh Latihan Side Jump terhadap Power Otot Tungkai pada Atlet Putri Perguruan Laskar Silat Nusantara Kampar Riau Dimas Prayoga; Agus Sulastio; Syahriadi
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 3 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.3.59-67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan side jump terhadap peningkatan power otot tungkai pada atlet putri perguruan pencak silat di Kabupaten Kampar, Riau. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan daya ledak tungkai atlet yang terlihat dari kurang optimalnya tendangan saat latihan dan simulasi pertandingan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan pretest–posttest satu kelompok. Subjek penelitian terdiri dari atlet putri yang mengikuti program latihan selama beberapa minggu dengan frekuensi dan intensitas yang terstruktur. Instrumen pengukuran power otot tungkai menggunakan tes vertical jump. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai lompatan setelah diberikan perlakuan latihan side jump, yang menandakan bahwa latihan ini efektif dalam mengembangkan daya ledak otot tungkai. Kesimpulan penelitian ini adalah latihan side jump dapat dijadikan alternatif metode latihan fisik yang sederhana namun efektif untuk meningkatkan power otot tungkai atlet pencak silat putri sehingga mendukung performa tendangan dan pergerakan dalam pertandingan.
Hubungan Panjang Tungkai dan Daya Ledak Otot Tungkai terhadap Hasil Lari Sprint 100 Meter Atlet Rise Athletic Club Kota Dumai Ibnu Khairus Salam; Agus Sulastio; Alimandan; Siti Maesaroh
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 3 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.3.68-77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang tungkai dan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lari sprint 100 meter pada atlet Rise Athletic Club Kota Dumai. Penelitian ini menekankan pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan terhadap performa lari sprint. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh atlet klub, dengan teknik total sampling. Panjang tungkai diukur melalui pengukuran antropometri, daya ledak otot tungkai melalui tes standing broad jump, dan hasil lari sprint 100 meter melalui tes lari 100 meter. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, serta regresi linear berganda. Hasil menunjukkan panjang tungkai berhubungan signifikan dengan hasil sprint, demikian pula daya ledak otot tungkai. Secara simultan, kedua variabel memberi kontribusi signifikan terhadap performa sprint. Temuan ini menunjukkan atlet dengan tungkai lebih panjang dan daya ledak baik cenderung memiliki performa sprint lebih optimal. Oleh karena itu, kedua variabel perlu diperhatikan dalam penyusunan program latihan sprint untuk meningkatkan prestasi atlet secara terarah dan berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan dasar ilmiah bagi pelatih untuk mengintegrasikan latihan kekuatan eksplosif dan teknik langkah dalam perencanaan latihan periodik, sehingga pembinaan atlet berlangsung lebih sistematis, terukur, efektif, serta mendukung pencapaian performa puncak pada kompetisi tingkat daerah maupun nasional.
Pengaruh Latihan Drill Shoot terhadap Kemampuan Menembak Jarak Dekat (Two Point Shoot) Tim Basket SMP Islam As-Shofa Kota Pekanbaru M. Rizky; Agus Sulastio; Alimandan
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.1.13-22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan drill shoot terhadap peningkatan kemampuan menembak jarak dekat (two point shoot) tim basket SMP ISLAM AS-SHOFA Pekanbaru. Sampel penelitian 12 pemain basket SMP ISLAM AS-SHOFA PEKANBARU. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dan pengukuran. Metode yang digunakan eksperimen dengan teknik tes pre-test dan post-test tes yang dimaksud adalah Sekolah Tinggi Olahraga (STO) Basket Per-Minutes (Shooting Test). Sedangkan Modell analisis yang digunakan untuk melnelmukan jawaban dari tujuan pelnellitian ini adalah Analisis data melnggunakan uji Normalitas dan Uji t. Setelah dilakukan perhitungan uji distribusi t untuk mengetahui perbedaan dari pengaruh keterampilan shooting sebelum dan sesudah diberi treatment berupa latihan shooting drill dapat disederhanakan sebagai berikut: terdapat nilai signifikansi (2- Tailed) sebesar 0,027 lebih kecil dari 0,05. Sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara (pretest) dengan (posttest). maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat Pengaruh Latihan Drill shoot terhadap kemampuan menembak jarak dekat (two Point shoot) Tim Basket SMP Islam As-Shofa Kota Pekanbaru hipotesisnya diterima. Bagi pelatih klub agar meningkatkan kreativitas latihan untuk meningkatkan kemampuan menembak jarak dekat (two point shoot) dengan program latihan yang bervariasi.
