p-Index From 2021 - 2026
2.109
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PAWIYATAN

MEMADUKAN OTAK DAN HATI DALAM BIMBINGAN BELAJAR ISLAMI Rimayati, Elfi
PAWIYATAN Vol 20, No 2 (2013)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir di semua lembaga pendidikan di Indonesia, kecerdasan intelektual (Intelectual Quotient/ IQ) masih mendominasi ukuran kecerdasan seseorang bahkan menjadi penentu kelulusan peserta didik. Tuntutan terhadap aspek kecerdasan  intelektual ini disinyalir menjadi pemicu rendahnya moralitas peserta didik lantaran kecerdasan-kecerdasan lain seperti kkecerdasan emosi (Emotional Quotient/EQ), kecerdasan spiritual (Spiritual  Quostient/SQ), kecerdasan sosial (Social Quostient/SsQ), dan kecerdasan personal (Personal Quostient/ PQ) yang bermuara di dalam hati masih terabaikan. Dari perspektif  Bimbingan dan Konseling, hal ini terjadi lantaran bidang bimbingan belajar yang bertugas mengembangkan potensi kecerdasan peserta didik masih berkutat pada teratasinya masalah-masalah akademik, sedang akhlak mulia yang seharusnya membingkai kecerdasan akademik belum digarap maksimal. Bimbingan dan Konseling dalam spektrumnya yang lebih luas  bertujuan memandirikan peserta didik hingga ia bisa hidup bahagia.  Untuk bisa hidup bahagia kecerdasan akademik saja tentu tak menjamin. Kecerdasan-kecerdasan lain seperti EQ, SQ, SsQ dan PQ mutlak diperlukan. Sebagai agama yang sempurna Islam menawarkan solusi bagi terbentuknya multi kecerdasan tersebut melalui Bimbingan Belajar yang berwawasan Islami. Kata kunci: Bimbingan Belajar, IQ, EQ, SQ, SsQ, dan PQ
ARAH BARU PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER MENUJU PROFESIONALISASI KONSELOR SEKOLAH (SEBUAH KAJIAN AKADEMIK) Rimayati, Elfi
PAWIYATAN Vol 21 No 2 (2014)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis pendidikan karakter sudah lama didengungkan baik oleh pemerintah ataupun pakar pendidikan. Bagi lembaga Pendidikan Tinggi Program Studi Bimbingan dan Konseling yang mengorientasikan lulusannya menjadi pendidik di bidang Bimbingan dan Konseling, pembelajaran berbasis pendidikan karakter mendesak untuk dijadikan gerakan bersama. Mengingat konselor Sekolah atau sering disebut dengan istilah guru BK adalah sosok penting yang memiliki peran cukup signifikan dalam mengembangkan dan mengoptimalkan potensi siswa. Meski demikian, asumsi : “Guru BK identik dengen Polisi Sekolah” belum juga hilang. Hal ini dikarenakan masih banyak guru BK yang belum dapat memerankan dirinya sebagai “sahabat siswa” dalam membantu menyelesaikan permasalahan mereka. Dominasi prilaku yang tidak bersahabat seperti menghukum, menginvestigasi, menyalahkan dan menghakimi sering disebut sebagai sumber lahirnya istilah polisi sekolah. Melalui pembelajaran yang berbasis pada pendidikan karakter diharapkan akan memberi kontribusi positif bagi lahirnya guru-guru BK yang profesional.Kata Kunci: Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Konselor Sekolah
Co-Authors A. Nururrochman Hidayatulloh A.A Sagung Laksmi Dewi Adila Anbar Syafitri Agus, Yohanes Hendro Ahmad Atiq Ahmad Hamim Sadewa Aisyah Latifa Amalia Ameliana Safitri Amri, Irman Andri Martoni Andriani, Diyah Iis Ani Heryani Ani Heryani Anna Simatauw Ansharullah ansharullah Aswin Anthon Julius Koenoe Aviantara, I Gusti Ngurah Apriadi Ayu Valentina, Ayu Aziz Purwantoro Bangkit Lutfiaji Syaefullah Basromi Ali Budi Sulistiyo Nugroho Chyntia Wulandari Eka Saputri Destriana, Rachmat Diana Diana Dianatika Azmi Diansanto Prayoga Dilla Hativa Diori Beca Narmalia Malau Djaling, Krisna Wardhana Dori Eka Putra Dyanasari Dyanasari Ebit Bachtiar Eka Supriatna Elok Faiqoh Endah Purwaningsih Endang Fatmawati Endang Sulistyaningsih Ernilasari Ernilasari Fadli Fadli Farida Aeini Fatmawati Fatmawati Fawzi, Ahmad Raldiano Fitria Alda Safira Gede Arda Guna, Kadek Mahendra Adhi Husniati Husniati Husniati Husniati, Husniati I Gusti Ngurah Apriadi Aviantara I Gusti Putu Angga Wira Dananjaya I Kadek Puja Harta Hadi I M. A.S. Wijaya I M. Nada I Made Nada I MADE SUPARTHA UTAMA I Putu Agus Oka Mahendra I Putu Surya Wirawan I Wayan Adi Saputra I Wayan Widia I. A. G. Bintang Madrini Ibrahim Syaifuddin Ida Ayu Agung Putri Trisiana Dewi Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Bagus Putu Gunadnya Imam Jayanto Indraswari, Thamita Irhamni Irhamni Johanes Paulus Djandon Jr. Juriko Abdussamad KOMANG AYU NOCIANITRI Lukmanul Hakim Marhaeni, Ni Made Yulistiana Muhammad Syahrir Musa Marsel Maipauw Muzakir Ni Ketut Sari Martini Ni Luh Yulianti Ni Made Ayu Manik Suantari Ni Nyoman Puspawati Ni Nyoman Sulastri Ni Putu Nita Lospiani Ni Wayan Prilia Dewi Nur Arif Nugraha Pande Ketut Diah Kencana Priyadi, Dwi Ahmad Rahma Dani Putra Rahmadi Rahmadii Ramendra Wiro Ginting Ratnaningsih, Muliani RH. Fitri Faradilla Ridho Hambali Rika Afriyanti Riski Nirmala Sidabutar Rizky Destian Rochadi Rochadi Rohmad Abidin, Rohmad Rony, Zahara Tussoleha Rustandi Rustandi SATRIYAS ILYAS Sefri Ton Semaraputri, Jessica Heidy Tiku Silmina Adzhani Sri Yulianto Joko Prasetyo Sumiyati Sumiyati SUMIYATI SUMIYATI Surfa Yondri SUWIJIYO PRAMONO Suzanni, Mulia Aria Taufan Taufan Ulianti, Gusti Ayu Putri Mei Vidia Timur Waksi, Fajar wayan T Artama Wayan Tika Widia Sutriani Widiati, Ida Ayu Putu Wijaya, Fef Rama Jaya Wirawan, Vani Wiryatun Lestariana yanti novita Yanuardi Yanuardi Yohanes Setiyo Zuchri Abdussamad