Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

KOMPETENSI DASAR DI SEKTOR TRANSPORTASI LAUT DAN LOGISTIK Tri Mulyono; Kencana Verawati
LOGISTIK Vol 14 No 2 (2021): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v14i2.23516

Abstract

The highest development in the marine transportation and logistics sector at this time is adapting to Industry 4.0. Logistic productivity without involving comptencies human resources with expertise is inevitable. Including the development of technology, information and computers. A cluster of related knowledge, skills, and abilities that affects a role or responsibility, that correlates with performance on the job, that can be measured against well accepted standards, and that can be improved via training and development are comptencies needed in marine transportation and logistics sector. Based on literature from various books, journals and websites that are searched on the internet to answer the question of what competency is needed and why it is needed? The aim of research is to understand or explain basic competencies for logistics experts. The research is explanatory research. The basic competencies for logistics experts are (1) individual competencies as soft skill is represent personal attributes, and (2) academic competencies are critical competencies primarily learned in a school setting include cognitive functions and thinking styles.
PERKEMBANGAN DAN SISTEM PENGANGKUTAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI INDONESIA Tri Mulyono; Kencana Verawati
LOGISTIK Vol 14 No 2 (2021): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v14i2.23569

Abstract

Industrial development besides having a positive impact on the economy, also has a negative impact such as the waste industry. Non-hazardous and non-toxic material waste no to be handled as strictly as hazardous and toxic material waste, although the waste industry. This issues (1) How is the development of hazardous and toxic waste transportation?; and (2) How is the hazardous and toxic waste transportation system? The response to the issues are the aims of this research. The method used is a literature study and analyzed descriptively. The results of the search for hazardous and toxic waste transportation data for the 2015–19 period and analysis shows: (1) The amount of hazardous and toxic waste in Indonesia decreasing, but the waste transportation companies increase by 40.98% (3650 waste transportation service companies) from 2589 in 2018; (2) the number of permits increased by an average of 23.58%/year; (3) the number of vehicles hazardous transporting is 8,984 vehicles or 4 times from 2015; and (5) the contributing sectors for hazardous are Mining, Energy and Oil and Gas; Manufacture; Infrastructure and Services; and Agro Industry.
Faktor Penyebab Keterlambatan Pengeluaran Barang Impor Pada Lapangan Penumpukan Wilayah 2 Terminal Multipurpose PT Pelabuhan Tanjung Priok Kencana Verawati; Henita Rahmayanti; Winoto Hadi; Anthony Costa; Salsabila Almira
Jurnal Penelitian Transportasi Laut Vol 24, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Laut
Publisher : Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/transla.v24i1.2022

Abstract

Lapangan penumpukan merupakan fasilitas yang diberikan kepada importir sebagai tempat penimbunan sementara dengan jangka waktu optimal barang impor.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi barang impor terlambat dikeluarkan dari lapangan penumpukan. Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan tehnik analisis faktor exploratory. Berdasarkan hasil 9 variabel yang telah dianalisis menggunakan tehnik analisis faktor diketahui terbentuk 2 faktor yang mempengaruhi keterlambatan pengeluaran barang impor di lapangan penumpukan karena memiliki nilai eugenvalue 1 yaitu faktor pertama, 4,637 dan faktor kedua, 2,561. Tahap selanjutnya pengelompokan terhadap variabel kedalam 2 faktor terbentuk yaitu sebagai berikut, faktor pertama terdiri atas variabel keterlambatan trucking, padatnya traffic di area pelabuhan, gangguan pada sistem autogate dan jaringan, buruknya cuaca serta besarnya biaya penumpukan akibat lamanya waktu timbun dan faktor kedua terdiri atas variabel kurang tanggapnya importir dalam melengkapi dokumen impor, pengurusan barang impor jalur merah, proses penerbitan dokumen SPPB serta barang impor yang sudah memiliki SPPB tapi belum dikeluarkan dari lapangan penumpukan. Pemberian nama faktor pada penelitian ini akan memperhatikan variabel yang membentuk faktor tersebut. Faktor 1 akan diberi nama Teknis dan faktor 2 akan diberi nama Administrasi. Diketahui bahwa keragaman data dari masing – masing faktor ini adalah faktor 1 Teknis 51,52% dan faktor 2 Administrasi 28,45%. 
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Keterlambatan Bongkar Muat Coils di PT. Daisy Mutiara Samudra Kencana Verawati; Amien Prasetyo; Hendri Dunan Hamidi; Vivian Karim Ladesi
LOGISTIK Vol 15 No 02 (2022): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v15i02.30461