Pengaruh Permainan Galasoket Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar Negeri 189 Pekanbaru Suryani; Siti Maesaroh; Agus Sulastio
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.1.71-85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan galasoket terhadap peningkatan kebugaran jasmani sebelum dan sesudah melakukan aktivitas jasmani pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 189 Pekanbaru Tahun ajaran 2025/2026. Permainan galasoket merupakan permainan modifikasi antara permainan tradisional gobak sodor dan bola basket, permainan galasoket memiliki unsur gerak meliputi penguasaan keterampilan teknik, keterampilan taktik, keterampilan fisik serta mental. Dalam permainan galasoket ini banyak sekali meningkatkan keterampilan anak karena permainan ini mengandung unsur strength (kekuatan), accuracy (ketepatan), speed (kecepatan). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain “one groups pretest-posttest design”. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas IV A,IV B, dan IV C, yang berjumlah 62 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling, dengan kriteria 1. Siswa dengan usia 10-12 tahun, 2. Siswa yang mengikuti pelaksanaan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) Pretest-posttest, 3. Siswa yang mengikuti treatmen/perlakuan. Berdasarkan kriteria tersebut yang memenuhi berjumlah 20 siswa. Dengan menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) untuk mengukur kemampuan Kebugaran Jasmani siswa di Sekolah Dasar Negeri 189 Pekanbaru, dengan Treatment Permainan galasoket selama 8 kali pertemuan. Berdasarkan uji t pada taraf sig. 0,05 dengan derajat kebebasan (n-1) 19, yang bernilai 1,729, karena t-hitung (1.877) lebih bear dari pada t-tabel (1,729) maka terdapat pengaruh yang signifikan pada penelitian ini
Pengaruh Latihan Interval Training Extensive terhadap Peningkatan VO2MAX pada UNRI FC Mohd Danial; Agus Sulastio; Agus Prima Aspa
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.1.98-105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan interval training ekstensif terhadap peningkatan kapasitas aerobik yang diukur melalui VO2 max pada anggota sepak bola UNRI FC. Latihan interval training ekstensif merupakan metode latihan yang melibatkan periode kerja dengan intensitas sedang hingga tinggi yang diselingi dengan periode istirahat aktif atau pasif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari anggota UNRI FC yang dipilih secara purposif. Pengukuran VO2 max dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan latihan interval training ekstensif selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali per minggu. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan nilai VO2 max setelah intervensi latihan (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa latihan interval training ekstensif efektif dalam meningkatkan kapasitas aerobik pemain sepak bola UNRI FC. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan interval training ekstensif dapat dijadikan metode latihan yang tepat untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan performa fisik pada atlet sepak bola.
Pengaruh Latihan Memukul Bola Digantung terhadap Ketepatan Smash Bola Voli Tim Putra SMP Negeri 1 Pekanbaru Gepria Arnise; Agus Sulastio; Muhammad Imam Rahmatullah
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.1.142-150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan memukul bola digantung terhadap peningkatan ketepatan smash bola voli pada tim putra SMP Negeri 1 Pekanbaru. Smash merupakan salah satu teknik dasar yang sangat menentukan keberhasilan dalam permainan bola voli, sehingga diperlukan bentuk latihan yang efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest–posttest, yaitu dengan memberikan perlakuan latihan memukul bola digantung kepada satu kelompok sampel. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes ketepatan smash bola voli yang dilaksanakan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ketepatan smash setelah diberikan latihan memukul bola digantung. Nilai rata-rata pretest sebesar 10,35 meningkat menjadi 14,80 pada posttest. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji t, diperoleh nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan memukul bola digantung terhadap ketepatan smash bola voli. Dengan demikian, latihan memukul bola digantung terbukti efektif dan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif metode latihan teknik smash dalam pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler bola voli di tingkat SMP.
Pengaruh Latihan Propripceptive Neumuscular Facilitation (PNF) terhadap Fleksibilitas Atlet Sepakbola SSB Bimanusa Pekanbaru U-18 Muhammad Iqbal Kurnia; Siti Maesaroh; Agus Sulastio
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 2 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.2.39-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Proprioceptive Neumuscular Facilitation (PNF) terhadap Fleksibilitas Atlet sepakbola SSB Bimanusa Pekanbaru U-18. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan sampel berjumlah 16 Atlet, Dimana Prosedur pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Desain penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental (Nonequivalent Control Group) Instrument test pada penelitian ini menggunakan Sit and Reach test, dengan treatment latihan PNF dengan teknik kontraksi-relaksasi selama 12 kali pertemuan. analisis data pada sampel untuk kelompok eksperimen diperoleh rata - rata pree test 14,98 dan rata - rata post test diperoleh 15,30. Dan untuk kelompok kontrol diperoleh rata – rata pree test 14,76 dan rata – rata post test diperoleh 14,76. ini menandakan terdapat peningkatan yang terjadi dari hasil pree test dan post test pada kelompok eksperimen yang diberi treatment dibanding kelompok kontrol yang tidak diberi treatment. Dan berdasarkan uji t (paired sample t test) pada kelompok eksperimen diperoleh nilai sig. sebesar 0,001 (p < 0,05) dan pada kelompok kontrol nilai sig. sebesar 1,000 (p<0,05). Hal ini menunjukan bahwa latihan Propropceptive Neumuscular Facilitation meningkatkan fleksibilitas atlet sepakbola ssb bimanusa pekanbaru u-18.
Pengaruh Latihan Ball Feeling terhadap Teknik Menggiring Bola SSB Young Abadi U-16 Jemy Mohina; Agus Sulastio; Rusmanto
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 2 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.2.54-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Ball Feeling terhadap teknik menggiring bola SSB Young Abadi U16. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan sample berjumlah 15 anak. Dimana prosedur pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling. Desain penelitian ini menggunakan desain pre-experimental. Intrumen test pada penelitian ini menggunakan Test dribbling dengan treatmen latihan Ball Feeling selama 16 kali pertemuan, analisis data pada pre test dengan nilai rata rata 18,38 dan rata rata post test 16,52. Ini menandakan terdapat peningkatan yang terjadi dari hasil pre test dan post test setelah diberikan treatmen. Dan berdasarkan uji t(paired simple t test). Diperoleh nilai sig. sebesar 0,000 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa latihan Ball Feeling meningkatkan teknik menggiring bola ssb young abadi u-16.