Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Content Knowledge Guru Biologi SMAN di Kabupaten Lebak-Banten Berdasarkan Latar Belakang Pendidikan Maya Rahayu; Amat Hidayat
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i1.18901

Abstract

Seorang guru wajib menguasai content materi yang akan diberikan pada peserta didik agar tidak terjadi miskonsepsi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan content knowledge guru biologi di SMAN di wilayah Lebak-Banten. Metode yang digunakan yaitu deskriptif-kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluru guru biologi di SMAN wlayah Lebak-Banten. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode proporsional random sampling. Data diperoleh melalui butir soal dan angket latar belakang pendidikan. analisis data menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil analisis butir soal tes diperoleh rata-rata content knowledge guru latar belakang non pendidikan sebesar 60 dan guru latar belakang pendidikan biologi sebesar 54. Berdasarkan hasil uji t test diperoleh nilai signifikansi 0.372 lebih besar dari taraf signifikansi 0.05 (0.372>0.05). artinya tidak terdapat perbedaan yang nyata dan tidak ada pengaruh antara latar belakang pendidikan dengan kemampuan content knowledge guru.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik melalui Metode Loose Part pada Siswa Kelompok A Elis Mayasari; Amat Hidayat
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i1.18984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir simbolik melalui metode Loose parts pada siswa kelompok A KB Istiqomah Teluknaga Tangerang. Batas waktu penyidikan adalah 5 hari. Subjek penelitian adalah 12 anak kelompok A yang terdiri dari 8 anak perempuan dan 4 anak laki-laki. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dua siklus untuk mencapai tujuan tersebut. Tingkat penguasaan bakat anak pada siklus I khusus 5 anak/12 anak sebesar 41,6% dan 7 anak mencapai 58,40%. Pada siklus II jumlah siswa yang tuntas bertambah menjadi 9 siswa atau 75% dari 12 siswa, dan jumlah siswa yang gagal sebanyak 3 siswa atau 25% dari 12 siswa. Berdasarkan data di atas peneliti menyimpulkan bahwa metode Loose parts dapat mengembangkan kemampuan berpikir simbolik siswa Kelompok A Istiqomah KB Teluknaga Tangerang.
Upaya meningkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis Permulaan Melalui Kegiatan Literasi dengan Media Buku Anak Tati Masliati; Amat Hidayat
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i1.19212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis dimulai dari kegiatan literasi dengan media buku. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (Action Research) dengan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif, teknik analisis data yang menggunakan persentase deskriptif dalam tiga tahap yaitu (pra siklus), dari siklus I sampai dengan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan membaca dan menulis awal melalui kegiatan literasi dengan Buku Anak Kelompok B TKIT Nusantara Banten dapat tercapai dengan sangat baik. Berdasarkan hasil pra-ujian, kemampuan membaca mencapai 32,1 dan kemampuan menulis 35,7%, hasil siklus I rata-rata kapasitas baca 49,6 tulis 48,9% dan rata-rata efisiensi 52,2%, hasil siklus II rata-rata kapasitas baca 77,5 tulis 77,2% dan rata-rata efisiensi kerja 79,7%. Penelitian dihentikan hingga siklus II karena indikator keberhasilan tercapai dan ketuntasan belajar anak meningkat.
PEMBINAAN MASYARAKAT DESA KRAMAT LABAN MELALUI EDUKASI PENYULUHAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DALAM PENGEMBANGAN UMKM, PRODAK LOKAL DAN INOVASI TEKNOLOGI Amat Hidayat; Siti Adira Kania; Muhamad Alfa; Miqdad Fauzan; Yunita Oktavia; Sindy Damayanti; Arif Fujianto; Siti Nurdiyanah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.18039