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat kegiatan bongkar muat Coils di PT. Daisy Mutiara Samudra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data yang diolah berupa hasil kuesioner dengan tehnik analisis data menggunakan analisis faktor exploratory. Hasil dari analasis yang dilakukan bahwa penyebab terjadinya keterlamabatan bongkar muat Coils adalah faktor eksternal yang terdiri dari Variabel X1, X4, X5, X6, X7, dan X11 dengan nilai Faktor loading sebesar 52,172% dan Faktor Internal yang teridri dari Variabel X2, X3, X8 dengan nilai Faktor loading sebesar 12.712%.
Evaluasi Kapasitas Ruang Parkir Sepeda Motor di Rumah Sakit Umum Bunda Waru R. Endro Wibisono; Muhammad Syayen Alfatra; Anita Susanti; Ari Widayanti; Kencana Verawati
LOGISTIK Vol 16 No 01 (2023): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v16i01.33323

Abstract

Di era modern ini membuat teknologi transportasi semakin canggih sehingga menyebabkan jumlah kendaraan bermotor terus meningkat. Selain itu, terdapat dampak negatif dari perkembangan transportasi yang juga dapat menimbulkan masalah kemacetan, pencemaran udara, dan ketersediaan lahan untuk parkir khususnya kendaraan roda dua atau sepeda motor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengevaluasi Kapasitas Ruang Parkir Sepeda Motor di RSU Bunda Waru, diantaranya untuk mengetahui kapasitas kebutuhan ruang parkir sepeda motor di RSU Bunda Waru yang sudah memenuhi kriteria atau belum, mengetahui kebutuhan akan tempat parkir motor di RSU Bunda Waru. Tempat parkir yang harus disediakan untuk sepeda motor di RSU Bunda Waru, mencari solusi jika lahan parkir RSU Bunda Waru tidak memenuhi kebutuhan pengunjung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menghitung kapasitas statis ruang parkir, akumulasi durasi parkir, kapasitas finamis, indeks parkir, dan kebutuhan ruang parkir. Hasil penelitian untuk kapasitas ruang parkir sepeda motor di Rumah Sakit Umum Bunda Waru sendiri dapat menapung hingga 200 Unit dengan luas 300m2 (6mx50m) dengan kapasitan 28,9 kend/jam. tahun 2026 kapasitas ruang parkir sudah tidak dapat menampung kebutuhan parkir sepeda motor di RSU Bunda Waru dengan selisi 1 Unit sepeda motor dari 200 SRP yang tersedia akan mengalami kekurangan SRP sebesar 1 Unit yang akan berdampak pada tahun berikutnya.
Pengaruh Moda Transportasi Darat Terhadap Kelancaran Bongkar Muat Sevia Dwi Astuti; Tiara Nur Angraini; Ikram Maulana Firdaus; Taufik Nurochman; Siti Sahara; Kencana Verawati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 13 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8158069

Abstract

Ports play an important role in facilitating international trade and commerce. They provide a platform for the exchange of goods and services between countries, enabling businesses to extend their reach beyond their country's borders. Ports serve as transportation hubs, connecting various modes of transportation, including ships, trucks, and trains. They also provide facilities for storage and handling of goods, making it easier for businesses to manage their inventory and supply chain. This study aims to determine the effect of the Mode of Land Transportation on the Smooth Loading and Unloading because there are still frequent traffic jams at a number of road points that lead to the Port of Tanjung Priok which results in hindering the smooth loading and unloading process, so that it can reduce the productivity of the company. According to the results and discussion of the efforts to optimize the impact of land transportation modes on the smooth loading and unloading are improving infrastructure, improving TKBM performance, imposing sanctions, and optimizing CY.
Analisis Proses Penanganan Kapal Penumpang terhadap Ketepatan Waktu Jadwal Operasional Kapal Aji Pandita Ratu Rukmantara; Vivian Karim Ladesi; Winoto Hadi; Siti Sahara; Kencana Verawati
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol 6 No 1 (2024): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jomb.v6i1.7427

Abstract

This research aims to analyze the process of handling passenger ships regarding the timeliness of ship operational schedules located at PT. Indonesian National Shipping Tanjung Priok Branch. The method used is a qualitative descriptive method with primary and secondary data where data collection uses observation and interviews to determine the population, sample, data collection, data processing and data compilation. The results of the research can be concluded that the estimated and actual schedule for ship arrival and departure does not match, the average time required for ship arrival is 01:43 (one hour and forty-three minutes) and for ship departure is 00:54 (fifty-four minutes). ) and the percentage of ships on schedule is only 12% or 2 times out of 17 operations. Delays are caused by weather factors, machine repairs, clearance processes and poor internet connections. Therefore, coordination between ship operations and ship crew as well as internet stability is a solution to the timeliness of ship operational schedules. Keywords: Passenger Ships, Punctuality, Ship Handling
Analisis Truck Round Time di Lapangan Petikemas Ekspor dalam Kegiatan Receiving di Terminal Petikemas Koja Salman Al Farisi; Vivian Karim Ladesi; Winoto Hadi; Siti Sahara; Kencana Verawati
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jomb.v6i2.7438

Abstract

This research aims to identify the causes of problems or obstacles related to receiving activities, starting from trucks entering the gate-in to leaving the gate-out at the Koja Container Terminal, and providing an understanding of the impacts resulting from the identified problems or obstacles. The research method used is descriptive qualitative, which describes and explains the conditions, phenomena or research variables studied. Truck Round Time analysis at the export container terminal shows that there are several obstacles in the process of receiving containers at the stacking yard. The time of receiving activities can be seen from the length of Truck Round Time, where only 33% of that time reaches the ideal standard, while 67% is still below the ideal standard. The length of time for receiving activities that do not reach ideal standards has negative impacts, such as the potential for congestion inside or outside the terminal, which can harm the good name of the Koja Container Terminal, reduce customer loyalty and satisfaction with the terminal, and hamper other operational processes within. Keywords: Receiving, Container Terminal, Truck Round Time
Analisis Penetapan Pelayanan Pandu Tunda yang Berpengaruh pada Pendapatan Perusahaan (Studi Kasus PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa) Verawati, Kencana; Wahyuni, Ajeng Dwi Putri
Jurnal Penelitian Transportasi Laut Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Transportasi Laut
Publisher : Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/transla.v25i1.2284

Abstract

Penetapan pelayanan pemanduan dan penundaan kapal merupakan pelayanan pertama dan terakhir yang diberikan kepada kapal yang akan masuk dan keluar dari suatu pelabuhan untuk memberikan pengarahan atas alur pelayaran setempat dan menuntun kapal yang akan berlabuh melalui wilayah yang tidak dipahami atau beresiko terhadap keamanan dan keselamatan pelayaran dalam menjaga muatan serta lingkungan maritim. Sampai dengan saat ini seluruh kapal di dermaga lokal yang ditangani PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa belum menetapkan pelayanan pandu tunda, akan tetapi pada kondisi existing kapal-kapal besi yang masuk ke dermaga lokal pelabuhan sunda kelapa sudah terdapat kapal dengan ukuran di atas Gross Tonnage (GT) 500. Penetapan pelayanan ini diberikan atas keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Pemilihan Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis penetapan pelayanan pandu tunda yang berdampak pada pendapatan perusahaan yang berguna untuk gambaran PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa dapat menetapkan pelayanan pemanduan dan penundaan kapal di dermaga lokal sehingga memperoleh tambahan pendapatan. Metode yang digunakan dalam penyusunan Skripsi ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berdasarkan hasil observasi yang digunakan yaitu data kapal yang masuk ke pelabuhan sunda kelapa dan menggunakan rumusan perhitungan berdasarkan PM No.72 Tahun 2015 tentang Jenis, Struktur, Golongan dan Mekanisme Penetapan Tarif Jasa Kepelabuhanan. Hasil dari penelitian ini PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa masih menunggu Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan atas penetapan kelas perairan wajib pandu tunda dan pendapatan yang akan diperoleh perusahaan mencapai Rp. 626.087.843 dari 210 kapal yang sudah wajib mendapatkan pelayanan pemanduan dan penundaan dalam periode Janari-Maret 2022.
Antrian Pelanggan KRL di Stasiun Transit Manggarai (Jakarta) Verawati, Kencana
LOGISTIK Vol. 16 No. 02 (2023): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v16i02.38313

Abstract

Arena Software adalah perangkat lunak simulasi dan otomasi yang dikembangkan oleh Modeling Systems. Perangkat lunak Arena dapat digunakan untuk menganalisis sistem produksi, sistem distribusi, dan sistem antrian, seperti sistem antrian di stasiun Commuter Line (KRL). Model tersebut mensimulasikan antrian masuk di stasiun KRL untuk mengetahui pelayanan mulai dari pelanggan masuk, antri membeli tiket, antri keluar, menunggu keluar peron, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan server untuk mengisi ulang saldo kartu dan jumlah orang yang mengantri di pintu gerbang bagi pengguna yang sudah memiliki saldo pada jam sibuk di stasiun Manggarai Pintu Barat. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dan pengumpulan data lapangan dengan pengolahan perhitungan dan analisis data antrian pelanggan. Setelah perhitungan selesai, data dimodelkan menggunakan software Arena. Hasil penerapan model tersebut, pada jam sibuk pagi hari (06:00 - 08:00), jumlah penumpang yang datang untuk mengisi ulang kartu di loket sebanyak 76 orang dan jumlah penumpang dengan saldo di kartu (tidak isi ulang) sebanyak 407 orang, Sedangkan pada sore hari (16.00 - 18.00), jumlah pengunjung yang mengisi ulang kartunya di loket sebanyak 87 orang dan pelanggan yang memiliki saldo kartu sebanyak 825 orang.