Abstract

Pemerintah memiliki peran penting untuk mensejahterakan masyarakat termasuk masyarakat Desa Kramat laban Kecamatan Padarincang, salah satu caranya adalah dengan memfasilitasi organisasi yang lebih tinggi dengan masyarakat untuk melakukan pelatihan sehingga dapat mengubah pemikiran masyarakat untuk dapat berinovasi dengan mengubah untuk masa depan. lebih baik. kehidupan. Inovasi yang berkembang pesat saat ini menggunakan teknologi dengan cara yang juga harus digunakan oleh masyarakat. Pelatihan dilakukan dengan cara terjun langsung ke masyarakat dan berkumpul di satu tempat untuk memberikan edukasi dan penyuluhan bahwa masyarakat dapat melakukan hal-hal lain yang bermanfaat dengan dampak yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan mereka untuk menggantikan perubahan ekonominya. Pengabdian kepada masyarakat dalam pembinaan dengan pemberian edukasi ini memiliki tujuan 1) Mempercepat pemulihan ekonomi, meningkatkan dan mengembangkan kegiatan UMKM, teknologi tepat guna, ekonomi produktif masyarakat. 2) Menunjang pengembangan wilayah melalui peningkatan kualtias sumber daya manusia dan pembangunan daerah.
PENDAMPINGAN PENCEGAHAN STUNTING MASYARAKAT DI DESA KADUGENEP DENGAN MEDIA EDUKASI Tati Masliati; Amat Hidayat; Ahmad Mubarok
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19968

Abstract

Deformitas pada anak merupakan masalah besar karena berhubungan dengan peningkatan angka kesakitan dan kematian. Menurut WHO, stunting dianggap terjadi pada usia kurang dari -2 tahun yang merupakan standar rata-rata kurva pertumbuhan anak WHO (Fikawati, Sandra, 2017). Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030 adalah mengakhiri segala bentuk malnutrisi, termasuk mencapai tujuan internasional tahun 2025 yaitu mengurangi stunting dan wasting pada anak balita serta memenuhi kebutuhan gizi remaja, ibu hamil dan menyusui serta lansia (RI, 2015). Secara nasional, pada tahun 2018, stunting di Indonesia sebesar 30,8%. Sedangkan Provinsi Banten memiliki 8,54% (44.127 bayi) dari 516.696 bayi pada tahun 2018. 19,55% (14.963 anak balita) di Kabupaten Serang. Pada Bulan Penurunan Berat Badan Anak Agustus 2018, sebanyak 483 (6,28%) dari 7.692 bayi di Puskesmas Petir mengalami penurunan berat badan. Dan pada tahun 2020, prevalensi stunting di Desa Kadugenep menempati urutan pertama dengan angka 107 bayi dari 619 bayi (Petir, 2022). Salah satu faktor yang berhubungan dengan stunting adalah kurangnya informasi atau sumber informasi, sehingga peran tenaga kesehatan harus diperkuat untuk mencegah kejadian stunting. Caranya adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu yang memiliki bayi usia 0-59 bulan untuk meningkatkan kesadaran pencegahan stunting.
PENDAMPINGAN PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA AWILEGA KECAMATAN KORONCONG KABUPATEN PANDEGLANG Afifah Afifah; Amat Hidayat; M. Asep Rahmatullah; Novi Yendra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19970

Abstract

Stunting adalah malnutrisi kronis yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi dalam jangka waktu lama. cukup lama sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak, termasuk tinggi badannya lebih pendek atau lebih pendek (kerdil) dari standar umur. Penerapan anggaran penanganan stunting dalam bentuk program atau strategi harus memperhatikan faktor risiko penyebab Stunting di kabupaten tersebut. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi daerah rawan gizi dan potensi penyebab terjadinya melalui analisis komunitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan tentang bidang-bidang kerentanan gizi dan potensi penyebabnya. Metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat adalah dengan melakukan edukasi stunting gizi buruk pada ibu melahirkan dan anak kecil di desa. Pengumpulan data dilakukan untuk mendapatkan koordinat lokasi stunting berdasarkan desa, laporan surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang tahun 2022, serta faktor risiko stunting berdasarkan klasifikasi stunting. Cakupan pelayanan pemeriksaan kehamilan K6. melengkapi asuransi vaksinasi dasar dan asuransi menyusui. Hasil analisis spasial dengan superposisi faktor risiko dan sebaran kasus stunting di Kabupaten Pandeglang menunjukkan bahwa variabel lokal penyediaan pangan melalui potensi sumber daya alam, cakupan pelayanan antenatal K6, cakupan vaksinasi dasar yang memadai dan cakupan ibu menyusui dapat berkontribusi terhadap kejadian stunting. Oleh karena itu, penguatan dan pemberdayaan masyarakat menjadi hal yang perlu dilakukan untuk mempercepat pencegahan stunting di Desa Awilega Kecamatan Koroncong Kabupaten Pandeglang.
INTERAKSI SOSIAL ANAK SPEECH DELAY DI SEKOLAH RAUDHATUL ATHFAL AL BARKAH KECAMATAN CITERAS KABUPATEN SERANG Amat Hidayat
Jurnal Anak Bangsa Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anak Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jas.v1i1.1

Abstract

The purpose of this study is to discuss about a child who experiences speech delay or speech delay disorders including aspects of language. This research uses descriptive qualitative research with case study techniques. Data acquisition in this research uses interview and observation techniques. The analysis focused on the causative factors, and the treatment of Speech Delay children aged 6 years. Based on the analysis, it was found that the disorder experienced by speech delay children is more of an expressive language disorder, which is caused by a lack of stimulus from parents, a bilingual environment. Alternative handling from the teacher is to invite parents to give more stimulus to children and the teacher always invites children to tell stories by talking, as well as confirming the words spoken by children when they are mispronounced by pronouncing the spelling correctly and slowly and repeated so that children can easily slowly follow it and get used to it
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI SENAM IRAMA DI KB TUNAS BANGSA DESA NAGA BERALIH KECAMATAN KAMPAR UTARA Amat Hidayat; Dessy Heriyani; Melvi Lesmana Alim; Yolanda Pahrul
Jurnal Anak Bangsa Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anak Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jas.v1i1.3

Abstract

This study aims to improve the gross motor skills of children aged 4-5 years through rhythmic gymnastics at KB Tunas Bangsa Naga Switch Village, North Kampar District. The type of research is Classroom Action Research which is carried out collaboratively between researchers and classroom teachers. This research consisted of two cycles and each cycle was conducted in two meetings. The subjects of this study were 10 children of the Tunas Bangsa Playgroup (KB) in Naga Beralih Village, North Kampar District, which consisted of 6 boys and 4 girls. Data collection techniques through observation and documentation. The instruments used in this study were observation sheets and documentation. Techniques Data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner. The results showed that there was an increase in gross motor skills after using rhythmic gymnastics. The child's gross motoric improvement every cycle experiences development. This is evidenced from the results of research 7 out of 10 children or 70% of the total have been able to do rhythmic gymnastics and begin to proficiently move their bodies without the help of their teachers
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SDN KESAUD KOTA SERANG PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI METODE DEMONSTRASI Andini Andini; Amat Hidayat; Ahmad Mubarok
Jurnal Anak Bangsa Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Anak Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jas.v1i2.14

Abstract

This study aims to determine the learning outcomes of third grade students at SDN Kesuad Serang City in mathematics through the demonstration method. This research uses a qualitative method with a classroom action approach (CAR) carried out collaboratively and in two cycles. The results showed that the average value of learning outcomes in the first and second cycles of the first and second meetings obtained an average value of 58.5 with a percentage increase of 68.5% and the second cycle obtained an average value of 72.7, with a percentage value achievement of 83.5%, then there is an increase in student learning outcomes. Likewise, the results of student observations showed an increase in student participation and activity in cycle I and cycle II by 90%. It can be concluded that the application of the demonstration method can improve student learning outcomes in Mathematics
HUBUNGAN PROBLEM SOLVING APPRAISAL TERHADAP PENYESUAIAN DIRI NARAPIDANA ANAK DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II B RANGKASBITUNG Siti Erma Maemunah; Amat Hidayat
Jurnal Anak Bangsa Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Anak Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jas.v1i2.21

Abstract

Prison is a place of punishment for criminals who violate criminal law. Prisons are places where people are locked up and restricted in various ways. Jail for this child is something that will make everything lose. children will lose their families, lose the opportunity to play with their peers, lose the opportunity to learn at school, lack of stimulation, and can make child prisoners experience psychological disorders. This problem will make it difficult for children to accept the reality when they are in prison. When entering prison, child prisoners must be able to adapt to the prison environment, both with the prison, even other child prisoners, rules and regulations, as well as habits carried out in prison. To adapt to these problems and situations, child prisoners need a Problem Solving Appraisal to support the resolution of the problems they face. The purpose of this study was to examine the relationship between Problem Solving Appraisal and adjustment to child prisoners. The method used in this research is the correlation method with a quantitative approach. The results showed that there was a relationship between Problem Solving Appraisal and adjustment to prisoners in Class II B Rangkasbitung Correctional Institution with a correlation level of +0.473. Based on the results of the study, it can be interpreted that child prisoners who believe themselves to be Effective Problem Solvers are able to adjust well in Class II B Rangkasbitung Penitentiary